Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » akademik » Menata Ulang Kompas Profetik: Penyusunan Alat Ukur Implementasi ISP dalam Grand Design PK IMM FAI UMY

Menata Ulang Kompas Profetik: Penyusunan Alat Ukur Implementasi ISP dalam Grand Design PK IMM FAI UMY

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – PK IMM FAI UMY bersama Agung Rezki, Rahmat, Simin, dan Aden menggelar diskusi bersama Profesor Heddy Shri Ahimsa-Putra, Dosen Antropologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Diskusi berlangsung di Taman Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM. Pertemuan ini diadakan untuk bersilaturrahmi sekaligus meminta pandangan Profesor Ahimsa tentang Upaya PK IMM FAI UMY dalam merumuskan indikator impelementasi gerakan Ilmu Sosial Profetik (ISP) yang digagas oleh Prof. Kuntowijoyo dalam bukunya, di mana Prof. Ahimsa juga mengkritisi pemikiran ISP dalam bukunya Paradigma Profetik Islam, Selasa, (30/06/26).

Diskusi diawali dengan pemaparan oleh pengurus PK IMM FAI UMY mengenai latar belakang gerakan mereka. Sejak tahun 2015, teori ISP telah diinternalisasikan ke dalam grand design organisasi untuk menerjemahkan pilar “Trikoda” (Tri Kompetensi Dasar) IMM, di mana nilai Humanitas diterjemahkan sebagai humanisasi, Intelektualitas sebagai liberasi, dan Religiusitas sebagai transendensi. Di lingkungan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Komisariat FAI menjadi satu-satunya wadah yang konsisten merawat diskursus ini melalui berbagai forum seperti forum kaderisasi MADILOG dan agenda diskusi filsafat NGOPI, serta diskursus lainnya. Meskipun sudah menjadi diskusi panjang, PK IMM FAI UMY masih merasakan kendala besar dalam mengukur keberhasilan program kerja mereka, seperti kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Binaan Ledok Timoho. Selama ini, indikator keberhasilan program dirasa masih didasarkan pada metode “cocoklogi”, dimana keterbatasan metodologis dari pengurus untuk merumuskan indikator etika profetik yang kokoh secara mandiri.

Menanggapi kegelisahan tersebut, Prof. Heddy Shri Ahimsa-Putra memberikan kritikan teoretisnya yang tajam. Beliau menjelaskan bahwa dalam buku Paradigma Profetik Islam, gagasan Prof. Kuntowijoyo memiliki kelemahan berupa lompatan teoretis yang mengasumsikan wahyu (Al-Qur’an) dapat langsung diturunkan menjadi gerakan konkret tanpa melalui jembatan khazanah pengetahuan ulama terdahulu, tradisi kitab kuning, serta ranah tasawuf atau sufisme. Padahal, khazanah tasawuf sangat kaya akan nilai transendensi, liberasi, dan humanisasi yang ideal. Prof. Ahimsa juga menekankan pentingnya menggunakan istilah “Ilmuisasi Islam” alih-alih Islamisasi Ilmu yang dinilai kurang logis, serta meletakkan nama “Profetik Islam” secara spesifik karena pilar-pilar gerakan profetik dasarnya juga diklaim oleh ideologi Barat seperti Marxisme dan agama-agama lain di luar Islam. Lebih lanjut, beliau membenarkan langkah pengurus untuk tidak mengabaikan pilar transformasi individu (psikologi profetik) dan transformasi budaya sebelum melompat jauh ke arah transformasi sosial.

Sebagai jalan keluar dan arahan metodologis, Prof. Ahimsa memotivasi pengurus IMM FAI agar menghilangkan mentalitas rendah diri dan berani menuangkan draf indikator buatan mereka sendiri ke dalam bentuk tulisan. Ide-ide yang abstrak hanya dapat dikritisi, diuji logikanya, dan disempurnakan apabila telah mewujud menjadi sebuah naskah fisik. Beliau menjabarkan alur penurunan ideologi yang sistematis, di mana nilai-nilai abstrak harus diturunkan secara logis menjadi sebuah kebijakan, kemudian program kerja, hingga masuk ke aspek pelaksanaan dan indikator hasil. Pengurus pun harus jeli memisahkan mana indikator untuk proses pelaksanaan dengan mana indikator untuk capaian hasil. Di samping itu, Prof. Ahimsa memberikan saran agar PK IMM FAI UMY tidak sekadar membawa ISP di lingkup internal fakultas agama saja, melainkan mulai memperluas gerakan dakwah ini ke delapan fakultas lain di UMY, termasuk fakultas eksak seperti teknik dan kedokteran, agar nilai-nilai profetik dapat tersebar secara kolektif di kalangan mahasiswa.

Menjelang akhir diskusi, Prof. Ahimsa menyatakan kesediaannya secara terbuka untuk terus membantu proses belajar pimpinan IMM UMY. Sebagai rencana tindak lanjut, PK IMM FAI UMY berkomitmen untuk segera menyusun dokumen tertulis mengenai akumulasi pelaksanaan grand design serta draf indikator ISP kepada Prof. Ahimsa secara bertahap. Selain itu, organisasi juga berencana menginisiasi sebuah seminar atau simposium akademik dengan mengundang Prof. Ahimsa sebagai salah satu pembicara utama untuk membedah rumusan gerakan sosial profetik secara mendalam di masa mendatang.

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angkatan Muda Muhammadiyah Kutai Timur Bagikan Ratusan Masker dan Takjil

    Angkatan Muda Muhammadiyah Kutai Timur Bagikan Ratusan Masker dan Takjil

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 969
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Kutai Timur – Dalam rangka membantu Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Penyebaran Covid-19, PC. IMM dan PD. IPM Kutai Timur bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan untuk membagikan ratusan masker dan paket takjil kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 (18/05). Sebagai daerah dengan kepadatan penduduk tertinggi di Kabupaten Kutai Timur, Kecamatan Sangatta Utara menjadi zona merah […]

  • Milad ke-44 FEB UMS Resmikan Gedung Baru,  Dosen dan Ormawa Inspiratif

    Milad ke-44 FEB UMS Resmikan Gedung Baru,  Dosen dan Ormawa Inspiratif

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperingati Milad ke-44 pada Selasa, (23/12), bertempat di Gedung Ahmad Syafii MaaApresiasirif UMS. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peresmian gedung baru FEB UMS yang diharapkan dapat mendukung aktivitas akademik dan kemahasiswaan secara lebih optimal. Dekan FEB UMS, Prof. Dr. Muzakar Isa, S.E., M.Si., […]

  • BikersMu Chapter Batam Memeriahkan Milad ke-6 Bikers Subuhan Batam, Konvoi Akbar Persaudaraan Batam Bersatu

    BikersMu Chapter Batam Memeriahkan Milad ke-6 Bikers Subuhan Batam, Konvoi Akbar Persaudaraan Batam Bersatu

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BATAM – Komunitas pemotor Muhammadiyah Chapter Kota Batam, Bikers Mu Korwil Kepulauan Riau, ikut memeriahkan milad ke-6 Biker Subuhan Batam (BSB), Ahad (21/9/2025). Acara di hari istimewa bagi komunitas BSB ini, dipusatkan di Masjid Agung Raja Hamidah di Batam Center.Sebelum azan subuh dikmandangkan, para pemotor dari sejumlah komunitas bikers yang ada kota industri ini […]

  • UMS dan PPDK Klaten Gelar Pelatihan Inovasi Konten Digital untuk Pengrajin Disabilitas

    UMS dan PPDK Klaten Gelar Pelatihan Inovasi Konten Digital untuk Pengrajin Disabilitas

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui tim pengabdian masyarakat bekerja sama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK) menyelenggarakan Workshop Pelatihan Inovasi Konten Digital dan Pemasaran yang bertempat di Kantor PPDK Klaten. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan promosi, meningkatkan nilai jual produk batik, serta memperluas akses pemasaran melalui strategi komunikasi visual yang efektif. […]

  • UMS Kuatkan Resiliensi Kaum Muda melalui Spiritualitas Islam

    UMS Kuatkan Resiliensi Kaum Muda melalui Spiritualitas Islam

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan karakter dan spiritual mahasiswa melalui kegiatan Qiyamul Lail Series ke-30, yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan UMS. Kegiatan yang digelar secara daring melalui platform Zoom Meeting ini diikuti oleh fungsionaris Organisasi Mahasiswa (Ormawa) serta mahasiswa penerima Beasiswa Unggulan Mahasiswa Berprestasi (BUMITA). Acara ini dimulai […]

  • UMS Hadirkan Guru Besar TU Dresden, Bahas Transformasi Peran Guru di Era AI

    UMS Hadirkan Guru Besar TU Dresden, Bahas Transformasi Peran Guru di Era AI

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar guest lecture internasional bertema “AI in Education” dengan menghadirkan Prof. Dr. Thomas Köhler dari Technische Universität Dresden, Germany, sebagai narasumber utama. Kegiatan yang berlangsung secara daring ini dibuka dengan sambutan dari Ketua Program Studi PTI […]

expand_less