Meneguhkan Spirit Inovasi, Lima Pimpinan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Dilantik

KABAR.MUH, Metro – Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Lampung resmi melantik empat kepala sekolah/madrasah dan satu Wakil Direktur Kependidikan PontrenMu At-Tanwir Metro, yang berlangsung di Aula PontrenMu At-Tanwir Metro ini menjadi bagian dari konsolidasi strategis penguatan amal usaha pendidikan Muhammadiyah di Lampung. Sabtu,21/2/2026.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pleno Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung, antara lain Prof. Sudarman, Prof. Yurnalis Etek, Dr. Ma’ruf Abidin, Jazim Ahmad dan Dr. Sujino, serta unsur Majelis Dikdasmen wilayah dan daerah dari Kota Metro, Lampung Tengah, dan Lampung Timur.
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Lampung, Prof. Muhammad Fuad, menegaskan bahwa kepemimpinan pendidikan Muhammadiyah harus responsif dan adaptif terhadap dinamika zaman.
“Memimpin amal usaha harus siap berinovasi. Kalau tidak berinovasi, siap untuk ditinggalkan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PWM Lampung, Prof.Sudarman, mengingatkan bahwa jabatan dalam Muhammadiyah bukanlah simbol kekuasaan, melainkan amanah persyarikatan yang sarat tanggung jawab ideologis dan moral.
“Pimpinan amal usaha Muhammadiyah harus berjiwa inovatif. Jabatan adalah amanah yang diberikan kepada mereka yang memiliki kualifikasi akademik dan kemuhammadiyahan serta dinilai mampu memajukan amal usaha,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para pimpinan tidak terjebak pada rasa memiliki jabatan secara berlebihan.
“Jadikan jabatan sebagai amanah agar kita tidak dikuasai oleh jabatan,” pesannya.
Adapun pejabat yang dilantik yakni Muhamad Fauzi, Lc. sebagai Kepala SMA Muhammadiyah At-Tanwir Metro; Hendra Agus Wijaya, S.E. sebagai Kepala SMK Muhammadiyah Sekampung; Andriyani, M.Pd. sebagai Kepala SMK Muhammadiyah 1 Bandar Mataram; Lihayatul Hasanah, S.Pd.I. sebagai Kepala MAM Sinar Negeri; serta Faiz Nur Afwan, S.Pd. sebagai Wakil Direktur Kependidikan PontrenMu At-Tanwir Metro.
Sekretaris PWM Lampung, Dr. Ma’ruf Abidin, ketika di wawancara Jurnalis MPI PDM Kota Metro, menekankan pentingnya bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi dengan landasan nilai-nilai profetik: siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah.
“Bekerjalah sesuai tupoksi masing-masing dengan landasan sifat kenabian dan profesional di bidangnya,” ujarnya.
Menurutnya, pelantikan ini bukan sekadar seremoni administratif, tetapi momentum strategis memperkuat pendidikan Muhammadiyah sebagai instrumen dakwah dan kaderisasi.
Serta kepada pimpinan yang baru dilantik, diharapkan sekolah dan pesantren Muhammadiyah di Lampung semakin kokoh mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan berdaya saing, sekaligus menghadirkan Islam berkemajuan bagi umat dan bangsa.
Sementara itu, Direktur PontrenMu At-Tanwir Metro, Dr.Sujino menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah dan pimpinan pesantren bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah dakwah dan tanggung jawab ideologis.
“Sekolah dan pesantren Muhammadiyah adalah pilar kaderisasi. Kepemimpinan di dalamnya harus menghadirkan mutu, integritas, dan komitmen terhadap nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa komitmen Muhammadiyah Lampung untuk terus membangun ekosistem pendidikan yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada pembentukan kader umat dan bangsa
Ia menambahkan bahwa kepemimpinan pendidikan Muhammadiyah harus menghadirkan mutu, integritas, serta komitmen kuat terhadap nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai fondasi gerakan. (Guswir)
Editor: Muhammad Farhan



