Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MENGENAL STUNTING DALAM ISLAM

MENGENAL STUNTING DALAM ISLAM

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
  • visibility 289
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Majid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan Pada hari Jum’at (22/03) atau Ramadhan hari ke 12 telah dilaksanakan kajian jelang berbuka dengan pemateri yang luar biasa Ustadzah Yuniar Wardani, S.K.M., M.P.H., Ph.D. yang membahas mengenai “Stunting dalam Islam”.

“Stunting, masihkah genting?” Tanya pemateri menggugah daya kritis para jamaah yang hadir. Dia menyatakan bahwa stunting masih genting dan menjadi permasalahan di negeri ini. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak-anak yang disebabakan oleh kurangnya asupan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK 100) yang dihitung dari pembuahan hingga usia dua tahuan. Menurut pemateri stunting ini akan berdampak besar pada kehidupan selanjutnya, di mana berat badan yang rendah memiliki kecenderungan terkena penyakit. Dalam jangka yang panjang pada masa usia dewasa akan berdampak pada perkembangan otak  kemudian menjadi beban pembangunan sehingga permasalahan ini menjadi permasalahan yang tidak sederhana dan memerlukan penanganan dari berbagai pihak.

Pada Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 233 menyatakan pentingnya menjaga nutrisi terpenuhi bagi anak yaitu ASI.

وَالْوٰلِدٰتُ يُرْضِعْنَ اَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ اَرَادَ اَنْ يُّتِمَّ الرَّضَاعَةَ ۗ وَعَلَى الْمَوْلُوْدِ لَهٗ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوْفِۗ لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ اِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَا تُضَاۤرَّ وَالِدَةٌ ۢبِوَلَدِهَا وَلَا مَوْلُوْدٌ لَّهٗ بِوَلَدِهٖ وَعَلَى الْوَارِثِ مِثْلُ ذٰلِكَ ۚ فَاِنْ اَرَادَا فِصَالًا عَنْ تَرَاضٍ مِّنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا ۗوَاِنْ اَرَدْتُّمْ اَنْ تَسْتَرْضِعُوْٓا اَوْلَادَكُمْ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ اِذَا سَلَّمْتُمْ مَّآ اٰتَيْتُمْ بِالْمَعْرُوْفِۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

“Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyusui secara sempurna. Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut. Seseorang tidak dibebani lebih dari kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita karena anaknya dan jangan pula seorang ayah (menderita) karena anaknya. Ahli waris pun (berkewajiban) seperti itu pula. Apabila keduanya ingin menyapih dengan persetujuan dan permusyawaratan antara keduanya, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin menyusukan anakmu kepada orang lain, maka tidak ada dosa bagimu memberikan pembayaran dengan cara yang patut. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.”

Pemateri menyatakan bahwa siklus stunting adalah siklus seumur hidup dan pencegahan stunting baik dilakukan mulai dari remaja. Bagi calon ibu hendaknya menjaga dirinya untuk tidak terkena anemia, memakan makanan yang sehat dan halal tanpa berlebihan. Selain itu disampaikan juga bahwa ada hak bagi anak untuk mendapatkan hidup yang layak, nutrisi yang cukup dan sehat untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan maksimal. Orang tua memiliki kewajiban untuk memenuhi hak tersebut.

Pemateri juga memberikan penyuluhan untuk memperhatikan isi piring saaat akan makan, pastikan ada sayur dan lauk pauk lainnya yang seimbang, membatasi konsumsi gula, dan memperhatikan label nutrisi sebagai pertimbangan kebutuhan gizi dirinya. Dan khusus bagi remaja putri juga diminta untuk menjaga kadar Hemoglobin dalam darahnya agar mencegah stunting untuk anaknya. Dalam surat Al-Ma’un ayat 1-3 bahwa peran masyarakat untuk memperhatikan anak-anak miskin untuk ikut membantu memastikan mereka mendapatkan nutrisi yang baik juga.

Selanjutnya pemateri menjelaskan lebih mendetail bagaimana Islam mencegah stunting dengan 3 panduan yaitu pertama komprehensif melalui ayat-ayat yang mendorong umat islam untuk proaktif dalam memastikan kesejahteraan kaum muda. Kedua, melalui berbagai pendekatan umat islam didorong untuk mengatasi permasalahan stunting seperti kepedulian terhadap nutrisi, pola asuh yang baik, serta sistem sosial yang adil dan merata. Ketiga, menjadikan keberhasilan umat dalam menjalankan amanah kesejahteraan dari pencipta bagi generasi muda menjadi tujuan. Dengan panduan tersebut menurut pemateri permasalahan stunting akan lebih mudah ditangani.

Pada akhir kajian pemateri kembali mengajak para jamaah untuk ikut proaktif memerangi stunting dengan memberikan anak-anak asupan makanan yang bergizi dan sehat dan memastikan mereka hidup pada lingkungan yang mendukung perkembangan fisik, kecerdasan emosional, dan spiritual. Stunting bukan hanya mencerminkan ketidakcukupan zat gizi tetapi juga kesenjangan dalam kepedulian dan tanggung jawab sosial yang memang harus ditangani lintas sektor.

Kontributor: Ayu Mubarokah

Tags
  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Baitul Arqam, PDM Lampung Tengah Usung Kader Berkualitas

    Gelar Baitul Arqam, PDM Lampung Tengah Usung Kader Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 40
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Tengah – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lampung Tengah sukses menyelenggarakan Baitul Arqam Madya (BAM) pada Jumat–Ahad, 20–22 Juni 2025, bertempat di Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan Muhammadiyah, Bandar Jaya. Kegiatan ini mengangkat tema “Kader Berkualitas untuk Pergerakan Muhammadiyah Lampung Tengah Berkemajuan.” Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh Pimpinan […]

  • Faith in Action Eco Fun Track: Iman Bergerak untuk Bumi yang Berkeadilan

    Faith in Action Eco Fun Track: Iman Bergerak untuk Bumi yang Berkeadilan

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung – Menyatukan semangat iman, kepemimpinan muda, dan kepedulian terhadap bumi, dalam kegiatan Faith in Action Eco Fun Track menghadirkan pengalaman belajar ekologis yang reflektif dan menyenangkan bagi pelajar lintas iman di Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Strengthening Youth Multifaith Leader Initiative on Climate Justice through Ecofeminism (SMILE), dan kolaborasi dengan […]

  • Mahasiswa UMS Observasi Pembelajaran Digital di MTs Blimbing

    Mahasiswa UMS Observasi Pembelajaran Digital di MTs Blimbing

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KAABARMUH.ID, BLIMBING — Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) semester 1 melaksanakan observasi pembelajaran digital di MTs Blimbing sebagai bagian dari tugas mata kuliah Kemahiran Digital. Kegiatan meliputi pengamatan proses belajar serta wawancara dengan tiga siswa dan guru komputer, Mas Dimas. Dalam mata pelajaran komputer, siswa MTs Blimbing mempelajari desain digital menggunakan aplikasi Canva. Berbeda dari […]

  • Bangun Mindset Wirausaha, KOPMA UMS Gelar Seminar Nasional 2025

    Bangun Mindset Wirausaha, KOPMA UMS Gelar Seminar Nasional 2025

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Dalam rangka membangun mindset entrepreneur di kalangan mahasiswa, Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) adakan Seminar Nasional dengan tajuk “Membangun Mindset Entrepreneur di Era Disrupsi Strategi Inovasi, Pengambilan Risiko, dan Pendekatan Solutif untuk Mewujudkan Ekonomi Islam Berkelanjutan.” “Tema ini dimaksudkan untuk menanamkan mindset entrepreneur yang inovatif dan dinamis serta sesuai dengan […]

  • Berkembang atau Tumbang di Tengah Jalan?

    Berkembang atau Tumbang di Tengah Jalan?

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.417
    • 0Komentar

    “KITA akan menjadi saksi perubahan. baik dari hal-hal kecil yang dapat mengubah kebiasaan, hingga revolusi besar yang dalam senyap memusnahkan peradaban. Hanya akan ada dua pilihan; berkembang atau tumbang di tengah jalan?” Stephen Elop, CEO Nokia, sebelum menyerahkan divisi handset perusahaannya kepada Microsoft berkata, “We didn’t do anything wrong, but then we lost.” Nokia tidak […]

  • Istiqamah Bersama Al-Qur’an, Program Dakwah Mualaf Kulonprogo Tuai Perkembangan

    Istiqamah Bersama Al-Qur’an, Program Dakwah Mualaf Kulonprogo Tuai Perkembangan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kulonprogo — Memasuki bulan ketiga, Program Kemitraan Dakwah Pembinaan Mualaf kerja sama Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan BAZNAS RI di Kulonprogo semakin meneguhkan aspek spiritual peserta. Kegiatan yang didampingi Subandi kali ini difokuskan pada pembiasaan membaca Al-Qur’an, pengenalan huruf hijaiyah, serta hafalan doa dan surat pendek pada Halaqah hari Kamis, 12 Maret 2026. […]

expand_less