Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MENGENAL STUNTING DALAM ISLAM

MENGENAL STUNTING DALAM ISLAM

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
  • visibility 347
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Majid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan Pada hari Jum’at (22/03) atau Ramadhan hari ke 12 telah dilaksanakan kajian jelang berbuka dengan pemateri yang luar biasa Ustadzah Yuniar Wardani, S.K.M., M.P.H., Ph.D. yang membahas mengenai “Stunting dalam Islam”.

“Stunting, masihkah genting?” Tanya pemateri menggugah daya kritis para jamaah yang hadir. Dia menyatakan bahwa stunting masih genting dan menjadi permasalahan di negeri ini. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak-anak yang disebabakan oleh kurangnya asupan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK 100) yang dihitung dari pembuahan hingga usia dua tahuan. Menurut pemateri stunting ini akan berdampak besar pada kehidupan selanjutnya, di mana berat badan yang rendah memiliki kecenderungan terkena penyakit. Dalam jangka yang panjang pada masa usia dewasa akan berdampak pada perkembangan otak  kemudian menjadi beban pembangunan sehingga permasalahan ini menjadi permasalahan yang tidak sederhana dan memerlukan penanganan dari berbagai pihak.

Pada Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 233 menyatakan pentingnya menjaga nutrisi terpenuhi bagi anak yaitu ASI.

وَالْوٰلِدٰتُ يُرْضِعْنَ اَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ اَرَادَ اَنْ يُّتِمَّ الرَّضَاعَةَ ۗ وَعَلَى الْمَوْلُوْدِ لَهٗ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوْفِۗ لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ اِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَا تُضَاۤرَّ وَالِدَةٌ ۢبِوَلَدِهَا وَلَا مَوْلُوْدٌ لَّهٗ بِوَلَدِهٖ وَعَلَى الْوَارِثِ مِثْلُ ذٰلِكَ ۚ فَاِنْ اَرَادَا فِصَالًا عَنْ تَرَاضٍ مِّنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا ۗوَاِنْ اَرَدْتُّمْ اَنْ تَسْتَرْضِعُوْٓا اَوْلَادَكُمْ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ اِذَا سَلَّمْتُمْ مَّآ اٰتَيْتُمْ بِالْمَعْرُوْفِۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

“Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyusui secara sempurna. Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut. Seseorang tidak dibebani lebih dari kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita karena anaknya dan jangan pula seorang ayah (menderita) karena anaknya. Ahli waris pun (berkewajiban) seperti itu pula. Apabila keduanya ingin menyapih dengan persetujuan dan permusyawaratan antara keduanya, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin menyusukan anakmu kepada orang lain, maka tidak ada dosa bagimu memberikan pembayaran dengan cara yang patut. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.”

Pemateri menyatakan bahwa siklus stunting adalah siklus seumur hidup dan pencegahan stunting baik dilakukan mulai dari remaja. Bagi calon ibu hendaknya menjaga dirinya untuk tidak terkena anemia, memakan makanan yang sehat dan halal tanpa berlebihan. Selain itu disampaikan juga bahwa ada hak bagi anak untuk mendapatkan hidup yang layak, nutrisi yang cukup dan sehat untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan maksimal. Orang tua memiliki kewajiban untuk memenuhi hak tersebut.

Pemateri juga memberikan penyuluhan untuk memperhatikan isi piring saaat akan makan, pastikan ada sayur dan lauk pauk lainnya yang seimbang, membatasi konsumsi gula, dan memperhatikan label nutrisi sebagai pertimbangan kebutuhan gizi dirinya. Dan khusus bagi remaja putri juga diminta untuk menjaga kadar Hemoglobin dalam darahnya agar mencegah stunting untuk anaknya. Dalam surat Al-Ma’un ayat 1-3 bahwa peran masyarakat untuk memperhatikan anak-anak miskin untuk ikut membantu memastikan mereka mendapatkan nutrisi yang baik juga.

Selanjutnya pemateri menjelaskan lebih mendetail bagaimana Islam mencegah stunting dengan 3 panduan yaitu pertama komprehensif melalui ayat-ayat yang mendorong umat islam untuk proaktif dalam memastikan kesejahteraan kaum muda. Kedua, melalui berbagai pendekatan umat islam didorong untuk mengatasi permasalahan stunting seperti kepedulian terhadap nutrisi, pola asuh yang baik, serta sistem sosial yang adil dan merata. Ketiga, menjadikan keberhasilan umat dalam menjalankan amanah kesejahteraan dari pencipta bagi generasi muda menjadi tujuan. Dengan panduan tersebut menurut pemateri permasalahan stunting akan lebih mudah ditangani.

Pada akhir kajian pemateri kembali mengajak para jamaah untuk ikut proaktif memerangi stunting dengan memberikan anak-anak asupan makanan yang bergizi dan sehat dan memastikan mereka hidup pada lingkungan yang mendukung perkembangan fisik, kecerdasan emosional, dan spiritual. Stunting bukan hanya mencerminkan ketidakcukupan zat gizi tetapi juga kesenjangan dalam kepedulian dan tanggung jawab sosial yang memang harus ditangani lintas sektor.

Kontributor: Ayu Mubarokah

Tags
  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eksplorasi Arsitektur Vernakular Desa Adat Senaru melalui KKL Arsitektur UMS

    Eksplorasi Arsitektur Vernakular Desa Adat Senaru melalui KKL Arsitektur UMS

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Studi Arsitektur menggelar Kuliah Kerja Lapangan (KKL) pada 5–11 Februari 2026 dengan mengeksplorasi nilai-nilai arsitektur vernakular di Desa Adat Senaru. Kegiatan ini diikuti oleh 14 mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Jinten dan didampingi oleh Dr. Ir. Rini Hidayati, S.T., M.T. Kegiatan KKL ini difokuskan pada penggalian […]

  • HARI GURU NASIONAL : MAJELIS DIKDASMEN MUHAMMADIYAH PONOROGO BERI APRESIASI SD/MI DALAM PENERAPAN P5

    HARI GURU NASIONAL : MAJELIS DIKDASMEN MUHAMMADIYAH PONOROGO BERI APRESIASI SD/MI DALAM PENERAPAN P5

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 358
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ponorogo – Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo mengadakan upacara dalam rangka memperingati hari guru nasional di SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo (25/11). Menariknya,  terdapat tiga SD/MI Muhammadiyah yang meraih tiga terbaik dalam Penerapan Proyek Penguatan Profil belajar Pancasila (P5). Para pemenang tersebut berasal dari MIM 7 Sidoarjo Pulung sebagai terbaik ketiga, selanjutnya terbaik kedua […]

  • FAI UMS Kirim Tiga Mubaligh Hijrah Internasional ke Kamboja

    FAI UMS Kirim Tiga Mubaligh Hijrah Internasional ke Kamboja

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 326
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata di kancah internasional. Tahun ini, FAI UMS kembali mengirimkan tiga mahasiswa dalam program Mubaligh Hijrah Internasional ke Kamboja. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Muhammad Azizi, Lukmanul Hakim, dan Yusuf Yanuri, yang akan mengabdikan diri di Musa-Asiah Integrate School, […]

  • Khutbah Iduladha, Ketua PWM Lampung Angkat Tema Berkurban dan Etos Optimisme

    Khutbah Iduladha, Ketua PWM Lampung Angkat Tema Berkurban dan Etos Optimisme

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Tengah – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung, Prof Sudarman menjadi khotib sholat iduladha 1446 H di Lapangan Merdeka Kalirejo Lampung Tengah. Pelaksanaan sholat iduladha ini berlangsung dengan penuh khusuk dan lancar. Prof Sudarman di mimbar mengajak jamaah untuk meneladani kisah perjuangan bertubi-tubi yang dijalani nabi Ibrahim dan keluarganya. Perjuangan itu di mulai dari […]

  • Ketua LDK PP Muhammadiyah: Dai Kreatif Dibutuhkan untuk Mengimbangi Konten Negatif di Dunia Digital

    Ketua LDK PP Muhammadiyah: Dai Kreatif Dibutuhkan untuk Mengimbangi Konten Negatif di Dunia Digital

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Palembang – Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muchamad Arifin, S.Ag., M.Ag, menegaskan bahwa kecepatan perkembangan teknologi digital menuntut para dai untuk kreatif dan adaptif. Hal itu disampaikannya dalam pembukaan Akademi Dai Digital Muhammadiyah Batch 3 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (23/9). Dalam sambutannya, Arifin menyebut bahwa teknologi […]

  • Dirjend Farmalkes Kemenkes RI Kunjungi Produsen Kasa Darma Husada PT USM Berkah Indonesia Pekalongan Milik Ketua LPP PWM Jawa Tengah

    Dirjend Farmalkes Kemenkes RI Kunjungi Produsen Kasa Darma Husada PT USM Berkah Indonesia Pekalongan Milik Ketua LPP PWM Jawa Tengah

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 875
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pekalongan – Kementrian Kesehatan RI dalam peningkatan program mutu Alat Kesehatan melalui Farmalkes dengan agenda pembinaan Industri Alat Kesehatan UMKM yang Berdaya Saing. Acara yang di laksanakan di hotel Howard Jhonson Pekalongan tanggal 2-3 Agustus 2023 mengusung tema Pembinaan Industri UMKM yang Berdaya Saing. Dalam acara tersebut hadir langsung di Kota Pekalongan ibu Direktur […]

expand_less