Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PC IMM Pekalongan Bersama Cipayung Pekalongan Raya, Gelar Aksi Damai

PC IMM Pekalongan Bersama Cipayung Pekalongan Raya, Gelar Aksi Damai

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Pekalongan –  Senin siang (8/9/2024), suasana di depan Kantor DPRD Kab. Pekalongan berubah dari biasanya. Jalanan yang biasanya ramai dengan lalu lalang kendaraan, mendadak dipenuhi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Pekalongan Raya. Dengan langkah tegap, spanduk, bendera dan poster di tangan, serta semangat yang menyala di dada, mereka hadir bukan untuk gaduh, melainkan untuk menyuarakan aspirasi rakyat kecil dan menyampaikan kritik konstruktif terhadap kinerja pemerintah daerah.

Aksi damai ini diikuti oleh berbagai organisasi kemahasiswaan, Mulai dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Di bawah teriknya matahari, mahasiswa bergantian menyampaikan orasi, mengingatkan pemerintah tentang pentingnya memperhatikan kebutuhan masyarakat di sektor Peningkatan kesejahteraan Rakyat, Transparansi Anggaran, dan Penegakan Hukum yang adil di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Menurut keterangan salah satu koordinator aksi, kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan konstruktif tanpa mengganggu ketertiban umum. “Kami hadir di sini bukan untuk membuat kerusuhan, melainkan untuk mengingatkan pemerintah agar lebih peka terhadap kepentingan rakyat,” ujarnya.

Berbeda dengan stigma yang kerap melekat pada demonstrasi, aksi Cipayung Plus Pekalongan berjalan damai, tertib, dan penuh wibawa. Tidak ada bentrokan, tidak ada kericuhan. Yang ada hanyalah wajah-wajah muda penuh idealisme, berdiri rapi dengan spanduk bertuliskan tuntutan rakyat, dan suara lantang yang memancarkan keyakinan akan perubahan.

Mahasiswa menyampaikan orasi secara bergantian, menghindari kata-kata provokatif, dan lebih menekankan kritik yang membangun. Atmosfernya menyerupai kelas terbuka di jalanan: penuh gagasan, kritik, harapan, namun tetap santun dan beradab. Aksi ini membuktikan bahwa demonstrasi tidak selalu harus identik dengan kekerasan. Justru, mahasiswa Pekalongan ingin menegaskan bahwa menyampaikan aspirasi secara damai jauh lebih kuat dan bermartabat.

Salah satu Mahasiswa yang Bernama Fachrurrazi Sebagai Perwakilan Dari Bidang Hikmah Politik dan Kebiajakan Publik PC IMM Pekalongan berdiri di depan massa, suaranya bergetar namun tegas.“Kami hadir di sini bukan untuk membuat kerusuhan. Kami datang dengan hati yang tulus, untuk mengingatkan pemerintah agar jangan menutup mata terhadap penderitaan rakyat kecil. Suara mahasiswa adalah suara rakyat, dan suara rakyat adalah kebenaran yang tak boleh dibungkam. Tidak hanya dari Perwakilan Bidang HPKP tapi juga Ketua Umum PC IMM Pekalongan Muhammad Haidar ikut Menyuarakan Orasi. “Sekalipun IMM tidak berpolitik, tetapi tetap selalu memiliki peran terhadap politik.

Lebih dari sekadar menyuarakan kritik, aksi ini juga membawa pesan moral penting. Mahasiswa mengingatkan bahwa mereka adalah garda terdepan dalam mengawal perubahan. Mereka hadir sebagai pengingat bagi pemerintah agar tidak lengah dalam menjalankan amanah rakyat. Harapan baru pun terbangun: bahwa suara mahasiswa dapat menjadi jembatan antara rakyat kecil dengan pemegang kebijakan. Bahwa demokrasi di Kabupaten Pekalongan masih hidup, masih ada yang berani bersuara ketika ketidakadilan terjadi.

Bagi mahasiswa Cipayung Plus Pekalongan, aksi damai ini bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah panjang perjuangan. Mereka berkomitmen untuk tetap hadir sebagai mitra kritis pemerintah, sebagai pengawal kebijakan publik, dan sebagai penjaga moral bangsa.

“Selama masih ada ketidakadilan, mahasiswa tidak boleh diam. Selama rakyat kecil masih tertindas, kami akan terus bersuara,” tegas salah seorang orator, disambut teriakan lantang penuh semangat dari massa aksi.

Ketika massa aksi bubar dengan tertib, tidak ada sisa kericuhan yang tertinggal. Yang tersisa hanyalah jejak perjuangan sebuah pesan jelas bahwa Pekalongan memiliki generasi muda yang peduli, berani, dan siap memperjuangkan kepentingan rakyat kecil.

Aksi damai Cipayung Pekalongan Raya adalah cermin bahwa mahasiswa tetap konsisten pada perannya: agen perubahan dan penjaga nurani bangsa. Di tengah tantangan zaman yang kerap menekan idealisme, mereka memilih untuk berdiri tegak, menyuarakan kebenaran, dan mengingatkan pemerintah agar tidak lalai.

Lebih jauh, aksi ini juga menjadi pelajaran bagi masyarakat luas. Bahwa suara rakyat, sekecil apa pun, akan selalu menemukan jalannya ketika ada yang berani menyuarakannya. Dan mahasiswa, sekali lagi, membuktikan diri sebagai suara itu.

Dengan aksi yang damai, tertib, dan penuh pesan moral, Cipayung Pekalongan Raya telah meninggalkan kesan kuat: bahwa demokrasi masih hidup di Pekalongan, dan bahwa masa depan daerah ini masih memiliki harapan selama ada yang berani bersuara demi rakyat kecil.

Kontributor: Fachrurrazi (Kabid HPKP PC IMM Pekalongan)

 

 

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjas UMS Perkuat Wawasan Kebangsaan Siswa SIJB Malaysia melalui Pembelajaran Kooperatif

    Penjas UMS Perkuat Wawasan Kebangsaan Siswa SIJB Malaysia melalui Pembelajaran Kooperatif

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan pengabdian di Sekolah Indonesia Johor Baru (SIJB) Malaysia, pada 12-15 Januari 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat–Kemitraan Internasional (PKM-KI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS. Ketua Tim PKM-KI Penjas FKIP UMS Agam Akhmad Syaukani, M.Ed., menyatakan Kegiatan […]

  • Legalitas Jadi Fondasi, 60 TPQ Muhammadiyah Banyumas Ikuti Diklat Administrasi

    Legalitas Jadi Fondasi, 60 TPQ Muhammadiyah Banyumas Ikuti Diklat Administrasi

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Purwokerto, Banyumas – Upaya mewujudkan tertib administrasi sekaligus memperkuat legalitas kelembagaan terus dilakukan oleh TPQ Muhammadiyah di Kabupaten Banyumas. Sebanyak 60 Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Muhammadiyah mengikuti Diklat Pendampingan Teknik pendaftaran Izin Operasional (IJOP) serta pemutakhiran data melalui sistem Education Management Information System (EMIS) Kementerian Agama yang digelar di Aula SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto, Jumat […]

  • Tim UMS Sabet Dua Medali Perunggu PIMNAS 2025 Berkat Inovasi Pendidikan Inklusif

    Tim UMS Sabet Dua Medali Perunggu PIMNAS 2025 Berkat Inovasi Pendidikan Inklusif

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KABARMUH,ID. SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 pada 23-27 November 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdiktisaintek di Universitas Hasanuddin, Makassar, tim UMS berhasil meraih dua medali perunggu sekaligus untuk kategori presentasi dan kategori poster. Prestasi ini diraih oleh […]

  • MPM PWM Lampung bersama KPO Berkemajuan Selenggarakan Temu Raya Petani Organik

    MPM PWM Lampung bersama KPO Berkemajuan Selenggarakan Temu Raya Petani Organik

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 246
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung bersama Komunitas Petani Organik (KPO) Berkemajuan selenggarakan Temu Raya Petani Organik sebagai gerakan massal pertanian organik wujudkan revolusi mental di bidang pertanian menuju kemandirian pangan dengan tema Membumikan Organik Selamatkan Bumi pada 12 September 2024 di Desa Sriwedari, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Provinsi […]

  • Jejak Alumni UMS Membumikan Islam Berkemajuan dan Gerakan Perempuan Berdaya

    Jejak Alumni UMS Membumikan Islam Berkemajuan dan Gerakan Perempuan Berdaya

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 103
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Semangat Raden Ajeng Kartini tak pernah benar-benar usai. Ia hidup dalam denyut gerakan perempuan masa kini. Salah satunya tercermin dalam sosok Ninin Karlina, S.Ud., alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) figur inspiratif Muhammadiyah ‘Aisyiyah Solo Raya yang terus menghidupkan nilai-nilai emansipasi dalam wajah yang lebih kontekstual dan progresif. Ninin juga menerima penghargaan dari […]

  • Kunjungan Ke Komunitas Mualaf Dayak Kalimantan, Ketua LDK: Kokohkan Iman dan Ideologi Sebagai Pusat Pencerahan!

    Kunjungan Ke Komunitas Mualaf Dayak Kalimantan, Ketua LDK: Kokohkan Iman dan Ideologi Sebagai Pusat Pencerahan!

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 337
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Hulu Sungai Tengah – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengadakan kunjungan praktik lapangan peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Dai Komunitas Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan di Desa Patikalain, Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Hari Ahad, 18 Agustus 2024. Dalam kunjungan tersebut, dihadiri langsung oleh Sekretaris PWM Kalimantan Selatan, Drs. Asrani, […]

expand_less