BeritaInspirasiJateng

Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Munajat ajak Jamaah Menemukan Nikmatnya Ibadah

SURAKARTA — Masjid Al-Munajat Pondok Hajjah Nuriyah Shabran (HNS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Pengajian Ahad Pagi edisi ke-91 pada Ahad (12/7/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 22 jamaah, terdiri dari ibu-ibu warga sekitar pondok dan mahasantriwati Pondok Shabran UMS, menghadirkan dosen Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS, Ustaz Suwinarno, M.P.I., yang menyampaikan kajian bertema “Nikmatnya Ibadah.” 

Pengajian rutin yang diselenggarakan oleh Takmir Masjid Al-Munajat bersama Pondok Shabran UMS menjadi bagian dari komitmen menghadirkan dakwah yang berkelanjutan sekaligus mempererat hubungan antara mahasantri dengan masyarakat sekitar. 

Dalam tausiyahnya, ustaz Suwinarno mengajak jamaah untuk senantiasa mensyukuri setiap nikmat yang Allah SWT berikan, baik nikmat lahir maupun batin. Menurutnya, kemampuan mengingat Allah, menunaikan salat, serta menghadiri majelis ilmu merupakan nikmat yang tidak dimiliki setiap orang. Oleh karena itu, hidayah merupakan anugerah yang harus dijaga dengan memperkuat keimanan dan ketakwaan.

“Inti ibadah sebagaimana yang diajarkan dalam Al-Qur’an adalah ketakwaan. Karena itu, setiap nikmat yang Allah berikan hendaknya mengantarkan kita untuk semakin bersyukur dan semakin dekat kepada Allah,” ujarnya, 11/07/26.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ciri-ciri orang bertaqwa sebagaimana termaktub dalam Surah Al-Baqarah ayat 1–5 diantaranya beriman kepada perkara ghaib, mendirikan shalat dengan sebaik-baiknya, serta menginfakkan sebagian rezeki yang telah Allah anugerahkan. Ia menegaskan bahwa salat bukanlah beban, melainkan kebutuhan yang menjadi cahaya sekaligus penuntun dalam kehidupan seorang muslim.

“Orang yang menjaga shalatnya, insyaallah Allah akan menjaga kehidupannya. Salat bukan menjadi beban, tetapi menjadi kebutuhan bagi setiap muslim,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al-Munajat, Muhammad Farhan menyampaikan, Melalui Pengajian Ahad Pagi yang diselenggarakan secara rutin, Masjid Al-Munajat bersama Pondok Shabran berharap dapat terus menjadi wadah pembinaan keislaman bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dakwah antara mahasantri dan jamaah. 

“Kehadiran majelis ilmu yang berkesinambungan diharapkan mampu menumbuhkan semangat beribadah serta memperkokoh ketaqwaan di tengah masyarakat” Ujar Farhan saat diwawancara.

Kontributor: Anqiya Zaki Mushoddiq
Editor: Farhan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button