Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pertama di Indonesia, IMM Gelar Konferensi Internasional Bahas Masa Depan Berkelanjutan

Pertama di Indonesia, IMM Gelar Konferensi Internasional Bahas Masa Depan Berkelanjutan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Banyumas — Banyak pihak sering mengidentikkan forum akademik global dengan para profesor dan peneliti senior. Namun, Konferensi Internasional IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Jawa Tengah berhasil mendobrak tradisi tersebut. Mereka sukses menggelar The 2nd International Conference on Sustainability (ICOS) 2026 bersama Indonesia Youth Research Center (IYORC).

Mahasiswa Muhammadiyah ini menyelenggarakan kegiatan prestisius tersebut di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) pada Ahad (9/8/2026). Forum ilmiah ini mempertemukan puluhan peneliti muda dari dalam maupun luar negeri. Mereka saling bertukar gagasan mengenai berbagai tantangan menuju masa depan yang berkelanjutan.

Keberanian para mahasiswa menyelenggarakan acara berskala global ini menjadi sorotan utama. Tenaga Ahli Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Drs. Suparto, M.Pd., bahkan memberikan apresiasi khusus. Ia menilai langkah strategis ini sangat patut mendapat dukungan penuh.

“Acara seperti ini biasanya para profesor yang menyelenggarakan. Tapi, ICOS kali ini justru mahasiswa yang menggelar, yaitu Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah,” tegas Suparto saat membuka acara.

Suparto menambahkan bahwa forum ilmiah tidak semestinya membatasi kiprah akademisi muda. Mahasiswa harus mengambil peran penting dalam membangun ruang akademik. Mereka juga perlu berani menyampaikan gagasan terkait persoalan global di tengah masyarakat.

Fokus Utama Konferensi Internasional IMM pada Isu Keberlanjutan

Acara bergengsi ini mengusung tema besar “Challenges and Pathways to a Sustainable Future”. Panitia mengangkat tema tersebut karena tantangan pembangunan masa depan kini semakin kompleks. Situasi ini jelas membutuhkan keterlibatan aktif dari generasi muda.

Para peserta membahas secara mendalam sejumlah isu krusial dalam program Sustainable Development Goals (SDGs). Topik diskusi mereka mencakup masalah kemiskinan, pendidikan berkualitas, hingga pola konsumsi yang bertanggung jawab. Selain itu, mereka juga menyoroti dampak nyata perubahan iklim.

Direktur Eksekutif IYORC, Musyafa Syamil Arroyan, S.Pd., memberikan penjelasan lebih lanjut terkait ICOS 2026. Ia menegaskan bahwa forum ini tidak sekadar menjadi tempat berdiskusi. Acara ini juga berfungsi sebagai ruang kolaborasi untuk menghasilkan solusi nyata.

“Tantangan keberlanjutan saat ini makin rumit dan menuntut kerja sama banyak pihak. Oleh karena itu, kami menghadirkan ruang khusus bagi peneliti muda. Mereka bisa mempresentasikan riset dan membangun jejaring lintas negara,” ungkap Musyafa.

Ia berharap isu-isu keberlanjutan ini tidak berhenti pada meja diskusi saja. Para pemuda dari berbagai negara harus mampu melahirkan langkah nyata dan solusi konkret.

Kolaborasi Peneliti Lintas Negara Melalui ICOS 2026

Ketua Panitia ICOS 2026, Muhamad Ichsan Al Fauzi, S.Pd., menyampaikan target utama pencapaian acara ini. Ia menargetkan keterlibatan ratusan peserta dari 10 negara di kawasan ASEAN dan Asia-Pasifik. Hasil utamanya adalah pembentukan jejaring kolaborasi riset antarnegara yang berkelanjutan.

“Sebanyak 100 peserta hadir mewakili berbagai latar belakang dan negara. Kegiatan ini sukses menjadi ruang strategis untuk mempertemukan beragam perspektif global,” jelas Fauzi.

Kehadiran pakar internasional semakin memperkuat keragaman wawasan dalam forum ilmiah ini. Pembicara yang hadir antara lain Andar Nubowo, Ph.D. dan Assoc. Prof. Saefurrohman, Ph.D. dari Indonesia. Ada pula Prof. Melba Agandia Angni dari Filipina.

Selain itu, hadir juga Prof. Madya Ir. Dr. Shamsul bin Sarip dari Malaysia. Assoc. Prof. Min Teah dari Australia turut melengkapi deretan narasumber ahli dalam forum ini.

Kesuksesan Konferensi Internasional IMM ini membuktikan bahwa pemuda mampu memimpin percakapan global. Mahasiswa kini tampil memukau sebagai penggerak ruang akademik sekaligus penghubung penelitian internasional. Lebih dari itu, ICOS 2026 membawa harapan baru bagi kolaborasi riset pemuda dunia dalam mewujudkan masa depan yang berkelanjutan.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DikDasMen PP Muhammadiyah Dukung Kepala Sekolah Tulungagung Tingkatkan Mutu Pendidikan

    DikDasMen PP Muhammadiyah Dukung Kepala Sekolah Tulungagung Tingkatkan Mutu Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tulungagung – Dalam rangka pengembangan sekolah/madrasah Muhammadiyah, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (DikDasMen) dan Pendidikan NonFormal (PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tulungagung mengadakan kegiatan follow up bersama dengan tema “Pendampingan Penjaminan Mutu Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah se-Tulungagung” pada Kamis (24/4/2025) di Aula Masjid Al-Fattah Tulungagung. Kegiatan ini diadakan sebagai follow up dari program Diksuspala […]

  • Muhammadiyah Hadir Perkuat Advokasi dan Perlindungan PMI di Malaysia, dari Legalitas hingga Peran Komunitas

    Muhammadiyah Hadir Perkuat Advokasi dan Perlindungan PMI di Malaysia, dari Legalitas hingga Peran Komunitas

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KUALA LUMPUR – Persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia, khususnya mereka yang tidak memiliki dokumen resmi masih menjadi tantangan tersendiri. Posisi pekerja migran tanpa status yang sah masih menjadi salah satu tantangan dalam upaya advokasi dan perlindungan. Kondisi tersebut mendorong Muhammadiyah melalui Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKI) PP Muhammadiyah memperkuat advokasi PMI […]

  • SUMU Bekasi Raya Dorong Pelaku Usaha Perkuat Jejaring Lokal dan Tembus Pasar Global

    SUMU Bekasi Raya Dorong Pelaku Usaha Perkuat Jejaring Lokal dan Tembus Pasar Global

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BEKASI – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Bekasi Raya mendorong pelaku usaha untuk tidak hanya memperkuat bisnis di tingkat lokal, tetapi juga mulai membangun strategi untuk menembus pasar global melalui pemanfaatan teknologi digital dan penguatan kolaborasi. Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Sharing Bisnis SUMU Bekasi Raya bertajuk “Menguatkan Jejaring Lokal, Mengakselerasi Pasar Global” yang digelar […]

  • Mahasiswa PLP UMS Dampingi Pembiasaan Literasi Pagi dan Keagamaan di SMKN 1 Klaten

    Mahasiswa PLP UMS Dampingi Pembiasaan Literasi Pagi dan Keagamaan di SMKN 1 Klaten

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 137
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; KLATEN – Program Mahasiswa Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) turut berkontribusi aktif dalam penguatan budaya literasi pagi berbasis keagamaan di SMK Negeri 1 Klaten. Dalam kegiatan yang rutin digelar setiap hari sebelum pembelajaran dimulai, tepatnya pukul 07.00–07.15 WIB tersebut, mahasiswa PLP 2 PAI […]

  • UAD Yogyakarta Luncurkan Pusat Studi Kebijakan Publik, Siap Dukung Riset dan Advokasi Kebijakan Publik Berbasis Ilmiah

    UAD Yogyakarta Luncurkan Pusat Studi Kebijakan Publik, Siap Dukung Riset dan Advokasi Kebijakan Publik Berbasis Ilmiah

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta (30/8/25) – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi meluncurkan Pusat Studi Kebijakan Publik (PSKP) di Amphiteater Museum Muhammadiyah, Yogyakarta, sebagai wujud komitmen untuk memberikan dampak signifikan bagi masyarakat melalui riset, diskusi, advokasi kebijakan, dan kolaborasi lintas disiplin. Peluncuran PSKP ini dihadiri oleh sivitas akademika UAD, aktivis, dan perwakilan organisasi mahasiswa se Yogyakarta, termasuk Rektor […]

  • Dari Memaknai Islam Hingga Nikmat ber-Islam

    Dari Memaknai Islam Hingga Nikmat ber-Islam

    • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Oleh: A. Mumtaz Murtadha NB Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Islam di Indonesia Tentu semua orang di negara ini telah mengetahui apa itu islam? Apa lagi islam di Indonesia itu sendiri? Karena seperti yang telah dikenal bahwa Indonesia merupakan negara nomor satu yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Tetapi biasanya sedikit sekali orang yang […]

expand_less