Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Insight Kupas Tuntas Fenomena Bobibos,Tegaskan Pentingnya Edukasi Publik Berbasis Sains

UMS Insight Kupas Tuntas Fenomena Bobibos,Tegaskan Pentingnya Edukasi Publik Berbasis Sains

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menghadirkan ruang dialog ilmiah melalui program UMS Insight. Program ini merupakan forum santai namun mendalam yang menjembatani hasil riset kampus dengan kebutuhan masyarakat.

Pada episode pertama, UMS Insight yang menghadirkan host Yusuf Ismail, S. Sos., dengan mengangkat topik yang ramai dibicarakan publik, yakni fenomena “Bobibos”, produk energi alternatif yang diklaim mampu menyaingi bahan bakar RON 98 dan berpotensi diproduksi massal pada 2026.

Untuk meluruskan informasi sekaligus memberikan perspektif akademik, UMS Insight menghadirkan dua pakar dari Fakultas Teknik yaitu Prof. Muhammad Mujiburohman, S.T., M.T., Ph.D., ahli di bidang teknologi separasi dan perancangan alat, serta Rois Fatoni, S.T., M.Sc., Ph.D. yang ahli di bidang termodinamika dan optimasi teknik kimia. Keduanya menilai bahwa klaim mengenai Bobibos perlu diverifikasi secara ilmiah agar tidak menimbulkan misinformasi di tengah masyarakat.

Menjelaskan secara dasar, Mujib menyampaikan bahwa Bobibos disebut-sebut sebagai bahan bakar alternatif yang berasal dari fermentasi jerami.

“Sepengetahuan dan sejauh yang saya pahami dari berbagai informasi yang saya temukan, Bobibos merupakan semacam energi atau bahan bakar alternatif hasil fermentasi jerami, dengan performa yang diklaim mencapai Research Octane Number (RON) 98,” ujarnya. Senin, (24/11).

Ia menambahkan bahwa jerami memang dapat difermentasi menjadi glukosa lalu etanol, tetapi proses tersebut memiliki batasan jelas yang tidak bisa dilewati begitu saja oleh klaim sepihak.

Suasana diskusi UMS Insight batch 1 yang membahas tentang fenomena Bobibos

Sementara itu, Rois melihat isu ini perlu ditempatkan dalam konteks transisi energi yang sedang dijalankan Indonesia. Pemanfaatan jerami sebagai limbah biomassa sudah sejalan dengan roadmap
Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan limbah biomassa sebagai sumber energi justru bukan hal baru dan pemerintah telah memiliki roadmap yang kuat melalui program-programnya.

“Limbah biomassa sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Pemerintah pun sudah berada di jalur yang tepat dalam memanfaatkan bahan bakar non-fosil, termasuk inovasi seperti Bobibos ini. Produk yang ditawarkan penemu Bobibos diklaim memiliki kualitas setara RON 98, dengan harga sekitar Rp4.000,” ungkapnya.

Rois juga menambahkan bahwa klaim Bobibos ini terdengar too good to be true terlalu sempurna jika direalisasikan. Meski demikian, Rois mengakui bahwa pemerintah tidak pernah menghalangi karya anak bangsa.

“Klaim Bobibos ini terdengar too good to be true, atau sangat mungkin tidak sepenuhnya benar. Di balik sesuatu yang tampak terlalu sempurna, biasanya ada hal lain yang perlu dicermati. Pemerintah juga tidak pernah menghalangi karya anak bangsa, karena Indonesia justru membutuhkan efisiensi dan pembangunan untuk maju. Namun hingga kini, penemu Bobibos belum bersedia membuka hasil penelitiannya kepada publik, dengan alasan khawatir dipersulit oleh pemerintah,” tegasnya.

Kedua narasumber menegaskan bahwa isu energi tidak boleh didekati dengan sensasi, tetapi harus berpijak pada data dan prinsip akademik. Mujib mengingatkan mahasiswa agar tetap kritis.

“Gunakan metode ilmiah. Kalau suatu klaim tidak bisa diulang, tidak punya algoritma yang jelas, dan tidak dijelaskan secara terbuka, itu tanda tanya besar. Jangan mudah terpengaruh,” pesannya.

Sementara itu, Rois menekankan pentingnya pendidikan yang benar untuk mencegah masyarakat terjebak informasi sesat.

“Kuncinya adalah edukasi. Kalau seseorang mendapatkan informasi yang tepat, maka kesesatan orang lain tidak akan mempengaruhi dirinya,” ujarnya.

Di balik antusiasme publik terhadap Bobibos, kedua akademisi UMS ini justru menegaskan bahwa klaim yang beredar harus diuji dengan standar ilmiah yang ketat.

Mereka memandang bahwa absennya publikasi ilmiah, data laboratorium, mekanisme produksi, hingga tidak adanya dokumentasi proses fermentasi secara terbuka menjadi tanda bahwa teknologi tersebut belum siap dikatakan sebagai terobosan energi.

Melalui episode ini, UMS Insight kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengetahuan akademik ke ruang publik secara jernih, berbasis sains, dan bermanfaat bagi kemajuan masyarakat.

Kontributor: Adi

Editor: Alfarabi

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkenalkan Ragam Budaya, SD ALMIRA Gelar School Of Akhlak

    Perkenalkan Ragam Budaya, SD ALMIRA Gelar School Of Akhlak

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 286
    • 17Komentar

    KABARMUH.ID, Banjarbaru – Sekolah Dasar (SD) Alam Muhammadiyah Martapura (Almira) gelar Puncak School Of Akhlak (SoA) Fest 3.0 di Atrium Q Mall Banjarbaru pada Jum’at (31/05). SoA Fest 3.0 yang tahun ini mengangkat tema ragam nusantara dimana mengenalkan budaya indonesia kepada anak-anak generasi sekarang yang sudah jarang mengenal budaya Indonesia. Adapun isi kegiatan puncak kali […]

  • Melampaui Sejarah, Menembus Idealisme Semu: Pesan Optimisme di Pembukaan DAP IMM

    Melampaui Sejarah, Menembus Idealisme Semu: Pesan Optimisme di Pembukaan DAP IMM

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang – Darul Arqam Paripurna (DAP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah tahun 2026 resmi dibuka dengan semangat transformasi di Universitas Muhammadiyah Semarang pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini tidak lagi diposisikan sekadar sebagai agenda formal organisasi, melainkan sebagai momentum strategis untuk membentuk arah baru kepemimpinan kader muda IMM di masa produktif mereka. Mengusung semangat melampaui […]

  • Majelis Tabligh PWM Kaltim Konsisten Hidupkan Dakwah Melalui Pengajian Ahad

    Majelis Tabligh PWM Kaltim Konsisten Hidupkan Dakwah Melalui Pengajian Ahad

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Pengajian pekanan Masjid Ad-Da’wah Muhammadiyah Samarinda kembali digelar oleh Majelis Tabligh PWM Kalimantan Timur, Ahad (1/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam menjalankan dakwah dan pembinaan umat secara berkesinambungan. Pengajian yang berlangsung di Pusat Dakwah Muhammadiyah Kaltim ini menghadirkan Ustadz Agus Suwarto Edi, M.Sos., Wakil Ketua Majelis Tabligh PWM Kaltim. Ia menyampaikan materi […]

  • Konsolidasi LKSA Muhammadiyah dan Aisyiyah Sukoharjo, Tingkatkan Kualitas Bersama

    Konsolidasi LKSA Muhammadiyah dan Aisyiyah Sukoharjo, Tingkatkan Kualitas Bersama

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 232
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO – Gedung LKSA Panti Puteri Grogol menjadi ruang dan waktu berlangsungnya sebuah Silaturahmi Panti Asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Sukoharjo. Acara tersebut diselenggarakan pada Sabtu Pagi. (27/1/2024). Silaturahmi ini menjadi upaya meningkatkan spirit untuk melakukan perkembangan dan saling bertukar informasi antar panti Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kab Sukoharjo. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua PDM […]

  • Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Umat, JATAM Sidomulyo Lakukan Studi Peternakan Unggas di Pringsewu

    Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Umat, JATAM Sidomulyo Lakukan Studi Peternakan Unggas di Pringsewu

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Selatan — Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Sidomulyo, Lampung Selatan, bersama Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PDM Lampung Selatan melaksanakan studi lapangan peternakan unggas di JATAM Pringsewu. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pendampingan ketahanan pangan melalui pengembangan peternakan unggas, khususnya itik dan ayam kampung, yang kini menjadi salah satu sektor unggulan dalam program pemberdayaan ekonomi umat […]

  • Transformasi PTS Jawa Tengah Harus Adaptif, Inovatif, Berdampak, dan Berkelanjutan

    Transformasi PTS Jawa Tengah Harus Adaptif, Inovatif, Berdampak, dan Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 83
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menargetkan akselerasi percepatan perguruan tinggi agar lebih adaptif, inovatif, berdampak dan berkelanjutan. Akselerasi tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem riset yang akan menjawab permasalahan di masyarakat. Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Dr. Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., menjelaskan ekosistem penelitian Indonesia mulai […]

expand_less