Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Muhammadiyah Hadir Perkuat Advokasi dan Perlindungan PMI di Malaysia, dari Legalitas hingga Peran Komunitas

Muhammadiyah Hadir Perkuat Advokasi dan Perlindungan PMI di Malaysia, dari Legalitas hingga Peran Komunitas

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, KUALA LUMPUR – Persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia, khususnya mereka yang tidak memiliki dokumen resmi masih menjadi tantangan tersendiri.

Posisi pekerja migran tanpa status yang sah masih menjadi salah satu tantangan dalam upaya advokasi dan perlindungan.

Kondisi tersebut mendorong Muhammadiyah melalui Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKI) PP Muhammadiyah memperkuat advokasi PMI di Malaysia dengan hadir langsung dalam kegiatan penguatan kapasitas Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia, Sabtu (8/8/26).

Kegiatan bertajuk “Penguatan Kapasitas Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Malaysia untuk Advokasi dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia” itu berlangsung di Rumah Hamka Malaysia, Gombak.

Kehadiran LHKI Pimpinan Pusat Muhammadiyah menjadi yang pertama dalam agenda penguatan advokasi pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia.

Hadir sebagai narasumber dan panelis dari LHKI Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dra. Yayah Khisbiyah, M.A., Dr. Wachid Ridwan, M.Si., Dubes Dr. Danang Waskito, Agung Rachmat Hidayat, S.H., M.H., serta Drs. Bunyan Saptomo.

Turut didampingi oleh Subhan Setowara, S.HI., M.A dan Puti Hasanatu Syadiah, M.I.Kom selaku Bendahara LHKI PP Muhammadiyah.

Diskusi ini mengangkat tema “Tiga Komponen Utama yang Menentukan Posisi Pekerja Migran: Legalitas, Skill, Komunitas”.

Tiga aspek tersebut menjadi titik pembahasan dalam melihat posisi pekerja migran selama berada di negara tujuan.

Dimana legalitas berkaitan dengan status dan dokumen pekerja. Keterampilan atau skill menjadi modal penting agar pekerja migran memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Dan komunitas menjadi ruang komunikasi dan pendampingan ketika pekerja migran menghadapi persoalan.

Dalam forum itu, Wakil Duta Besar KBRI Malaysia, Dr. Danang Waskito menyinggung jumlah PMI di Malaysia. Ia menyebut tidak ada catatan khusus yang dapat menunjukkan jumlah keseluruhan secara pasti.

Namun, ucap Anang, catatan yang tersedia menunjukkan sekitar 546.000 PMI tercatat secara sah.

Anang berharap setiap warga Indonesia yang datang atau masuk ke Malaysia melapor kepada KBRI maupun KJRI. Pelaporan itu penting agar perwakilan Indonesia mengetahui keberadaan mereka.

Ia menjelaskan bahwa data tersebut juga dapat membantu penanganan ketika pekerja migran menghadapi persoalan.

Ia juga menyoroti kebiasaan sebagian warga Indonesia yang baru melapor kepada perwakilan pemerintah ketika sudah mengalami masalah.

Sementara itu, Dra. Yayah Khisbiyah menyampaikan pentingnya membangun kesadaran dan kapasitas komunitas agar PMI tidak menghadapi persoalan seorang diri.

“Perlindungan pekerja migran tidak cukup hanya melalui kebijakan. Dibutuhkan komunitas yang memiliki pengetahuan, kepedulian, dan kemampuan untuk saling mendukung ketika menghadapi persoalan,” ujarnya.

Penguatan kapasitas diarahkan agar PCIM Malaysia memiliki bekal dalam menghadapi berbagai persoalan pekerja migran.

Di sisi lain, keterampilan menjadi faktor yang berkaitan dengan kemampuan pekerja dalam menjalani pekerjaan. Adapun komunitas berperan sebagai jaringan sosial yang dapat membantu membangun komunikasi dan pendampingan.

Dr. Wachid Ridwan menyoroti pentingnya peningkatan keterampilan sebagai modal bagi PMI agar memiliki posisi yang lebih kuat di tengah dunia kerja.

“Skill menjadi salah satu faktor penting yang menentukan posisi pekerja migran. Semakin baik kompetensi yang dimiliki, semakin besar peluang mereka memperoleh pekerjaan dan perlakuan yang lebih baik,” tuturnya.

Agung Rachmat Hidayat menambahkan bahwa advokasi PMI membutuhkan sinergi antara aspek hukum, peningkatan kapasitas dan penguatan jaringan komunitas.

“Advokasi harus dilakukan secara komprehensif. Legalitas harus diperkuat, keterampilan ditingkatkan, dan komunitas dibangun agar PMI memiliki ruang untuk mendapatkan informasi serta pendampingan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, LHKI PP Muhammadiyah memperkuat advokasi PMI di Malaysia dengan melibatkan PCIM Malaysia sebagai bagian dari jaringan yang dekat dengan masyarakat Indonesia.

Kegiatan ini menjadi mempertemukan unsur LHKI PP Muhammadiyah dan PCIM Malaysia untuk membahas advokasi serta perlindungan pekerja migran Indonesia di Malaysia.

Sholikan Abd Halim/Tim Media PCIM Malaysia

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Hadirkan Promo Kemerdekaan PMB 2026, Biaya Pendaftaran Hanya Rp81 Ribu

    UMS Hadirkan Promo Kemerdekaan PMB 2026, Biaya Pendaftaran Hanya Rp81 Ribu

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Momentum bulan kemerdekaan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa dalam memperoleh akses pendidikan di perguruan tinggi dengan menghadirkan Promo Kemerdekaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026 bertajuk “Your Future Starts Here” dengan memberikan potongan biaya pendaftaran menjadi hanya Rp81 ribu. Program promo kemerdekaan tersebut berlaku mulai 6 hingga 20 […]

  • BIKERSMU Korwil DIY Bersama Mualaf Center Muhammadiyah LDK PDM Kulonprogo Dan LDK PWM DIY Tebar Hewan Qurban Di Kampung Mualaf Gunung Kidul Dan Kulonprogo

    BIKERSMU Korwil DIY Bersama Mualaf Center Muhammadiyah LDK PDM Kulonprogo Dan LDK PWM DIY Tebar Hewan Qurban Di Kampung Mualaf Gunung Kidul Dan Kulonprogo

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kulonprogo – Muhammadiyah melalui tim sekoci dakwahnya yakni BIKERS MU Korwil DIY dan Mualaf Center Muhammadiyah LDK PDM Kulonprogo dan LDK PWM DIY melaksanakan acara touring baksos tebar hewan qurban Sabtu (7/6/2025) di Kampung Mualaf ex Budha Dusun Sonyo, Jatimulyo, Girimulyo, Kulonprogo. Dalam kegiatan ini diserahkan hewan qurban berupa 2 ekor sapi dan 18 […]

  • Maarif House: Kita Butuh Pemimpin yang Tak Hanya Mengandalkan Pencitraan

    Maarif House: Kita Butuh Pemimpin yang Tak Hanya Mengandalkan Pencitraan

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Maarif House menggelar diskusi seri keempat bertema Agama, Kebudayaan, dan Moralitas Publik. Salah satu penyataan yang muncul adalah kebutuhan akan pemimpin yang mampu mengambil keputusan berdasarkan nilai-nilai yang kuat. KABARMUH.ID, Jakarta – Di tengah hiruk pikuk Kota Jakarta, Rabu (11/9/2024) Maarif Institute menggelar sebuah diskusi terbatas dan mendalam tentang “Agama, Kebudayaan, dan Moralitas Publik”. Di […]

  • Semangat Baru Ranting IPM: PR IPM Pondok Pesantren Aisyiyah Imadul Bilad Resmi Dilantik

    Semangat Baru Ranting IPM: PR IPM Pondok Pesantren Aisyiyah Imadul Bilad Resmi Dilantik

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 38
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pekalongan – Semangat baru dan langkah awal perubahan ditandai dengan pelantikan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Pondok Pesantren Aisyiyah Imadul Bilad. Acara pelantikan ini diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Pekalongan pada Selasa, 29 Juli 2025, bertempat di Masjid Al-Muslimun Pekalongan dengan mengusung tema “The Youth Of The Day […]

  • Ratusan Ibu Aisyiyah Hadiri Ngaji Silaturahmi Kelompok 8 dan 9 PRA Blimbingrejo

    Ratusan Ibu Aisyiyah Hadiri Ngaji Silaturahmi Kelompok 8 dan 9 PRA Blimbingrejo

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jepara — Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti kegiatan Ngaji Silaturahmi Khusus Ibu-ibu Aisyiyah Kelompok 8 dan 9, yang digelar oleh Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Blimbingrejo pada Sabtu malam Ahad, 18 Oktober 2025, ba’da Magrib. Acara yang berlangsung di rumah Ibu Masriah (Bapak Sumarno) ini dihadiri tidak kurang dari 320 jamaah, terdiri atas ibu-ibu Aisyiyah […]

  • Bikersmu Chapter Kabupaten Tegal: Rayakan Kemerdekaan ke-80 dengan Safari Subuh dan Touring Tadabur Alam

    Bikersmu Chapter Kabupaten Tegal: Rayakan Kemerdekaan ke-80 dengan Safari Subuh dan Touring Tadabur Alam

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tegal – Dalam rangka peringatan HUT RI ke 80, pada tanggal 17 Agustus 2025, Bikersmu Chapter Kab. Tegal mengadakan safari Qiyamul lail dan sholat subuh Sebagai wujud rasa syukur atas nikmat kemerdekaan sekaligus muhasabah diri dalam mengisi kemerdekaan dengan kegiatan sehari hari yang bisa membawa manfaat bagi masyarakat secara umum. Kegiatan ini diawali dari […]

expand_less