Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Muhammadiyah Hadir Perkuat Advokasi dan Perlindungan PMI di Malaysia, dari Legalitas hingga Peran Komunitas

Muhammadiyah Hadir Perkuat Advokasi dan Perlindungan PMI di Malaysia, dari Legalitas hingga Peran Komunitas

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, KUALA LUMPUR – Persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia, khususnya mereka yang tidak memiliki dokumen resmi masih menjadi tantangan tersendiri.

Posisi pekerja migran tanpa status yang sah masih menjadi salah satu tantangan dalam upaya advokasi dan perlindungan.

Kondisi tersebut mendorong Muhammadiyah melalui Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKI) PP Muhammadiyah memperkuat advokasi PMI di Malaysia dengan hadir langsung dalam kegiatan penguatan kapasitas Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia, Sabtu (8/8/26).

Kegiatan bertajuk “Penguatan Kapasitas Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Malaysia untuk Advokasi dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia” itu berlangsung di Rumah Hamka Malaysia, Gombak.

Kehadiran LHKI Pimpinan Pusat Muhammadiyah menjadi yang pertama dalam agenda penguatan advokasi pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia.

Hadir sebagai narasumber dan panelis dari LHKI Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dra. Yayah Khisbiyah, M.A., Dr. Wachid Ridwan, M.Si., Dubes Dr. Danang Waskito, Agung Rachmat Hidayat, S.H., M.H., serta Drs. Bunyan Saptomo.

Turut didampingi oleh Subhan Setowara, S.HI., M.A dan Puti Hasanatu Syadiah, M.I.Kom selaku Bendahara LHKI PP Muhammadiyah.

Diskusi ini mengangkat tema “Tiga Komponen Utama yang Menentukan Posisi Pekerja Migran: Legalitas, Skill, Komunitas”.

Tiga aspek tersebut menjadi titik pembahasan dalam melihat posisi pekerja migran selama berada di negara tujuan.

Dimana legalitas berkaitan dengan status dan dokumen pekerja. Keterampilan atau skill menjadi modal penting agar pekerja migran memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Dan komunitas menjadi ruang komunikasi dan pendampingan ketika pekerja migran menghadapi persoalan.

Dalam forum itu, Wakil Duta Besar KBRI Malaysia, Dr. Danang Waskito menyinggung jumlah PMI di Malaysia. Ia menyebut tidak ada catatan khusus yang dapat menunjukkan jumlah keseluruhan secara pasti.

Namun, ucap Anang, catatan yang tersedia menunjukkan sekitar 546.000 PMI tercatat secara sah.

Anang berharap setiap warga Indonesia yang datang atau masuk ke Malaysia melapor kepada KBRI maupun KJRI. Pelaporan itu penting agar perwakilan Indonesia mengetahui keberadaan mereka.

Ia menjelaskan bahwa data tersebut juga dapat membantu penanganan ketika pekerja migran menghadapi persoalan.

Ia juga menyoroti kebiasaan sebagian warga Indonesia yang baru melapor kepada perwakilan pemerintah ketika sudah mengalami masalah.

Sementara itu, Dra. Yayah Khisbiyah menyampaikan pentingnya membangun kesadaran dan kapasitas komunitas agar PMI tidak menghadapi persoalan seorang diri.

“Perlindungan pekerja migran tidak cukup hanya melalui kebijakan. Dibutuhkan komunitas yang memiliki pengetahuan, kepedulian, dan kemampuan untuk saling mendukung ketika menghadapi persoalan,” ujarnya.

Penguatan kapasitas diarahkan agar PCIM Malaysia memiliki bekal dalam menghadapi berbagai persoalan pekerja migran.

Di sisi lain, keterampilan menjadi faktor yang berkaitan dengan kemampuan pekerja dalam menjalani pekerjaan. Adapun komunitas berperan sebagai jaringan sosial yang dapat membantu membangun komunikasi dan pendampingan.

Dr. Wachid Ridwan menyoroti pentingnya peningkatan keterampilan sebagai modal bagi PMI agar memiliki posisi yang lebih kuat di tengah dunia kerja.

“Skill menjadi salah satu faktor penting yang menentukan posisi pekerja migran. Semakin baik kompetensi yang dimiliki, semakin besar peluang mereka memperoleh pekerjaan dan perlakuan yang lebih baik,” tuturnya.

Agung Rachmat Hidayat menambahkan bahwa advokasi PMI membutuhkan sinergi antara aspek hukum, peningkatan kapasitas dan penguatan jaringan komunitas.

“Advokasi harus dilakukan secara komprehensif. Legalitas harus diperkuat, keterampilan ditingkatkan, dan komunitas dibangun agar PMI memiliki ruang untuk mendapatkan informasi serta pendampingan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, LHKI PP Muhammadiyah memperkuat advokasi PMI di Malaysia dengan melibatkan PCIM Malaysia sebagai bagian dari jaringan yang dekat dengan masyarakat Indonesia.

Kegiatan ini menjadi mempertemukan unsur LHKI PP Muhammadiyah dan PCIM Malaysia untuk membahas advokasi serta perlindungan pekerja migran Indonesia di Malaysia.

Sholikan Abd Halim/Tim Media PCIM Malaysia

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Field Study! Magister Manajemen UMKT adakan Kegiatan Susur Sungai Karang Mumus

    Field Study! Magister Manajemen UMKT adakan Kegiatan Susur Sungai Karang Mumus

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 275
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Samarinda – Mahasiswa Magister Manajemen (MM) Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) mengadakan kegiatan lapangan “Field Study Magister Manajemen UMKT Susur Sungai Goes to SESUKAMU (Sekolah Sungai Karang Mumus)” pada Ahad, 19 Mei 2024. Kegiatan lapangan ini diikuti sebanyak 21 mahasiswa angkatan 4 kelas A terkait Mata Kuliah Manajemen Lingkungan yang dibimbing oleh Dr. Fitriansyah, […]

  • Djazman Scout Challenge 2025: Tumbuhkan Prestasi dan Rajut Silaturahmi Pandu Hizbul Wathan

    Djazman Scout Challenge 2025: Tumbuhkan Prestasi dan Rajut Silaturahmi Pandu Hizbul Wathan

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 116
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Minggu, 02 Februari 2025 – Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (HW UMS) menggelar “Djazman Scout Challenge” yang berlangsung pada 31 Januari hingga 2 Februari 2025 di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Mengusung tema “Asah Potensi Raih Prestasi Untuk Wujudkan Djazman Muda Masa Kini”, kegiatan ini menjadi ajang kompetisi dan pengembangan diri bagi Pandu Hizbul […]

  • Dorong Kemandirian Pangan, Tim PPK Ormawa FT UMS Gelar Sekolah Perempuan

    Dorong Kemandirian Pangan, Tim PPK Ormawa FT UMS Gelar Sekolah Perempuan

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pemberdayaan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Averroes Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (FT UMS) kembali menggelar kegiatan Sekolah Perempuan Smartani Jati sebagai inovasi praktis dalam memanfaatkan potensi lokal secara berkelanjutan. Kegiatan ini diselenggarakan di Desa Jati, Kecamatan Gatak Sukoharjo. Smartani Jati merupakan bentuk nyata sinergi […]

  • Bikers-Mu Chapter Banjarmasin Gelar Touring dan Bakti Sosial ke Kampung Mualaf Paramasan

    Bikers-Mu Chapter Banjarmasin Gelar Touring dan Bakti Sosial ke Kampung Mualaf Paramasan

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KALSEL – Komunitas Bikers-Mu Chapter Kota Banjarmasin menggelar kegiatan touring sekaligus bakti sosial ke Kampung Mualaf di wilayah Paramasan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), pada Kamis (17/4/2025). Touring ini turut dirangkai dengan kegiatan Halal Bihalal serta peresmian Masjid At-Tanwir Muhammadiyah di Desa Sekabung, Pulau Sebuku. Kegiatan ini diikuti oleh para anggota dari Chapter Banjarmasin […]

  • Ketua LDK PP Muhammadiyah: Dai Kreatif Dibutuhkan untuk Mengimbangi Konten Negatif di Dunia Digital

    Ketua LDK PP Muhammadiyah: Dai Kreatif Dibutuhkan untuk Mengimbangi Konten Negatif di Dunia Digital

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 29
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Palembang – Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muchamad Arifin, S.Ag., M.Ag, menegaskan bahwa kecepatan perkembangan teknologi digital menuntut para dai untuk kreatif dan adaptif. Hal itu disampaikannya dalam pembukaan Akademi Dai Digital Muhammadiyah Batch 3 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (23/9). Dalam sambutannya, Arifin menyebut bahwa teknologi […]

  • Konkret Gerakan, PDNA Sukoharjo Adakan Green Ramadan & Pelatihan Mubalighat

    Konkret Gerakan, PDNA Sukoharjo Adakan Green Ramadan & Pelatihan Mubalighat

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 76
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukohrajo – Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Sukoharjo mengadakan Green Ramadan dan Pelatihan Mubalighat yang bertempat di ICMA Blimbing Kabupaten Sukoharjo. Acara ini memiliki tema “Ecofeminisme Dalam Cahaya Ramadhan: Peran Nasyiatul Aisyiyah dalam Hijrah menuju Aktifisme Hijau”. Program Green Ramadan dan Pelatihan Mubalighat ini merupakan kerjasama antar bidang PDNA Sukoharjo yaitu Bidang Keslink […]

expand_less