BeritaKaltim

Pesantren Al Mujahidin Balikpapan Mantap Menuju Standar Nasional lewat Akreditasi LP2PPM

KABARMUH.ID, Balikpapan – Pondok Pesantren Al Mujahidin Balikpapan, Kalimantan Timur, resmi menjalani proses akreditasi oleh Lembaga Pengembangan Pesantren, Pendidikan, dan Majelis (LP2PPM). Proses ini menjadi bagian dari program akreditasi gelombang pertama yang diikuti oleh 9 dari total 444 Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pesantren di seluruh Indonesia.

Langkah akreditasi ini menjadi upaya nyata pesantren dalam memastikan mutu pendidikan yang sesuai dengan standar nasional sekaligus memperkuat tata kelola lembaga agar mampu bersaing di era modern. Dengan mengikuti proses ini, Pondok Pesantren Al Mujahidin ingin memastikan seluruh aspek pendidikan, mulai dari manajemen, kurikulum, hingga pelayanan santri, berjalan sesuai prinsip profesional dan berkelanjutan.

Wakil Ketua Pondok Pesantren Al Mujahidin, Muhammad Hendro, menyampaikan bahwa kegiatan akreditasi ini menjadi momentum penting bagi lembaga untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan yang telah dijalankan. Ia menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sarana untuk menilai sekaligus memperbaiki kualitas pengelolaan pesantren secara menyeluruh.

“Akreditasi ini kami pandang sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kelembagaan dalam memastikan mutu pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Al Mujahidin terus meningkat. Kami ingin menunjukkan bahwa pesantren juga bisa dikelola secara modern tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman,” ujarnya, Jumat (07/11).

Menurutnya, LP2PPM memberikan pendampingan dan penilaian menyeluruh terhadap berbagai aspek, termasuk kurikulum, sumber daya manusia, sarana prasarana, hingga tata kelola administrasi. Melalui proses ini, diharapkan Pondok Pesantren Al Mujahidin dapat meningkatkan daya saing serta menjadi model pengelolaan pesantren yang efisien dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Hendro juga menambahkan, Muhammadiyah sebagai organisasi besar di bidang pendidikan selalu menekankan pentingnya standar mutu dan tata kelola yang akuntabel. Karena itu, Pondok Pesantren Al Mujahidin berkomitmen untuk terus berinovasi dan menyesuaikan diri dengan kebijakan pendidikan nasional.

“Kami ingin menghadirkan pesantren yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan global. Dengan akreditasi ini, kami semakin percaya diri untuk terus berbenah,” tegasnya.

Kegiatan akreditasi oleh LP2PPM ini diharapkan dapat menjadi dorongan kuat bagi seluruh AUM Muhammadiyah, termasuk Pondok Pesantren Al Mujahidin, dalam memperkuat mutu pelayanan pendidikan dan manajemen lembaga. Selain sebagai bentuk pengakuan kualitas, hasil akreditasi juga akan menjadi tolok ukur bagi peningkatan kapasitas lembaga di masa mendatang.

Dengan semangat pembaruan yang terus digelorakan, Pondok Pesantren Al Mujahidin Balikpapan bertekad menjadi lembaga pendidikan Islam yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui proses akreditasi ini, pesantren menegaskan komitmennya untuk terus menebar manfaat, mencetak generasi berakhlak mulia, serta berperan aktif dalam memajukan pendidikan Islam di Indonesia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button