Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PFA Jadi Bekal Penting Relawan di Tengah Situasi Krisis?

PFA Jadi Bekal Penting Relawan di Tengah Situasi Krisis?

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 95
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, MAGELANG – Setelah sesi materi umum mengenai psikologi sosial dan dinamika politik, kegiatan dilanjutkan dengan materi bertajuk “Urgensi dan Pengantar Psychological First Aid (PFA)” yang disampaikan oleh Wanodya Kusumastuti. (23/5/26)

Materi ini memberikan pemahaman praktis mengenai pentingnya pertolongan pertama psikologis bagi penyintas bencana maupun situasi krisis.

Kegiatan yang berlangsung di Magelang ini diawali dengan sesi ice breaking yang berhasil menciptakan suasana aktif dan kondusif sebelum memasuki materi inti. Dalam pemaparannya, Wanodya menjelaskan bahwa PFA merupakan bentuk pertolongan pertama dalam kondisi bencana atau krisis yang dilakukan segera, maksimal dua minggu setelah kejadian, dengan pendekatan dukungan psikologis yang tidak memaksa penyintas untuk bercerita. “Boleh marah, sedih, dan kecewa, itu adalah kondisi yang manusiawi,” ujar Wanodya saat menjelaskan pentingnya validasi emosi kepada penyintas.

Menurutnya, tujuan utama PFA adalah memberikan rasa aman dan nyaman, karena terkadang kehadiran dan kesediaan mendengarkan sudah menjadi bentuk bantuan yang sangat berarti.

Dalam sesi tersebut, peserta juga dikenalkan dengan pendekatan 3L dari WHO, yaitu Look (mengamati kondisi penyintas), Listen (mendengarkan secara aktif dan empatik), serta Link (menghubungkan penyintas dengan sumber dukungan yang dibutuhkan). Pemateri menegaskan bahwa semua orang berpotensi menjadi relawan PFA selama memiliki pengetahuan dasar, sikap empatik, dan kemampuan membangun kedekatan dengan penyintas.

Selain membahas teori, peserta juga mengikuti praktik role play secara berpasangan. Dalam simulasi tersebut, peserta memerankan situasi penyintas bencana dan relawan PFA dengan menggunakan pendekatan Look, Listen, dan Link. Sesi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta.

Pada sesi diskusi, peserta menanyakan peran relawan dalam menangani trauma anak-anak ketika akses psikolog terbatas. Menjawab hal tersebut, Wanodya menjelaskan bahwa pendampingan berkelanjutan oleh relawan terlatih sangat penting untuk mencegah trauma berkembang menjadi Post-Traumatic Stress Disorder atau PTSD.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan kenang-kenangan kepada pemateri sebagai bentuk apresiasi. Melalui sesi ini, peserta diharapkan memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya dukungan psikologis awal serta mampu menjadi relawan yang lebih peka dan responsif terhadap kondisi penyintas di lingkungan sekitarnya.

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Perkuat Kesiapan Lulusan, Luncurkan Portal Karier Hasil Kolaborasi dengan Kinobi

    UMS Perkuat Kesiapan Lulusan, Luncurkan Portal Karier Hasil Kolaborasi dengan Kinobi

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 76
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja melalui pembaruan portal karier yang dikembangkan bersama Kinobi. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjawab tantangan tingginya angka pengangguran, termasuk dari kalangan sarjana. Program tersebut disampaikan dalam kegiatan resmi yang menekankan pentingnya penguatan soft skill, kewirausahaan, serta pengalaman praktik […]

  • ‘AISYIYAH LAMPUNG GELAR SEMARAK TAHUN BARU ISLAM 1446 H

    ‘AISYIYAH LAMPUNG GELAR SEMARAK TAHUN BARU ISLAM 1446 H

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 294
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung – Rabu (13/7/2024) bertempat di Komplek Muhammadiyah Labuhan Ratu Kota Bandarlampung, Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) mengadakan kegiatan Semarak Tahun Baru Islam 1446 H dengan tema Mengokohkan Komitmen Hijrah, Memaksimalkan momentum Hijriyah. Kegiatan ini merupakan kegiatan sinergi dan kolaborasi dengan beberapa Majelis dan Lembaga di lingkungan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Lampung. […]

  • Eco-Surya Sukoharjo Dorong Mencipta Karya Kreatif dari Sampah

    Eco-Surya Sukoharjo Dorong Mencipta Karya Kreatif dari Sampah

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 134
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Gedung LKSA Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Grogol menjadi muara berlangsungnya sebuah kegiatan Training Green Craft yang dilakukan oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sukoharjo. Acara ini memiliki tema “Eco-Art: Karya Kreatif untuk Menjaga Bumi”. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program Eco-Surya Sukoharjo, spirit implementasi ikhtiar menyelamatkan […]

  • Dari Jalanan ke Pesantren, Bikersmu Chapter Kota Magelang Tebar Ilmu dan Kepedulian

    Dari Jalanan ke Pesantren, Bikersmu Chapter Kota Magelang Tebar Ilmu dan Kepedulian

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Bustanul Arifin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, MAGELANG – Aktivitas touring tidak selalu tentang menempuh jarak dan menikmati perjalanan. Bagi Bikersmu Chapter Kota Magelang, perjalanan juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, menimba ilmu, serta berbagi manfaat kepada sesama. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengajian dan bakti sosial yang menjadi bagian dari rangkaian touring Bikersmu Chapter Kota Magelang. Kegiatan diikuti sekitar 15 […]

  • Simposium Keilmuan BEM FAI dan Geografi UMS, Bahas Tuntas Perubahan Iklim

    Simposium Keilmuan BEM FAI dan Geografi UMS, Bahas Tuntas Perubahan Iklim

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 250
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Pengaruh iklim telah menjadi isu global yang mendesak, membutuhkan tindakan kolektif untuk mengatasinya. Untuk menggali lebih dalam pemahaman akan implikasi yang dihadapi, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerjasama dengan BEM Fakultas Agama Islam (FAI) UMS mengadakan acara pemaparan yang berjudul “Bahas Tuntas Isu Pengaruh Iklim dan Membangun […]

  • Rahasia yang Disyukuri

    Rahasia yang Disyukuri

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Oleh: Fathan Faris Saputro, MPID PDM Lamongan Fiersa Besari pernah berkata, “Beberapa rasa memang harus dibiarkan menjadi rahasia. Bukan untuk diutarakan, hanya untuk disyukuri keberadaannya.” Ungkapan ini menekankan pentingnya rasa syukur dalam hidup, bahkan untuk hal-hal yang tersembunyi. Rahasia-rahasia kecil yang kita simpan dapat menjadi sumber kebahagiaan dan kepuasan jika kita mampu mensyukurinya. Surat Ibrahim […]

expand_less