Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PFA Jadi Bekal Penting Relawan di Tengah Situasi Krisis?

PFA Jadi Bekal Penting Relawan di Tengah Situasi Krisis?

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, MAGELANG – Setelah sesi materi umum mengenai psikologi sosial dan dinamika politik, kegiatan dilanjutkan dengan materi bertajuk “Urgensi dan Pengantar Psychological First Aid (PFA)” yang disampaikan oleh Wanodya Kusumastuti. (23/5/26)

Materi ini memberikan pemahaman praktis mengenai pentingnya pertolongan pertama psikologis bagi penyintas bencana maupun situasi krisis.

Kegiatan yang berlangsung di Magelang ini diawali dengan sesi ice breaking yang berhasil menciptakan suasana aktif dan kondusif sebelum memasuki materi inti. Dalam pemaparannya, Wanodya menjelaskan bahwa PFA merupakan bentuk pertolongan pertama dalam kondisi bencana atau krisis yang dilakukan segera, maksimal dua minggu setelah kejadian, dengan pendekatan dukungan psikologis yang tidak memaksa penyintas untuk bercerita. “Boleh marah, sedih, dan kecewa, itu adalah kondisi yang manusiawi,” ujar Wanodya saat menjelaskan pentingnya validasi emosi kepada penyintas.

Menurutnya, tujuan utama PFA adalah memberikan rasa aman dan nyaman, karena terkadang kehadiran dan kesediaan mendengarkan sudah menjadi bentuk bantuan yang sangat berarti.

Dalam sesi tersebut, peserta juga dikenalkan dengan pendekatan 3L dari WHO, yaitu Look (mengamati kondisi penyintas), Listen (mendengarkan secara aktif dan empatik), serta Link (menghubungkan penyintas dengan sumber dukungan yang dibutuhkan). Pemateri menegaskan bahwa semua orang berpotensi menjadi relawan PFA selama memiliki pengetahuan dasar, sikap empatik, dan kemampuan membangun kedekatan dengan penyintas.

Selain membahas teori, peserta juga mengikuti praktik role play secara berpasangan. Dalam simulasi tersebut, peserta memerankan situasi penyintas bencana dan relawan PFA dengan menggunakan pendekatan Look, Listen, dan Link. Sesi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta.

Pada sesi diskusi, peserta menanyakan peran relawan dalam menangani trauma anak-anak ketika akses psikolog terbatas. Menjawab hal tersebut, Wanodya menjelaskan bahwa pendampingan berkelanjutan oleh relawan terlatih sangat penting untuk mencegah trauma berkembang menjadi Post-Traumatic Stress Disorder atau PTSD.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan kenang-kenangan kepada pemateri sebagai bentuk apresiasi. Melalui sesi ini, peserta diharapkan memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya dukungan psikologis awal serta mampu menjadi relawan yang lebih peka dan responsif terhadap kondisi penyintas di lingkungan sekitarnya.

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontribusi Lazismu dalam Beasiswa untuk Warga Palestina

    Kontribusi Lazismu dalam Beasiswa untuk Warga Palestina

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 159
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lazismu – Sebagai lembaga filantropi Islam, Lazismu berperan aktif dalam merespon isu kemanusiaan Palestina. Peran aktif ini tidak terbatas pada bantuan yang mendesak seperti makanan, pakaian, dan layanan kesehatan. Tapi ada bantuan jangka panjang dan memberdayakan, salah satunya adalah bantuan pendidikan bagi warga Palestina berupa beasiswa yang dipersembahkan oleh Lazismu. Beasiswa tersebut diberi nama […]

  • Stadium General Akademi Riset Tekankan Kemandirian Energi dan Peran Inovasi bagi Bangsa

    Stadium General Akademi Riset Tekankan Kemandirian Energi dan Peran Inovasi bagi Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – DPD  IMM Jawa Tengah sukses selenggarakan Pembukaan Akademi Riset dan Stadium General dengan tema “Bangun Tradisi Keilmuan dan Inovasi dalam Perspektif Global” pada Sabtu (31/01/2026). Stadium General ini menghadirkan Dr. Muchammad Sobri, S.Pt., MP. yang merupakan Inventor Bioreaktor Kapal Selam juga merupakan Ketua Majelis Lingkungan Hidup Muhammadiyah, Sebagai pamateri. Dalam pemaparannya, Dr. […]

  • Juega a lo Grande y Gana Más con Bonos Exclusivos en Rainbet Casino en España

    Juega a lo Grande y Gana Más con Bonos Exclusivos en Rainbet Casino en España

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Rainbet Casino aterriza en España con una oferta pensada para los que quieren emoción. Este casino online ofrece algo más que una apuesta segura: premia a sus jugadores con promociones exclusivas que incrementan tus posibilidades de ganar. Cada giro de ruleta, cada tirada de dados, aproxima la oportunidad de conseguirte un premio importante. Depósitos y […]

  • Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Menjadi Penceramah Pengajian Akbar dalam MUSYCAB PCM dan PCA Bumiayu

    Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Menjadi Penceramah Pengajian Akbar dalam MUSYCAB PCM dan PCA Bumiayu

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 219
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BREBES – Ribuan warga persyarikatan hadiri Pengajian Akbar dalam rangka meriahkan Musycab Muhammadiyah dan Aisyiyah Bumiayu Periode Muktamar ke-48 di Hanggar SMK Mutu Bumi yang menghadirkan Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed selaku Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai penceramah, Jum’at, (28/7/2023). Musyawarah Cabang (Musycab) Muhammadiyah dan Aisyiyah Bumiayu Periode Muktamar ke-48 yang merupakan […]

  • Refleksi Spiritual dalam Buku Baru Fathan Faris Saputro: Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu

    Refleksi Spiritual dalam Buku Baru Fathan Faris Saputro: Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 338
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Fathan Faris Saputro, seorang penulis muda berbakat yang karyanya kerap menginspirasi pembaca, kembali hadir dengan buku terbarunya yang berjudul Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu. Buku ini menghadirkan refleksi mendalam tentang perubahan sebagai bentuk kasih sayang Tuhan, sekaligus menjadi dorongan untuk manusia agar selalu memperbaiki diri. Diterbitkan oleh Penerbit Eja, buku Kenapa […]

  • MDMC Lampung Berikan Materi Penanggulangan Bencana pada Mastama Universitas Muhammadiyah Kotabumi

    MDMC Lampung Berikan Materi Penanggulangan Bencana pada Mastama Universitas Muhammadiyah Kotabumi

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 196
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Utara – MDMC Wilayah Lampung hadir menjadi pemateri dalam kegiatan Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) Tahun Akademik 2024/2025. Materi yang diberikan MDMC Wilayah Lampung dalam kegiatan tersebut mengenai penanggulangan bencana yang dibawakan oleh Widodo Rahayu dan Edy Kurniawan pada Senin, 9 September 2024 di Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Jalan Hasan Kepala […]

expand_less