Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah Resmi Dibuka, Cetak Kader Muda Lintas Iman Penjaga Bumi dan Kebhinnekaan

Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah Resmi Dibuka, Cetak Kader Muda Lintas Iman Penjaga Bumi dan Kebhinnekaan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta, 1 Mei 2026 — Eco Bhinneka Muhammadiyah resmi membuka Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah sebagai ruang pembelajaran kolaboratif bagi kader muda lintas iman untuk memperkuat peran mereka dalam merespons krisis lingkungan sekaligus merawat kerukunan di Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Aula Asrama Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Jakarta Timur ini diikuti oleh 29 kader muda lintas iman dari berbagai daerah di Indonesia.
Para peserta berasal dari program Eco Bhinneka Muhammadiyah, jaringan media Muhammadiyah dan ’Aisyiyah, serta anak muda yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan dan keberagaman.
Kepala Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah, Ahsan Jamet Hamidi, menegaskan bahwa akademi ini dirancang sebagai ruang belajar yang partisipatif dan berbasis pengalaman peserta.
“Peserta yang hadir di akademi ini bukanlah gelas kosong. Mereka sudah memiliki pengetahuan dan pengalaman dari lapangan. Karena itu, proses belajar di sini akan banyak diisi dengan diskusi, berbagi pembelajaran, dan pertukaran pengalaman,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pendekatan lintas iman menjadi kunci dalam membangun pemahaman bersama atas berbagai isu kompleks, mulai dari krisis lingkungan hingga dinamika kebebasan beragama dan berkeyakinan di Indonesia. ke depan, para lulusan dari Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah ini diharapkan bisa menjadi motor penggerak di komunitas masing-masing dalam mewujudkan kehidupan yang lebih harmonis, rukun dan lestari
Direktur Eco Bhinneka Muhammadiyah, Hening Parlan, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membangun gerakan yang berdampak nyata. Ia menyebut para peserta sebagai angkatan pertama Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah yang menjadi langkah penting dalam memperkuat kontribusi anak muda dalam merespons krisis lingkungan dan keberagaman.
Hening menjelaskan bahwa kebhinnekaan perlu dipahami secara lebih luas, tidak hanya dalam konteks agama dan suku, tetapi juga dalam dinamika sosial yang terus berkembang. Ia menyoroti bahwa berbagai krisis yang dihadapi saat ini tidak lepas dari persoalan sistemik, termasuk eksploitasi sumber daya alam yang berdampak pada lingkungan dan kehidupan masyarakat.
“Kebhinnekaan bukan hanya soal agama atau suku, tetapi juga bagaimana kita memahami pluralisme dalam kehidupan hari ini. Situasi yang kita hadapi tidak lepas dari sistem yang mengeruk sumber daya alam. Karena itu, kita perlu membangun perspektif yang melindungi, merawat, dan memuliakan termasuk terhadap perempuan dan bumi,” ujarnya.

Foto bersama peserta dan panitia Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah. Kegiatan Akademi berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Aula Asrama Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), dan diikuti oleh 29 kader muda lintas iman dari berbagai daerah di Indonesia. (Foto oleh: Fajar Firmansyah/ @ecobhinneka)

 “Kita harus menghargai bumi seperti kita menghormati ibu kita merawatnya, melindunginya, dan memastikan keberlanjutannya bagi kehidupan bersama,” tegasnya.
Menurut Hening, Eco Bhinneka Muhammadiyah menggabungkan dua isu utama: ekologi dan kebhinnekaan. “Gerakan yang kita dorong bukan sekadar aktivitas simbolik, tetapi harus memberikan dampak nyata. Setiap orang bisa berkontribusi dengan cara yang berbeda, tetapi tujuannya sama: membawa perubahan yang berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Senior Policy Advisor Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta, Edwin Arifin, yang turut membuka kegiatan, menyoroti pentingnya keterhubungan global dalam isu lingkungan.
“Masalah lingkungan bukan hanya persoalan satu negara. Kita hidup dalam dunia yang saling terhubung apa yang kita konsumsi, gunakan, dan lakukan memiliki keterkaitan global,” ujarnya.
Edwin juga mengutip sebuah analogi tentang keterhubungan dunia: Kepakan sayap seekor kupu-kupu dapat memicu terjadinya topan di tempat lain, sebagai gambaran bahwa tindakan kecil dapat membawa dampak besar secara global.
Ia menambahkan bahwa pendekatan lintas iman dalam merawat lingkungan menjadi kekuatan penting dalam merespons krisis global saat ini, sekaligus menunjukkan peran Indonesia dalam mendorong kolaborasi berbasis nilai-nilai keagamaan.
 “Terima kasih kepada Eco Bhinneka Muhammadiyah atas inisiatif akademi ini. Semoga program ini dapat membekali teman-teman dengan pengetahuan dan pengalaman yang mumpuni,” ujar Edwin.
Menutup sambutannya, Edwin mendorong para peserta untuk terus berkiprah setelah kegiatan berlangsung.
Editor : Amtsal Ajhar
  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemeliharaan Kesehatan dan Pengenalan Olahraga Prestasi Disabilitas (Para Sport) di Sanggar Inklusi Center Anugerah Aulia, Grogol bersama Mahasiswa Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta

    Pemeliharaan Kesehatan dan Pengenalan Olahraga Prestasi Disabilitas (Para Sport) di Sanggar Inklusi Center Anugerah Aulia, Grogol bersama Mahasiswa Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO — Sanggar Inklusi Center Anugerah Aulia bekerja sama dengan Puskesmas Grogol dan mahasiswa Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta menyelenggarakan rangkaian kegiatan pemeliharaan kesehatan dan pengenalan olahraga prestasi disabilitas (Para Sport) sepanjang Desember. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, partisipasi, serta deteksi dini potensi olahraga pada anak berkebutuhan khusus (ABK) melalui pendekatan edukatif dan berbasis skrining […]

  • SMP Muhammadiyah Purwojati Raih Juara Umum OSM Banyumas 2025

    SMP Muhammadiyah Purwojati Raih Juara Umum OSM Banyumas 2025

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Cilongok, Banyumas – Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Banyumas menyelenggarakan Penyerahan Medali Olimpiade Sekolah Muhammadiyah (OSM) 2025 bertempat di Pondok Pesantren Modern Zam Zam, Cilongok ini menjadi puncak apresiasi bagi peserta didik berprestasi dari berbagai sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Banyumas, Jum’at, (12/12/2025). OSM 2025 sendiri telah dilaksanakan secara daring pada 29–30 Oktober 2025 dan diikuti […]

  • Kolaborasi UMS dan Australia Sukses Boyong Gold Medal dan Special Award di SIIF Korea Selatan

    Kolaborasi UMS dan Australia Sukses Boyong Gold Medal dan Special Award di SIIF Korea Selatan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKIP UMS) di kancah global. Tim kolaborasi internasional UMS bersama tiga universitas terkemuka di Australia sukses meraih Gold Medal serta Special Award dari Vietnam Fund for Supporting Technology Creations (VIFOTEC) pada ajang Seoul International Invention Fair (SIIF) 2025 yang […]

  • Ketika Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Kedua di Negara Sendiri

    Ketika Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Kedua di Negara Sendiri

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Oleh Muhamad Amanulloh, Mahasiswa Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan Bahasa adalah cerminan identitas dan jati diri suatu bangsa. Melalui bahasa, masyarakat membangun cara berpikir, berkomunikasi, dan mengekspresikan budaya mereka. Namun, di tengah derasnya arus globalisasi, keberadaan bahasa Indonesia kini dihadapkan pada tantangan besar, yakni gempuran bahasa Inggris. Pengaruh bahasa Inggris begitu […]

  • Majelis Tabligh PWM Kaltim Konsisten Hidupkan Dakwah Melalui Pengajian Ahad

    Majelis Tabligh PWM Kaltim Konsisten Hidupkan Dakwah Melalui Pengajian Ahad

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Pengajian pekanan Masjid Ad-Da’wah Muhammadiyah Samarinda kembali digelar oleh Majelis Tabligh PWM Kalimantan Timur, Ahad (1/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam menjalankan dakwah dan pembinaan umat secara berkesinambungan. Pengajian yang berlangsung di Pusat Dakwah Muhammadiyah Kaltim ini menghadirkan Ustadz Agus Suwarto Edi, M.Sos., Wakil Ketua Majelis Tabligh PWM Kaltim. Ia menyampaikan materi […]

  • Zendo Serang-Cilegon Resmi Diluncurkan, Siap Jadi Tonggak Ekonomi Lokal

    Zendo Serang-Cilegon Resmi Diluncurkan, Siap Jadi Tonggak Ekonomi Lokal

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SERANG – Zendo Kota Serang-Cilegon, sebuah layanan on-demand berbasis ojek resmi diluncurkan di Kota Serang. Peresmian Zendo Serang-Cilegon dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia di Kompleks Griya Gemilang Sakti Caracas pada Sabtu (12/7/25). Dalam sambutannya, Nur Agis Aulia menyampaikan bahwa kehadiran Zendo menjadi salah satu kabar gembira untuk masyarakat Kota Serang. […]

expand_less