Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah Resmi Dibuka, Cetak Kader Muda Lintas Iman Penjaga Bumi dan Kebhinnekaan

Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah Resmi Dibuka, Cetak Kader Muda Lintas Iman Penjaga Bumi dan Kebhinnekaan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta, 1 Mei 2026 — Eco Bhinneka Muhammadiyah resmi membuka Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah sebagai ruang pembelajaran kolaboratif bagi kader muda lintas iman untuk memperkuat peran mereka dalam merespons krisis lingkungan sekaligus merawat kerukunan di Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Aula Asrama Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Jakarta Timur ini diikuti oleh 29 kader muda lintas iman dari berbagai daerah di Indonesia.
Para peserta berasal dari program Eco Bhinneka Muhammadiyah, jaringan media Muhammadiyah dan ’Aisyiyah, serta anak muda yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan dan keberagaman.
Kepala Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah, Ahsan Jamet Hamidi, menegaskan bahwa akademi ini dirancang sebagai ruang belajar yang partisipatif dan berbasis pengalaman peserta.
“Peserta yang hadir di akademi ini bukanlah gelas kosong. Mereka sudah memiliki pengetahuan dan pengalaman dari lapangan. Karena itu, proses belajar di sini akan banyak diisi dengan diskusi, berbagi pembelajaran, dan pertukaran pengalaman,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pendekatan lintas iman menjadi kunci dalam membangun pemahaman bersama atas berbagai isu kompleks, mulai dari krisis lingkungan hingga dinamika kebebasan beragama dan berkeyakinan di Indonesia. ke depan, para lulusan dari Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah ini diharapkan bisa menjadi motor penggerak di komunitas masing-masing dalam mewujudkan kehidupan yang lebih harmonis, rukun dan lestari
Direktur Eco Bhinneka Muhammadiyah, Hening Parlan, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membangun gerakan yang berdampak nyata. Ia menyebut para peserta sebagai angkatan pertama Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah yang menjadi langkah penting dalam memperkuat kontribusi anak muda dalam merespons krisis lingkungan dan keberagaman.
Hening menjelaskan bahwa kebhinnekaan perlu dipahami secara lebih luas, tidak hanya dalam konteks agama dan suku, tetapi juga dalam dinamika sosial yang terus berkembang. Ia menyoroti bahwa berbagai krisis yang dihadapi saat ini tidak lepas dari persoalan sistemik, termasuk eksploitasi sumber daya alam yang berdampak pada lingkungan dan kehidupan masyarakat.
“Kebhinnekaan bukan hanya soal agama atau suku, tetapi juga bagaimana kita memahami pluralisme dalam kehidupan hari ini. Situasi yang kita hadapi tidak lepas dari sistem yang mengeruk sumber daya alam. Karena itu, kita perlu membangun perspektif yang melindungi, merawat, dan memuliakan termasuk terhadap perempuan dan bumi,” ujarnya.

Foto bersama peserta dan panitia Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah. Kegiatan Akademi berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Aula Asrama Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), dan diikuti oleh 29 kader muda lintas iman dari berbagai daerah di Indonesia. (Foto oleh: Fajar Firmansyah/ @ecobhinneka)

 “Kita harus menghargai bumi seperti kita menghormati ibu kita merawatnya, melindunginya, dan memastikan keberlanjutannya bagi kehidupan bersama,” tegasnya.
Menurut Hening, Eco Bhinneka Muhammadiyah menggabungkan dua isu utama: ekologi dan kebhinnekaan. “Gerakan yang kita dorong bukan sekadar aktivitas simbolik, tetapi harus memberikan dampak nyata. Setiap orang bisa berkontribusi dengan cara yang berbeda, tetapi tujuannya sama: membawa perubahan yang berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Senior Policy Advisor Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta, Edwin Arifin, yang turut membuka kegiatan, menyoroti pentingnya keterhubungan global dalam isu lingkungan.
“Masalah lingkungan bukan hanya persoalan satu negara. Kita hidup dalam dunia yang saling terhubung apa yang kita konsumsi, gunakan, dan lakukan memiliki keterkaitan global,” ujarnya.
Edwin juga mengutip sebuah analogi tentang keterhubungan dunia: Kepakan sayap seekor kupu-kupu dapat memicu terjadinya topan di tempat lain, sebagai gambaran bahwa tindakan kecil dapat membawa dampak besar secara global.
Ia menambahkan bahwa pendekatan lintas iman dalam merawat lingkungan menjadi kekuatan penting dalam merespons krisis global saat ini, sekaligus menunjukkan peran Indonesia dalam mendorong kolaborasi berbasis nilai-nilai keagamaan.
 “Terima kasih kepada Eco Bhinneka Muhammadiyah atas inisiatif akademi ini. Semoga program ini dapat membekali teman-teman dengan pengetahuan dan pengalaman yang mumpuni,” ujar Edwin.
Menutup sambutannya, Edwin mendorong para peserta untuk terus berkiprah setelah kegiatan berlangsung.
Editor : Amtsal Ajhar
  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seminar Internal di Milad Ke-43 Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Teguhkan Peran Kader di Pelosok Negeri

    Seminar Internal di Milad Ke-43 Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Teguhkan Peran Kader di Pelosok Negeri

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA — Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seminar Internal untuk memeriahkan Temu Alumni dan Semarak Milad ke-43 dengan tema “Meneguhkan Peran Alumni Shabran di Pelosok Negeri”. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Moh. DJazman UMS pada Sabtu, (10/1) mennjadi momentum refleksi sekaligus penguatan peran alumni dalam menjawab tantangan dakwah, kaderisasi, dan […]

  • Utusan MPKSDI PPM Dampingi Baitul Arqam di Raja Ampat

    Utusan MPKSDI PPM Dampingi Baitul Arqam di Raja Ampat

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 203
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Raja Ampat – Sebagai salah satu destinasi impian masyarakat lokal dan internasional, Raja Ampat di Provinsi Papua Barat memang terkenal dengan keindahan alamnya, terkhusus lautnya yang berwarna biru. Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengutus Moch. Irfan Islami, Muhammad Ali, dan Endy Saiful Alim untuk mendampingi kegiatan pelatihan perkaderan […]

  • PC IMM BANYUMAS Implementas Nilai Intelektual Profetik Melalui DAMPID NASIONAL

    PC IMM BANYUMAS Implementas Nilai Intelektual Profetik Melalui DAMPID NASIONAL

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PURWOKERTO – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Banyumas membawakan tema besar “Intelektual Profetik” dalam Darul Arqam Madya (DAM) dan Pelatihan Instruktur Dasar (PID) Nasional yang di SMP Muhammadiyah 1 Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. DAMPID Nasional ini dilaksanakan mulai tanggal 1 Oktober hingga 5 Oktober 2025, dengan banyak rangkaian yang berfokus pada peneraoan nilai-nilai […]

  • Mahasiswa FIK UMS Dorong Kemandirian Pangan Lewat Sosialisasi Agrobisnis dan Kebun Gizi

    Mahasiswa FIK UMS Dorong Kemandirian Pangan Lewat Sosialisasi Agrobisnis dan Kebun Gizi

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Boyolali – Mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UKM UPPM) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FIK UMS) melaksanakan Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Ormawa (PPO) bertema “Desa Tumbuh: Transformasi Ketahanan Pangan Desa Denggungan melalui Edukasi Pertanian, Greenhouse Keluarga, dan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan.” Kegiatan berlangsung selama dua hari di Desa Denggungan, […]

  • MBS Bumiayu Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Dakwah Melalui Silaturrahmi di Kabupaten Pemalang

    MBS Bumiayu Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Dakwah Melalui Silaturrahmi di Kabupaten Pemalang

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PEMALANG – Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu terus memperkuat jejaring dakwah dan pendidikan melalui Silaturrahmi dan sinergi kolaborasi ke tiga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) di Kabupaten Pemalang, yakni PCM Bodeh, PCM Petarukan, dan PCM Belik, Kamis (7/5/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB itu menjadi bagian dari […]

  • LKSA Muhammadiyah Jembrana Terima Kunjungan MPKS PWM Bali

    LKSA Muhammadiyah Jembrana Terima Kunjungan MPKS PWM Bali

    • calendar_month Minggu, 3 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 273
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jembrana – Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jembrana menerima kunjungan Berbagi bekal ramadan dari Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Bali, Ahad (03/03/2024). Ketua MPKS PWM Bali, Ikhwan Syah Nasution menyampaikan terima kasih atas berkenannya PDM Jembrana dalam menerima kunjungan MPKS PWM Bali. “Kami mengucapkan terima […]

expand_less