BeritaJatim

Sedesa Farm Antarkan Anggota MPM PDM Lamongan Raih Svarna Bhumi Award 2025

KABARMUH.ID, Lamongan — Kurniawan Adi Prastyo, pemuda asal Lamongan, berhasil meraih penghargaan bergengsi Svarna Bhumi Award 2025 sebagai Pahlawan Pangan berkat dedikasinya dalam pelestarian benih lokal melalui konsep pertanian terpadu di Sedesa Farm, Lamongan.

Selain aktif mengembangkan pertanian berkelanjutan, Kurniawan juga dikenal sebagai anggota Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan dan Ketua Bidang Buruh, Tani, Nelayan, dan Lingkungan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Solokuro.

Ajang penghargaan yang diinisiasi oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) bekerja sama dengan program Kick Andy di Metro TV ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kerja keras para penggerak pertanian nasional. Tahun ini, Svarna Bhumi Award memasuki penyelenggaraan ketiga dan menjadi semakin menarik karena didominasi oleh finalis muda berusia antara 30 hingga 35 tahun.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, mengungkapkan rasa optimisme terhadap masa depan pertanian Indonesia.

“Dari ratusan kandidat, sebagian besar adalah anak-anak muda. Ini memberi harapan bahwa regenerasi petani terus berjalan dan swasembada pangan dapat tercapai,” ujarnya dalam sambutan.

Kurniawan Adi Prastyo sendiri mengungkapkan rasa syukur dan harapannya terhadap kemajuan pertanian lokal. Ia menyampaikan bahwa pelestarian benih lokal adalah bagian penting dari ketahanan pangan yang berkelanjutan.

“Sedesa Farm bukan sekadar tempat bertani, tetapi ruang edukasi dan inovasi yang kami dedikasikan untuk melestarikan benih asli Nusantara dan mengintegrasikannya dengan sistem pertanian terpadu yang ramah lingkungan,” ujar Kurniawan pada Kamis (21/8/2025).

Apresiasi terhadap para petani muda juga disampaikan oleh Andy F. Noya, Pendiri Yayasan Benih Baik sekaligus Dewan Juri Svarna Bhumi Award. Ia mengatakan, banyak sosok luar biasa yang bekerja dalam senyap demi menjaga ketahanan pangan bangsa.

“Banyak orang-orang hebat di sekitar kita, ya. Kita tidak tahu mereka berjuang untuk mempertahankan ketahanan pangan Indonesia,” ucap Andy.

Sementara itu, aktris dan pegiat sosial Prilly Latuconsina yang tergabung sebagai juri dari Expert Panel Yayasan BUMN mengaku kagum dengan ide-ide inovatif dari para finalis.

“Kami melihat bukan hanya hasil pertanian, tapi juga ide kreatif yang membuat profesi petani menarik bagi generasi muda,” tutur Prilly.

Ke depan, Rahmad Pribadi menegaskan bahwa Svarna Bhumi Award akan terus digelar sebagai ruang apresiasi dan komunikasi antarpelaku sektor pertanian.

“Kita ingin meningkatkan regenerasi petani, adopsi teknologi, dan kecintaan terhadap pangan lokal,” tandasnya. (Fathan Faris Saputro)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button