Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tanggapi Tingginya Kasus DBD dan Chikungunya, Mahasiswa KKN FIK UMS Hadirkan Inovasi Puding Labu Kuning melalui SAPA Waspada

Tanggapi Tingginya Kasus DBD dan Chikungunya, Mahasiswa KKN FIK UMS Hadirkan Inovasi Puding Labu Kuning melalui SAPA Waspada

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan chikungunya di Dukuh Jetis dan Bancakan, Desa Wonorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, mendorong Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 37 Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan program SAPA Waspada sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat terhadap kedua penyakit tersebut.

Program ini dipadukan dengan demonstrasi PULAFA (Puding Labu Fla), inovasi olahan pangan lokal berbahan dasar labu kuning yang dikembangkan sebagai alternatif camilan bergizi untuk mendukung daya tahan tubuh masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (25/6/2026) ini diikuti oleh 31 anggota Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Jetis Bancakan.

Ketua Kelompok 37 KKN FIK UMS, Wildam Adani, menjelaskan bahwa SAPA Waspada merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi kesehatan masyarakat Jetis Bancakan yang tengah menghadapi meningkatnya kasus DBD dan chikungunya.

“Partisipasi dan antusiasme ibu-ibu sangat tinggi. Kami berharap melalui penyuluhan dan inovasi PULAFA ini masyarakat semakin memahami cara mencegah DBD dan chikungunya, sekaligus mampu memanfaatkan bahan pangan lokal untuk membantu menjaga daya tahan tubuh. Produk ini juga menjadi alternatif camilan bergizi bagi anak-anak yang kurang menyukai sayuran sehingga mereka tetap dapat memperoleh manfaat gizinya,” ujar Wildam, Selasa (7/7/2026).

Memaparkan penyuluhan mengenai SAPA: Waspada DBD dan Chikungunya

Dalam penyuluhan tersebut, mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Aprilia Aldrianingtyas selaku pemateri, menjelaskan bahwa DBD dan chikungunya sama-sama ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes, tetapi memiliki karakteristik gejala yang berbeda sehingga masyarakat perlu mengenalinya sejak dini.

Peserta juga diajak menerapkan gerakan SAPA, yaitu Selalu menguras tempat penampungan air secara rutin, Amankan dan tutup rapat tempat penampungan air, Periksa dan bersihkan barang bekas yang dapat menampung air, serta Aktif melakukan 3M Plus dengan menguras, menutup, mendaur ulang barang bekas, dan mencegah gigitan nyamuk.

Selain itu, peserta diimbau menerapkan pola makan bergizi seimbang sebagai salah satu upaya menjaga daya tahan tubuh. Mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi sekaligus pemateri, Risma Noor ‘Arasy memperkenalkan PULAFA sebagai inovasi olahan pangan lokal yang dikembangkan berdasarkan hasil koordinasi tim KKN dengan bidan desa serta pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan PRA Jetis Bancakan.

“Sebagai mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, kami ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya berupa penyuluhan, tetapi juga inovasi yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat,” kata Risma.

PULAFA dibuat dengan labu kuning sebagai bahan pokok pangan lokal yang mudah diperoleh, praktis dibuat, memiliki cita rasa yang enak, serta bertekstur lembut sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kelompok usia. Selain itu, labu kuning mengandung beta-karoten, vitamin A, vitamin C, serat, dan zat gizi lainnya yang berperan dalam mendukung daya tahan tubuh.

PULAFA dibuat menggunakan bahan-bahan sederhana, yaitu labu kuning, susu full cream, agar-agar, gula, tepung maizena, dan vanili. Dalam satu sajian, PULAFA mengandung energi sebesar 58,26 kkal, protein 1,244 gram, lemak 1,001 gram, karbohidrat 10,77 gram, serat 2,90 gram, beta-karoten 318,04 mikrogram, vitamin A 120 mikrogram, vitamin C 7,605 miligram, serta zat besi 1,841 miligram.

“Kandungan tersebut menjadikan PULAFA sebagai salah satu alternatif camilan bergizi yang memanfaatkan potensi pangan lokal dengan nilai gizi yang baik. Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan interaktif,” kata Risma.

PULAFA : Pudding Labu Kuning dan Fla untuk mempertahankan daya tahan tubuh akibat Penyakit DBD dan Chikungunya

Ketua Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Jetis Bancakan, Halimah Dewi Aristiyati, mengapresiasi inovasi yang dibawa oleh mahasiswa KKN FIK UMS. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan wawasan baru kepada masyarakat dalam memanfaatkan labu kuning sebagai pangan bergizi.

“Labu kuning atau yang biasa kami sebut waluh selama ini lebih sering diolah menjadi kolak bersama tape, ketela rambat, pisang, dan kolang-kaling saat bulan Ramadan, atau cukup dikukus untuk dikonsumsi. Kehadiran mahasiswa KKN UMS di Ranting Jetis Bancakan memberikan wawasan baru bahwa labu kuning ternyata bisa diolah menjadi puding yang rasanya enak, teksturnya lembut, warnanya menarik, serta semakin nikmat dipadukan dengan susu dan fla,” ungkap Halimah.

Hasil uji kesukaan menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen peserta menyatakan menyukai PULAFA dari aspek warna, aroma, rasa, maupun tekstur. Hasil tersebut menunjukkan bahwa PULAFA memiliki potensi untuk diterima masyarakat sebagai alternatif camilan bergizi berbahan pangan lokal.

Salah seorang peserta penyuluhan, Daryanti, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru melalui kegiatan tersebut. Menurutnya, program yang diselenggarakan mahasiswa KKN sangat relevan dengan kondisi masyarakat Jetis Bancakan yang belakangan ini dihadapkan pada meningkatnya kasus DBD dan chikungunya.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UMS ini karena memberikan edukasi yang bermanfaat mengenai pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan chikungunya,” tutur Daryanti. (Maysali/Humas)

Editor: Choiril Amirah 

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengawali Safari Ramadhan, PCM Muara Aman Tebarkan Cahaya Dakwah di Mushola Al Faruq

    Mengawali Safari Ramadhan, PCM Muara Aman Tebarkan Cahaya Dakwah di Mushola Al Faruq

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebong – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Muara Aman secara resmi mengawali rangkaian Safari Ramadhan 1446 H dengan kunjungan pertamanya ke Mushola Al Faruq, Muara Aman, Kabupaten Lebong, Bengkulu pada Ahad, 2 Maret 2025. Kegiatan ini berlangsung penuh khidmat dengan kehadiran berbagai elemen Muhammadiyah setempat. Safari Ramadhan ini dihadiri oleh Ketua PCM Muara Aman, Jefriyanto, […]

  • Indonesia Seharusnya Bisa! Mimpi Besar Menuju 2045

    Indonesia Seharusnya Bisa! Mimpi Besar Menuju 2045

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Oleh: Rohmad Mucharom Indonesia adalah negara yang dikaruniai kekayaan luar biasa. sumber daya alam berlimpah, keberagaman budaya, letak geografis strategis, dan jumlah penduduk muda yang besar. Namun, kenyataan hari ini jauh dari potensi tersebut. Negara ini masih bergulat dengan ketergantungan pada ekspor mentah, lemahnya industrialisasi, impor pangan, serta akses pendidikan dan kesehatan yang belum merata. […]

  • OBA ke-9 Kaltim, Siswa SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Raih Juara 1 dan Harapan 2

    OBA ke-9 Kaltim, Siswa SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Raih Juara 1 dan Harapan 2

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 100
    • 0Komentar

    kabarmuh.id, Balikpapan — Prestasi membanggakan ditorehkan siswa SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin dalam Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Dua siswa sekolah tersebut berhasil meraih prestasi dalam ajang kompetisi Bahasa Arab yang digelar di MAN 2 Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara pada Sabtu kemarin (29/08). Adalah Iqbal Arya Ramadhan, siswa kelas XI-C, yang berhasil meraih […]

  • Wamen Fajar Riza Ul Haq Sebut Pondok Shabran UMS Wadah Tempa Pemimpin Bangsa

    Wamen Fajar Riza Ul Haq Sebut Pondok Shabran UMS Wadah Tempa Pemimpin Bangsa

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Talkshow dan Ramah Tamah dalam kegiatan Semarak Milad ke-43 Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS. Bertempat di Lapangan Pondok Hajjah Nuriah Shabran UMS pada Sabtu, (10/1). Talkshow kali ini, dihadiri oleh narasumber Fajar Riza Ul Haq, S.Hi., M.A., selaku Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan […]

  • DAD PK IMM STIKes Aisyiyah Palembang, Mencetak Kader Penggerak

    DAD PK IMM STIKes Aisyiyah Palembang, Mencetak Kader Penggerak

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 230
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Palembang – Darul Arqam Dasar (DAD) PK IMM STIKes Aisyiyah Palembang berjalan sukses. Acara ini berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 29 hingga 31 Maret 2024, di Kampus STIKES Aisyiyah Kota Palembang. Ketua Pelaksana, Bakti Setiawan K.Mdy, menyatakan keberhasilan acara ini. Acara ini dihadiri oleh Ketua STIKES Aisyiyah Palembang, Khorin SKM.Mkes, BPH STIKES Aisyiyah […]

  • Drumband Surya Nada Mula MIM 09 Hipnotis Ribuan Pasang Mata pada Karnaval Pendidikan Desa Labuhan

    Drumband Surya Nada Mula MIM 09 Hipnotis Ribuan Pasang Mata pada Karnaval Pendidikan Desa Labuhan

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.I, LABUHAN – Suasana Karnaval Pendidikan Desa Labuhan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mendadak riuh dan penuh haru pada Sabtu (22/7/2026). Gemuruh tepuk tangan dan decak kagum ribuan penonton pecah saat group drumband legendaris Surya Nada Mula dari MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA) unjuk gigi membelah jalanan desa. […]

expand_less