Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KELANA: Ajang Cipta Lagu Anak untuk Perkuat Karakter Bangsa

KELANA: Ajang Cipta Lagu Anak untuk Perkuat Karakter Bangsa

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
  • visibility 229
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Penguatan Karakter meluncurkan kompetisi “Kreasi Cipta Lagu Anak Nusantara” (KELANA) sebagai langkah untuk memperkuat karakter generasi muda Indonesia lewat lagu anak. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lagu-lagu yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai karakter yang penting bagi perkembangan anak-anak.

Mengusung tema “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” KELANA mengajak masyarakat untuk berperan dalam menginspirasi anak-anak agar mengamalkan kebiasaan positif yang dapat membentuk karakter kuat mereka di masa depan.

 

Lagu Anak Sebagai Sarana Pendidikan Karakter

Musik, khususnya lagu anak, memiliki kekuatan luar biasa dalam membentuk karakter, karena dapat mempengaruhi emosi dan perilaku anak-anak. Lagu dengan pesan moral yang positif dapat menjadi sarana pendidikan yang menyenangkan, memperkenalkan kebiasaan baik secara mudah dipahami.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan bahwa lagu anak yang edukatif sangat penting, terutama dalam mendidik karakter anak-anak Indonesia, agar mereka dapat mengaplikasikan lagu sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.

Kepala Pusat Penguatan Karakter, Rusprita Putri Utami, menambahkan, “Lagu tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga media edukatif yang efektif. Melalui KELANA, kami berharap dapat menghadirkan lagu-lagu inspiratif yang membangun kebiasaan baik pada anak-anak.”

Mengangkat Tujuh Kebiasaan Positif

KELANA mengusung tujuh nilai penting yang harus ditanamkan pada anak-anak, yakni: bangun pagi, taat beribadah, rajin berolahraga, makan makanan sehat, gemar belajar, aktif bermasyarakat, dan cukup istirahat.

Kebiasaan ini diharapkan menjadi dasar bagi anak-anak Indonesia untuk tumbuh menjadi individu yang sehat, cerdas, dan berbudi pekerti luhur.

Ketentuan Peserta dan Penghargaan

Kompetisi ini dibagi ke dalam delapan kategori, masing-masing merepresentasikan satu kebiasaan positif, dengan satu kategori tambahan yang menggabungkan semua kebiasaan dalam satu lagu. Peserta hanya boleh mengirimkan satu karya lagu sesuai tema, dengan durasi 1 hingga 2,5 menit. Lagu yang diajukan harus dalam bahasa Indonesia, dalam format audio dan video.

Lagu-lagu yang diikutsertakan harus orisinil, bebas dari unsur plagiat, serta tidak mengandung konten yang tidak sesuai, seperti politik, pornografi, atau hal negatif lainnya. Karya yang tidak memenuhi ketentuan akan didiskualifikasi. Dewan juri yang terdiri dari ahli musik dan pendidikan akan menilai setiap karya berdasarkan kesesuaian tema, musikalitas, dan kekuatan pesan edukatif. Pemenang akan diumumkan pada 13 Desember 2024, dengan total hadiah mencapai Rp 280 juta, serta sertifikat elektronik dan kesempatan untuk karya mereka menjadi bagian dari koleksi lagu anak Indonesia.

KELANA: Wadah untuk Membangun Karakter Bangsa

KELANA lebih dari sekadar ajang kompetisi; ini adalah peluang bagi para pencipta lagu untuk berkontribusi dalam pembentukan karakter bangsa. Melalui ajang ini, diharapkan muncul lagu-lagu anak yang bukan hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan memotivasi anak-anak untuk menjalani kebiasaan baik. KELANA juga mengajak peran aktif orang tua, guru, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan karakter sejak dini.

Sebagai penutup, Kepala Pusat Penguatan Karakter menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan karakter anak-anak. “Melalui KELANA, kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air dalam diri generasi muda,” ujar Rusprita.

Untuk informasi lebih lanjut tentang syarat dan pendaftaran KELANA, masyarakat dapat mengunjungi laman resmi di cerdasberkarakter.kemdikbud.go.id/kelana2024.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuatkan Ideologi dan Peran Perempuan Muda, Nasyiatul ‘Aisyiyah Candipuro Gelar Pelatihan Darul Arqom 1

    Kuatkan Ideologi dan Peran Perempuan Muda, Nasyiatul ‘Aisyiyah Candipuro Gelar Pelatihan Darul Arqom 1

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMPUNG – 21 Juni 2025, Dalam upaya memperkuat ideologi dan peran strategis kader perempuan muda Muhammadiyah, Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Candipuro menggelar Pelatihan Darul Arqom 1,dengan mengusung tema Optimalisasi Peran Kader untuk Nasyiatul ‘Aisyiyah Berkemajuan. Pada 21–22 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren MBS Cinta Mulya, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan. dalam […]

  • Raker I PCPM Gempol Lahirkan Gagasan Gemilang untuk Persyarikatan

    Raker I PCPM Gempol Lahirkan Gagasan Gemilang untuk Persyarikatan

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pasuruan – Meski hanya dihadiri kurang dari sepuluh kader, Rapat Kerja I Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Gempol yang digelar pada 29–30 November 2025 di SD Muhammadiyah 2 Kejapanan berlangsung penuh semangat dan menghasilkan berbagai gagasan progresif untuk kemajuan persyarikatan. Undangan resmi kegiatan ini telah diedarkan sejak 19 November 2025 sebagai bentuk penegasan pentingnya […]

  • Apa yang Salah dari Belajar Online?

    Apa yang Salah dari Belajar Online?

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    Oleh: Andi Rezti Maharani*   Tahun ini kelak akan dikenang sebagai tahun yang banyak memakan korban. Mulai korban dari pandemi, bencana alam, PHK, demo RUU Cipta Kerja, sekolah online dan masih banyak lagi. Tentu kita berharap agar pandemi ini segera berlalu dan semuanya dapat kembali seperti sedia kala. Di balik kesedihan dan kesulitan selau ada […]

  • Menyiapkan Generasi Penerus

    Menyiapkan Generasi Penerus

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Oleh: Moch.Muzaki, S.Pd, Guru dan Aktivis Muhammadiyah) Kaderisasi adalah pilar regenerasi dan Harapan masa depan. Dalam siklus kehidupan, pergantian generasi bukanlah sesuatu yang asing. Ia adalah sunatullah, hukum alamiah yang tak terelakkan. Maka dalam organisasi sebagai miniatur dari kehidupan masyarakat, pergantian peran dan estafet perjuangan juga menjadi keniscayaan. Tidak ada perjuangan besar yang selesai dalam […]

  • Wamenag Tekankan Tanggung Jawab Moral Manusia atas Kecerdasan Buatan di ICIMS 2026 UMS

    Wamenag Tekankan Tanggung Jawab Moral Manusia atas Kecerdasan Buatan di ICIMS 2026 UMS

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., menekankan pentingnya tanggung jawab moral manusia dalam penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) pada 6th International Conference on Islamic and Muhammadiyah Studies (ICIMS) 2026 yang diselenggarakan di Ruang Seminar Auditorium Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), pada Selasa […]

  • Wajah Baru dalam Wacana Politik DPP IMM

    Wajah Baru dalam Wacana Politik DPP IMM

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 803
    • 0Komentar

    Oleh : Tegar Lesmana, Aktivis Angkatan Muda Muhammadiyah Politik saat ini sedang berada di titik nadir, beberapa waktu yang lalu Ketua Umum DPP IMM Riyan Betra Delza melakukan kegiatan simbolik dengan membawa Ketua Umum sebelumnya Abdul Musawir Yahya kehadapan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep. Tindakan yang dilakukan oleh DPP  IMM telah menunjukan […]

expand_less