Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Refleksi Dakwah Muhammadiyah Kaltim 2025: Bersyukur dan selalu Berbenah

Refleksi Dakwah Muhammadiyah Kaltim 2025: Bersyukur dan selalu Berbenah

  • account_circle Redaksi Kabarmuh
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bersatu hati, berjuang dengan gembira, meraih ridha Allah, bertemu kembali di syurgaNya

Refleksi Dakwah Muhammadiyah Kaltim 2025: Bersyukur dan selalu Berbenah
Oleh : Amir Hady (Sekretaris PW Muhammadiyah Kaltim)

Semakin terasa bahwa waktu berjalan begitu cepat. Tahun 2025 perlahan menutup catatannya. Dalam hiruk pikuk aktivitas dakwah, rapat, program, kegiatan sosial, dan agenda keumatan yang tiada henti, ternyata kita sudah sampai di ujung tahun lagi. Rasanya baru kemarin kita berbincang soal arah dakwah berkemajuan di Kalimantan Timur, dan kini sudah saatnya kembali merenung: bagaimana dakwah Muhammadiyah Kaltim menapak jejak selama setahun terakhir?

Bagi kita yang hidup dalam denyut Persyarikatan, refleksi seperti ini penting. Bukan untuk mencari siapa yang salah atau siapa yang berjasa, tapi agar kita tetap sadar arah, tidak berjalan dalam autopilot, dan mampu membaca di mana kekuatan kita, serta di mana letak kekurangannya.

Dakwah yang Semakin Terasa di Ruang Publik

Kalau kita mencermati perjalanan sepanjang 2025, ada hal menggembirakan yang patut kita syukuri. Dakwah Muhammadiyah di Kaltim kini semakin terasa di ruang publik. Tidak hanya di mimbar-mimbar pengajian atau dalam kegiatan internal, tapi sudah mulai berbicara tentang hal-hal yang lebih luas dari isu kebangsaan, keadilan sosial, hingga kebijakan publik dan lingkungan hidup.

Kita mulai memahami dan menyadari bahwa dakwah bukan hanya ceramah dan nasihat, tetapi juga advokasi nilai di tengah masyarakat. Ketika Muhammadiyah bicara soal energi bersih, efisiensi, transisi energi, atau pemberdayaan masyarakat, maka itu semua sejatinya bagian dari dakwah bil hal, dakwah yang tidak sekadar menuntun akal, tapi juga menggerakkan amal.

Banyak pihak mulai melihat Muhammadiyah Kaltim bukan hanya organisasi keagamaan, tapi juga mitra berpikir dan berbuat dalam pembangunan daerah. Ini sesuatu yang patut disyukuri, karena menandakan bahwa semangat dakwah kita tidak menyempit, justru semakin luas dan solutif.

Kolaborasi dan Keterbukaan yang Makin Kuat

Satu hal lain yang patut dicatat: selama 2025, kita menyaksikan makin banyak bentuk kolaborasi lintas sektor. Muhammadiyah Kaltim berani membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak pemerintah daerah, lembaga pendidikan, media, bahkan komunitas masyarakat sipil tanpa kehilangan jati diri.

Inklusivitas ini bukan kompromi, tapi strategi dakwah. Di tengah suasana sosial yang sering terbelah dan penuh kecurigaan, Muhammadiyah tetap datang dengan wajah sejuk, membawa narasi rahmatan lil ‘alamin. Dakwah yang merangkul, bukan memukul. Dakwah yang mendidik, bukan menghakimi.

Kita belajar bahwa kekuatan dakwah tidak selalu diukur dari jumlah massa, tapi dari keluasan pengaruh nilai. Dan di titik ini, Muhammadiyah Kaltim menunjukkan langkah maju.

Menjaga Marwah Dakwah yang Mencerahkan

Dalam dunia yang semakin riuh dengan suara-suara provokatif dan ujaran kebencian, dakwah yang tenang, argumentatif, dan beradab menjadi barang langka. Namun alhamdulillah, karakter Muhammadiyah di Kaltim tetap terjaga: tidak mudah terseret arus, tidak ikut menebar panas, dan tidak silau oleh popularitas.

Kita tetap menapaki jalur dakwah pencerahan dakwah yang berangkat dari ilmu, akhlak, dan keikhlasan. Ini warisan besar dari para pendahulu kita, dan patut kita rawat terus, karena di situlah pembeda utama antara dakwah yang berkemajuan dan dakwah yang hanya mencari sensasi.

Catatan Jujur: Pekerjaan Rumah yang Tidak Ringan

Tentu saja, perjalanan 2025 bukan tanpa cela tanpa catatan. Ada sejumlah hal yang perlu kita sadari bersama agar 2026 tidak hanya menjadi pengulangan agenda yang sama.

Pertama, masih terlihat bahwa gerak dakwah kita kerap bergantung pada figur-figur tertentu. Banyak kegiatan besar berjalan karena ada tokoh yang menyalakan semangatnya. Ini baik, namun jika terlalu lama bergantung pada figur, gerakan bisa lelah. Kita perlu membangun sistem dakwah yang kokoh, bukan semata figur dakwah. Regenerasi muballigh dan kader dakwah muda perlu menjadi prioritas nyata.

Kedua, dakwah digital kita belum sepenuhnya hidup. Konten dakwah yang terkelola secara rutin, menarik, dan konsisten masih terbatas. Padahal generasi muda hari ini hidup di ruang digital. Jika Muhammadiyah ingin tetap relevan dan berpengaruh, medan ini tidak boleh diabaikan.

Ketiga, dakwah ekonomi masih menjadi titik lemah. Isu kemandirian umat sering dibicarakan, tetapi belum sepenuhnya hadir dalam praktik yang membumi. Umat membutuhkan contoh nyata bagaimana dakwah mampu membuka akses usaha, kerja, dan kemandirian ekonomi.

Keempat, belum semua PDM dan ortom di Kalimantan Timur bergerak dengan ritme dan energi yang sama. Ada yang sudah melaju cepat, ada pula yang masih berjalan pelan. Padahal kekuatan Muhammadiyah terletak pada jamaah, jaringan, dan sinergi.

Soliditas Pimpinan: Pondasi yang Tidak Boleh Rapuh

Selain aspek program dan kegiatan, ada satu hal mendasar yang tidak boleh luput dari refleksi, yakni soliditas dan kekompakan personalia pimpinan. Kekompakan organisasi bukan hanya soal struktur yang rapi, tetapi terutama soal hati yang menyatu hati yang luas.

Perbedaan pandangan, dinamika internal, dan persoalan-persoalan organisasi adalah hal yang wajar dalam sebuah gerakan besar. Namun semua itu harus dikelola dengan kedewasaan, musyawarah, dan kebesaran jiwa. Setiap persoalan seharusnya dicarikan solusi terbaik, bukan diperbesar, apalagi sampai dibawa ke ranah hukum yang justru menguras energi dan melukai kebersamaan.

Kita perlu selalu menyadari bahwa apa pun yang kita lakukan dalam Persyarikatan ini bukan untuk kepentingan pribadi, bukan untuk gengsi, dan bukan untuk menang sendiri. Semua dijalankan dalam rangka mencari ridha Allah SWT. Ketika niat ini lurus, insyaAllah perbedaan bisa dikelola, ego bisa ditekan, dan persatuan bisa dijaga.

2026: Dari Kegiatan Menuju Gerakan

Tahun 2026 sebaiknya kita jadikan momentum untuk mengubah cara pandang: dari sekadar banyak kegiatan menuju gerakan yang berkelanjutan dan berdampak.

Regenerasi muballigh muda perlu difokuskan, tidak hanya dari sisi kemampuan ceramah, tetapi juga kepekaan sosial, literasi digital, dan keteladanan akhlak. Di tangan merekalah dakwah Muhammadiyah akan menjangkau generasi masa depan.

Selain itu, pengelolaan narasi dakwah digital Muhammadiyah Kaltim perlu ditata lebih serius. Bukan sekadar hadir di media sosial, tetapi membawa pesan Islam berkemajuan dengan bahasa yang cerdas, santun, dan mencerahkan.

Dakwah ekonomi juga perlu diperkuat sebagai bagian dari dakwah pembebasan dan pemberdayaan. Umat yang kuat secara ekonomi akan lebih tenang beribadah dan lebih luas kontribusinya.

Akhirnya, mari tetap Bersyukur, Berbenah, dan Bergerak Bersama

Jika kita jujur, perjalanan dakwah Muhammadiyah Kaltim di tahun 2025 patut kita syukuri. Banyak ikhtiar yang telah dilakukan, banyak langkah baik yang telah ditempuh. Namun bersyukur tidak berarti berhenti, dan berbenah tidak berarti menafikan capaian.

Keduanya harus berjalan beriringan. Karena dakwah adalah perjalanan panjang menuju ridha Allah, bukan perlombaan singkat.

Tahun 2026 adalah saatnya kita memperkuat pondasi, merapatkan barisan, dan menyatukan hati. Dengan niat yang lurus, kerja yang ikhlas, dan kebersamaan yang terjaga, insyaAllah dakwah Muhammadiyah Kaltim akan semakin kokoh, membumi, dan mencerahkan.
Anggana, 31 Desember 2025

  • Penulis: Redaksi Kabarmuh

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Sambut Rombongan 322 Siswa SMA N 1 Bantul

    UMS Sambut Rombongan 322 Siswa SMA N 1 Bantul

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menerima kunjungan siswa kelas XII, kali ini dari SMA Negeri 1 Bantul, Yogyakarta, pada Kamis (4/9). Rombongan sebanyak 322 siswa ini disambut langsung oleh Kasubdit Admisi & Layanan Akademik Direktorat Akademik dan Admisi UMS, Ratnanto Fitriadi, S.T., M.T., di Masjid Sudalmiah Rais, Kampus 2 UMS. Dalam sambutannya, […]

  • Perkembangan Riset Kuantitatif Global Dibedah Prof. Ramayah di MAG Scholar UMS

    Perkembangan Riset Kuantitatif Global Dibedah Prof. Ramayah di MAG Scholar UMS

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan kiprahnya di kancah internasional dengan menjadi tuan rumah konferensi Marketing Asia Group (MAG) Scholar 2025. Di Gedung Edutorium K.H. Ahmad Dahlan mempertemukan sivitas akademika yang hadir dari berbagai universitas di negara-negara asia, Minggu (23/11). Pada hari kedua, salah satu pembicara dalam kegiatan ini menghadirkan Professor Ramayah […]

  • Langkah Menuju PPIU, Labbaik Surya Travelindo Jalani Visitasi Kementerian Haji Umroh Kantor Wilayah Jawa Timur

    Langkah Menuju PPIU, Labbaik Surya Travelindo Jalani Visitasi Kementerian Haji Umroh Kantor Wilayah Jawa Timur

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMONGAN, 9 APRIL 2026 – Tim visitasi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kantor Wilayah Jawa Timur melakukan kunjungan resmi ke kantor Labbaik Surya Travelindo pada Kamis (9/4/2026), bertepatan dengan 21 Syawal 1447 H. Kunjungan ini merupakan tahapan krusial dalam proses perizinan dan transformasi kelembagaan menuju Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Delegasi Kanwil Kemenhaj Jawa […]

  • Ketua PCM Bumiayu: Jadilah Kader Umat yang Beradab, Kuat, dan Bermartabat

    Ketua PCM Bumiayu: Jadilah Kader Umat yang Beradab, Kuat, dan Bermartabat

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 289
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – PPM MBS Bumiayu Brebes mewisuda dan melepas sebanyak 114 santri Tingkat SMP dan Tingkat SMA pada acara Haflah Akhirussanah di Gedung Serbaguna LA Bumiayu, Ahad (26/05/2024). Acara Haflah Akhirussanah pada hari ini meluluskan 114 santriwan dan santriwati yang terdiri 98 santri Tingkat SMP dan 16 Santri Tingkat SMA. Acara tersebut diawali dengan […]

  • Resmi Dilantik, Ini Susunan Pengurus PWPM Kalimantan Tengah 2023-2027

    Resmi Dilantik, Ini Susunan Pengurus PWPM Kalimantan Tengah 2023-2027

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 323
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Palangka Raya – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Provinsi Kalimantan Tengah Periode 2023-2027 resmi dilantik. Pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PPPM) Najih Prastiyo di Ballroom Hotel Best Western Kota Palangka Raya, Sabtu (13/7/24). Kepengurusan PW Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah yang dinahkodai oleh Yandi Novia itu dikukuhkan dalam surat lampiran […]

  • Tim UMS Torehkan Prestasi Internasional Lewat Inovasi Filter Rokok dari Daun Nanas

    Tim UMS Torehkan Prestasi Internasional Lewat Inovasi Filter Rokok dari Daun Nanas

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Kolaborasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional di ajang International Science Technology and Engineering Competition (ISTEC). Tim mahasiswa lintas disiplin ilmu dari Fakultas Farmasi dan Fakultas Kedokteran UMS berhasil menciptakan inovasi filter rokok berbasis bahan alami yang mampu mengurangi paparan nikotin dan logam berat, seperti timbal, pada […]

expand_less