Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jateng » UMS Berdayakan Ranting Aisyiyah Gawanan, Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi

UMS Berdayakan Ranting Aisyiyah Gawanan, Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Limbah minyak jelantah rumah tangga yang biasa dibuang begitu saja ternyata dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Melalui Program Pengabdian Masyarakat (P2M) Dosen dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Berbasis Pengembangan Persyarikatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ menginisiasi pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi bagi Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Desa Gawanan, Colomadu, Karanganyar. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (2/11/2026) di kediaman Hidayah Adihaningrum, S.Pd., selaku Ketua Tim.

Kegiatan diawali dengan tilawah bersama, kemudian dilanjutkan demonstrasi pembuatan lilin aromaterapi yang diikuti anggota PRA Gawanan. Pelatihan ini bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan akibat pembuangan minyak jelantah sekaligus memberikan keterampilan kepada masyarakat untuk mengolah limbah menjadi produk yang berpotensi memiliki nilai jual.

Hidayah menjelaskan bahwa gagasan program tersebut berangkat dari persoalan sederhana yang sering dijumpai dalam kehidupan rumah tangga. Berdasarkan pengamatan dan komunikasi dengan ibu-ibu di Desa Gawanan, minyak jelantah yang dihasilkan dari aktivitas memasak sehari-hari umumnya masih dibuang ke saluran air, selokan, maupun tanah.

“Sebagai ibu rumah tangga, saya juga merasakan kebingungan ketika minyak bekas memasak akan diapakan. Setelah kami tanyakan kepada ibu-ibu di Gawanan, ternyata sebagian besar juga mengalami hal yang sama. Minyak jelantah biasanya hanya dibuang ke saluran air atau tanah,” ungkapnya, Selasa, (3/11/2026).

Ia menambahkan, melalui hibah P2M tersebut, tim berupaya memberikan pengetahuan agar masyarakat mampu mengelola limbah rumah tangga secara mandiri. Selain mengurangi pencemaran lingkungan, pengolahan minyak jelantah diharapkan dapat membuka peluang usaha baru dan menambah penghasilan anggota Aisyiyah.

Sementara itu, Dessy Ade Pratiwi, S.T., M.T., selaku anggota tim, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga memiliki nilai pemberdayaan, terutama bagi ibu-ibu yang sebagian besar beraktivitas di rumah. Menurutnya, proses pembuatan lilin aromaterapi relatif sederhana sehingga dapat menjadi aktivitas produktif yang mudah dikembangkan, termasuk bagi peserta lanjut usia.

“Pesertanya adalah ibu-ibu, termasuk yang sudah lansia. Jadi, kegiatan ini juga bisa menjadi aktivitas sehari-hari yang bermanfaat. Harapannya, keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan, tetapi bisa dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai jual dan menambah pemasukan bagi ibu-ibu,” jelasnya.

Ia berharap produk tersebut nantinya dapat menjadi salah satu sumber pemasukan bagi PRA Gawanan. Dengan demikian, organisasi tidak hanya mengandalkan iuran anggota, tetapi juga memiliki peluang memperoleh pendapatan dari kreativitas dan hasil produksi anggotanya.

Adapun Nikmar’ati Khoiriah, S.Ak., yang juga anggota tim, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang secara berkelanjutan. Setelah pelatihan produksi, kegiatan selanjutnya diharapkan mencakup pendampingan pengemasan (packaging) dan pemasaran agar produk lebih menarik serta mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.

“Ini sebenarnya masih ada kelanjutannya. Hari ini baru pelatihan pembuatan, sehingga ke depan harapannya ada pelatihan packaging yang lebih kekinian dan pendampingan cara menjualnya. Ibu-ibu juga bisa diajari pemasaran melalui online shop atau difasilitasi untuk mengikuti kegiatan bazar yang diselenggarakan UMS,” tuturnya.

Menurutnya, minyak jelantah sebagai bahan baku dapat diperoleh dari rumah tangga tanpa harus mengeluarkan biaya pembelian. Sementara itu, kebutuhan bahan tambahan seperti parafin dan essential oil dapat disesuaikan dengan produksi. Potensi tersebut diharapkan membuat kegiatan usaha lebih ekonomis dan menguntungkan apabila pemasaran berjalan baik.

Ketua PRA Gawanan, H. Mari Nugrahasih, S.Pd., menyambut positif pelatihan tersebut. Ia mengaku senang memperolehf pengetahuan baru mengenai pengolahan minyak jelantah menjadi produk yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh anggota Aisyiyah.

Ketua PRA Gawanan, H. Mari Nugrahasih, S.Pd.

“Kami sangat senang setelah menerima pelatihan pembuatan lilin dari minyak jelantah ini. Kami berusaha agar nantinya bersama rekan-rekan bisa mencoba dan mengembangkannya. Syukur-syukur, pembuatan lilin ini bisa mendatangkan keuntungan,” ungkapnya.

Menurut Mari, salah satu hal menarik dari pelatihan tersebut adalah perubahan minyak jelantah yang sebelumnya memiliki aroma tidak sedap menjadi lilin dengan aroma yang lebih segar melalui tambahan pewangi khusus. Bentuk dan hiasan lilin yang dihasilkan juga memberikan daya tarik tersendiri.

Ia berharap keterampilan tersebut tidak hanya dikembangkan untuk menghasilkan keuntungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan. Sebab, pembuangan minyak jelantah secara sembarangan berpotensi menimbulkan pencemaran yang dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

“Harapan kami yang terpenting adalah bisa menjaga lingkungan agar lebih bersih, asri, dan sehat. Minyak jelantah kalau dibuang sembarangan tentu bisa menimbulkan pencemaran. Alhamdulillah, melalui pelatihan ini, bahan yang sebelumnya kurang bermanfaat bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” jelasnya.

Mari menambahkan, PRA Gawanan sebelumnya telah menjalankan kegiatan pengumpulan barang bekas seperti plastik, kardus, dan kertas. Pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi diharapkan dapat memperluas gerakan pengelolaan limbah yang telah berjalan.

“Kami berharap UMS dapat kembali menghadirkan program pemberdayaan serupa agar semakin banyak anggota Aisyiyah memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam memanfaatkan barang yang tidak terpakai,” pungkasnya. (Adi/Humas)

Editor: Gissya Titania

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah
  • Editor: Gissya Titania

Rekomendasi Untuk Anda

  • PC Aisyiyah Bumiayu Brebes melepas 5000 Peserta Jalan Sehat Gebyar Milad Aisyiyah ke-107

    PC Aisyiyah Bumiayu Brebes melepas 5000 Peserta Jalan Sehat Gebyar Milad Aisyiyah ke-107

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 345
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Pimpinan Cabang Aisyiyah Bumiayu Brebes menggelar Jalan Sehat dalam Rangka Gebyar dan Semarak Milad Aisyiyah ke-107 dengan star dan finis di Halaman SMA Muhammadiyah Bumiayu, Sabtu (18/05/2024). Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah Bumiayu Brebes, Hj. Siti Nur Khasanah, S.Pd sebelum melepas 5.000 peserta jalan sehat mengatakan bahwa dalam rangka Gebyar dan Semarak Milad […]

  • Kajian Tafsir Online UMS: Kupas Pesan Ketuhanan dalam Surah Al-Mursalat

    Kajian Tafsir Online UMS: Kupas Pesan Ketuhanan dalam Surah Al-Mursalat

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kajian tafsir online Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali digelar dengan pembahasan Surah Al-Mursalat ayat 1–28 yang disampaikan oleh Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) UMS, Dr. Ainur Rha’in, S.Th.I, M.Th. Kajian ini mengupas makna sumpah Allah, peran malaikat, hingga janji pasti tentang datangnya hari kiamat. Dalam pemaparannya, Ainur menjelaskan bahwa pada ayat 1–5, Allah […]

  • Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Majenang Cilacap Resmi Dikukuhkan oleh Ketua PDM Cilacap

    Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Majenang Cilacap Resmi Dikukuhkan oleh Ketua PDM Cilacap

    • calendar_month Senin, 25 Sep 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 341
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Cilacap – Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Majenang Cilacap Jawa Tengah resmi dikukuhkan oleh Ketua PDM dan PDA Cilacap di Alun-alun Majenang, Ahad, (24/9/2023/10 Robiul Awal 1445 H). Acara bersejarah bagi warga Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Majenang yang dilaksanakan di alun-alun Kecamatan Majenang ini berlangsung hikmat dan ikuti oleh ribuan jama’ah persyarikatan. Acara yang […]

  • Ribuan Peserta Meriahkan Milad Muhammadiyah ke -113 di PCM Terbanggi Besar

    Ribuan Peserta Meriahkan Milad Muhammadiyah ke -113 di PCM Terbanggi Besar

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandar Jaya – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Terbanggi Besar selenggarakan semarak Milad Muhammadiyah ke-113 yang bertema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”. Ribuan peserta hadir dari beragam kalangan. Mulai siswa, wali siswa, warga, simpatisan Muhammadiyah hingga masyarakat sekitar lokasi Acara. (22/11/2025) Acara yang diselenggarakan di Lapangan Prosida Bandar Jaya Tersebut diawali dengan proses Pawai siswa dan siswi […]

  • Real Money Action Daily for Dutch Players at Atefia Casino

    Real Money Action Daily for Dutch Players at Atefia Casino

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 74
    • 0Komentar

    I approach real money play at Atefia Casino the same way I handle any serious hobby: I want to know exactly what is being offered, where the risk sits, and which details affect my balance https://atefiacasino.com.nl. On this homepage, daily play is not just a slogan. It refers to a practical loop of depositing, choosing […]

  • Sekolah Vertical Rescue HW UMS 2025: “Meniti Ketinggian Merajut Kepedulian”

    Sekolah Vertical Rescue HW UMS 2025: “Meniti Ketinggian Merajut Kepedulian”

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta — Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (Hizbul Wathan UMS) kembali menunjukkan kiprahnya dalam bidang kemanusiaan dan kebencanaan melalui kegiatan Sekolah Vertical Rescue Tingkat 1 yang bertajuk “Meniti Ketinggian Merajut Kepedulian”. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 11 hingga 13 Juli 2025, bertempat di lingkungan Universitas Muhammadiyah Surakarta dan beberapa titik latihan […]

expand_less