Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jateng » Mahasiswa UMS Kembangkan “REVIVEE”, Platform Ekonomi Sirkular Berbasis AI dan Blockchain untuk Kurangi Limbah Pangan

Mahasiswa UMS Kembangkan “REVIVEE”, Platform Ekonomi Sirkular Berbasis AI dan Blockchain untuk Kurangi Limbah Pangan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Limbah pangan dan sampah organik maupun anorganik yang terus meningkat menjadi tantangan bagi ketahanan pangan, lingkungan, dan perekonomian. Melihat persoalan tersebut, Tim Dahlan Muda Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mengembangkan REVIVEE, platform digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan blockchain untuk mengintegrasikan distribusi makanan surplus dengan pengelolaan limbah.

Inovasi ini dirancang untuk menghubungkan industri hotel, restoran, dan kafe (HOREKA) dengan konsumen serta mitra pengolah limbah. Melalui pendekatan ekonomi sirkular, REVIVEE berupaya mengubah limbah yang sebelumnya tidak termanfaatkan menjadi sumber nilai ekonomi.

Tim pengembang REVIVEE terdiri atas Bintang Permana sebagai ketua tim, bersama Dandi Bagus Nur Afiyanto, Elgiva Rasyad Aditya Putra, dan Mukhamad Nafis Arjunnajah, dengan bimbingan Liana Mangifera, S.E., M.M., CFRM. Bintang Permana melihat Solo Raya sebagai wilayah potensial untuk mengembangkan solusi tersebut, mengingat kawasan ini memiliki lebih dari 6.000 pelaku industri HOREKA.

“Persoalan yang ingin kami selesaikan bukan hanya mengenai makanan berlebih yang masih layak konsumsi, tetapi juga limbah organik dan anorganik yang belum dikelola secara optimal. REVIVEE hadir untuk mempertemukan penghasil limbah dengan pihak yang membutuhkan bahan baku tersebut,” ujarnya, Selasa (3/11/2026).

Melalui REVIVEE, tim menghadirkan dua skema operasional. Pertama, Business to Consumer (B2C) yang mendistribusikan makanan surplus dari industri HOREKA kepada masyarakat, khususnya mahasiswa dan karyawan muda, dengan harga lebih terjangkau.

Kedua, Business to Business (B2B) yang menghubungkan pelaku HOREKA dengan mitra pengolah, seperti peternak maggot Black Soldier Fly (BSF), peternakan unggas, produsen pupuk organik, dan kelompok tani. Dengan demikian, limbah yang telah dipilah dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan maupun pupuk.

“Keunggulan REVIVEE terletak pada integrasi teknologi AI dan blockchain. AI Matching Engine dirancang untuk mencocokkan penghasil limbah dengan penerima berdasarkan jenis limbah, lokasi, kapasitas, dan waktu. Sementara itu, blockchain digunakan untuk mencatat transaksi agar lebih transparan dan dapat ditelusuri,” paparnya.

Selain itu, REVIVEE menghadirkan Sustainability Analytics Dashboard untuk membantu mitra HOREKA dan pemerintah memantau jumlah makanan yang diselamatkan, volume limbah yang terolah, serta estimasi pengurangan emisi gas rumah kaca.

Dandi Bagus Nur Afiyanto mengungkapkan bahwa berdasarkan survei terhadap 69 responden di Solo Raya, sebanyak 93 persen konsumen tertarik membeli makanan surplus dengan harga terjangkau. Selain itu, 60 persen pelaku HOREKA menghadapi permasalahan surplus makanan setiap hari dan seluruh responden pelaku HOREKA membutuhkan laporan lingkungan secara otomatis.

“Bagi industri HOREKA, REVIVEE menawarkan solusi pengelolaan limbah dari hulu hingga hilir. Makanan yang masih layak konsumsi dapat didistribusikan kembali kepada masyarakat, sedangkan limbah yang tidak dapat dikonsumsi diarahkan kepada mitra pengolah. Proses ini juga didukung layanan penjemputan dengan target waktu kurang dari 24 jam,” ungkapnya.

Strategi pemasaran dikembangkan melalui pendekatan digital dengan menyasar pelaku industri dan generasi muda. REVIVEE juga menghadirkan fitur Gamification & Community melalui sistem poin, badge, voucher, dan forum edukasi untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam ekonomi sirkular.

“Dari sisi kelayakan usaha, kami memproyeksikan kebutuhan modal awal sebesar Rp25 juta. Pendanaan direncanakan berasal dari dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan sebesar Rp15 juta dan kontribusi modal empat anggota tim sebesar Rp10 juta,” tambahnya.

Elgiva Rasyad Aditya Putra menyampaikan bahwa REVIVEE menargetkan 3.150 transaksi per bulan atau sekitar 105 transaksi per hari. Dengan proyeksi pendapatan Rp31.648.500 dan beban operasional Rp26 juta per bulan, bisnis ini diperkirakan menghasilkan laba bersih sebesar Rp5.648.500.

“Berdasarkan perhitungan kelayakan bisnis, REVIVEE memiliki proyeksi Return on Investment (ROI) tahunan sebesar 271,13 persen, dengan periode pengembalian modal (Payback Period) sekitar 4,43 bulan atau 133 hari. Sementara itu, titik impas (Break Even Point/BEP) diproyeksikan tercapai pada 2.588 transaksi per bulan,” jelasnya.

Ke depan, REVIVEE menargetkan pengembangan ekosistem ekonomi sirkular dari Solo Raya menuju Semarang dan Yogyakarta, kemudian diperluas ke seluruh wilayah Jawa Tengah hingga menjajaki pasar Jawa Timur. Pada tahun pertama, tim menargetkan 50 mitra HOREKA dan 100 penerima, kemudian meningkat menjadi 200 mitra HOREKA dan 500 penerima pada tahun kedua.

Melalui target 3.150 transaksi setiap bulan, REVIVEE juga memproyeksikan pengurangan limbah hingga 31,5 ton per bulan atau sekitar 378 ton per tahun. Inovasi ini diharapkan dapat mengurangi dampak lingkungan, meningkatkan akses pangan terjangkau, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Melalui REVIVEE, Tim Dahlan Muda UMS membawa pesan bahwa limbah bukan semata-mata persoalan lingkungan, melainkan juga peluang untuk menciptakan nilai ekonomi baru. Pemanfaatan teknologi AI dan blockchain, disertai kolaborasi lintas sektor, menjadi upaya untuk mewujudkan ekosistem ekonomi sirkular yang lebih berkelanjutan. (Fika/Humas)

Editor: Gissya Titania

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah
  • Editor: Gissya Titania

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raih Medali Emas, Taqwa Torehkan Prestasi Membanggakan Pada Indonesia Open International Virtual Pencak Silat Tournament  2020

    Raih Medali Emas, Taqwa Torehkan Prestasi Membanggakan Pada Indonesia Open International Virtual Pencak Silat Tournament 2020

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.150
    • 1Komentar

    KABARMUH.COM, Balikpapan – International Pencak Silat Federation (IPSF) atau Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa (Persilat) menggelar turnamen tingkat internasional bertajuk “Indonesia Open International Virtual Pencak Silat Tournament  2020”, 15-17 Agustus.  Turnamen tersebut digelar sebagai salah satu promosi cabang olahraga pencak silat sehingga bisa lebih dikenal dunia, yang nantinya akan memudahkan untuk diimplementasikan pada ajang Olimpiade. Dengan diikuti […]

  • Menuju Jambore Nasional 2025, MDMC dan LLHPB Adakan Rapat Perdana di Universitas Muhammadiyah Surakarta

    Menuju Jambore Nasional 2025, MDMC dan LLHPB Adakan Rapat Perdana di Universitas Muhammadiyah Surakarta

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 175
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – 15 Desember 2024 – Menyongsong Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah ke-3 yang akan berlangsung pada tahun 2025, Lembaga Resiliensi Bencana (LRB)/ Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, bersama dengan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, melaksanakan Rapat Kerja 1 Panitia Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah & ‘Aisyiyah […]

  • Sinergi Dengan PT. Nur Ramadhan, LAZISMU KL Balikpapan Utara Gelar Santunan Anak Yatim

    Sinergi Dengan PT. Nur Ramadhan, LAZISMU KL Balikpapan Utara Gelar Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.239
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Balikpapan – Matahari mulai cerah kembali. Terlihat dedaunan yang mulai mengering setelah diguyur oleh gerimis sejak pagi tadi. Seperti terbangun dari mimpi yang menyisakan sebuah harapan. Seketika harapan itu menjadi kenyataan. Bingung, gugup dan takut menghiasi wajah seorang anak kecil yang berjalan perlahan berlindung di belakang ibunya. Kami mencoba menyapa dan tersenyum untuk menyakinkannya. […]

  • Touring Bikersmu Chapter Kota Bandung, Tingkatkan Solidaritas dan Kebersamaan

    Touring Bikersmu Chapter Kota Bandung, Tingkatkan Solidaritas dan Kebersamaan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung – Sebanyak 120 peserta yang tergabung dalam komunitas Bikersmu Chapter Muhammadiyah Kota Bandung sukses melaksanakan kegiatan Touring Motor pada Ahad, 31 Agustus 2025. Touring ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat kekompakan antaranggota. Rombongan berangkat dari Antapani Bandung pukul 07.00 WIB setelah dilepas langsung oleh Drs. Musa Muhammad, Ketua PDM Kota Bandung. Peserta terdiri […]

  • NGOPAQ #2 MPQ UMS Bahas Adab dan Hakikat Kritik dalam Perspektif Islam

    NGOPAQ #2 MPQ UMS Bahas Adab dan Hakikat Kritik dalam Perspektif Islam

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Anqiya Zaki Mushoddiq
    • visibility 131
    • 14Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA — Mahasiswa Pencinta Al-Qur’an (MPQ) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan Ngobrol Seputar Qur’an (NGOPAQ) #2 bertajuk “Ketaatan Tanpa Kritik: Kesalehan atau Pembungkaman? (Hakikat Kritik dan Demonstrasi dalam Perspektif Islam)” pada Sabtu (17/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI), Kampus 2 UMS, ini diikuti sekitar 27 orang, termasuk pemantik dan […]

  • SUMU Buka Program 100M Club untuk Anggota Dengan Aset Usaha di Atas Rp 100 Milyar

    SUMU Buka Program 100M Club untuk Anggota Dengan Aset Usaha di Atas Rp 100 Milyar

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle Choiril Amirah Farida
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) menyiapkan 100M Club, sebuah club eksklusif yang dirancang untuk memperkuat kolaborasi, perlindungan usaha, dan akses permodalan bagi pengusaha dari keluarga besar SUMU yang memiliki perusahaan dengan aset minimal Rp100 miliar. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan perusahaan anggota agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global menuju […]

expand_less