Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Hadirkan Presensi Digital 4.0 untuk Pengajian Muhammadiyah, Tata Kelola Dakwah Makin Efektif

UMS Hadirkan Presensi Digital 4.0 untuk Pengajian Muhammadiyah, Tata Kelola Dakwah Makin Efektif

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Transformasi digital tidak hanya menyentuh dunia pendidikan dan industri, tetapi juga mulai diterapkan dalam tata kelola organisasi kemasyarakatan. Melihat pentingnya pengelolaan kegiatan dakwah yang lebih efektif dan berbasis data, tim dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan sistem presensi pintar berbasis Cloud untuk mendukung kegiatan Pengajian Ahad Pagi di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar.

Inovasi tersebut kini telah memasuki versi 4.0 setelah melalui proses pengembangan secara bertahap sejak 2025. Sistem ini menjadi bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah (P2M) UMS yang diketuai oleh Sukirman, S.T., M.T., Ph.D., bersama Dedi Gunawan, S.T., M.Sc., Ph.D., Yunus Aris Wibowo, S.Pd., M.Sc., Dr. Istanto, S.Pd.I., M.Pd., dan Nurul Latifatul Inayati, S.Pd.I., M.Pd.I.

Sukirman menjelaskan bahwa pengembangan sistem dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan organisasi. Sistem pertama kali diperkenalkan pada Maret 2025 dengan memanfaatkan Google Form sebagai media pencatatan kehadiran. Seiring meningkatnya kebutuhan dan literasi digital jamaah, aplikasi terus disempurnakan hingga bertransformasi menjadi sistem berbasis Apps Script dan GitHub.

“Pada Februari 2026 kami telah melakukan sosialisasi sistem versi 3.0 kepada seluruh warga Muhammadiyah Kebakkramat. Kini pengembangan berlanjut pada versi 4.0 yang memungkinkan pembaruan sistem dilakukan secara otomatis melalui aplikasi yang sudah dimiliki pengguna, sehingga tidak lagi memerlukan pelatihan tatap muka,” jelasnya, Selasa, (7/7/2026).

Menurutnya, sistem terbaru tetap mengusung konsep serverless dengan memanfaatkan ekosistem Google Sheets dan GitHub sehingga tidak membutuhkan biaya penyewaan server. Selain lebih efisien, aplikasi juga dilengkapi teknologi validasi lokasi menggunakan koordinat GPS secara real-time yang dipadukan dengan swafoto (selfie) pengguna untuk memastikan kehadiran benar-benar dilakukan di lokasi pengajian.

Lebih dari sekadar alat pencatat kehadiran, versi terbaru menghadirkan berbagai fitur analitik yang membantu pimpinan organisasi mengambil keputusan berbasis data. Di antaranya ialah dasbor Jamaah Paling Aktif, AUM Teraktif, basis data Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta grafik tren kehadiran jamaah dari waktu ke waktu.

Ketua PCM Kebakkramat, Ir. H. Paryono, mengakui sistem tersebut memberikan dampak positif terhadap pelaksanaan dakwah di lingkungan Muhammadiyah Kebakkramat.

“Jumlah partisipasi jamaah terbukti semakin meningkat dengan adanya sistem ini. Selain itu, jamaah maupun AUM yang tingkat keaktifannya masih kurang kini dapat terpantau dengan sangat jelas melalui dasbor analitik yang disediakan oleh tim UMS,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa data yang dihasilkan sistem menjadi dasar bagi PCM Kebakkramat dalam menyusun strategi pembinaan jamaah secara lebih tepat sasaran.

“Data riil yang kami peroleh langsung kami gunakan untuk menyusun langkah dan strategi agar kesadaran jamaah semakin meningkat dalam mengikuti berbagai kegiatan persyarikatan, khususnya di lingkungan Muhammadiyah Kebakkramat,” katanya.

Selain menghadirkan berbagai fitur baru, tim pengembang juga memastikan aplikasi tetap mudah digunakan oleh seluruh kalangan. Hasil pengukuran menggunakan instrumen System Usability Scale (SUS) menunjukkan tingkat penerimaan pengguna yang tinggi sehingga aplikasi dinilai ramah bagi jamaah dengan berbagai latar belakang usia.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, tim pengabdian UMS tengah menyelesaikan penyusunan buku panduan penggunaan, pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta publikasi hasil pengembangan pada jurnal ilmiah nasional.

Melalui inovasi ini, Sukirman berharap agar transformasi digital dapat memperkuat tata kelola organisasi Muhammadiyah yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan juga diharapkan mampu menjadi model pengembangan dakwah digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai persyarikatan. (Fika/Humas)

Editor: Choiril Amirah 

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tangan-tangan santri PPTQ Shirathun Najah sedang memasukkan bibit rimpang ke dalam gelas plastik bekas yang dijadikan pot tanaman apotek hidup dalam kegiatan Green Ramadhan di Polokarto.

    Green Ramadhan: Santri Kreatif, Sampah Produktif

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Polokarto — Ramadhan seringkali identik dengan peningkatan konsumsi. Mulai dari tumpukan kantong plastik saat berburu takjil hingga sisa makanan yang terbuang saat berbuka puasa. Padahal, inti dari puasa adalah menahan diri. Menjalankan Green Ramadhan bukan berarti mengurangi khidmatnya ibadah, justru menambah nilai pahala dengan menjaga lingkungan. ​ Dalam rangka mengimplementasikan nilai-nilai kepedulian lingkungan di […]

  • Dari Karya hingga Etalase Digital, PKM-PM UMS Bekali Guru SLB Dampingi Siswa Berwirausaha

    Dari Karya hingga Etalase Digital, PKM-PM UMS Bekali Guru SLB Dampingi Siswa Berwirausaha

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat keberlanjutan program Difabel Berwirausaha. Program itu bertajuk “Edukasi Kewirausahaan Digital Berbasis Pengalaman dengan Piktogram melalui pelatihan bagi guru SLB Anugerah Karanganyar”. Dosen pendamping, Ika Candra Sayekti, S.Pd., M.Pd., memaparkan bahwa kegiatan tersebut mendorong guru agar mampu melanjutkan pemanfaatan media […]

  • Foto: PD IPM Jepara

    Perkuat Akar Rumput, PD IPM Jepara Resmi Lantik Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KELING, JEPARA – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Jepara resmi mengukuhkan Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) di SMK Muhammadiyah Keling, Minggu (8/3/2026). Pelantikan yang bertepatan dengan 19 Ramadhan 1447 H ini menjadi langkah strategis untuk mempererat sinergi gerakan pelajar dari tingkat daerah hingga akar rumput. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan […]

  • Luar Biasa! PPU Sabet Tiga Emas di Kejurprov PABSI Junior

    Luar Biasa! PPU Sabet Tiga Emas di Kejurprov PABSI Junior

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PENAJAM – Atlet angkat besi Kabu-paten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang Kejurprov PABSI Junior yang digelar di Samarinda pada 20 Juli, tim PABSI PPUberhasil I memba membawa pulang tiga medali emas dan beberapa medali perak. Ketua PABSI PPU, Darmawan, men-gungkapkan rasa bangganya atas capaian para atlet muda binaannya, la […]

  • Kearifan dalam Beragama: Memahami Agama dengan Bijak di Era Modern

    Kearifan dalam Beragama: Memahami Agama dengan Bijak di Era Modern

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 204
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung – Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Dr Hendar Riyadi MAg menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kearifan dalam menjalankan agama—seraya mengutip pemikiran Nuruddin Muhammad Hasan Itr. Menurutnya, agama ibarat sebuah kendaraan yang hanya dapat dijalankan dengan baik oleh orang-orang yang ahli dan memiliki kebijaksanaan. Tanpa adanya kearifan, kata Hendar, perjalanan agama bisa terganggu […]

  • Majelis Adat Aceh Evaluasi Pelaksanaan  Peradilan Adat Dan POLMAS Di Aceh Besar

    Majelis Adat Aceh Evaluasi Pelaksanaan Peradilan Adat Dan POLMAS Di Aceh Besar

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 156
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Aceh Besar – Majelis Adat Aceh melaksanakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Peradilan Adat dan Polmas (Community Policing) di Hotel Hijrah, Aceh Besar pada tanggal 7 Desember 2024 yang mengambil tema “Melalui Rapat Koordinasi dan Kolaborasi, kita tingkatkan semangat Penyelesaian Sengketa Adat” dihadiri 46 peserta dai unsur Imam Mukim, Keuchik, Tuha Peut, Tokoh Perempuan, […]

expand_less