Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Luluskan Dua Doktor PAI, Angkat Isu Toleransi dan Demokrasi

UMS Luluskan Dua Doktor PAI, Angkat Isu Toleransi dan Demokrasi

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program studi Doktor Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan doktor ke-60 dan 61 setelah dinyatakan lulus dari sidang terbuka promosi doktor. Sidang dan pengukuhan ini dilaksanakan di Ruang Amphiteater FAI UMS, Selasa (30/12).

Doktor PAI UMS ke-60, Heru Wibowo, mengangkat disertasi yang berjudul “Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural dalam Membangun Sikap Toleransi Siswa di SMA Bina Dharma Jakarta”.

Ia melihat, pembelajaran PAI di banyak sekolah masih berorientasi pada pengajaran dogma dan ajaran tekstual tanpa ruang yang cukup untuk menanamkan nilai toleransi dan kesadaran sosial. Akibatnya, siswa sering memiliki pemahaman yang sempit tentang pentingnya hidup berdampingan secara damai dalam masyarakat yang beragam.

Selain itu, meskipun sekolah-sekolah telah mengintegrasikan elemen-elemen multikultural dalam kurikulum mereka, banyak siswa yang masih tidak mampu menghubungkan pembelajaran yang mereka terima dengan kehidupan sosial mereka.

Dari penelitiannya, ia menemukan bahwa pembelajaran PAI di SMA Bina Dharma Jakarta telah mengintegrasikan teori Bandura tentang social learning dan Banks tentang pendidikan multikultural dengan sistem kurikulum nasional.

“Model ini menekankan pada pengajaran nilai toleransi melalui keteladanan guru dan diskusi lintas agama. Pembelajaran ini tidak hanya mencakup aspek kognitif, tetapi juga memperhatikan dimensi afektif dan perilaku siswa dalam menghadapi keberagaman agama dan budaya,” ujar Heru saat memaparkan hasil disertasinya.

Doktor PAI UMS ke-60, Heru Wibowo

Selain itu, penelitiannya juga menunjukkan bahwa sikap toleransi siswa meningkat secara signifikan setelah mengikuti pembelajaran PAI berbasis multikultural.

Prof. Dr. Bunyamin, M.Pd.I., selaku promotor Heru Wibowo memberikan apresiasi dan pesan kepadanya setelah dinyatakan menjadi doktor. Ia refleksi, bahwa setelah menjadi doktor justru merasa tidak bisa apa-apa.

“Tuntutan untuk bisa apa-apa. Artinya memang belajarnya agak semakin panjang, semakin dalam, semakin menggali, karena beban seorang doktor di kampus itu akan sangat beda dengan yang bukan doktor terutama dalam masalah akademik,” ujar Bunyamin.

Menurutnya, ujian terbuka merupakan awal untuk mengembangkan diri khususnya di bidang keilmuan sesuai disiplin ilmu.

Selanjutnya, Ristianti Azharita, yang dikukuhkan sebagai doktor PAI UMS ke-61 memaparkan disertasinya yang berjudul “Persepsi Guru PAI dan BP tentang Nilai-Nilai Demokrasi dan Implementasinya dalam pembelajaran di MTs Fisabilillah Kota Bekasi”.

“Dalam konteks pendidikan, demokrasi menjadi fondasi penting untuk menanamkan nilai kebebasan, kesetaraan, dan partisipasi. Namun, di penelitian lain, sebagian Guru PAI dan Budi Pekerti masih memandang demokrasi sebagai konsep sekuler yang tidak sejalan dengan Islam,” paparnya.

Ristianti Azharita, yang dikukuhkan sebagai doktor PAI UMS ke-61

Hal ini menjadikan terbatasnya ruang dialog, partisipasi siswa, dan penghargaan terhadap pluralitas dalam pembelajaran.

Penelitiannya sendiri menemukan bahwa guru di MTs Fisabilillah telah memiliki persepsi positif dan kontekstual terhadap demokrasi. Para guru menilai demokrasi sejalan dengan ajaran Islam terutama prinsip musyawarah, keadilan, dan tasamuh.

“Nilai-nilai demokrasi telah diimplementasikan dalam kegiatan belajar PAI dan BP seperti musyawarah kelas dan diskusi terbuka, penghargaan terhadap perbedaan pendapat, keadilan dalam penilaian dan perlakuan siswa,” tutur Ristianti.

Sementara itu, promotor Prof. Dr. Waston, M.Hum., mengapresiasi atas capaian gelar akademik tertinggi yaitu gelar doktor. Namun, ia berpesan bahwa gelar doktor bukanlah sekadar penambahan titel melainkan pengakuan atas kematang intelektual, kedalaman analisis, serta tanggung jawab moral dan akademik.

“Dinamika diskusi, perdebatan akademik, juga perdebatan pandangan yang muncul justru menjadi pendewasaan ruang berpikir. Saudara tidak hanya belajar apa yang diteliti, tetapi juga bagaimana sikap sebagai seorang ilmuwan,” kata Waston.

Waston menegaskan bahwa disertasi yang dihasilkan telah menunjukkan kontribusi yang jelas.

Dekan FAI UHAMKA Dr. Ai Fatimah Nur Fuad, MA., Ph.D., yang hadir menyaksikan kedua dosennya mengikuti sidang terbuka promosi doktor memberikan kesan dan pesannya. Ia bersyukur karena dosen yang dikirimkan ke UMS telah mencapai titik mendapatkan gelar doktor.

“Kami atas nama rektor dan pimpinan UHAMKA, hari ini sangat berbahagia, kemarin, dan beberapa bulan yang lalu, karena kami panen 5 orang doktor. Jadi tentu kami berterima kasih banyak dan bersyukur bisa berkolaborasi secara akademik dan juga menghasilkan dan mengantarkan kami ke tujuan akhir untuk mendapatkan gelar doktor bagi dosen yang dikirimkan UHAMKA,” ujarnya. (Maysali/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Ukhuwah dan Peduli Ekonomi, PC IMM Palangka Raya Gelar Talkshow Saat Pelantikan

    Perkuat Ukhuwah dan Peduli Ekonomi, PC IMM Palangka Raya Gelar Talkshow Saat Pelantikan

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 520
    • 0Komentar

      KABARMUH.COM-Palangka Raya, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Palangka Raya menyelenggarakan pelantikan pengurus (31/03) kemarin. Pelantikan yang dilaksanakan di Rumah Dinas Jabatan Wali Kota ini dihadiri langsung oleh Ayahanda Drs. H. Sofyan Sori, M. Ag selaku Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Palangka Raya, Immawan Dagor Tri Setyo, S.Sos selaku Ketua Umum […]

  • Serikat Usaha Muhammadiyah Minta Kenaikan PPN Dibatalkan

    Serikat Usaha Muhammadiyah Minta Kenaikan PPN Dibatalkan

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 138
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Langkah pemerintah yang akan menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen menuai kritik dari kalangan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) memandang, kenaikan PPN yang efektif mulai tahun 2025 itu sebaiknya dibatalkan. Menurut Sekretaris Jenderal SUMU Ghufron Mustaqim, saat ini umumnya perusahaan –banyak di antaranya UMKM–sedang […]

  • Bazar UMKM dan Cek Kesehatan Gratis Meriahkan Festival Ramadan di Makamhaji

    Bazar UMKM dan Cek Kesehatan Gratis Meriahkan Festival Ramadan di Makamhaji

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 90
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Festival Ramadan di Makamhaji tahun ini semakin semarak dengan adanya bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan layanan cek kesehatan gratis. Acara yang digelar pada Minggu, 9 Maret 2025, di pelataran Masjid Utsman itu disambut dengan antusias oleh masyarakat dari berbagai lapisan. Tidak hanya sebagai ajang perayaan bulan suci, festival ini […]

  • Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar, UMS Gelar Pelatihan STEAM Project Based Learning

    Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar, UMS Gelar Pelatihan STEAM Project Based Learning

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar “Penerapan Pembelajaran STEAM-Project Based Learning untuk Pembelajaran Matematika dan IPA Sekolah Dasar yang Menyenangkan” yang diselenggarakan di SD Birrul Walidain Muhammadiyah Tanon, Sragen. Kegiatan ini melibatkan guru-guru dari SD Muhammadiyah Sragen, SD Birrul Walidain Muhammadiyah Tanon, serta Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Taraman. […]

  • Sepuluh Titik Layanan Muhammadiyah Untuk Gempa Bumi Flores

    Sepuluh Titik Layanan Muhammadiyah Untuk Gempa Bumi Flores

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Flores – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) mengaktifkan 10 titik pos pelayanan untuk memperkuat respons kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur. Pos pelayanan tersebut disiapkan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan warga dapat ditangani sesuai kondisi di lapangan. Pos pelayanan Muhammadiyah memberikan sejumlah layanan, meliputi kesehatan, dukungan […]

  • Mahasiswa UMS Sabet Juara 1 Lomba Poster, Ungkap Kebiasaan Pakai HP saat Berkendara

    Mahasiswa UMS Sabet Juara 1 Lomba Poster, Ungkap Kebiasaan Pakai HP saat Berkendara

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Amtsal Ajhar
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mengetahui larangan dalam penggunaan ponsel saat berkendara ternyata tidak selalu membuat seseorang meninggalkan kebiasaan tersebut. Survei tim VELOCE CUBE Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terhadap 143 mahasiswa Fakultas Teknik menunjukkan bahwa, 78,6 persen responden yang mengetahui larangan itu masih menggunakan ponsel atau earphone saat berkendara. Temuan tersebut mengantarkan tim meraih Juara 1 […]

expand_less