Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jajaki Riset Berbasis Nilai, DPD IMM Jawa Tengah Kunjungi SETARA Institute

Jajaki Riset Berbasis Nilai, DPD IMM Jawa Tengah Kunjungi SETARA Institute

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah melakukan kunjungan ke SETARA Institute sebagai bagian dari upaya penguatan wawasan riset, produksi pengetahuan, dan pengembangan gerakan intelektual mahasiswa. Kunjungan ini diikuti langsung oleh Ketua Umum DPD IMM Jawa Tengah Nia Nur Pratiwi, S.Pd., M.M, bersama Jundi Abdulloh, S.Sos dan Abdul Malik Anwar H, S.Pd., yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi strategis mengenai isu-isu kebangsaan dan riset berbasis nilai.

Ketua Umum DPD IMM Jawa Tengah, Nia Nur Pratiwi, menyampaikan bahwa kunjungan ke SETARA Institute menjadi pengalaman penting bagi IMM dalam memperluas perspektif riset dan gerakan intelektual.

“IMM harus mengambil peran strategis sebagai produsen pengetahuan yang progresif dan berkelanjutan, tidak hanya aktif dalam aktivitas organisasi, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menjawab persoalan sosial di masyarakat,” tegasnya saat diwawancarai Kamis, (8/1).

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen DPD IMM Jawa Tengah untuk terus memperkuat tradisi intelektual, riset kritis, dan pengabdian berbasis ilmu pengetahuan sebagai fondasi gerakan mahasiswa yang berkemajuan.

Ia menjelaskan bahwa setiap produk pengetahuan perlu dikelola secara terbuka dengan memetakan respons publik, baik yang mendukung maupun yang mengkritisi.

Menurutnya, dialektika dan perbedaan pandangan merupakan bagian penting dari proses pendewasaan pengetahuan.

Setara Institute sebuah lembaga riset dan advokasi di Indonesia yang fokus pada promosi demokrasi, pluralisme, hak asasi manusia (HAM), dan kebebasan sipil, terutama dalam isu intoleransi dan diskriminasi, melalui penelitian, pendidikan publik, dan advokasi kebijakan berbasis sekuler dan konstitusional.

Dalam pertemuan tersebut, narasumber dari SETARA Institute, Halili Hasan, M.A., menekankan pentingnya kemandirian organisasi masyarakat sipil, termasuk organisasi mahasiswa, dalam memproduksi pengetahuan tanpa ketergantungan penuh pada donor atau dukungan finansial besar.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah praktik Responsible Business Conduct (RBC) atau perilaku bisnis yang bertanggung jawab. Melalui pengembangan RBC Benchmark, SETARA Institute melakukan penilaian terhadap entitas bisnis terkait penerapan prinsip hak asasi manusia dan tanggung jawab sosial. Riset ini merujuk pada standar internasional seperti United Nations Guiding Principles on Business and Human Rights yang meskipun bersifat sukarela, dinilai penting untuk terus didorong agar lebih akuntabel di tingkat nasional.

Diskusi tersebut menyoroti pentingnya knowledge management dalam pengelolaan hasil riset. Selain itu, pertemuan yang digelar pada Kamis, (11/12) itu turut membahas pengembangan indeks dan pemetaan sosial, termasuk wacana Indeks Kota Islami. Indeks tersebut dinilai perlu disusun dengan metodologi yang kuat, kontekstual, serta sensitif terhadap keragaman demografi, sosial, dan keagamaan di setiap daerah. Jawa Tengah disebut memiliki potensi besar sebagai laboratorium riset karena karakter wilayahnya yang beragam, mulai dari kawasan pantai utara hingga selatan.

Editor: Muhammad Farhan

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membongkar Rahasia Bulan Sya’ban

    Membongkar Rahasia Bulan Sya’ban

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Iqbal Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Pada zaman jahiliyah tepatnya pada bulan sya’ban, masyarakat arab berusaha untuk membentuk kelompok kelompok kecil yang akan disebarkan ke tempat padang pasir untuk mencari air sebagai bekal mereka untuk menghadapi bulan yang sangat panas yaitu bulan ke sembilan ditahun hijriyah. Pada bulan itu akan  berpotensi […]

  • Dari Pondok Asy-Syifa’ ke Pondok Shabran UMS, Hammam Alghazy Kembali Berbagi Inspirasi Kepada Para Santri

    Dari Pondok Asy-Syifa’ ke Pondok Shabran UMS, Hammam Alghazy Kembali Berbagi Inspirasi Kepada Para Santri

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JEPARA- Pondok Pesantren Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo , Nalumsari, Jepara terus membuka ruang bagi para santri untuk memperluas wawasan keislaman, membangun pola pikir, dan mempersiapkan arah kehidupan. Salah satunya melalui Kajian Tsaqofah Islamiyah yang rutin dilaksanakan setiap Jumat malam selepas Maghrib ( 28/08/2026 M/ 16 Rabiul Awal 1448 H) Kajian kali ini terasa lebih […]

  • MBS Bumiayu Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Dakwah Melalui Silaturrahmi di Kabupaten Pemalang

    MBS Bumiayu Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Dakwah Melalui Silaturrahmi di Kabupaten Pemalang

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PEMALANG – Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu terus memperkuat jejaring dakwah dan pendidikan melalui Silaturrahmi dan sinergi kolaborasi ke tiga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) di Kabupaten Pemalang, yakni PCM Bodeh, PCM Petarukan, dan PCM Belik, Kamis (7/5/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB itu menjadi bagian dari […]

  • FT UMS Kenalkan Industri Batik Ramah Lingkungan kepada Mahasiswa Internasional

    FT UMS Kenalkan Industri Batik Ramah Lingkungan kepada Mahasiswa Internasional

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 109
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional melalui kegiatan field study membatik di Batik MY, Bayat, Klaten, dalam rangkaian Science & Engineering Summer Camp 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran lintas budaya yang memadukan aspek seni, teknologi, kewirausahaan, dan keberlanjutan. Pada hari kedua […]

  • MPI PP Muhammadiyah Diskusi Buku ‘Jalan Baru Moderasi Beragama 66 Tahun Mensyukuri Haedar Nashir’

    MPI PP Muhammadiyah Diskusi Buku ‘Jalan Baru Moderasi Beragama 66 Tahun Mensyukuri Haedar Nashir’

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 227
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MPI PDM) Banjarnegara turut andil menjadi peserta dalam acara Diskusi Buku dan Workshop Literasi Digital Moderasi Beragama dengan tema “Memperkuat Islam Wasathiyah di Ruang Digital” pada 22-23 Maret 2024. Acara yang digelar di Gedung Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tersebut diikuti oleh delegasi  dari berbagai UPP […]

  • Racana UMS Tanamkan Optimisme Pendidikan Tinggi kepada Anak Yatim Boyolali

    Racana UMS Tanamkan Optimisme Pendidikan Tinggi kepada Anak Yatim Boyolali

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Racana Ki/Nyi Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menuntaskan program Pengabdian Masyarakat di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Kacangan, Andong, Boyolali, pada Minggu (16/11). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang Keagamaan dan Pengabdian Masyarakat Racana UMS ini, mengusung tema “Menumbuhkan Semangat Belajar dan Harapan untuk Masa Depan Gemilang.” Indra Hermawan, selaku Ketua Bidang […]

expand_less