Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Serikat Usaha Muhammadiyah Minta Kenaikan PPN Dibatalkan

Serikat Usaha Muhammadiyah Minta Kenaikan PPN Dibatalkan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ghufron Mustaqim, Sekretaris Jenderal, Serikat Usaha Muhammadiyah

KABARMUH.ID – Langkah pemerintah yang akan menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen menuai kritik dari kalangan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) memandang, kenaikan PPN yang efektif mulai tahun 2025 itu sebaiknya dibatalkan.

Menurut Sekretaris Jenderal SUMU Ghufron Mustaqim, saat ini umumnya perusahaan –banyak di antaranya UMKM–sedang berjuang untuk bertahan (survive) di tengah turunnya daya beli masyarakat. Tidak sedikit pula yang melakukan pengurangan jumlah karyawan atau bahkan bangkrut.

“Kenaikan PPN tersebut tidak sensitif terhadap dinamika dunia usaha saat ini dan malah kontraproduktif terhadap upaya pemerintah membuka lapangan pekerjaan di tengah kenaikkan angka pengangguran,” ujar Ghufron Mustaqim dalam keterangan tertulis, Jumat (15/11/2024).

Berdasar rilis Bursa Efek Indonesia (IDX) tentang daftar perusahaan LQ45, sambung dia, rasio keuntungan bersih (net profit) dengan pendapatan (revenue) hanya berkisar 11 persen. Itu tak jauh berbeda dengan besaran tarif PPN yang akan dikenakan.

Ghufron menilai, tarif PPN yang lebih rendah akan dapat memutar transaksi penjualan dengan lebih cepat. Sebab, harga-harga produk bisa menjadi lebih kompetitif. Pada gilirannya, ini dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.

Ia mengingatkan, kebijakan yang akan berlaku pada tahun depan itu otomatis menjadikan RI negara dengan tarif PPN tertinggi di ASEAN. Sebagai perbandingan, PPN di Malaysia hanya enam persen. Adapun di Singapura dan Thailand sebesar 7 persen. Kenaikan pajak akan semakin memberatkan beban kalangan pengusaha, termasuk di sektor UMKM.

“Di Vietnam, Kamboja, dan Laos PPN-nya sebesar 10 persen. Alih-alih dinaikkan, PPN di Indonesia seharusnya diturunkan lagi ke 10 persen seperti semula, dan secara bertahap turun ke 6-7 persen. Ini untuk mendorong konsumsi masyarakat,” ucap Wakil Ketua Lembaga Pengembang UMKM Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Buka Pendaftaran Jalur UTBK, Beri Kesempatan Lebar bagi Calon Mahasiswa Baru

    UMS Buka Pendaftaran Jalur UTBK, Beri Kesempatan Lebar bagi Calon Mahasiswa Baru

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026 melalui jalur skor Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Pendaftaran dibuka mulai 3 Juni hingga 30 Agustus 2025 dengan kuota terbatas. Tim Promosi dan Marketing Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMS, Ahmad Nur Ridlo, S.Kom., menjelaskan bahwa jalur UTBK telah dibuka UMS […]

  • Tapak Jejak Pendidikan Indonesia di Era 4.0

    Tapak Jejak Pendidikan Indonesia di Era 4.0

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 675
    • 0Komentar

    Oleh : Ghinaa Masturina Berbicara mengenai Pendidikan di Indonesia, tanpa disadari kita sangatlah dekat dengan kata ‘penindasan’, baik dari segi politik, sosial, budaya, Pendidikan, dan lain-lain. Penindasan dominan dirasakan oleh kaum lemah atau kaum tertindas seperti orang miskin, kelompok minoritas, penyandang disabilitas, dan lain sebagainya. Hal seperti ini telah dibahas oleh Paulo Freire dalam bukunya […]

  • Korda SUMU Malang Raya, Osman Nur Chaidir, Raih Juara 2 di Kompetisi Malang Youth Entrepreneur 2025

    Korda SUMU Malang Raya, Osman Nur Chaidir, Raih Juara 2 di Kompetisi Malang Youth Entrepreneur 2025

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, MALANG – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh Osman Nur Chaidir, Koordinator Daerah Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Malang Raya. Ia berhasil meraih predikat Juara 2 dalam ajang bergengsi Kompetisi Malang Youth Entrepreneur 2025 pada Sabtu (9/8/25). Kompetisi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Malang ini menjadi wadah bagi para pemuda kreatif dan inovatif untuk menunjukkan potensi […]

  • PWM Bengkulu Gelar Konsolidasi dan Safari Ramadhan di Lebong

    PWM Bengkulu Gelar Konsolidasi dan Safari Ramadhan di Lebong

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebong – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bengkulu menggelar konsolidasi yang diikuti oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA), organisasi otonom (Ortom) tingkat daerah, serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) se-Kabupaten Lebong. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al-Jihad Muhammadiyah, Muara Aman, pada Rabu, 19 Maret 2025. Konsolidasi ini bertujuan […]

  • UMS Raih CNN Indonesia Award 2025 atas Kontribusi Pendidikan Islam Berkelas Dunia

    UMS Raih CNN Indonesia Award 2025 atas Kontribusi Pendidikan Islam Berkelas Dunia

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID, JAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Dalam ajang CNN Indonesia Awards 2025 yang digelar di The Ritz-Carlton Jakarta, Jumat (31/10), UMS menerima penghargaan bergengsi kategori “Outstanding Indonesia’s Islamic Higher Education”. Penghargaan ini diberikan kepada UMS atas kontribusi luar biasa dalam memadukan nilai-nilai Islam dengan inovasi di […]

  • Ketua LHKP Muhammadiyah Samarinda: Pemerintah Perlu Lakukan Mitigasi Serius Terkait Banjir dan Longsor di Kaltim

    Ketua LHKP Muhammadiyah Samarinda: Pemerintah Perlu Lakukan Mitigasi Serius Terkait Banjir dan Longsor di Kaltim

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Tingginya curah hujan yang melanda Kalimantan Timur dalam beberapa pekan terakhir tak hanya merendam pemukiman, tetapi juga memicu bencana tanah longsor di sejumlah wilayah. Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Muhammadiyah Kota Samarinda, Anderyan Noor, menyoroti lemahnya mitigasi bencana dan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah menghadapi krisis iklim yang makin nyata. Maka dari […]

expand_less