Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Perkuat Kerja Sama Strategis dengan KBRI Kuala Lumpur.

UMS Perkuat Kerja Sama Strategis dengan KBRI Kuala Lumpur.

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperluas kiprahnya di tingkat global melalui penguatan kolaborasi strategis dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia. Kunjungan yang berlangsung pada Senin (6/7/2026) tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., didampingi jajaran Sekretariat Universitas sebagai bagian dari upaya memperkuat keberlanjutan program pendidikan bagi masyarakat Indonesia di Malaysia sekaligus mendorong internasionalisasi Muhammadiyah di kawasan Asia Tenggara.

Delegasi UMS disambut hangat oleh Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Kuala Lumpur, Dr. Danang Waskito, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Dr. R. Ahmad Romadhoni Surya Putra, serta Atase Polisi KBRI Kuala Lumpur, Brigjen. Pol. Taufik Noor Isya. Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk membahas berbagai program kolaboratif yang telah berjalan maupun rencana pengembangan kerja sama pada masa mendatang.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah keberlanjutan program pendidikan bagi masyarakat Indonesia di Malaysia melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kemitraan Internasional, program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM), Program Afirmasi Pendidikan (ADIK), serta pengembangan Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM) di Perlis sebagai pusat pendidikan tinggi Muhammadiyah di Malaysia.

Dalam sambutannya, Dr. Danang Waskito menyampaikan apresiasi atas kontribusi Muhammadiyah yang selama ini dinilai konsisten mendukung pelayanan pendidikan bagi warga negara Indonesia di Malaysia, khususnya bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI). Menurutnya, berbagai program yang dijalankan Muhammadiyah telah memberikan dampak nyata dalam memperluas akses pendidikan sekaligus mempererat hubungan Indonesia dan Malaysia melalui jalur pendidikan.

“Pendidikan ini bukan kerja pribadi, tetapi memerlukan dukungan dari berbagai pihak untuk memperkuat hubungan Indonesia dan Malaysia,” ungkap Danang dalam sambutannya.

Saat ini KBRI melalui Atdikbud turut mengelola 75 Sanggar Bimbingan (SB) yang tersebar di berbagai wilayah Malaysia sebagai pusat layanan pendidikan bagi anak-anak Indonesia, termasuk mereka yang berasal dari keluarga pekerja migran.

Program tersebut diperkuat melalui pelaksanaan KKN Kemitraan Internasional yang melibatkan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di bawah koordinasi UMS. Kehadiran mahasiswa tidak hanya menjalankan program pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pendampingan pendidikan di Sanggar Bimbingan.

Selain membahas pendidikan dasar bagi anak-anak Indonesia di Malaysia, diskusi juga menyoroti perkembangan Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM) sebagai universitas pertama milik organisasi kemasyarakatan Indonesia di Malaysia. Kehadiran UMAM dipandang sebagai tonggak penting dalam memperluas dakwah Muhammadiyah melalui pendidikan tinggi sekaligus memperkuat hubungan akademik antara Indonesia dan Malaysia.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan UMAM, UMS secara konsisten menyediakan 10 beasiswa setiap tahun bagi Dosen Muhammadiyah yang ingin melanjutkan studi di universitas tersebut. Saat ini UMAM juga tengah memperkuat kualitas akademiknya melalui proses akreditasi program studi setelah berhasil meluluskan angkatan pertama pada bidang Teknologi Informasi.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menegaskan komitmen UMS untuk terus mengawal keberlanjutan berbagai program yang telah berjalan sekaligus memperluas pengembangan UMAM di sejumlah kota strategis di Malaysia, seperti Penang dan Johor. Menurutnya, pengembangan tersebut akan semakin memperluas akses masyarakat Indonesia maupun masyarakat lokal terhadap pendidikan tinggi Muhammadiyah yang unggul dan berkemajuan.

Suasana diskusi penguatan kerja sama antara UMS dengan KBRI Malaysia

Rektor UMS juga menyampaikan pentingnya mengoptimalkan program ADEM dan ADIK sebagai strategi untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Indonesia di Malaysia agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi, meningkatkan kompetensi global, serta mampu berkiprah dan memberikan kontribusi di berbagai negara.

“Kami ingin menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi simbol kehadiran dakwah di daerah minoritas,” tutur Harun.

Pada bidang akademik, UMS juga menunjukkan kiprah yang semakin kuat melalui kolaborasi riset internasional. Salah satu capaian yang menjadi perhatian adalah kontribusi UMS dalam publikasi ilmiah bersama Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) yang terindeks Scopus, dengan kontribusi mencapai 77 persen dari keseluruhan kolaborasi. Capaian tersebut menjadi modal penting bagi UMS untuk memperluas kemitraan riset bersama berbagai perguruan tinggi terkemuka di Malaysia, seperti Universiti Putra Malaysia (UPM) dan Universiti Teknologi Malaysia (UTM).

Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Dr. R. Ahmad Romadhoni Surya Putra, menyampaikan bahwa penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi Indonesia dengan berbagai institusi di Malaysia menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di luar negeri. Menurutnya, sinergi yang dibangun tidak hanya membuka akses pendidikan yang lebih luas, tetapi juga memperkuat jejaring akademik, penelitian, serta mobilitas mahasiswa dan dosen di tingkat internasional.

Di sisi lain, Atase Polisi KBRI Kuala Lumpur, Brigjen. Pol. Taufik Noor Isya, mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek legalitas dalam pelaksanaan program KKN Kemitraan Internasional di Sanggar Bimbingan. Ia berharap setiap kegiatan mahasiswa Indonesia di Malaysia terus berkoordinasi dengan KBRI serta mematuhi ketentuan pemerintah Malaysia agar seluruh aktivitas pendidikan dan pengabdian masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari penguatan kerja sama kelembagaan, Harun juga menawarkan peluang kolaborasi bagi Program Studi Hubungan Internasional UMS agar mahasiswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui program magang, observasi, maupun kegiatan akademik di lingkungan KBRI Kuala Lumpur. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang diplomasi, hubungan internasional, serta pelayanan warga negara Indonesia di luar negeri.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor IV UMS, Prof. Dr. Em Sutrisna, menyampaikan perlunya strategi bersama agar lulusan UMAM dapat memperoleh penyetaraan ijazah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sehingga memiliki pengakuan yang setara di Indonesia. Selain itu, UMS juga membuka peluang kerja sama di bidang kesehatan melalui program internship bagi mahasiswa program studi kesehatan di berbagai rumah sakit di Malaysia sebagai upaya meningkatkan kompetensi lulusan di tingkat internasional.

Ke depan, UMS dan KBRI Kuala Lumpur berkomitmen memperkuat koordinasi melalui pembentukan Joint Working Group on Education sebagai wadah untuk mengawal implementasi berbagai program strategis di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan institusi pendidikan Muhammadiyah di Malaysia. (Maysali/Humas)

Editor: Choiril Amirah 

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menelaah Isi Buku “Pendidikan Kaum Tertindas”  dan Mengambil Hikmahnya

    Menelaah Isi Buku “Pendidikan Kaum Tertindas” dan Mengambil Hikmahnya

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.320
    • 0Komentar

     Oleh : Nur Kemal Pasya Mustafa (202110230311032) Buku Pendidikan Kaum Tertindas sangat direkomendasikan untuk dibaca. Buku ini ditulis oleh seorang yang bernama Paulo Freire. Membicarakan tentang pendidikan kaum tertindas, dimulai pada bagian pendahuluan aspek kesadaran terhadap ketidakadilan yang dibahas dalam diskusi, apakah kesadaran manusia terhadap ketidakadilan akan berdampak baik atau justru malah mengarah kepada “fanatisme […]

  • Ketua PCM Bumiayu Dorong Lulusan SMK Muhammadiyah Jadi Generasi Berkeadaban

    Ketua PCM Bumiayu Dorong Lulusan SMK Muhammadiyah Jadi Generasi Berkeadaban

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Sebanyak 237 siswa kelas XII SMK Muhammadiyah Bumiayu resmi dilepas dalam Haflah Pelepasan dan Wisuda Tahun Ajaran 2025/2026 di Hanggar SMK Mutubumi, Sabtu (9/5/2026), dengan tema “Teguhkan Langkah, Satukan Semangat, Raih Masa Depan Hebat.” Acara berlangsung khidmat dan meriah, diawali pelepasan balon oleh Ketua PCM Bumiayu serta kirab cucuk lampah yang diiringi […]

  • TOT Kader Pintar 1000 Cahaya Muhammadiyah: Menyiapkan Pionir Transisi Energi dari Sekolah dan Pesantren Pionir untuk Indonesia Rendah Emisi

    TOT Kader Pintar 1000 Cahaya Muhammadiyah: Menyiapkan Pionir Transisi Energi dari Sekolah dan Pesantren Pionir untuk Indonesia Rendah Emisi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA — Di tengah ancaman perubahan iklim yang kian nyata dan krisis energi yang membayangi masa depan bumi, Muhammadiyah memilih untuk tidak tinggal diam. Dengan semangat dakwah berkemajuan, organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia ini menyalakan obor perubahan melalui program 1000 Cahaya Muhammadiyah — sebuah gerakan yang menanamkan kesadaran ekologis dari ruang kelas hingga […]

  • Gagas Museum Perjuangan Dai, LDK Muhammadiyah Dorong Edukasi Sejarah Dakwah

    Gagas Museum Perjuangan Dai, LDK Muhammadiyah Dorong Edukasi Sejarah Dakwah

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta — Gagasan pendirian Museum Perjuangan Dai mencuat sebagai upaya memperkuat pemahaman sejarah dakwah Islam di Indonesia. Usulan tersebut disampaikan oleh Aulia Asmul, anggota Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sebagai bentuk kepedulian terhadap minimnya literasi sejarah perjuangan para dai di kalangan santri dan pegiat Islam. Aulia menilai bahwa peran para dai tidak […]

  • Edukasi Peningkatan Kesehatan Reproduksi Melalui Manajemen Dismenorea dengan Electric Warm Therapy for Dysmenorrhea

    Edukasi Peningkatan Kesehatan Reproduksi Melalui Manajemen Dismenorea dengan Electric Warm Therapy for Dysmenorrhea

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID SURAKARTA – 26 September 2025  Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta melalui dukungan Hibah PKM DPPM Kemenristekdikti Tahun Anggaran 2025 melaksanakan kegiatan edukasi bertajuk “Peningkatan Kesehatan Reproduksi Melalui Manajemen Dismenorea dengan Electric Warm Therapy for Dysmenorrhea”. Program ini diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja putri terkait kesehatan reproduksi. […]

  • Berbuah Manis, Perjuangan Siswa MI MULA di Pesisir Pantai Sabet Deretan Juara

    Berbuah Manis, Perjuangan Siswa MI MULA di Pesisir Pantai Sabet Deretan Juara

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMONGAN –  Suasana haru dan bangga menyelimuti kompleks Pondok Pesantren Modern Paciran pada Sabtu (12/9/2026). Di tengah ribuan pasang mata dan sengitnya persaingan ajang regional Mudama Got Talent, riuh tepuk tangan membahana ketika nama MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA) berkali-kali dipanggil menuju panggung kehormatan. Bukan hal mudah bagi para siswa tingkat dasar ini […]

expand_less