
KABARMUH.ID, Siak — Kelompok Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAS) Kelompok 15 menggelar sosialisasi dan penyuluhan tentang pemanfaatan limbah sawit menjadi briket di Balai Desa Koto Ringin, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Kamis (21/8/2025). Acara ini berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB dengan diikuti oleh banyak warga, mulai dari ibu-ibu PKK, ketua RT/RW, pemuda, hingga perangkat desa lainnya.
Ketua Kelompok 15, Jhidan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan baru kepada masyarakat terkait pengolahan limbah sawit agar memiliki nilai guna.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa pelepah sawit bukan lagi sekadar limbah, tetapi bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat, salah satunya briket,” ucapnya.
Amril, Manager Koperasi Beringin Jaya, turut memberikan harapan agar inovasi ini bisa dikembangkan bersama. “Mari sama-sama kita kembangkan terkait briket ini, agar tentunya bermanfaat untuk kemajuan desa kita sekaligus mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.
Penghulu Desa Koto Ringin, Harun, juga mengapresiasi inisiatif ini. “Selaku pemerintah desa, kami mengucapkan terima kasih sudah membuat acara ini. Selama ini pelepah sawit dianggap tidak berguna. Semoga setelah ini bisa dimanfaatkan lebih baik, salah satunya menjadi briket,” tutur Harun.
Materi sosialisasi disampaikan langsung oleh Ketua Kelompok, kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan briket. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, mulai dari perbedaan dengan briket pelepah kelapa (yang dijawab bahwa briket dari pelepah sawit lebih mudah dibuat dan arangnya lebih tahan lama), bagian mana yang digunakan (semua bagian pelepah bisa dipakai), hingga soal tekstur briket (kurang keras karena proses penjemuran yang belum maksimal).

Masyarakat pun mengapresiasi kegiatan ini. Salah satu warga menyampaikan bahwa temuan ini sangat bermanfaat, karena biasanya mahasiswa KKN hanya fokus mengajar di sekolah atau ikut gotong royong. Dengan adanya inovasi ini, mereka merasa ada nilai tambah nyata yang bisa diterapkan untuk kehidupan sehari-hari.
KKN MAs Kelompok 15 menyampaikan terima kasih kepada Panitia Pusat dan Lokal KKN MAS 2025, LPPM PTMA, serta Majelis Diktilitbang Muhammadiyah atas dukungan dan fasilitasi yang membuat kegiatan ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi masyarakat Desa Koto Ringin untuk memanfaatkan limbah sawit secara lebih produktif, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi desa.
Penulis: Rezza Fahlevi



