Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Serikat Usaha Muhammadiyah Minta Kenaikan PPN Dibatalkan

Serikat Usaha Muhammadiyah Minta Kenaikan PPN Dibatalkan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
  • visibility 140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ghufron Mustaqim, Sekretaris Jenderal, Serikat Usaha Muhammadiyah

KABARMUH.ID – Langkah pemerintah yang akan menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen menuai kritik dari kalangan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) memandang, kenaikan PPN yang efektif mulai tahun 2025 itu sebaiknya dibatalkan.

Menurut Sekretaris Jenderal SUMU Ghufron Mustaqim, saat ini umumnya perusahaan –banyak di antaranya UMKM–sedang berjuang untuk bertahan (survive) di tengah turunnya daya beli masyarakat. Tidak sedikit pula yang melakukan pengurangan jumlah karyawan atau bahkan bangkrut.

“Kenaikan PPN tersebut tidak sensitif terhadap dinamika dunia usaha saat ini dan malah kontraproduktif terhadap upaya pemerintah membuka lapangan pekerjaan di tengah kenaikkan angka pengangguran,” ujar Ghufron Mustaqim dalam keterangan tertulis, Jumat (15/11/2024).

Berdasar rilis Bursa Efek Indonesia (IDX) tentang daftar perusahaan LQ45, sambung dia, rasio keuntungan bersih (net profit) dengan pendapatan (revenue) hanya berkisar 11 persen. Itu tak jauh berbeda dengan besaran tarif PPN yang akan dikenakan.

Ghufron menilai, tarif PPN yang lebih rendah akan dapat memutar transaksi penjualan dengan lebih cepat. Sebab, harga-harga produk bisa menjadi lebih kompetitif. Pada gilirannya, ini dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.

Ia mengingatkan, kebijakan yang akan berlaku pada tahun depan itu otomatis menjadikan RI negara dengan tarif PPN tertinggi di ASEAN. Sebagai perbandingan, PPN di Malaysia hanya enam persen. Adapun di Singapura dan Thailand sebesar 7 persen. Kenaikan pajak akan semakin memberatkan beban kalangan pengusaha, termasuk di sektor UMKM.

“Di Vietnam, Kamboja, dan Laos PPN-nya sebesar 10 persen. Alih-alih dinaikkan, PPN di Indonesia seharusnya diturunkan lagi ke 10 persen seperti semula, dan secara bertahap turun ke 6-7 persen. Ini untuk mendorong konsumsi masyarakat,” ucap Wakil Ketua Lembaga Pengembang UMKM Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BIKERSMU TERUS MELAJU DARI ACEH HINGGA PAPUA, GERAKAN DAKWAH DI ATAS RODA KIAN MENGGEMA

    BIKERSMU TERUS MELAJU DARI ACEH HINGGA PAPUA, GERAKAN DAKWAH DI ATAS RODA KIAN MENGGEMA

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Deru mesin sepeda motor kini tak hanya terdengar di jalanan, tetapi juga menggema dalam dakwah dan aksi sosial. Di tangan para kader Muhammadiyah yang kreatif dan penuh semangat, roda dua menjelma menjadi sarana dakwah, silaturahmi, dan pengabdian. Mereka menamakan diri BikersMu komunitas pengendara yang membawa semangat fastabiqul khairat di setiap kilometer perjalanan. Sejak diinisiasi oleh […]

  • Santri Bumiayu dan Wanasari Persembahkan Prestasi Gemilang CCI dan Tahfidz di MAPSI Brebes, Siap Melaju ke Provinsi 

    Santri Bumiayu dan Wanasari Persembahkan Prestasi Gemilang CCI dan Tahfidz di MAPSI Brebes, Siap Melaju ke Provinsi 

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Brebes || Suasana haru dan bangga menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Modern (PPM) Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu dan MBS KH. Mas Mansur Wanasari. Pada Selasa (16/9/2025), lima santri mereka berhasil meraih gelar juara I dalam ajang Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) tingkat SMP se-Kabupaten Brebes yang digelar di […]

  • Pembukaan POMNAS XIX 2025 Cabor Pencak Silat, Rektor UMS Ajak Atlet Junjung Sportivitas

    Pembukaan POMNAS XIX 2025 Cabor Pencak Silat, Rektor UMS Ajak Atlet Junjung Sportivitas

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menjadi pusat perhatian nasional dengan dipercaya sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX Jawa Tengah 2025 cabang olahraga pencak silat. Ajang bergengsi antar mahasiswa dari seluruh provinsi di Indonesia ini resmi dibuka pada Selasa (23/9) di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS. Dalam sambutannya, Rektor UMS, […]

  • Kesulitan dan Musibah Hasil dari Dosa dan Maksiat

    Kesulitan dan Musibah Hasil dari Dosa dan Maksiat

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 4.758
    • 0Komentar

    Oleh: Sabilla Qurratu Aini* Ketika musibah dan bencana datang menghampiri, kadang yang dijadikan kambing hitam adalah alam, artinya alam itu murka. Ketika sakit datang, yang disalahkan pula konsumsi makanan, kurang olaharga dan seterusnya. Ketika kita terdzholimi oleh orang lain kadang yang jadi sasaran untuk disalahkan pertama adalah tingkah orang bahkan langsung mencela sikap dan sifatnya. […]

  • Literasi Melawan Genosida! Buku Ini Teriakkan Hati Nurani Dunia untuk Palestina

    Literasi Melawan Genosida! Buku Ini Teriakkan Hati Nurani Dunia untuk Palestina

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lamongan — Dua penulis muda, Fathan Faris Saputro dan Risma Dewi, menerbitkan sebuah buku kolaboratif berjudul Tangis Sunyi Palestina. Buku ini hadir sebagai bentuk refleksi spiritual sekaligus solidaritas kemanusiaan terhadap penderitaan rakyat Palestina yang hingga kini masih berlangsung. Dalam karya tersebut, keduanya tidak hanya menyajikan narasi-narasi emosional, tetapi juga mengetengahkan kontemplasi sejarah, nilai-nilai iman, […]

  • Mahasiswi Ilkom UMS Raih Juara 3 Essay Nasional dengan Tema Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi

    Mahasiswi Ilkom UMS Raih Juara 3 Essay Nasional dengan Tema Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Diyah Ayu Julianti, berhasil meraih juara ketiga dalam kompetisi tingkat nasional melalui cabang lomba essay bertajuk Kebebasan berpendapat dan berekspresi, Bersuara untuk bangsa. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Commweekundip Universitas Diponegoro. Mengangkat sebuah isu sosial, Diyah mengungkapkan opini yang […]

expand_less