Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » SUMU Desak Pemerintah Tunda Kenaikan PPN dan Terapkan Kebijakan Afirmatif untuk Dukung UMKM

SUMU Desak Pemerintah Tunda Kenaikan PPN dan Terapkan Kebijakan Afirmatif untuk Dukung UMKM

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
  • visibility 232
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Rencana pemerintah menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen pada tahun depan menuai kritik dari Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU). Kebijakan ini berpotensi menambah beban bagi kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sekretaris Jenderal SUMU Ghufron Mustaqim meminta agar rencana kebijakan yang efektif mulai tahun 2025 itu dibatalkan. Bila opsi pembatalan tidak diambil, SUMU mendesak pemerintah agar mengimbangi kenaikan tarif PPN dengan sejumlah kebijakan afirmatif yang mendukung daya saing UMKM. Sebab, tegas dia, UMKM adalah tulang punggung perekonomian nasional.

“Kami mengusulkan tiga paket kebijakan afirmasi penguatan UMKM yang bisa dijalankan,” ujar Ghufron Mustaqim, Selasa (19/11/2024).

Pertama, menaikkan ambang batas (threshold) Pengusaha Kena Pajak (PKP) dari pendapatan per tahun Rp 4,8 miliar ke Rp 15 miliar. Hal ini mengacu pada batas atas ​​kriteria Usaha Kecil berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021.

Sebab, lanjut Ghufron, sudah lebih dari 10 tahun Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang Pengusaha Kena Pajak (PKP) belum diperbarui. PMK Nomor 197/PMK.03/2013 mengatur, pengusaha dan atau perusahaan yang memiliki pendapatan atau omset senilai lebih dari Rp 4,8 miliar wajib dikukuhkan sebagai PKP.

Implikasinya, PKP juga akan dikenakan PPN, yang saat ini tarifnya 11 persen dan per Januari 2025 nanti naik menjadi 12 persen. Mereka tidak lagi bisa mengeklaim PPh Final 0,5 persen dari pendapatan, sebagaimana PPh Final UMKM menurut PP Nomor 23/2018.

“PKP dikenakan tarif PPh 22 persen berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2020 Pasal 5 ayat 1,” kata Ghufron.

Kedua, penambahan nominal batas atas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari yang saat ini sebesar Rp 500 juta ke kisaran Rp 5 miliar hingga Rp 10 miliar per orang. Peningkatan nominal ini berguna untuk mendorong usaha mikro dan kecil agar mampu naik kelas menjadi usaha menengah.

Ghufron menjelaskan, nyaris seluruh atau 99,9 persen UMKM di Tanah Air adalah usaha mikro dan kecil. Hanya 0,1 persen saja yang berupa usaha menengah. Maka, KUR sangat membantu UMKM lantaran bunga atau bagi hasil yang rendah dan dengan underlying asset atau kolateral yang fleksibel.

“Salah satu sumber masalah usaha kecil sehingga tidak bisa bertransformasi menjadi usaha menengah adalah persoalan akses modal,” ucap dia.

Peraturan Pemerintah RI Nomor 7 Tahun 2021 menetapkan, usaha menengah memiliki kriteria antara lain modal usaha sebesar Rp 5 miliar hingga Rp 10 milyar. Pemerintah pun semestinya menaikkan pagu KUR menjadi Rp 5 miliar hingga Rp 10 miliar.

Dengan demikian, Ghufron mengatakan, semakin banyak usaha yang tidak seumur hidup terjebak dalam level usaha mikro dan kecil. Dengan modal dari KUR, UMKM dapat menambah daya saing melalui investasi di teknologi, penguatan sumber daya manusia (SDM), riset dan pengembangan, serta peningkatan modal kerja.

“Ini bisa berdampak pada penyerapan tenaga kerja lebih banyak dan kesejahteraan karyawan meningkat,” kata Ghufron.

Ketiga, kenaikan PPN semestinya diimbangi dengan menurunkan PPh Badan dari 22 persen menjadi 20 persen. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebenarnya sudah berniat untuk menurunkan PPh Badan tersebut.

“Kami mendukung kebijakan tersebut (menurunkan PPh Badan) dan meminta agar segera diundang-undangkan. Turunnya PPh Badan akan mendorong usaha memiliki neraca yang lebih kuat sehingga akan semakin membesarkan usaha,” tukas Ghufron.

SUMU meyakini, kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen akan berdampak luas bagi perekonomian, terutama sektor UMKM. Oleh karena itu, pemerintah harus memastikan kebijakan ini diimbangi dengan langkah-langkah konkret, antara lain, tiga poin yang telah disebutkan di atas.

Editor : Najihus Salam

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Batanghari Lampung Gandeng PT Siana Marina Service, Buka Peluang Alumni Kerja di Luar Negeri

    SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Batanghari Lampung Gandeng PT Siana Marina Service, Buka Peluang Alumni Kerja di Luar Negeri

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; BANDAR LAMPUNG – SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Batanghari Lampung resmi menjalin kerja sama dengan PT Siana Marina Service melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung yang berlangsung pada Jumat, 6 Juni 2026. Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Kepala SMA Muhammadiyah […]

  • Silaturahmi AmbulanMu se-Indonesia Digelar di Tali Wolu Bantul DIY

    Silaturahmi AmbulanMu se-Indonesia Digelar di Tali Wolu Bantul DIY

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANTUL – Sebanyak 500 armada AmbulanMu yang datang dari seluruh wilayah Indonesia mengikuti acara Silaturahmi AmbulanMU (Ambulan Muhammadiyah) Indonesia, meliputi Sumatera , Jawa, Bali NTT ,Kalimantan dan daerah di Indonesia lainnya. Kegiatan dipusatkan di Pantai Taliwolu, Parangtritis, Kretek Bantul, Minggu (6/7/2025). Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bantul, Arba Riksawan Qomaru SE mengatakan ,Kopi Darat […]

  • Lantik Pimpinan Komisariat Hamka, PC IMM Balikpapan Terus Tunjukkan Progres Pergerakan

    Lantik Pimpinan Komisariat Hamka, PC IMM Balikpapan Terus Tunjukkan Progres Pergerakan

    • calendar_month Minggu, 22 Jan 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 553
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM-Balikpapan, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Balikpapan menyelenggarakan pelantikan Pimpinan Komisariat Hamka Periode 2023-2024 (22/01), yang dilaksanakan di Sekretariat Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Balikpapan, Jalan DR. Sutomo No.47, RT.16, Karang Rejo, Kec. Balikpapan Tengah. Dengan mengangkat tema “Membentuk Generasi IMM yang Intelektual, Produktif, dan Mencerahkan”, kegiatan pelantikan komisariat ini dihadiri oleh unsur Pimpinan Daerah […]

  • Gerakan Sholat Subuh Berjamaah SMP Muhammadiyah 2 Balikpapan: Membangun Kebersamaan dan Kekuatan Iman

    Gerakan Sholat Subuh Berjamaah SMP Muhammadiyah 2 Balikpapan: Membangun Kebersamaan dan Kekuatan Iman

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 198
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – SMP Muhammadiyah 2 Balikpapan meluncurkan program unggulan terbaru yang mengajak seluruh keluarga besar sekolah—guru, orang tua, dan siswa—untuk bersama-sama memperkuat ukhuwah islamiyah melalui “Gerakan Sholat Subuh Berjamaah” pada 22 Desember 2024. Kegiatan yang diadakan perdana pada hari Sabtu pagi ini bertujuan untuk membentuk kebiasaan ibadah yang konsisten dan mengeratkan tali silaturahmi antar […]

  • Islam adalah Agama Cinta

    Islam adalah Agama Cinta

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 217
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Pada kesempatan kali ini Ustadz Hendra Dermawan S.Pd, M.A. menyampaikan topik terkait dengan dari islamophobia yang telah disampaikan sebelumnya. Perlu diketahui bahwa persyarikatan bangsa-bangsa sudah sejak 3 tahun terakhir menetapkan bahwasanya tanggal 15 Maret itu diperingati sebagai hari anti Islamphobia. Hal ini merupakan bagian dari dinamika yang bahwasannya Islam itu dipersalahkan, Islam […]

  • Minta Open Minded soal Tambang, Sekretaris PP Muhammadiyah: Anak Muda Muhammadiyah Masa Pikirannya ‘Spion’ Terus

    Minta Open Minded soal Tambang, Sekretaris PP Muhammadiyah: Anak Muda Muhammadiyah Masa Pikirannya ‘Spion’ Terus

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 228
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D. kembali menyinggung terkait riuh resah mengenai keputusan PP Muhammadiyah yang menerima izin pengelolaan usaha (IUP) tambang dari pemerintah. Pada momen Kopdarnas Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) di SM Tower Yogyakarta, Sabtu (21/9/2024), Sayuti menegaskan bahwa kader khususnya anak muda Muhammadiyah agar berpikiran terbuka […]

expand_less