Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Resmikan Dapur Makan Bergizi Muhammadiyah, Libatkan Akademisi dan Berdayakan Masyarakat Lokal

UMS Resmikan Dapur Makan Bergizi Muhammadiyah, Libatkan Akademisi dan Berdayakan Masyarakat Lokal

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pelaksanaan upacara Hari Jadi ke-67 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tidak hanya sebatas kegiatan seremonial saja. Dalam kesempatan berbahagia ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang dikoordinasikan oleh Koordinator Nasional (Kornas) resmi dibuka pada Jumat, (24/10). Kornas bertugas untuk menyusun strategi dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah.

Melalui kerja sama pemerintah dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, UMS diamanahkan berpartisipasi dalam menjalankan pengelolaan program tersebut. Sebagai organisasi keislaman terbesar di Indonesia, Muhammadiyah berupaya mendukung pembangunan berkelanjutan pemerintah melalui Makan Bergizi Muhammadiyah (MBM).

Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, menjelaskan prinsip pelaksanaan MBM merupakan bentuk perwujudan dakwah amar ma’ruf nahi munkar, sebagaimana yang tertulis dalam Al-Quran surah Al-Maun.

“Jadi Al-maun kita terus praktikan, karena bangsa ini yang kita ikut bangun dan memerdekaan bersama, itu memerlukan tangan-tangan berbagi dari seluruh kekuatan bangsa dan muhammadiyah menjadi yang terdepan,” jelas Haedar.

Hal ini sejalan dengan tujuan Muhammadiyah sebagai organisasi yang hendak berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Muhammadiyah menurut Haedar, berupaya terus berperan aktif dalam pembangunan nasional Indonesia.

Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.D., Selaku Penanggung Jawab Koordinasi Nasional Makan Bergizi Muhammadiyah Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dalam sambutan upacara Hari Jadi ke-67 UMS, Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.D., selaku Penanggung Jawab Kornas MBM PP Muhammadiyah menyampaikan arah pengembangan program ke depannya. Ia memaparkan terdapat beberapa model yang akan dikembangkan Muhammadiyah, yaitu SPPG model sekolah, SPPG model pesantren, SPPG model panti asuhan, SPPG model kampus, dan SPPG model umum.

Pada tahun 2025, Muhammadiyah telah menjalankan 125 SPPG dan 150 dalam proses pembangunan yang tersebar di 17 provinsi dan 97 kabupaten di Indonesia. MBM tidak hanya sebatas pemenuhan nutrisi bagi para pelajar, santri, dan ibu hamil, tetapi juga sebagai misi mengemban dakwah Muhammadiyah dan upaya memberdayakan masyarakat sekitar.

Hilman menuturkan bahwa mulai November 2025, Kornas MBM akan berfokus pada ekosistem yang terstruktur dan sistematis dalam mendukung SPPG ini. Oleh karena itu, ia berharap adanya sinergi antara perguruan tinggi maupun majelis dan lembaga terkait pengelolaan MBM.

“Bersinergi mempersiapkan ekosistem, layanan maupun penyediaan komoditas bagi kita semua agar proses pelayanan dari MBM ini bisa lancar dan membangun atau memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat maupun persyarikatan,” pesan Hilman.

Penandatangan Prasasti Sebagai Simbol Peresmian Pembukaan SPPG UMS

Sampai saat ini, Hilman melaporkan MBM telah terdistribusi kepada masyarakat dan tidak adanya kendala di dalam pengelolaan SPPG ini. “Syukurlah kami laporkan sampai sejauh ini dari lebih 100 ribu setiap harinya kami melayani siswa,” ungkapnya.

Selaras dengan Hilman tentang pemberdayaan masyarakat, Prof. Dr. Bambang Sumardjoko, M. Pd., sebagai penanggung jawab program MBM di UMS, menyatakan keunggulan pada program ini adalah keterlibatan masyarakat sekitar dalam operasionalnya. “Ini juga melibatkan orang-orang di sekitar sini kan, relawannya dan menyerap tenaga kerja, terus juga meningkatkan anak-anak menjadi bergizi gitu ya,” ujarnya.

Selain itu, keunggulan lain dari SPPG yang dikelola UMS terdapat pada keterlibatan pengawasan ketat oleh akademisi UMS. Berbagai pengecekan dilakukan demi menjaga keamanan pangan yang disediakan, berbagai sivitas akademika UMS turut serta dalam pelaksanaannya.

“Dosen Ilmu Gizi kita undang, program studi Akuntansi juga, kemudian ada dosen Teknik Kimia yang mau ikut meneliti kira-kira dagingnya nanti jadi masalah atau tidak,” tutur bambang menjelaskan peran akademisi UMS dalam mengawasi keberjalanan MBM.

Dari sisi bangunan, kesehatan, dan sanitasi air, telah dilakukan pengecekan secara bertahap dan mendapatkan hasil bahwa dapur telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Bersama PP Muhammadiyah, UMS terus berkomitmen dalam memberdayakan akademisi dan bertanggung jawab dalam memastikan kualitas program.

“MBM bisa berjalan dengan baik, lancar dan tentu berkah. Kami insyaallah akan menjalankan komitmen dengan sesuai dengan anggaran yang disiapkan,” harap Bambang. (Roselia/Humas)

Editor: Farhan Shiddiq

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Capai 97% Target Hafalan, Ketua ASLAMA PTMA Berikan Apresiasi Pada Haflah Akhiris Sanah Program I’dad Pondok Shabran UMS

    Capai 97% Target Hafalan, Ketua ASLAMA PTMA Berikan Apresiasi Pada Haflah Akhiris Sanah Program I’dad Pondok Shabran UMS

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Suasana haru menyelimuti Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) saat Pondok Shabran UMS menyelenggarakan Haflah Akhirissanah Program I’dad Angkatan 2025, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa pembinaan intensif selama satu tahun bagi para mahasantri yang fokus pada tahfiz al-Qur’an dan Bahasa Arab. Program I’dad Angkatan 2025 […]

  • Langkah Preventif, DPD IMM Kaltim Melakukan Sosialisasi Demi Meminimalisir Kecelakaan di Area Bekas Tambang

    Langkah Preventif, DPD IMM Kaltim Melakukan Sosialisasi Demi Meminimalisir Kecelakaan di Area Bekas Tambang

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 263
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Samarinda – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan bahaya di area lubang bekas tambang, Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan sosialisasi di salah satu lokasi tambang yang rawan kecelakaan pada Rabu (17/07/2024) di Kecamatan Palaran Kota Samarinda. Langkah ini diawali dengan pemasangan spanduk larangan berkegiatan dan police line di […]

  • Warga Desa Masani Berduka di Poso Pesisir Kabupaten Poso

    Warga Desa Masani Berduka di Poso Pesisir Kabupaten Poso

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Poso, 17 Agustus 2025 jam 06.38 Wita — Guncangan gempa berkekuatan 6,0 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah menyisakan kepanikan di kalangan warga. Gempa yang menyebabkan pasien rumah sakit RSUD Poso terpaksa juga berhamburan keluar gedung. Dikabarkan sementara 1 Gereja di Masani Rusak Berat hingga menyebabkan Korban Info dari Puskesmas Mapane, korban […]

  • LDK PP Muhammadiyah Membentuk FORDIGIMU, “Kopassus” Media Dakwah Digital

    LDK PP Muhammadiyah Membentuk FORDIGIMU, “Kopassus” Media Dakwah Digital

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi membentuk FORDIGIMU (Forum Dai Digital Muhammadiyah) melalui kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Sabtu (24/5/2026). Pembentukan FORDIGIMU menjadi langkah strategis Muhammadiyah dalam memperkuat dakwah di ruang digital. Kehadiran media sosial yang semakin berkembang dinilai perlu direspons melalui gerakan dakwah yang adaptif, […]

  • Jangan Mau Tumbang Oleh Lidah yang Tak Bertulang!

    Jangan Mau Tumbang Oleh Lidah yang Tak Bertulang!

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.138
    • 0Komentar

    Sumber Ilustrasi: Hipwee.com Oleh: Andi Rezti Maharani*   “Mulut kasar gak ngaruh sama perilaku!” What a horrible statement! Aku tak habis pikir, kualitas calon penerus bangsa kian hari semakin mengalami penurunan. Indonesia memiliki beragam bahasa daerah, tak kalah juga dengan bahasa kasar yang semakin beragam bentuk. Anak bangsa sedang kritis. Tanpa sadar telah diperbudak oleh […]

  • Refleksi Mahasiswa: Tahun Politik dan  Tugas Intelektual

    Refleksi Mahasiswa: Tahun Politik dan  Tugas Intelektual

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 359
    • 1Komentar

    Oleh: Anas Asy’ari Nashuha* “Hidup yang tak direfleksikan adalah hidup yang tidak layak untuk dijalani” ~ Socrates Tatkala fajar menyingsing kesadaran kembali bangun melihat masa depan lebih indah. Kesadaran membuka matanya melihat keadaan yang tak biasa ia rasakan. Pagi yang cerah menyambut dengan kegembiraan sekaligus menimbulkan tanda tanya. Tak lama kemudian ia mendapati berita bacapare-bacapres […]

expand_less