Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Jadi Tuan Rumah Pameran dan Coaching Clinic Perlindungan Varietas Tanaman

UMS Jadi Tuan Rumah Pameran dan Coaching Clinic Perlindungan Varietas Tanaman

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH. ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi tuan rumah kegiatan pameran dan coaching clinic perlindungan varietas tanaman yang digelar oleh Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PVTPP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penandatanganan kerja sama antara Pusat PVTPP dengan 29 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia.

Ketua Asosiasi Sentra Kekayaan Intelektual Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (ASKI PTMA), Prof. Dra. Kun Harismah, M.Si., Ph.D., menyampaikan bahwa sosialisasi mengenai perlindungan varietas tanaman ke lingkungan perguruan tinggi masih jarang dilakukan. Ia mengapresiasi langkah UMS yang telah melakukan pendampingan langsung kepada petani.

“Teman-teman di prodi Pendidikan Biologi juga tidak menutup kemungkinan nanti bisa membantu petani yang ada di sekitar UMS, misalnya yang dari Soloraya atau sampai Jawa Tengah karena kita punya Jatam, Jaringan Petani Muhammadiyah, sehingga nanti bisa dilakukan pendampingan dalam rangka perlindungan varietas tanaman tadi,” ujar Kun Harismah, Rabu (29/10).

Prof. Kun Harismah, Ph.D.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini ditujukan kepada perguruan tinggi yang memiliki potensi dan sentra kekayaan intelektual, terutama yang telah menandatangani nota kesepahaman dengan Pusat PVTPP.

“Ini sedang sosialisasi untuk perlindungan varietas tanaman dilakukan ke Perguruan Tinggi yang ada sentra kekayaan intelektualnya, yang kemarin hadir pada saat MoU, ada 29 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang ikut MoU,” tambahnya.

Salah satu peserta pameran, Suharno, petani singkong asal Boyolali, turut menampilkan hasil inovasinya berupa varietas singkong hasil okulasi dari dua jenis tanaman. Singkong tersebut ia beri nama “Singkong Indonesia.”

“Mulanya saya menamainya dengan Singkong Nusantara, tetapi selanjutnya saya sebut dengan Singkong Indonesia,” ujarnya.

Singkong Indonesia hasil okulasi dari KBD Suharno, Boyolali

Suharno menjelaskan bahwa singkong hasil rekayasanya memiliki keunggulan dibanding varietas lokal. Pada tahap pertama penanaman, singkong ini mampu menghasilkan umbi seberat 40 kilogram, sedangkan pada tahap kedua bisa mencapai 150 kilogram.

Singkong Indonesia juga memiliki fleksibilitas tinggi dalam pengolahan. Singkong ini bisa diolah menjadi seperti singkong keju, getuk, atau tape. Tetapi jika tanaman sudah relatif besar, bisa diolah menjadi mokaf atau keripik.

Untuk waktu panen singkong bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pasar. Jika akan diolah menjadi tape, bisa dipanen di umur 8 bulanan. Lalu jika ingin dibuat keripik, dibuat lebih tua.

“Kalau keripik bisa lebih renyah. Lebih tua lebih baik,” katanya.

Sebagai perbandingan, singkong lokal umumnya hanya memiliki bobot sekitar 5 kilogram per tanaman. Dengan hasil okulasi, Singkong Indonesia dapat menghasilkan bobot jauh lebih besar.

Dalam mengembangkan varietas ini, Suharno didampingi oleh Prof. Muhtadi, dosen UMS. Menurutnya, pendampingan tersebut sangat membantu peningkatan kualitas hasil tanam dan perluasan pasar.

“Setelah saya sudah lama menanam dan meneliti singkong ini, terus terang saya bertemu dengan Prof. Muhtadi itu saya didampingi dan lebih meningkat. Dan pasar saya sampai ke luar Jawa lebih banyak. Tim-tim dari India sudah ke tempat saya, sharing teori-teori,” ungkapnya.

Suharno menuturkan bahwa ia telah menanam singkong sejak kecil. Namun dahulu, varietas yang ditanam masih lokal dengan bobot panen hanya 1–5 kilogram. “Terus setelah saya rekayasa, saya silang itu bisa. Kemarin kalau pakai bibit yang belum unggul itu ya rata-rata hanya 20–30 kg. Setelah saya mencari terus, saya mencari jenis-jenis yang lain dan ketemu yang ini,” katanya.

Meski hasilnya sudah tergolong tinggi, ia masih berupaya untuk terus melakukan rekayasa guna menghasilkan varietas yang lebih unggul. “Saya masih mencari ini, belum puas saya,” ujarnya.

Saat ini, Suharno menjadi penangkar bibit Singkong Indonesia dengan lahan persemaian seluas sekitar 5000 meter persegi, serta memiliki lahan demplot pembibitan mencapai 7.000 meter persegi. (Maysali/Humas)

Editor: Unaise Albunayya

 

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Comment modifier ses paramètres sur Buran Casino facilement

    Comment modifier ses paramètres sur Buran Casino facilement

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Pour ceux qui souhaitent ajuster leurs préférences de jeu, la plateforme buran-casino.app propose une interface claire permettant de modifier ses paramètres facilement et rapidement. Cette fonctionnalité est essentielle pour personnaliser l’expérience utilisateur et garantir une navigation fluide sur le site. Accéder à la section des paramètres La première étape pour modifier ses paramètres sur Buran […]

  • Mengatasi Kegelisahan Jiwa melalui Takziyatun Nafs

    Mengatasi Kegelisahan Jiwa melalui Takziyatun Nafs

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Oleh: Nabila Putri Riansyah dan Nurlis Sifaun Nisa  Manusia adalah makhluk sempurna dan mulia dengan segala kelebihan  dan kemampuan mereka masing-masing dari makhluk lainnya, namun dari kelebihan dan kemampuanya itu manusia juga tidak luput dari keterbatasan dan kelemahan, sehingga dalam kehidupan sehari-hari mereka tidak mungkin terhindari dari permasalahan yang silih berganti mewarnai kehidupan. Membersihkan dan […]

  • Rakerwil LPP PWM Jateng menghasilkan Program Stategis Pesantren Muhammadiyah Jawa Tengah

    Rakerwil LPP PWM Jateng menghasilkan Program Stategis Pesantren Muhammadiyah Jawa Tengah

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 213
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kudus – Rapat Kerja Pengurus Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah diselenggarakan 2 hari dari tanggal 19-20 Agustus 2023 di Pondok Pesantren Muhammadiyah Kudus menghasilkan banyak program strategis guna peningkatan mutu dan kualitas pesantren Muhammadiyah. Dalam Pembukaan Rakerwil, ketua LPP PWM Jateng KH. M. Irzal Fadholi menyampaikan peran penting Lembaga ini untuk […]

  • ONE MONTH FARMER MENINGKATKAN EKONOMI WARGA MELALUI PROGRAM MIKRO PLASMA BUDIDAYA ITIK DAN AYAM KAMPUNG

    ONE MONTH FARMER MENINGKATKAN EKONOMI WARGA MELALUI PROGRAM MIKRO PLASMA BUDIDAYA ITIK DAN AYAM KAMPUNG

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 257
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandarlampung – Lembaga Pengembang UMKM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung bersama Surya Pangan Indotama (SUAPIN)launching Program Mikro Plasma Budidaya Itik dan Ayam Kampung. Pada langkah awal SUAPIN adakan Pelatihan Mikro Plasma Budidaya Itik dan Ayam Kampung di Laboratorium Lapang Pertanian Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Lampung pada hari Sabtu, 20 Juli 2024. Kegiatan ini merupakan hasil […]

  • Dosen UMS Nur Subekti, Pelatih PON yang Berdedikasi di Kampus

    Dosen UMS Nur Subekti, Pelatih PON yang Berdedikasi di Kampus

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Konsistensi, disiplin, dan keberanian dalam mengambil keputusan besar menjadi benang merah perjalanan hidup Dr. Nur Subekti, S.Pd., M.Or. Sosok kader Muhammadiyah ini menapaki jalan panjang dari arena pencak silat hingga ruang akademik sebagai dosen sekaligus perintis Program Studi Pendidikan Jasmani di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Nur Subekti dikenal sebagai mantan atlet pencak […]

  • FKIP Sabet Gelar Juara Voli Putri di HUT UMS ke-67

    FKIP Sabet Gelar Juara Voli Putri di HUT UMS ke-67

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil menyabet gelar juara dalam pertandingan bola voli putri yang digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 UMS tahun 2025. Pertandingan bola voli putri ini diikuti oleh sejumlah tim dari fakultas dan unit di lingkungan UMS. Salah satu tim yang […]

expand_less