Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Lanjutkan Program Peningkatan Kapasitas dengan Pelatihan Alat Bantu Produksi bagi Pengrajin Batik Difabel

UMS Lanjutkan Program Peningkatan Kapasitas dengan Pelatihan Alat Bantu Produksi bagi Pengrajin Batik Difabel

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebagai rangkaian dari program peningkatan kapasitas pengrajin batik difabel, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerjasama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK), kembali menyelenggarakan kegiatan lanjutan berupa Workshop Pemanfaatan Alat Bantu Pendukung Produksi bagi Pengrajin Batik Disabilitas Klaten pada Sabtu, (22,11) dan bertempat di Kantor PPDK Klaten.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Workshop, dan merupakan rangkaian kegiatan yang bekerjasama dengan Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dalam Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang berjudul ‘Penerapan Instalasi Alat Bantu Ramah Disabilitas Sebagai Sarana Meningkatkan Produktivitas Pengrajin Difabel untuk Mendukung Produk Unggulan Batik Shibori dan Batik Ciprat yang Ramah Lingkungan.’

Ketua tim pengabdian, Dyah Widi Astuti ST, M.Sc,. menyebut kegiatan kali ini menjadi keberlanjutan dari program. “Bila workshop sebelumnya membekali pengrajin dengan keterampilan memperkenalkan produk, maka kegiatan kali ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi produksi melalui teknologi tepat guna yang mudah dioperasikan oleh penyandang disabilitas,” ujarnya, Senin (24/11).

Narasumber dari Teknik Industri UMS Dr. Indah Pratiwi, S.T., M.T., memberikan penjelasan mendetail mengenai dua inovasi alat yang dirancang khusus untuk mendukung proses produksi batik:
1. Alat Lorod yang membantu penghilangan malam dengan lebih cepat dan aman.

2. Alat Jemur berbasis katrol yang memudahkan pengrajin menaikkan dan menurunkan kain tanpa membutuhkan kekuatan fisik berlebih, sehingga lebih inklusif bagi pengrajin dengan mobilitas terbatas.

Indah juga menjelaskan prinsip kerja, keselamatan penggunaan, serta manfaat ergonomi yang menjadi dasar pengembangan kedua alat tersebut.

Alat Lorod yang membantu penghilangan malam dengan lebih cepat dan aman

“Kami ingin menghadirkan alat yang bukan hanya canggih, tetapi juga benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengrajin di lapangan. Fokusnya adalah keamanan, efisiensi, dan kemudahan operasional bagi penyandang disabilitas,” jelas Indah.

Para pengrajin difabel juga mencoba langsung menggunakan kedua alat tersebut dengan pendampingan tim teknis. Praktik dilakukan dengan pendekatan step-by-step atau langkah demi langkah sehingga seluruh peserta dapat memahami fungsi dan alur kerja alat secara utuh.

Pengrajin memberikan respons sangat positif, terutama karena kedua alat dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan nyata di lapangan yaitu untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja, mempercepat proses produksi dan mengurangi beban fisik terutama dalam proses penjemuran kain.

Untuk memastikan keberlanjutan penggunaan alat, kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi berupa umpan balik langsung. Beberapa masukan didapatkan meliputi;

1. Penyesuaian stabilitas rak jemur agar tidak bergoyang saat hanya sedikit kain yang dijemur
2. Pembersihan malam dari alat lorod agar tidak tersumbat.

Hasil evaluasi akan digunakan tim Pengabdian Masyarakat untuk melakukan penyempurnaan alat, sehingga dapat menjadi perangkat yang benar-benar membantu aktivitas produksi pengrajin batik disabilitas di Klaten.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Dyah Widi Astuti menegaskan UMS bersama PPDK Klaten komitmen untuk mendukung pemberdayaan pengrajin difabel, memberikan akses pada teknologi yang inklusi, dan membangun ekosistem produksi batik yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“Kami memastikan bahwa setiap kegiatan tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi berlanjut pada pendampingan dan penyempurnaan alat agar benar-benar bermanfaat bagi para pengrajin,” pungkasnya.

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas produksi batik lokal, tetapi juga memperluas kesempatan ekonomi bagi pengrajin difabel di wilayah Klaten.

Kontributor: Adi

Editor: Alfarabi

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Ajak IMM Perkuat Tiga Pilar Utama Gerakan

    Ketua Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Ajak IMM Perkuat Tiga Pilar Utama Gerakan

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Ketua Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Husen, memberikan pandangannya tentang tantangan yang dihadapi gerakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) saat ini. Dalam acara Pelatihan Instruktur Madya (PIM) DPD IMM DKI Jakarta pada 1 Mei 2025, Husen mengungkapkan bahwa gerakan IMM harus memperkuat tiga pilar utama, yaitu Gerakan Intelektual, Gerakan Ekonomi, dan Gerakan Politik. […]

  • Fenomena Fotoyu: Antara Kebutuhan Konten dan Hak Privasi Masyarakat

    Fenomena Fotoyu: Antara Kebutuhan Konten dan Hak Privasi Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fenomena jasa fotografi marketplace seperti Fotoyu kembali ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat. Fenomena ini menuai kontroversi lantaran dianggap telah melanggar privasi seseorang. Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sidiq Setyawan, S.I.Kom., M.I.Kom., sekaligus penggiat seni fotografi, mengungkap bahwa fenomena ini bukanlah hal baru dalam […]

  • Ilmu Tanpa Adab dan Syukur Hanya Akan Mengantarkan pada Kehancuran

    Ilmu Tanpa Adab dan Syukur Hanya Akan Mengantarkan pada Kehancuran

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Ilmu menjadi dasar utama dalam membangun iman, karakter, dan peradaban. Tanpa ilmu, manusia tidak akan mengenal siapa Tuhannya, dan tidak akan mampu membedakan kebenaran dari kebatilan. Penegasan itu disampaikan oleh Dr. Ainur Rha’in, S.Th.I., M.Th.I., dalam Kajian Tafsir Surat Al-Qalam ayat 17–28. Menurutnya, ilmu harus mengantarkan manusia pada pengakuan terhadap kekuasaan Allah […]

  • Ketua PWM Lampung Tekankan Sinergi ‘Head, Heart, dan Hand’ dalam Penguatan Pendidikan Karakter Guru Muhammadiyah

    Ketua PWM Lampung Tekankan Sinergi ‘Head, Heart, dan Hand’ dalam Penguatan Pendidikan Karakter Guru Muhammadiyah

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, Prof. Dr. H. Sudarman, M.Ag., menyerukan pentingnya integrasi antara kecerdasan, karakter, dan keterampilan dalam diri setiap guru. Hal ini disampaikan Prof. Sudarman saat memberikan Welcoming Speech dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam dan Penguatan Pendidikan Karakter Regional Lampung. Acara yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) […]

  • Menteri Dikdasmen Abdul Mukti Hadiri Tablig Akbar di RS PKU Muhammadiyah Solo

    Menteri Dikdasmen Abdul Mukti Hadiri Tablig Akbar di RS PKU Muhammadiyah Solo

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 141
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Solo – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, menyatakan Muhammadiyah telah secara riil menghadirkan kemakmuran khususnya melalui berbagai amal usaha yang tersebar di Tanah Air. Muhammadiyah memberi kemakmuran kepada para karyawan dan keluarga serta menggerakkan ekonomi kepada masyarakat secara luas. Bahkan peran-peran Muhammadiyah membantu pemerintah menghadirkan kemakmuran itu diakui Ketua Umum Pengurus […]

  • DUA DOSEN IQT DAN MAHASIWA UMS PRESENTASI PADA KONFERENSI  INTERNATIONAL AIAT DI IAIN KEDIRI

    DUA DOSEN IQT DAN MAHASIWA UMS PRESENTASI PADA KONFERENSI  INTERNATIONAL AIAT DI IAIN KEDIRI

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 195
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kediri – Dua dosen dan satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta mengikuti Kegiatan Tahunan Asosiasi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (AIAT) se-Indonesia yang diadakan oleh IAIN Kediri.berlangsung tanggal 2 – 5 September 2024 Kegiatan ini mengusung tema “Towards a Surah-Based Research on the Qur’an,” yang menekankan pentingnya penelitian berbasis surah dalam kajian Al-Qur’an. Mengadirkan Pembicara Prof. […]

expand_less