Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Lanjutkan Program Peningkatan Kapasitas dengan Pelatihan Alat Bantu Produksi bagi Pengrajin Batik Difabel

UMS Lanjutkan Program Peningkatan Kapasitas dengan Pelatihan Alat Bantu Produksi bagi Pengrajin Batik Difabel

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 73
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebagai rangkaian dari program peningkatan kapasitas pengrajin batik difabel, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerjasama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK), kembali menyelenggarakan kegiatan lanjutan berupa Workshop Pemanfaatan Alat Bantu Pendukung Produksi bagi Pengrajin Batik Disabilitas Klaten pada Sabtu, (22,11) dan bertempat di Kantor PPDK Klaten.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Workshop, dan merupakan rangkaian kegiatan yang bekerjasama dengan Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dalam Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang berjudul ‘Penerapan Instalasi Alat Bantu Ramah Disabilitas Sebagai Sarana Meningkatkan Produktivitas Pengrajin Difabel untuk Mendukung Produk Unggulan Batik Shibori dan Batik Ciprat yang Ramah Lingkungan.’

Ketua tim pengabdian, Dyah Widi Astuti ST, M.Sc,. menyebut kegiatan kali ini menjadi keberlanjutan dari program. “Bila workshop sebelumnya membekali pengrajin dengan keterampilan memperkenalkan produk, maka kegiatan kali ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi produksi melalui teknologi tepat guna yang mudah dioperasikan oleh penyandang disabilitas,” ujarnya, Senin (24/11).

Narasumber dari Teknik Industri UMS Dr. Indah Pratiwi, S.T., M.T., memberikan penjelasan mendetail mengenai dua inovasi alat yang dirancang khusus untuk mendukung proses produksi batik:
1. Alat Lorod yang membantu penghilangan malam dengan lebih cepat dan aman.

2. Alat Jemur berbasis katrol yang memudahkan pengrajin menaikkan dan menurunkan kain tanpa membutuhkan kekuatan fisik berlebih, sehingga lebih inklusif bagi pengrajin dengan mobilitas terbatas.

Indah juga menjelaskan prinsip kerja, keselamatan penggunaan, serta manfaat ergonomi yang menjadi dasar pengembangan kedua alat tersebut.

Alat Lorod yang membantu penghilangan malam dengan lebih cepat dan aman

“Kami ingin menghadirkan alat yang bukan hanya canggih, tetapi juga benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengrajin di lapangan. Fokusnya adalah keamanan, efisiensi, dan kemudahan operasional bagi penyandang disabilitas,” jelas Indah.

Para pengrajin difabel juga mencoba langsung menggunakan kedua alat tersebut dengan pendampingan tim teknis. Praktik dilakukan dengan pendekatan step-by-step atau langkah demi langkah sehingga seluruh peserta dapat memahami fungsi dan alur kerja alat secara utuh.

Pengrajin memberikan respons sangat positif, terutama karena kedua alat dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan nyata di lapangan yaitu untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja, mempercepat proses produksi dan mengurangi beban fisik terutama dalam proses penjemuran kain.

Untuk memastikan keberlanjutan penggunaan alat, kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi berupa umpan balik langsung. Beberapa masukan didapatkan meliputi;

1. Penyesuaian stabilitas rak jemur agar tidak bergoyang saat hanya sedikit kain yang dijemur
2. Pembersihan malam dari alat lorod agar tidak tersumbat.

Hasil evaluasi akan digunakan tim Pengabdian Masyarakat untuk melakukan penyempurnaan alat, sehingga dapat menjadi perangkat yang benar-benar membantu aktivitas produksi pengrajin batik disabilitas di Klaten.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Dyah Widi Astuti menegaskan UMS bersama PPDK Klaten komitmen untuk mendukung pemberdayaan pengrajin difabel, memberikan akses pada teknologi yang inklusi, dan membangun ekosistem produksi batik yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“Kami memastikan bahwa setiap kegiatan tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi berlanjut pada pendampingan dan penyempurnaan alat agar benar-benar bermanfaat bagi para pengrajin,” pungkasnya.

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas produksi batik lokal, tetapi juga memperluas kesempatan ekonomi bagi pengrajin difabel di wilayah Klaten.

Kontributor: Adi

Editor: Alfarabi

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Gelar Play-Based Fun Activities di Korea Selatan, Perkuat Identitas Anak Muslim Diaspora

    UMS Gelar Play-Based Fun Activities di Korea Selatan, Perkuat Identitas Anak Muslim Diaspora

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 94
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan kiprah globalnya melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI). Mengusung tema “Play-Based Fun Activities bagi Anak-Anak Muslim di Korea Selatan”, kegiatan ini melibatkan anak-anak dari komunitas Muslim Indonesia yang tinggal di Korea Selatan. Secara teknis, kegiatan ini dipimpin oleh Qonitah Faizatul Fitriyah, S.Pd., M.Pd., […]

  • Kebebasan Untuk Kaum Tertindas

    Kebebasan Untuk Kaum Tertindas

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Oleh : Amanda Fathiya R (202110230311020) Negara kita, Indonesia, merupakan negara demokrasi yang saat ini sedang berada di titik tertinggi dalam menentukan entah keberhasilan ataupun kegagalan bangsa untuk menggapai cita-cita sesuai dengan yang tertera dalam pembukaan UUD 1945.  Indonesia juga menganut sistem pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Dalam buku Pendidikan Kaum Tertindas […]

  • PC IMM AR Fakhruddin Sukses Gelar Pelatihan Media Merah 2025, Siapkan Kader Tangguh di Era Digital

    PC IMM AR Fakhruddin Sukses Gelar Pelatihan Media Merah 2025, Siapkan Kader Tangguh di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta, 21 Juni 2025 – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Abdul Razaq Fakhruddin Kota Yogyakarta melalui bidang Media dan Komunikasi telah menyelenggarakan Pelatihan Media Merah 2025 dengan tema “Media Digital sebagai Wajah IMM di Era Transformasi Teknologi” di Kantor PKBI DIY. Kegiatan ini di ikuti oleh 20 Kader dari seluruh pimpinan komisariat dibawah naungan […]

  • Inovasi Lokal, Prestasi Global: Sampo Jeruk Nipis Anti Ketombe Karya Tim UMS Raih Silver Medal JISF 2026

    Inovasi Lokal, Prestasi Global: Sampo Jeruk Nipis Anti Ketombe Karya Tim UMS Raih Silver Medal JISF 2026

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 119
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tingginya prevalensi gangguan kulit kepala akibat infeksi jamur di wilayah tropis mendorong kebutuhan akan produk perawatan rambut yang lebih aman dan berkelanjutan. Menjawab isu tersebut, tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menghadirkan inovasi sampo antiketombe berbasis bahan alam yang berhasil meraih Silver Medal dalam ajang Jakarta International Science Fair 2026 yang […]

  • Open Recruitment Koordinator Daerah Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU), Yuk Gabung!

    Open Recruitment Koordinator Daerah Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU), Yuk Gabung!

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 175
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) open recruitment koordinator daerah di seluruh wilayah Indonesia. Inilah saatnya memperkuat jaringan dengan seluruh pengusaha di daerah Anda. Serikat Usaha Muhammadiyah adalah komunitas pengusaha dan calon pengusaha terbuka bagi siapapun. SUMU memiliki visi “Mengantarkan 30 Anggota SUMU Menjadi Top 100 Orang Terkaya Indonesia Pada Tahun 2045”. Syarat dan Proses […]

  • Dari Latihan ke Lapangan: Kokam Wijayakusuma Marda Cilacap Tunjukkan Kelas di Jambore Jateng 2025

    Dari Latihan ke Lapangan: Kokam Wijayakusuma Marda Cilacap Tunjukkan Kelas di Jambore Jateng 2025

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, – TEGAL Sebanyak 51 personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Wijayakusuma Kabupaten Cilacap sukses menorehkan prestasi membanggakan dalam Jambore Kokam se-Jawa Tengah 2025 yang digelar di Bumi Perkemahan Pantai Alam Indah, Kota Tegal, Jumat–Ahad (17–19/10/2025). Mengusung tema “Kokam Tanggap, Indonesia Berdaya”, ajang ini menjadi wadah penguatan karakter, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan kader Kokam […]

expand_less