Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Konsep Kerukunan Antarumat Beragama dalam Perspektif Pemikiran Prof. Dinn Syamsuddin

Konsep Kerukunan Antarumat Beragama dalam Perspektif Pemikiran Prof. Dinn Syamsuddin

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Ihsan Sofwan Idris, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Prof. Dr. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, MA, yang lebih dikenal sebagai Din Syamsuddin, lahir di Sumbawa Besar pada 31 Agustus 1958. Sejak muda ia menempuh pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor, yang membentuk dasar keilmuan dan kedisiplinannya. Ia kemudian melanjutkan studi di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, mengambil jurusan Perbandingan Agama, dan berhasil meraih gelar sarjana serta magister. Semangat intelektualnya membawanya ke University of California, Los Angeles (UCLA), di mana ia memperdalam kajian agama dan memperoleh gelar doktor.

Dalam perjalanan karier akademiknya, Din Syamsuddin dikenal sebagai sosok yang produktif menulis dan aktif berdiskusi mengenai isu-isu keislaman, kebangsaan, dan hubungan antaragama. Ia menjadi dosen di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sekaligus membimbing banyak mahasiswa dalam kajian Islam kontemporer. Pemikirannya menekankan pentingnya Islam sebagai agama yang rahmatan lil ‘alamin, serta relevan dengan tantangan modernitas. Din juga aktif dalam forum internasional, memperjuangkan dialog antaragama dan perdamaian dunia melalui berbagai konferensi dan organisasi.

Selain kiprah akademik, Din Syamsuddin menorehkan jejak intelektual melalui kepemimpinannya di Muhammadiyah dan Majelis Ulama Indonesia. Sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2005–2015, ia mendorong penguatan peran Muhammadiyah dalam pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Kepemimpinannya di MUI juga menegaskan komitmennya terhadap moderasi Islam dan penguatan ukhuwah. Dengan kombinasi antara pemikiran akademis dan kepemimpinan organisasi, Din Syamsuddin menjadi salah satu tokoh intelektual Muslim Indonesia yang berpengaruh di tingkat nasional maupun internasional.

Latar belakang Historis Pemikiran Prof. Din Syamsuddin

Penunjukan Prof. Din Syamsuddin sebagai Utusan Khusus Presiden untuk dialog dan kerja sama antaragama serta peradaban pada Oktober 2017 tidak lepas dari rekam jejak panjangnya sebagai tokoh Muhammadiyah dan akademisi. Sebagai mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, ia dikenal konsisten memperjuangkan moderasi Islam dan membangun jembatan komunikasi antarumat beragama. Pengalaman internasionalnya dalam forum-forum lintas agama juga menjadi modal penting yang membuat Presiden Joko Widodo menilai Din layak mengemban tugas tersebut. Dengan latar belakang itu, gagasan kerukunan beragama yang ia bawa berakar pada pengalaman akademis dan kepemimpinan organisasi Islam.

Dalam menjalankan mandatnya, Din Syamsuddin menekankan bahwa semua agama pada hakikatnya menyerukan kerukunan dan kebersamaan. Ia aktif bersilaturahim dengan tokoh-tokoh agama Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu untuk memperkuat komunikasi lintas iman. Din menegaskan bahwa tugasnya bukan untuk kepentingan politik, melainkan murni membangun harmoni sosial. Hal ini menunjukkan bahwa gagasan kerukunan beragama yang ia usung berangkat dari keyakinan bahwa agama adalah sumber perdamaian, bukan konflik.

Secara historis, gagasan Din Syamsuddin tentang kerukunan beragama juga dipengaruhi oleh konteks Indonesia sebagai negara multikultural dengan keragaman agama yang tinggi. Ia melihat potensi konflik dapat diminimalisasi melalui dialog antaragama yang intensif dan berkesinambungan. Dengan posisi sebagai utusan presiden, Din berupaya mengangkat nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin ke ranah kebijakan publik dan diplomasi antarperadaban. Latar belakang ini menjadikan gagasannya relevan tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia internasional yang menghadapi tantangan serupa dalam menjaga harmoni antarumat beragama.

Gagasan Pemikiran Modern Muhammadiyah pada Prof. Din Syamsuddin

Sebagai tokoh Muhammadiyah, Prof. Din Syamsuddin membawa gagasan modernisme Islam yang menekankan rasionalitas, keterbukaan, dan relevansi ajaran agama dengan tantangan zaman. Ketika ditunjuk sebagai Utusan Khusus Presiden untuk dialog antaragama, ia mengintegrasikan nilai-nilai modern Muhammadiyah yang menolak sikap eksklusif dan mengedepankan inklusivitas. Din melihat bahwa kerukunan beragama bukan sekadar toleransi pasif, melainkan kerja sama aktif dalam membangun masyarakat yang adil dan beradab. Dengan demikian, gagasannya mencerminkan semangat Muhammadiyah sebagai gerakan tajdid (pembaruan) yang progresif.

Dalam perspektif modern Muhammadiyah, Din Syamsuddin menekankan pentingnya dialog antaragama sebagai sarana transformasi sosial. Ia berpendapat bahwa agama harus hadir sebagai kekuatan moral yang mampu mengatasi konflik dan memperkuat solidaritas. Sebagai utusan presiden, Din mengusung pendekatan yang menekankan rasionalitas dan etika universal, sehingga nilai-nilai Islam dapat berkontribusi dalam percakapan global tentang perdamaian. Hal ini sejalan dengan visi Muhammadiyah yang modern: menjadikan Islam sebagai sumber solusi bagi problematika kemanusiaan kontemporer.

Gagasan Din Syamsuddin juga menegaskan bahwa modernisme Muhammadiyah tidak berhenti pada aspek internal umat Islam, tetapi meluas ke ranah antarperadaban. Ia melihat kerukunan beragama sebagai bagian dari diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional. Dengan mengedepankan Islam rahmatan lil ‘alamin, Din berusaha menunjukkan wajah Islam yang moderat, rasional, dan berorientasi pada kemajuan. Inilah bentuk aktualisasi pemikiran modern Muhammadiyah yang ia bawa ke panggung nasional dan global melalui peran sebagai utusan presiden.

Kesimpulannya, Prof. Din Syamsuddin merupakan tokoh intelektual Muslim Indonesia yang menegaskan pentingnya Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin melalui kiprah akademik, kepemimpinan, dan diplomasi antaragama. Penunjukannya sebagai Utusan Khusus Presiden dalam kerukunan beragama berakar dari rekam jejaknya di Muhammadiyah dan komitmen pada dialog lintas iman. Dengan membawa gagasan modern Muhammadiyah yang rasional, inklusif, dan progresif, Din berusaha menjadikan kerukunan beragama sebagai fondasi perdamaian sosial di Indonesia sekaligus kontribusi bagi dunia internasional.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MPK PP ‘Aisyiyah Adakan Kajian Intensif Cadre Chapter #4 Bersama MPKSDI PP Muhammadiyah

    MPK PP ‘Aisyiyah Adakan Kajian Intensif Cadre Chapter #4 Bersama MPKSDI PP Muhammadiyah

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 473
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Majelis Pembinaan Kader Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah (MPK PPA) bersama Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MPKSDI PPM) mengadakan Kajian Intensif Cadre Chapter #4 yang dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung di Live YouTube pada Selasa, (20/02/2024) Pada kesempatan itu, Azaki Khoirudin selaku perwakilan dari MPKSDI […]

  • Dari Manhaj hingga Praktik Dakwah, Majelis Tabligh PDM Banyumas Bekali Mubaligh Sambut Ramadhan 1447 H

    Dari Manhaj hingga Praktik Dakwah, Majelis Tabligh PDM Banyumas Bekali Mubaligh Sambut Ramadhan 1447 H

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID ~ Sokaraja–Banyumas || Menyongsong Ramadhan 1447 Hijriah, Majelis Tabligh PDM Banyumas meneguhkan manhaj dakwah dan semangat tajdid melalui Pembekalan Mubaligh dan Imam Masjid Muhammadiyah Tahun 2026 yang digelar di Masjid At-Tajdiid Kampus II UMP, Jumat–Sabtu (30–31 Januari 2026). Agenda tersebut diikuti lebih dari 130 peserta yang merupakan perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan […]

  • The reason Unibet Casino Security Features Matter: A UK Player Perspective

    The reason Unibet Casino Security Features Matter: A UK Player Perspective

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Following years betting at online casinos across the UK, I’ve come to understand something. A large welcome bonus or a extensive list of games doesn’t count for much if the site itself is insecure. My first question about any platform is always about security. It’s not just securing my deposits. It’s about shielding my identity […]

  • PT USM Berkah Indonesia Milik Ketua LPP PWM Jateng Luncurkan Kasa Steril Premium pada Pameran Alkes di Padang

    PT USM Berkah Indonesia Milik Ketua LPP PWM Jateng Luncurkan Kasa Steril Premium pada Pameran Alkes di Padang

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 150
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Padang – Kementerian Kesehatan RI menggelar kegiatan dalam rangka meningkatkan produktivitas AKD (Alat Kesehatan Dalam Negeri) dan penggunaanya di tahun 2024. Kegiatan tersebut mengusung tema “Peningkatan Adopsi Teknologi Baru dan Kapasitas Produksi Alat Kesehatan Dalam Negeri” yang diselenggarakan di ZHM Premiere Hotel Padang Sumatera Barat tanggal 6-8 Mei 2024. Acara Kementerian Kesehatan RI tersebut […]

  • BikersMu Tembus Tebing Dakwah: Touring Tadabur Sosial di Ponpes Ainul Yakin

    BikersMu Tembus Tebing Dakwah: Touring Tadabur Sosial di Ponpes Ainul Yakin

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Gunung Kidul – Dalam rangka mempererat ukhuwah dan memperkuat dakwah komunitas, Bikers Muhammadiyah (BikersMu) Korwil Yogyakarta menggelar acara touring sekaligus bakti sosial di Pondok Pesantren Ainul Yakin Tepus, Gunungkidul pada Ahad, 9 Februari 2025. Kegiatan bertema touring tadabur sosial ini bertujuan untuk tidak hanya mempererat hubungan antar bikers, tetapi juga untuk menyebarkan pesan dakwah […]

  • Anwar Abbas: Dukung Penuh Gerakan Ekonomi Cabang dan Ranting

    Anwar Abbas: Dukung Penuh Gerakan Ekonomi Cabang dan Ranting

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 358
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Pengajian Akbar, Halal bihalal dan Hari Bermuhammadiyah Cabang Sirampog bertempat di Lapangan sepakbola Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kaliloka, Ahad 5 Mei 2024. Hadir sebagai penceramah yaitu Buya Dr. H. Anwar Abbas, M.M., M.Ag. sebagai Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Ekonomi, UMKM dan Pemberdayaan Masyarakat. Hadir juga Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Kabupaten Brebes, Anggota DPRD Kabupaten Brebes, […]

expand_less