Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Kaltim Jadi Titik Baru Gerakan 1000 Cahaya Muhammadiyah, Perkuat Aksi Iklim Berkelanjutan

Kaltim Jadi Titik Baru Gerakan 1000 Cahaya Muhammadiyah, Perkuat Aksi Iklim Berkelanjutan

  • account_circle Redaksi Kabarmuh
  • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebanyak 51 peserta konsisten mengikuti program 1000 Cahaya Muhammadiyah hingga penutupan resmi di Hotel Grand Sawit.

Muhammadiyah Kaltim Dorong Transisi Energi Melalui Penutupan Program 1000 Cahaya

 

SAMARINDA — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur resmi membuka Mainstreaming Gerakan 1000 Cahaya Muhammadiyah di Samarinda, Jumat (5/12/2025). Kegiatan yang diikuti lima puluh peserta ini menjadi tonggak penting, karena untuk pertama kalinya program nasional tersebut digelar di luar Pulau Jawa.

Ketua Majelis Lingkungan Hidup PWM Kaltim, Taufan Tirkaamiana, menjelaskan bahwa Gerakan 1000 Cahaya merupakan inisiatif lingkungan yang menitikberatkan empat isu utama.

 

“Empat isu prioritas itu mencakup konservasi air, penghijauan, pengelolaan sampah, dan energi. Semuanya diselaraskan dengan program Majelis Lingkungan Hidup,” ujar Taufan.

 

Ia menekankan pentingnya perencanaan matang dalam program penghijauan. MLH, katanya, pernah menanam pohon di kawasan ringroad Samarinda, namun lahannya kemudian berubah fungsi untuk pembangunan sekolah. “Koordinasi dan kepastian status lahan harus menjadi perhatian sebelum menanam,” tegasnya.

 

Direktur Program 1000 Cahaya PP Muhammadiyah, Ahid Mudayana, memaparkan latar global dari program ini. Gerakan tersebut berawal dari Global Forum for Climate Movement pada 2023 dan terus diperluas sebagai respons atas tantangan krisis iklim.

 

“Kaltim menjadi titik ketiga pelaksanaan tahun ini, dan ini pertama kalinya berlangsung di luar Jawa,” katanya.

 

Ahid menegaskan bahwa transisi energi adalah salah satu fokus program, sejalan dengan komitmen pemerintah. “Indonesia sudah menetapkan target Net Zero Emission pada 2060, sebagaimana dimandatkan dalam forum G20 di Bali,” ujarnya.

 

Ia juga merujuk bencana ekologis di Sumatera sebagai peringatan keras. “Kerusakan lingkungan sudah menunjukkan akibatnya. Harapan kami, tidak ada lagi wilayah lain yang mengalami nasib serupa.”

 

Ketua PWM Kaltim, Siswanto, membuka acara dengan refleksi mengenai rentetan bencana di Indonesia.

 

“Bencana yang datang silih berganti seperti piala bergilir dari satu daerah ke daerah lain. Kita harus bertanya: ada apa dengan negeri ini?” ujarnya.

 

Ia mengingatkan bahwa dalam Islam, manusia bukan hanya hamba, melainkan juga khalifah yang memikul amanah menjaga bumi. Merujuk QS Al-Baqarah ayat 30, Siswanto menegaskan tiga mandat utama manusia: menjaga, melestarikan, dan mengelola bumi secara bertanggung jawab.

 

“Muhammadiyah selalu menekankan bahwa beragama tak berhenti pada ibadah ritual. Ada tanggung jawab sosial dan ekologis yang harus ditunaikan,” jelasnya.

 

Rangkaian program 1000 Cahaya di Kaltim mencakup sejumlah agenda strategis. Salah satunya audit lingkungan mandiri, yang diprioritaskan bagi sekolah dan amal usaha Muhammadiyah. Peserta juga akan mendapatkan materi Fiqih Lingkungan dari Majelis Tarjih dan pembekalan isu energi dari tim pusat.

 

Pada 2026, program dijadwalkan bergeser ke Sumatera pada awal tahun, serta diusulkan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ini menjadi penanda komitmen Muhammadiyah memperluas edukasi lingkungan di seluruh Indonesia.

 

Acara pembukaan ditutup dengan sesi foto bersama peserta dan tamu undangan, menandai dimulainya gerakan yang diharapkan membawa dampak nyata bagi pelestarian lingkungan di Kalimantan Timur dan kawasan lainnya. (ad)

 

*Tentang 1000 Cahaya*

 

Program 1000 Cahaya adalah program inisiatif dari Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang berfokus pada gerakan penyelamatan lingkungan dan transisi menuju energi bersih dengan target aksi di ranting, sekolah, pesantren, dan masjid dan green hero (‘Aisyiyah)

*Narahubung* Dinul 0857-0103-5689

  • Penulis: Redaksi Kabarmuh

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendakian Bernilai Edukasi, HW UMS Gelar Giri Wana Education Trip di Gunung Merbabu

    Pendakian Bernilai Edukasi, HW UMS Gelar Giri Wana Education Trip di Gunung Merbabu

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Boyolali, 10 Juli 2026 – Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (HW UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan Giri Wana Education Trip to Merbabu yang diselenggarakan pada 8–10 Juli 2026. Mengusung tema “Bukan Hanya Mendaki, Tapi Juga Mengedukasi”, kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran yang memadukan petualangan alam dengan aksi nyata […]

  • Tim RisetMu UMS Edukasi Ketahanan Pangan bagi ‘Petani Cilik’ melalui AgroSchooling

    Tim RisetMu UMS Edukasi Ketahanan Pangan bagi ‘Petani Cilik’ melalui AgroSchooling

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Suasana berbeda terlihat di TK Aisyiyah Banyudono, Boyolali. Puluhan anak-anak tampak asyik bermain tanah dan bibit tanaman. Rupanya, mereka sedang mengikuti program AgroSchooling yang digagas oleh tim pengabdian masyarakat RisetMu dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id. Program yang dipimpin oleh Dinda Safitri Ramadhani, S.T., M.Eng., ini hadir untuk mengenalkan “Literasi Hijau” atau […]

  • FAI UMS Kirim Tiga Mubaligh Hijrah Internasional ke Kamboja

    FAI UMS Kirim Tiga Mubaligh Hijrah Internasional ke Kamboja

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 263
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata di kancah internasional. Tahun ini, FAI UMS kembali mengirimkan tiga mahasiswa dalam program Mubaligh Hijrah Internasional ke Kamboja. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Muhammad Azizi, Lukmanul Hakim, dan Yusuf Yanuri, yang akan mengabdikan diri di Musa-Asiah Integrate School, […]

  • Solid! Komunitas Pemuda Dan Masyarakat Sebulu Muara Kaman Bersatu Galang Dana Peduli Palestina

    Solid! Komunitas Pemuda Dan Masyarakat Sebulu Muara Kaman Bersatu Galang Dana Peduli Palestina

    • calendar_month Minggu, 23 Mei 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 809
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Kutai Kartanegara – Ratusan warga di Kecamatan Sebulu Muara Kaman yang tergabung dalam “Aksi Bersama Peduli Palestina” baru saja menggelar aksi solidaritas peduli Palestina, Ahad (23/5). Massa memulai aksinya dari SPBU Desa Sumbersari Kecamatan Sebulu, dan selanjutnya berjalan kaki menuju Masjid At-Taqwa Desa Panca Jaya Kecamatan Muara Kaman. Aksi yang pada awalnya dimulai pukul […]

  • Kopdargab BikersMu Korwil Jawa Timur ke 3 sekaligus Pengukuhan BikersMu Chapter Kota Blitar Jatim

    Kopdargab BikersMu Korwil Jawa Timur ke 3 sekaligus Pengukuhan BikersMu Chapter Kota Blitar Jatim

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Blitar – Puluhan biker dari komunitas Bikers Muhammadiyah (BikersMu) Wilayah Jawa Timur memadati kawasan Perguruan Muhammadiyah Kota Blitar dalam rangka Kopdar Gabungan (Kopdargab), Sabtu-Minggu (19–20/4/2025). Mengangkat tema “Jelajah Bumi Laya Ika Tantra Adi Raja”, kegiatan ini tidak hanya menyatukan semangat brotherhood antarsesama biker, tetapi juga menjadi ajang wisata sejarah dan dakwah kreatif yang membumi. […]

  • Inovasi Lokal, Prestasi Global: Sampo Jeruk Nipis Anti Ketombe Karya Tim UMS Raih Silver Medal JISF 2026

    Inovasi Lokal, Prestasi Global: Sampo Jeruk Nipis Anti Ketombe Karya Tim UMS Raih Silver Medal JISF 2026

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tingginya prevalensi gangguan kulit kepala akibat infeksi jamur di wilayah tropis mendorong kebutuhan akan produk perawatan rambut yang lebih aman dan berkelanjutan. Menjawab isu tersebut, tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menghadirkan inovasi sampo antiketombe berbasis bahan alam yang berhasil meraih Silver Medal dalam ajang Jakarta International Science Fair 2026 yang […]

expand_less