Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dari UMS ke Pedalaman Maluku, Kisah Dokter Ferianis Perjuangkan Hak Kesehatan Masyarakat Terpencil

Dari UMS ke Pedalaman Maluku, Kisah Dokter Ferianis Perjuangkan Hak Kesehatan Masyarakat Terpencil

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Ferianis Setiawati, salah satu alumni Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), berhasil lolos pada program Nusantara Sehat, sebuah program Kementerian Kesehatan yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup melalui kesehatan. Pedalaman Pulau Seram, Maluku, menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya kepada masyarakat.

Ferianis ialah alumni angkatan FK UMS tahun 2009, sejak awal menempuh pendidikan ia berkeinginan untuk dapat membantu masyarakat secara langsung melalui pelayanan kesehatan.

“Lingkungan akademik FK UMS yang menanamkan nilai keilmuan, kemanusiaan, dan pengabdian masyarakat semakin menguatkan motivasi saya untuk menekuni profesi dokter, tidak hanya sebagai profesi klinis tetapi juga sebagai bentuk pengabdian sosial,” ungkapnya ketika diwawancara pada, Sabtu (17/1).

Baginya mengabdi kepada masyarakat sejalan dengan kiprahnya sebagai dokter. Melalui program ini memberi kesempatan dalam berkontribusi secara langsung di daerah terpencil dengan akses layanan kesehatan yang terbatas.

“Saya melihat Nusantara Sehat bukan sekadar penugasan, tetapi sebagai ruang belajar yang sangat berharga untuk memahami kondisi kesehatan masyarakat secara komprehensif, baik dari aspek klinis, sosial, maupun budaya,” jelasnya.

Untuk dapat mengikuti program, Ferianis telah melewati serangkaian seleksi ketat dalam mempersiapkan kemampuan diri terhadap kondisi lapangan yang penuh keterbatasan.

Menurutnya, melalui kurikulum berbasis komunitas di FK UMS berperan dalam memperkuat nilai empati dan profesionalisme bertugas.

Ia mengungkapkan kesannya ketika pertama kali tiba di pedalaman Seram, Maluku. Melihat kondisi geografis dan fasilitas kesehatan yang terbatas memunculkan rasa haru terhadap tanggung jawab besar profesinya. Namun, sambutan hangat serta kepercayaan masyarakat kepada bantuan tenaga kesehatan menjadi kekuatan bagi Ferianis.

Fasilitas pelayanan kesehatan tergolong tidak memadai baik dalam peralatan, obat, maupun sarana penunjang. Dengan kondisi tersebut, Ferianis dan tim melakukan kolaborasi antar dinas kesehatan setempat dan melalui dukungan program Nusantara Sehat, pelayanan kesehatan dapat berjalan secara optimal.

“Realitas di lapangan mengajarkan saya bahwa keterbatasan tidak menghalangi pelayanan yang berkualitas jika disertai niat dan kerja sama yang baik,” ujarnya.

Alumni FK UMS Ferianis Setiawati (baju coklat) Melakukan Pengabdian Nusantara Sehat di Pedalaman Seram, Maluku

Berada di daerah perifer menjadi tantangan tersendiri bagi Ferianis, momen paling berkesan adalah ketika menangani seorang pasien dengan kondisi kritis dan memerlukan askes rujukan, namun untuk dapat pergi ke rumah sakit terdekat membutuhkan perjalanan yang tidak singkat.

“Sehingga keputusan klinis harus diambil dengan cermat berdasarkan pemeriksaan dan sumber daya yang ada. Keberhasilan penanganan kasus tersebut, serta rasa syukur dan kepercayaan dari pasien dan keluarganya, menjadi pengalaman yang sangat bermakna dan menguatkan alasan saya memilih profesi ini,” tuturnya.

Program Nusantara Sehat memberikan dampak signifikan masyarakat Pulau Seram, kehadiran tenaga kesehatan memudahkan mereka dalam akses pelayanan medis mulai dari pemeriksaan kesehatan, pengobatan, hingga edukasi kesehatan, dan mendorong perilaku hidup sehat. Berdasarkan pengalaman ini mengubah cara pandang Feranis terhadap sistem kesehatan di Indonesia.

“Di lapangan, terlihat jelas bahwa tantangan kesehatan tidak hanya bersifat medis, tetapi juga struktural dan sosial. Hal ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, pemerataan sumber daya manusia kesehatan, serta kebijakan yang berpihak pada daerah terpencil agar sistem kesehatan nasional dapat berjalan secara lebih adil dan merata,” ujarnya.

Menutup sesi wawancara, Ferianis menegaskan bahwa setiap daerah memiliki hak yang sama dalam pemerataan akses kesehatan yang memadai. Melalui Nusantara Sehat dapat mewujudkan pemenuhan kebutuhan masyarakat disetiap daerah melalui kolaborasi dan komitmen bersama.

Kepada masyarakat luas, Roselia menekankan bahwa pemerataan akses kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar setiap warga negara dapat memperoleh hak yang sama atas pelayanan kesehatan yang layak.

“Pemerataan akses kesehatan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tenaga kesehatan atau pemerintah semata. Dukungan masyarakat, pemangku kebijakan, dan institusi pendidikan sangat dibutuhkan agar setiap warga negara, tanpa memandang lokasi geografis,” tekannya. (Roselia/Humas)

Editor : Farhan Shiddiq

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Dorong Kampus Inklusif Lewat Webinar Pencegahan Perundungan Mahasiswa

    UMS Dorong Kampus Inklusif Lewat Webinar Pencegahan Perundungan Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Perundungan di lingkungan kampus kerap dianggap sebagai gurauan belaka, padahal dampaknya bisa sangat serius dan berkepanjangan. Menyikapi urgensi tersebut, Biro Kemahasiswaan bagian Student Mental Health and Wellbeing Support (SMHWS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar webinar bertajuk “Lebih dari Sekadar Bercanda: Memahami dan Mencegah Perundungan di Lingkungan Kampus”. Ketua SMHWS UMS, Dra. Partini, […]

  • Pertama di Indonesia, IMM Gelar Konferensi Internasional Bahas Masa Depan Berkelanjutan

    Pertama di Indonesia, IMM Gelar Konferensi Internasional Bahas Masa Depan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 101
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banyumas — Banyak pihak sering mengidentikkan forum akademik global dengan para profesor dan peneliti senior. Namun, Konferensi Internasional IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Jawa Tengah berhasil mendobrak tradisi tersebut. Mereka sukses menggelar The 2nd International Conference on Sustainability (ICOS) 2026 bersama Indonesia Youth Research Center (IYORC). Mahasiswa Muhammadiyah ini menyelenggarakan kegiatan prestisius tersebut di Universitas […]

  • Foto grup di dalam ruang kelas yang dindingnya berwarna biru muda. Sekelompok mahasiswa mengenakan almamater biru gelap berpose ceria bersama siswa sekolah yang memakai seragam pramuka. Mereka semua membentuk simbol tangan tertentu (seperti huruf T atau pose khas kelompok)

    Mahasiswa KKN DIK UMS Hadirkan Metode Fun Learning untuk Atasi Kendala Bahasa Inggris

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 120
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN Dik) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan program inovatif berbasis fun learning di MTs Muhammadiyah 5 Tukulrejo, Wonogiri. Mahasiswa KKN Dik FKIP UMS, Bilqis Malikatus Sholihah mengungkapkan kegiatan ini dirancang untuk mengatasi minimnya penguasaan kosakata (vocabulary) serta memperbaiki kesalahan pelafalan dan […]

  • Mujahidin Balikpapan Borong Juara Nasional Open Pencak Silat Championship 2024

    Mujahidin Balikpapan Borong Juara Nasional Open Pencak Silat Championship 2024

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 419
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – National Open Pencak Silat Championship di gelar di Gedung Balikpapan Sport & Convention Center (BSCC) Dome. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 1000 pendekar se-Indonesia untuk memperebutkan kejuaraan. Kontingen Tapak Suci Muhammadiyah Pondok Pesantren Al-Mujahidin Balikpapan memborong medali dalam kompetisi tersebut. Menanggapi prestasi yang berhasil diraih santrinya, Samino, S. Si., selaku Kepala […]

  • Menghidupkan Semangat Muhammadiyah Lewat Layar: KKN MAS Kelompok 27 Kenalkan Tokoh Perjuangan Buya Hamka

    Menghidupkan Semangat Muhammadiyah Lewat Layar: KKN MAS Kelompok 27 Kenalkan Tokoh Perjuangan Buya Hamka

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, RIAU – Dalam rangka menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah dan tokoh-tokoh perjuangan Muhammadiyah, KKN MAS Kelompok 27 melaksanakan kegiatan nonton bareng film edukatif di MTS Muhammadiyah. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan di bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang dirancang untuk memperkenalkan sosok inspiratif Buya Hamka kepada para siswa. Film yang diputar, Buya […]

  • Musykerwil PWNA Kalsel 2026 Tekankan Sinergi dan Penguatan Jejaring Organisasi

    Musykerwil PWNA Kalsel 2026 Tekankan Sinergi dan Penguatan Jejaring Organisasi

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banjarmasin – Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Kalimantan Selatan menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Musykerwil) pada Ahad, (05/04) sebagai momentum memperkuat arah gerak organisasi ke depan. Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini diikuti kader dari berbagai daerah, baik secara luring maupun daring. Musykerwil tersebut menjadi ruang strategis bagi PWNA Kalimantan Selatan dalam merumuskan program kerja […]

expand_less