Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Kukuhkan Doktor PAI, Teliti Korelasi Simbolisme Shalat dan Peningkatan Ketakwaan

UMS Kukuhkan Doktor PAI, Teliti Korelasi Simbolisme Shalat dan Peningkatan Ketakwaan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • visibility 102
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melahirkan doktor baru melalui Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi Doktor (S3) Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam (FAI) UMS. Muhammad Muhtar Arifin Sholeh berhasil memaparkan hasil disertasinya tentang “Analisis Korelasi Antara Simbolisme Shalat dan Ekspresi Ketaqwaan dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam: Studi Pada Jamaah Pengajian di kota Semarang” yang digelar di Ruang Amphiteater FAI, Rabu (17/12).

Muhtar menjelaskan dalam Islam diajarkan akan pentingnya menunaikan ibadah shalat, namun berdasarkan hasil penelitian mendalam yang dilakukan ia mendapati beberapa individu yang lalai dalam melaksanakan shalat. Disertasi Muhtar, mengkaji fenomena shalat di kalangan masyarakat dengan mencari hubungan antara shalat dan implikasinya terhadap pembentukan karakter religius seseorang.

“Rumusan masalah yang ada di dalam disertasi saya adalah yang pertama, bagaimana hubungan korelatif antara simbolisme sholat dan ekspresi takwa. Yang kedua, bagaimana hubungan korelatif antara simbolisme sholat dan pendidikan akan Islam. Yang ketiga, bagaimana hubungan korelatif antara pendidikan agama islam dengan ekspresi ketakwaan,” jelasnya.

Menggunakan teori simbol, teori sholat, dan teori takwa dengan sampel responden pada jamaah pengajian kota Semarang. Hasil menunjukan umat islam banyak yang melaksanakan shalat tetapi tidak sepenuhnya memahami makna simbolis di dalamnya.

“Simbol-simbol shalat itu diturunkan ditutupkan Mulai dari syarat shalat Kemudian ada rukun-rukun shalat yang termasuk dalam bacaan-bacaan dan gerakan-gerakan shalat yang ada dalam shalat jamaah, menggunakan simbol di dalamnya,” tutur Muhtar.

Berbeda dari penelitian lainnya, Muhtar menawarkan konsep kebaruan dalam memaknai shalat yang tidak hanya dinilai dari sudut pandang ilmu fiqih. Lebih jauh dari itu, shalat mencerminkan nilai-nilai spiritual, kedisiplinan, dan kesadaran yang memperkuat ketaqwaan individu kepada Allah SWT.

Dalam hasil akhir penelitian melalui pendekatan kuantitatif itu, ditemukan hubungan positif yang mengulik makna simbolis setiap gerakan shalat dalam dunia Pendidikan Agama Islam. Pemahaman dalam setiap gerakan simbolis shalat memudahkan individu dalam mengimplementasikan nilai-nilai tersebut ke dalam kehidupan sehari-hari.

“Simbolisme sholat dan PAI tu juga berhubungan positif signifikan. Artinya, pemahaman terhadap simbolisme sholat, pemahaman tentang sholat memperkaya proses pembelajaran PAI,” ungkapnya.

Mempertegas hasil temuannya, Muhtar menekankan Pendidikan agama islam berperan penting dalam memperdalam pemahaman nilai-nilai keagamaan. Pembentukan perilaku spiritual yang konsisten dengan ajaran islam serta pengetahuan pendidikan yang berorientasi pada nilai religius mendorong internalisasi dalam praktek sehari-hari, sehingga berdampak pada peningkatan ketakwaan.

Proses Pengesahan Gelar Doktor oleh Promotor Prof. Dr. Waston, M.Hum., Kepada Muhammad Muhtar Arifin Sholeh

Promotor Prof. Dr. Waston, M.Hum., selaku promotor memberikan apresiasi atas keberhasilan akademik ini. “Perjalanan menembus studi doktor bukanlah perjalanan singkat dan ringan. Ia menuntut ketajaman berpikir, keteguhan hati, dan kesabaran yang panjang. Karena itu, keberhasilan hari ini tidak hanya mencerminkan kecerdasan intelektual, tetapi juga kematangan pribadi dan spiritual empiris,” apresiasi promotor Muhtar.

Selesainya sidang terbuka ini, diharapkan penelitian Muhtar dapat membuka penelitian-penelitian akademik selanjutnya dengan cakupan yang lebih luas. Muhtar, menekankan bahwa penting adanya integrasi pemahaman simbolisme dan nilai-nilai yang terkandung dalam shalat, sehingga ketakwaan tidak hanya dipahami secara kognitif. (Roselia/Humas)

Editor: Hammam Alghazy

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kembali Masuk THE Impact Ranking, UMS Perlebar Indikator SDGs

    Kembali Masuk THE Impact Ranking, UMS Perlebar Indikator SDGs

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Komitmen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) kembali diakui dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Ranking 2025. Mengutip laman resmi THE Impact Ranking, UMS diakui pada sejumlah poin SDGs, yakni SDGs 1 Tanpa Kemiskinan, SDGs 3 Kesehatan dan Kesejahteraan, SDGs 4 Pendidikan Berkualitas, SDGs […]

  • Mengaji Seraya Bermain, Anak Difabel Rasakan Kehangatan Dakwah Muhammadiyah

    Mengaji Seraya Bermain, Anak Difabel Rasakan Kehangatan Dakwah Muhammadiyah

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 92
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta Barat – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali menggelar kegiatan pembinaan rutin di komunitas difabel, yang berlokasi di Rawa Buaya, Jakarta Barat. Program ini merupakan bagian dari dakwah komunitas yang dilaksanakan setiap hari Sabtu, dengan fokus pada pendampingan spiritual, edukatif, dan sosial bagi anak-anak disabilitas. Dalam kegiatan pada Sabtu, 19 Juli […]

  • SUMU Tulungagung Gelar Kopdar #3: UMKM Didorong Naik Kelas Lewat FGD SWOT & BMC

    SUMU Tulungagung Gelar Kopdar #3: UMKM Didorong Naik Kelas Lewat FGD SWOT & BMC

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KABARMU.ID, Tulungagung – Pada hari Sabtu, 20 September 2025, Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung kembali menggelar kegiatan rutin Kopdar ke-3 yang kali ini dikemas secara lebih interaktif melalui Focus Group Discussion (FGD). Pada kesempatan tersebut, para anggota SUMU diberikan pendampingan intensif untuk menyusun analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) serta Business Model Canvas (BMC) bagi […]

  • Ketua DPP IMM Tekankan Pentingnya Kontekstualisasi dalam Pemahaman Agama

    Ketua DPP IMM Tekankan Pentingnya Kontekstualisasi dalam Pemahaman Agama

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 75
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Peluncuran buku Manifestasi Islam Progresif karya Najihus Salam, Ketua Divisi Kajian KM3Nas DPP IMM, digelar dengan khidmat di Gedung Induk Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Ahad, 13 April 2025. Kegiatan ini menjadi panggung penting bagi diskursus Islam progresif, khususnya melalui sorotan tajam dari Muhammad Hasnan Nahar, S.Thi., M.Ag., Ketua DPP […]

  • Mahasiswa UMS Kembangkan Pontensi Kreativitas Siswa melalui Gen Muda Labs

    Mahasiswa UMS Kembangkan Pontensi Kreativitas Siswa melalui Gen Muda Labs

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 90
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-DIK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKIP UMS) menyelenggarakan kegiatan pentas seni bertajuk “Gen Muda Labs” di Pendopo SMP Muhammadiyah 2 Karanganyar pada Jum’at (13/2). Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pengembangan potensi peserta didik secara komprehensif baik dalam ranah kreativitas […]

  • Happy Djarot Ajak Perempuan IMM DKI Jakarta Jadi Fondasi Bangsa

    Happy Djarot Ajak Perempuan IMM DKI Jakarta Jadi Fondasi Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Happy Farida Djarot, menyoroti pentingnya peran perempuan dalam pembangunan bangsa. Hal ini ia sampaikan dalam Immawati Leadership Forum yang digelar oleh DPD IMM DKI Jakarta dengan mengangkat tema “Perempuan Berdaya, Perempuan Berkarya”. Menurutnya, tema tersebut merefleksikan bahwa perempuan tidak hanya menjadi tiang keluarga, tetapi […]

expand_less