PD IPM Lampung Timur Gelar Halalbihalal dan Workshop AI Bertema “AI di Era Nyata, Dari Hype ke Impact”

KABARMUH.ID, Lampung Timur – Pimpinan Daerah (PD) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Lampung Timur menggelar kegiatan Halalbihalal dan Workshop Artificial Intelligence (AI) pada Sabtu, 28 Maret 2026 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Lampung Timur. Kegiatan ini mengusung tema “AI di Era Nyata, Dari Hype ke Impact.”
Ketua Umum PD IPM Lampung Timur, Hadri Manjaya Putra, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih, permohonan maaf, serta tujuan dari kegiatan tersebut.
“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh panitia dan peserta Halalbihalal dan Workshop AI, serta Ayahanda dan Ibunda yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini dan selalu mendukung kegiatan PD IPM Lampung Timur. Kami juga meminta maaf apabila selama ini sering merepotkan Ayahanda dan Ibunda sekalian,” ujarnya.
Kegiatan Halalbihalal dan Workshop Artificial Intelligence (AI) ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar kader IPM se-Lampung Timur serta meningkatkan wawasan pelajar tentang pemanfaatan teknologi AI secara bijak, produktif, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kader IPM memanfaatkan AI sebagai sarana pendukung pembelajaran dan dakwah di era digital.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lampung Timur, Abdurahman Sholeh, S.Pd, menyampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara bijak dan sesuai dengan prinsip etika Muhammadiyah.
“AI merupakan kecerdasan buatan yang dibangun dari sistem teknologi dan saat ini menjadi sesuatu yang berkembang pesat di masyarakat,” ujarnya.
Oleh karena itu, kader IPM diharapkan mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara benar dan
bertanggung jawab.
Ia juga menjelaskan lima prinsip etika dalam memanfaatkan AI menurut perspektif Muhammadiyah, yaitu: pertama, Al-‘Adalah (keadilan); kedua, kemaslahatan; ketiga, amanah dan tanggung jawab; keempat, Hifzul ‘Aql (menjaga akal); dan kelima, menjaga privasi.
Muhammadiyah telah melahirkan konsep fikih digital.
Oleh karena itu, kader diharapkan mampu memanfaatkan teknologi AI dengan baik agar dakwah dapat diterima oleh masyarakat secara luas, imbuhnya.
Kegiatan halalbihalal berlangsung dengan lancar dan diikuti oleh seluruh jajaran Pimpinan Cabang (PC) IPM se-Lampung Timur serta PD IPM Lampung Timur. Para peserta saling bersalaman sebagai bentuk saling memaafkan setelah Hari Raya Idulfitri.
Setelah rangkaian halalbihalal, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi workshop oleh Arik Suryawan, M.Pd.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai kegunaan serta jenis-jenis Artificial Intelligence (AI). Menurutnya, terdapat beberapa jenis AI yang saat ini banyak digunakan, di antaranya chatbots, multimedia AI, analytic AI, dan generative AI, serta berbagai jenis lainnya.
Ia juga menegaskan bahwa meskipun AI memiliki banyak manfaat, terdapat hal yang tidak dapat digantikan oleh AI, yaitu jiwa dan nilai kemanusiaan. Selain itu, AI tidak selalu benar karena sangat bergantung pada data yang digunakan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lampung Timur, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Lampung Timur, serta Pimpinan Cabang (PC) IPM se-Lampung Timur.
Kontributor: Aulia Rahma
Editor: Muhammad Farhan



