Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa KKN-Dik UMS Ajak Masyarakat Tumbuhkan Kesadaran Kritis terhadap Informasi dan Manfaatkan Kekayaan Alam

Mahasiswa KKN-Dik UMS Ajak Masyarakat Tumbuhkan Kesadaran Kritis terhadap Informasi dan Manfaatkan Kekayaan Alam

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan literasi digital bertajuk “Hoaks Disaring, Jamu Diracik” bersama ibu-ibu PKK RT 01 Sintru Kilen, Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.

Di tengah menyebar luasnya informasi hoaks dan terkikisnya budaya lokal, Rasyid Fajar Pastika selaku ketua regu KKN-Dik UMS berkeinginan untuk meningkatkan kesadaran pada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyaring informasi hoaks yang banyak beredar di media sosial sekaligus mengenalkan kembali budaya meracik jamu tradisional sebagai upaya menjaga kesehatan keluarga,” ungkap Fajar, Selasa (7/4).

Fajar juga mengatakan bahwa penyiaran informasi di media sosial semakin pesat dan cepat, sehingga, terkadang tidak dapat dibedakan antara informasi yang fakta dan hoaks. Hal ini menjadi faktor utama digelarnya kegiatan ini.

“Maraknya penyebaran informasi hoax di media sosial, khususnya terkait kesehatan dan ramuan tradisional, menjadi salah satu alasan utama dilaksanakannya kegiatan ini,” tambahnya.

Menurut Fajar, tidak sedikit masyarakat yang langsung mempercayai informasi yang beredar tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap sumber informasi tersebut. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman bahkan dapat membahayakan kesehatan apabila informasi yang disebarkan tidak benar.

Dalam sesi penyampaian materi, mahasiswa KKN-Dik UMS memberikan materi mengenai ciri-ciri informasi hoaks, cara mengenali sumber informasi yang terpercaya, serta langkah-langkah sederhana untuk melakukan pengecekan fakta sebelum memberikan informasi kepada orang lain.

Lebih lanjut, kegiatan ini dilanjutkan dengan praktik pembuatan jamu tradisional berbahan dasar jahe dan temulawak. Peserta diajak langsung mempraktikkan cara meracik jamu menggunakan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar rumah.

Proses pembuatan jamu tradisional dari bahan-bahan alami

Ketua RT 01 Sintru Kilen, Anto, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UMS tersebut. Ia menilai bahwa kegiatan sosialisasi seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi maraknya penyebaran informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN UMS yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Sosialisasi tentang hoaks sangat penting karena saat ini banyak informasi yang beredar di media sosial. Selain itu, praktik membuat jamu juga sangat bermanfaat karena bisa menjadi alternatif minuman sehat bagi keluarga,” ujar Anto.

Mahasiswa KKN-Dik UMS berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat lebih kritis dalam menerima informasi yang beredar di media sosial, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan. Selain itu, masyarakat juga kembali mengenal dan memanfaatkan jamu tradisional sebagai minuman sehat berbasis bahan alami yang mudah dibuat di rumah. (Affiq/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Terima Kunjungan Leadership Training PTMA Angkatan XI, Paparkan Penguatan Mutu dan Regenerasi Kepemimpinan

    UMS Terima Kunjungan Leadership Training PTMA Angkatan XI, Paparkan Penguatan Mutu dan Regenerasi Kepemimpinan

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan peserta Leadership Training bagi Pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) Angkatan XI pada Sabtu (22/11), bertempat di Ruang Sidang BPH Gedung Induk Siti Walidah UMS. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini menjadi bagian penting dalam penguatan […]

  • Transformasi PTS Jawa Tengah Harus Adaptif, Inovatif, Berdampak, dan Berkelanjutan

    Transformasi PTS Jawa Tengah Harus Adaptif, Inovatif, Berdampak, dan Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 86
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menargetkan akselerasi percepatan perguruan tinggi agar lebih adaptif, inovatif, berdampak dan berkelanjutan. Akselerasi tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem riset yang akan menjawab permasalahan di masyarakat. Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Dr. Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., menjelaskan ekosistem penelitian Indonesia mulai […]

  • Membanggakan! Kader IPM Kaltim Torehkan Prestasi Nasional di FLS2N

    Membanggakan! Kader IPM Kaltim Torehkan Prestasi Nasional di FLS2N

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 538
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kalimantan Timur turut berpartisipasi dan menyumbangkan juara dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2024, yang bertempat di Kota Balikpapan. Sebanyak 16 pelajar SMA sederajat jadi wakili Provinsi Kalimantan Timur dalam FLS2N ke tingkat nasional. Para pelajar akan bersaing di 14 […]

  • Semarak Kemerdekaan, Kreasi Lokal Mendunia: Pameran dan Bazar Inovasi KKN MAs ADHA se-Indonesia dalam HUT ke-81 Kemerdekaan RI

    Semarak Kemerdekaan, Kreasi Lokal Mendunia: Pameran dan Bazar Inovasi KKN MAs ADHA se-Indonesia dalam HUT ke-81 Kemerdekaan RI

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, MALANG – Pada hari Senin, 17 Agustus 2026, telah dilaksanakan kegiatan Pameran dan Bazar Hasil Karya KKN MAs ADHA se-Indonesia dalam rangka memeriahkan Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang bertempat di Lapangan Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta KKN MAs ADHA se-Indonesia untuk memperkenalkan dan memamerkan berbagai […]

  • Bangun PAUD Ramah Anak, Tim UMS Perkuat Media Digital Storybook Anti-Perundungan

    Bangun PAUD Ramah Anak, Tim UMS Perkuat Media Digital Storybook Anti-Perundungan

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Upaya pencegahan perundungan perlu dimulai sejak usia dini melalui pembelajaran yang ramah anak dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Berangkat dari kepedulian terhadap fenomena tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menyelenggarakan program penguatan karakter anti-perundungan berbasis digital storybook bagi guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten […]

  • Ketua LHKP Muhammadiyah Samarinda: Pemerintah Perlu Lakukan Mitigasi Serius Terkait Banjir dan Longsor di Kaltim

    Ketua LHKP Muhammadiyah Samarinda: Pemerintah Perlu Lakukan Mitigasi Serius Terkait Banjir dan Longsor di Kaltim

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Tingginya curah hujan yang melanda Kalimantan Timur dalam beberapa pekan terakhir tak hanya merendam pemukiman, tetapi juga memicu bencana tanah longsor di sejumlah wilayah. Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Muhammadiyah Kota Samarinda, Anderyan Noor, menyoroti lemahnya mitigasi bencana dan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah menghadapi krisis iklim yang makin nyata. Maka dari […]

expand_less