Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketua LHKP Muhammadiyah Samarinda: Pemerintah Perlu Lakukan Mitigasi Serius Terkait Banjir dan Longsor di Kaltim

Ketua LHKP Muhammadiyah Samarinda: Pemerintah Perlu Lakukan Mitigasi Serius Terkait Banjir dan Longsor di Kaltim

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Balikpapan – Tingginya curah hujan yang melanda Kalimantan Timur dalam beberapa pekan terakhir tak hanya merendam pemukiman, tetapi juga memicu bencana tanah longsor di sejumlah wilayah.

Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Muhammadiyah Kota Samarinda, Anderyan Noor, menyoroti lemahnya mitigasi bencana dan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah menghadapi krisis iklim yang makin nyata.

Maka dari itu, ia menekankan pentingnya langkah mitigasi serius dan sistematis yang perlu dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Karena curah hujan yang begitu tinggi akhir-akhir ini di Kalimantan Timur menyebabkan bencana banjir hingga tanah longsor. Ini harus ditangani dengan mitigasi serius dan solusi jangka panjang yang nyata,” ujar Anderyan melalui jaringan seluler pada Selasa (27/5/2025).

Menurutnya, berdasarkan data singkat bencana per Mei 2025, curah hujan bulanan di beberapa wilayah seperti Samarinda, Kutai Barat, dan Berau melampaui 400 mm, di atas ambang batas normal. Lebih dari 15 kecamatan terdampak banjir dan longsor, mengakibatkan ribuan warga mengungsi.

Begitu juga dengan kerusakan infrastruktur, termasuk jalan, jembatan, dan fasilitas umum, terjadi di lebih dari 20 titik kritis. Kerusakan ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari, tetapi juga menghambat distribusi logistik.

Bencana yang terjadi tidak terlepas dari masifnya deforestasi dan berujung pada kerusakan lingkungan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pemulihan terhadap lingkungan di Kalimantan Timur.

Atas kondisi ini diperlukan upaya yang tidak hanya bersifat tanggap darurat, tetapi juga solusi jangka panjang yang terencana dan berkelanjutan. Maka LHKP Muhammadiyah Kota Samarinda menawarkan beberapa poin, diantaranya:

1. Rehabilitasi dan Reboisasi Daerah Aliran Sungai (DAS): Menghentikan deforestasi dan mengembalikan fungsi hutan sebagai penahan air.

2. Penataan Tata Ruang Wilayah yang Berbasis Risiko Bencana: Melarang pembangunan di zona rawan banjir dan longsor, serta memperkuat pengawasan terhadap izin pembangunan.

3. Pembangunan Infrastruktur Penanggulangan Banjir: Membangun dan memperbaiki kanal, embung, kolam retensi, serta sistem drainase yang terintegrasi.

4. Sistem Peringatan Dini dan Manajemen Bencana Berbasis Data: Mengembangkan sistem peringatan dini berbasis teknologi dan data iklim yang dapat diakses oleh masyarakat.

5. Edukasi dan Partisipasi Masyarakat: Meningkatkan kesadaran warga dalam menghadapi potensi bencana serta pelatihan mitigasi di tingkat RT/RW.

Anderyan menegaskan bahwa tanpa komitmen politik dan kebijakan terintegrasi dari pemerintah provinsi, bencana serupa akan terus berulang dan berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Kami mendorong langkah konkret dan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, ormas, dan masyarakat sipil untuk membangun lingkungan yang berkelanjutan di Kalimantan Timur,” pungkasnya.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membaca Realitas Pelajar Hari Ini: Tantangan IPM ke Depan

    Membaca Realitas Pelajar Hari Ini: Tantangan IPM ke Depan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Sejak didirikannya pada tahun 1961, Ikatan Pelajar Muhammadiyah telah banyak menunjukkan eksistensinya hingga kini, di usianya yang hampir berusia 65 tahun. Usia yang cukup matang bagi sebuah organisasi untuk menjaga keberlanjutan, meluaskan dampak, ber-inovasi, dan meregenerasi kader berkualitas sepanjang zaman. IPM didirikan dengan sebuah amanah besar yaitu dakwah amar ma’ruf nahi munkar di […]

  • Hijaukan Desa Padangan: Kelompok 11 KKN UIN Syekh Wasil Kediri Refleksikan Semangat Ekoteologi Melalui Penanaman Bibit Pohon

    Hijaukan Desa Padangan: Kelompok 11 KKN UIN Syekh Wasil Kediri Refleksikan Semangat Ekoteologi Melalui Penanaman Bibit Pohon

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KEDIRI – Dalam rangka mengimplementasikan program strategis Kementerian Agama sekaligus mewujudkan kepedulian lingkungan, Kelompok 11 Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Syekh Wasil Kediri melangsungkan seremonial simbolis penanaman bibit pohon produktif di Desa Padangan, Kecamatan Kayen Kidul, pada Kamis (15/01). Kegiatan bertajuk “Bumi Lestari” ini menjadi momen berharga bagi para mahasiswa untuk mengabdi secara nyata […]

  • Fokal IMM Pekalongan Raya Resmi Dikukuhkan: Perkuat Peran Alumni dalam Dakwah Strategis

    Fokal IMM Pekalongan Raya Resmi Dikukuhkan: Perkuat Peran Alumni dalam Dakwah Strategis

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PEKALONGAN– Forum Keluarga Alumni (Fokal) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pekalongan Raya resmi dibentuk dan dikukuhkan dalam sebuah acara silaturrahmi yang diselenggarakan pada Ahad, 27 Juli 2025 bertempat di Kampus 2 Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP). Acara ini dihadiri oleh para alumni IMM dari berbagai daerah yang berada dalam wilayah […]

  • Jelang Iduladha, UMS Kupas Tuntas Tuntunan Kurban Menurut Tarjih

    Jelang Iduladha, UMS Kupas Tuntas Tuntunan Kurban Menurut Tarjih

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan kembali pentingnya memahami ibadah kurban sebagai bagian dari syariat yang telah ditentukan waktunya, jenis hewannya, dan tata caranya. Penegasan ini disampaikan dalam Kajian Tarjih seputar Fatwa Tarjih Muhammadiyah hasil Musyawarah Nasional (Munas) ke-28 di Palembang tahun 1435 H/2014 M. Dalam pembahasan tersebut, Yayuli, S.Ag., M.P.I., menjelaskan bahwa […]

  • Bikers-Mu Chapter Banjarmasin Gelar Touring dan Bakti Sosial ke Kampung Mualaf Paramasan

    Bikers-Mu Chapter Banjarmasin Gelar Touring dan Bakti Sosial ke Kampung Mualaf Paramasan

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KALSEL – Komunitas Bikers-Mu Chapter Kota Banjarmasin menggelar kegiatan touring sekaligus bakti sosial ke Kampung Mualaf di wilayah Paramasan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), pada Kamis (17/4/2025). Touring ini turut dirangkai dengan kegiatan Halal Bihalal serta peresmian Masjid At-Tanwir Muhammadiyah di Desa Sekabung, Pulau Sebuku. Kegiatan ini diikuti oleh para anggota dari Chapter Banjarmasin […]

  • Hadiri Ceramah Dr Zakir Naik, Rektor UMS Tekankan Pendidikan dan Tarbiyah

    Hadiri Ceramah Dr Zakir Naik, Rektor UMS Tekankan Pendidikan dan Tarbiyah

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., hadir dalam acara Dr. Zakir Naik Tour Indonesia 2025 di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Selasa (8/7) malam. Rektor UMS hadir didampingi Wakil Rektor I Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D. dan Wakil Rektor III Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag. Dalam sambutannya, Rektor […]

expand_less