Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa PLP II UMS Dampingi SAPAMURID, Aplikasi Digitalisasi Administrasi Siswa di SMK Negeri 6 Sukoharjo

Mahasiswa PLP II UMS Dampingi SAPAMURID, Aplikasi Digitalisasi Administrasi Siswa di SMK Negeri 6 Sukoharjo

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
  • visibility 111
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Sukoharjo — Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) II Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut berkontribusi dalam mendorong digitalisasi layanan pendidikan melalui pendampingan dan pengenalan aplikasi SAPAMURID di SMK Negeri 6 Sukoharjo. Inovasi tersebut dikembangkan sebagai upaya untuk mempermudah pengelolaan administrasi siswa sekaligus menghadirkan sistem yang lebih efektif, efisien, dan terdokumentasi.

Pengembangan SAPAMURID tidak terlepas dari upaya SMK Negeri 6 Sukoharjo dalam memperkuat penerapan teknologi di lingkungan sekolah. Kepala SMK Negeri 6 Sukoharjo, Sugiyarso, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa digitalisasi menjadi salah satu kerangka dalam penerapan pendekatan pembelajaran mendalam yang mulai diperkuat di sekolah.

Menurut Sugiyarso, digitalisasi menjadi salah satu kerangka dalam penerapan pendekatan pembelajaran mendalam yang mulai diperkuat di sekolah.

“Ketika saya masuk di sini pada November 2025, kami baru selesai mendapatkan pemahaman yang berkaitan dengan kurikulum dengan pendekatan pembelajaran mendalam. Salah satu kerangkanya adalah digitalisasi di sekolah. Artinya, pemberdayaan dengan digitalisasi mau tidak mau harus kita wujudkan dan kita laksanakan di sekolah,” jelas Sugiyarso, Kamis, (6/8/20260).

Menurutnya, digitalisasi tidak hanya ditujukan untuk mendukung kegiatan guru, tetapi juga memberikan manfaat bagi siswa. Perkembangan teknologi menuntut warga sekolah untuk semakin terbiasa menggunakan sistem digital dalam berbagai aktivitas.

“Sekarang memang eranya harus terbiasa dan familiar dengan digitalisasi. Kemudian, ketika semua kegiatan kita digitalisasikan, semuanya akan lebih bisa dipertanggungjawabkan dan akuntabel karena segala sesuatunya akan terekam dan terdokumentasi dengan baik. Selain itu, tentu akan lebih efektif dan efisien dalam pelaksanaan berbagai kegiatan di sekolah,” lanjutnya.

Untuk mendukung proses tersebut, pihak sekolah membentuk tim IT internal yang bertugas mengembangkan berbagai aplikasi sesuai kebutuhan sekolah. Pengembangan dilakukan secara bertahap agar penerapan digitalisasi dapat diterima oleh warga sekolah tanpa memberikan beban perubahan yang terlalu besar.

“Kami membentuk tim IT di sekolah dan kami tugaskan untuk mengembangkan sebuah aplikasi sesuai dengan kebutuhan. Jadi, aplikasi-aplikasi tersebut kami bangun secara perlahan-lahan. Apa yang diwujudkan terlebih dahulu kami sosialisasikan dan kami terapkan agar perubahannya tidak terlalu frontal,” ungkap Sugiyarso.

Strategi tersebut dilakukan karena sekolah ingin memastikan bahwa setiap sistem yang diperkenalkan dapat dipahami dan digunakan dengan baik oleh siswa maupun guru. Menurut Sugiyarso, penerapan banyak aplikasi sekaligus justru dapat membuat siswa merasa terbebani.

“Kalau perubahan dilakukan secara frontal, dikhawatirkan siswa merasa berat dan terbebani karena tiba-tiba harus menggunakan banyak aplikasi dan semuanya harus dilaksanakan. Karena itu, strategi kami adalah mengenalkan dan menerapkan satu per satu,” jelasnya.

Berawal dari Sistem Presensi Siswa

SAPAMURID merupakan akronim dari Sistem Aplikasi Pengelolaan Administrasi Murid. Nama tersebut dipilih karena mudah diingat sekaligus memiliki kesan yang dekat dengan warga sekolah. Kata “sapa” juga dianggap memiliki makna yang hangat karena berkaitan dengan kebiasaan menyapa ketika bertemu dengan orang lain.

“Kenapa kami mengambil nama Sapa? Jadi, Sapa Murid dan juga Sapa Guru. Sapa tersebut sebenarnya merupakan akronim, yaitu Sistem Aplikasi Pengelolaan Administrasi Murid dan Sistem Aplikasi Pengelolaan Administrasi Guru. Selain merupakan akronim yang mudah diingat, kata ‘sapa’ sendiri terdengar hangat. Ketika kita bertemu seseorang, kita menyapa. Jadi, kesannya dekat dengan teman-teman dan keluarga,” tutur Sugiyarso.

Dalam pengembangannya, SAPAMURID tidak langsung memiliki banyak fitur. Sekolah memilih untuk mengembangkan aplikasi secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Salah satu fitur awal yang dikembangkan adalah presensi siswa menggunakan telepon genggam masing-masing.

Sebelumnya, sekolah sempat mendapatkan tawaran penggunaan aplikasi dari pihak eksternal. Namun, pihak sekolah mempertimbangkan keberlanjutan sistem apabila pengembangan dan pengelolaannya sepenuhnya bergantung pada pihak luar.

“Kalau kita menggunakan rekanan, ketika aplikasi sudah dibuat, nanti siapa yang menjalankan dan siapa yang merawat akan menjadi pekerjaan rumah. Tetapi ketika kita kembangkan sendiri melalui tim internal, tentu akan lebih mudah untuk dirawat dan dijalankan,” jelasnya.

Pertimbangan lainnya adalah efisiensi penggunaan sarana. Sistem presensi sebelumnya sempat ditawarkan menggunakan kartu, yang dinilai dapat menambah kebutuhan biaya dan perangkat pendukung. Sekolah kemudian memilih memanfaatkan telepon genggam yang sudah dimiliki oleh sebagian besar siswa.

“Kalau menggunakan kartu, berarti ada biaya tambahan untuk kartu. Kemudian kalau menggunakan sistem tersebut, kita juga harus menyediakan beberapa monitor. Karena sekarang hampir setiap siswa memiliki HP, kami berpikir bagaimana kalau kita manfaatkan HP yang sudah mereka miliki,” ungkap Sugiyarso.

Melalui sistem presensi digital tersebut, kehadiran siswa dapat tercatat secara otomatis. Sekolah dapat mengetahui siswa yang sudah melakukan presensi, belum melakukan presensi, maupun siswa yang datang terlambat. Data yang terekam dalam sistem juga dapat membantu sekolah dalam melakukan pemantauan secara lebih mudah.

Tidak hanya sekolah, sistem tersebut juga memberikan akses kepada orang tua untuk memantau kehadiran anak. Orang tua dapat membuka tautan yang dibagikan oleh sekolah untuk mengetahui apakah anak telah tiba di sekolah dan melakukan presensi.

“Dengan munculnya sistem ini, kehadiran siswa akan terekam semuanya. Siapa yang sudah presensi, siapa yang belum, dan siapa yang terlambat akan mudah dideteksi melalui aplikasi. Orang tua juga bisa memantau dengan membuka link yang kami bagikan, sehingga dapat mengetahui bahwa anaknya sudah sampai di sekolah dan sudah melakukan presensi,” jelas Sugiyarso.

Kontribusi Mahasiswa PLP 2 UMS

Pengembangan dan peluncuran SAPAMURID menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa PLP 2 UMS selama melaksanakan kegiatan di SMK Negeri 6 Sukoharjo. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk tidak hanya menjalankan praktik pembelajaran, tetapi juga terlibat dalam upaya pemecahan masalah dan pengembangan inovasi di lingkungan sekolah.

Melalui kolaborasi dengan pihak sekolah, mahasiswa PLP 2 UMS memperoleh pengalaman dalam memahami kebutuhan pengguna, mengembangkan solusi berbasis teknologi, serta mengenalkan pemanfaatan sistem digital dalam mendukung administrasi pendidikan.

Kehadiran SAPAMURID diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam membangun sistem administrasi sekolah yang lebih terintegrasi. Pengembangan aplikasi yang dilakukan secara bertahap juga membuka peluang bagi penambahan fitur sesuai dengan kebutuhan sekolah dan siswa di masa mendatang.

Inovasi ini sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan PLP 2 dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata kepada sekolah. Melalui pemanfaatan teknologi dan kolaborasi antara mahasiswa dengan pihak sekolah, pengalaman akademik dapat diwujudkan dalam bentuk inovasi yang memiliki manfaat langsung bagi warga sekolah.

 

 

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (1)

  • bd35bd

    Been on the hunt for a trustworthy spot for a while and finally landed here. The whole journey from sign up to playing feels completely seamless and human. You can tell the team actually listens and adapts to what players need without any fuss. bd35bd

    14 October 2026 2:02 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transformasi Hijau: Eco-Surya Sukoharjo Gelar Pelatihan Pupuk Organik dan Bank Sampah untuk Masa Depan Berkelanjutan

    Transformasi Hijau: Eco-Surya Sukoharjo Gelar Pelatihan Pupuk Organik dan Bank Sampah untuk Masa Depan Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 191
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Sukoharjo menggelar Pelatihan Pembuatan Pupuk dan Bank Sampah yang bertempat di PPTQ Shirotunnajah Kabupaten Sukoharjo. Acara ini memiliki tema “Transformasi Hijau: Bank Sampah dan Pupuk Organik untuk Masa Depan Berkelanjutan”. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program Eco-Surya Sukoharjo, spirit implementasi ikhtiar […]

  • LDK PP Muhammadiyah Merangkul Komunitas Disabilitas dengan Dakwah Inklusif

    LDK PP Muhammadiyah Merangkul Komunitas Disabilitas dengan Dakwah Inklusif

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 112
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta Barat – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengadakan kegiatan pembinaan keagamaan yang menggugah dan menyentuh hati bagi Komunitas Disabilitas di kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat (17/5). Melalui program ini, LDK Muhammadiyah menunjukkan komitmen kuat bahwa dakwah harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik, dengan penuh […]

  • Putus Asa: Bukti Cinta Allah terhadap Hamba

    Putus Asa: Bukti Cinta Allah terhadap Hamba

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Oleh: Rizky Aldiansyah Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Dalam berkehidupan pasti ada sebuah keinginan dan tujuan serta ada harapan yang ingin dicapai dalam berkehidupan di dunia, tetapi untuk mendapatkan dan menjalani serta melewati tujuan tersebut tidaklah mudah tidaklah sebatas apa yang dipikirkan lewat pikiran apa yang dikhayalkan semata. mendapatkan sebuah keinginan dan tujuan […]

  • Ketua LPP PWM Jateng: Pengasuh dan Mudir Harus 24 Jam Dampingi Santri dan Ustadz

    Ketua LPP PWM Jateng: Pengasuh dan Mudir Harus 24 Jam Dampingi Santri dan Ustadz

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 263
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, Purbalingga – Ketua LPP PWM Jawa Tengah KH. M. Irzal Fadholi didampingi anggota lembaga beserta Lazismu UMS hadir di pesantren Darussalam Slingga Purbalingga guna memberikan semangat dan pendampingan pengelolaan pesantren yang baik, Ahad, (17/9/2023). Kehadiran rombongan diterima langsung mudir PPMTQ dan Kepala MA PPMTQ Darussalam di kantor pesantren. Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Quran (PPMTQ) […]

  • Wakil Rektor UM Bandung Ajak Mahasiswa Teladani Empat Karakter Nabi Muhammad SAW

    Wakil Rektor UM Bandung Ajak Mahasiswa Teladani Empat Karakter Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 158
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung – Dalam sambutannya di acara Baitul Arqam mahasiswa baru Fakultas Sains dan Teknologi (FST) serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, Wakil Rektor I Hendar Riyadi menyampaikan pesan penting tentang empat karakter Nabi Muhammad SAW yang harus diteladani oleh seluruh mahasiswa dan sivitas akademika. Acara yang diikuti oleh 728 mahasiswa […]

  • Semarak Milad ke-113, Muhammadiyah Lebong Gelar Donor Darah di Masjid Al Jihad

    Semarak Milad ke-113, Muhammadiyah Lebong Gelar Donor Darah di Masjid Al Jihad

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 50
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebong – Dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-113, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lebong melalui Majelis Pelayanan Kesehatan Umum (MPKU) menggelar kegiatan donor darah pada Rabu, 12 November 2025 bertempat di Masjid Al Jihad Muhammadiyah Muara Aman. Ketua MPKU PDM Lebong, Ustadz Ujang Sutrisno, S.Sos.I, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk nyata kepedulian […]

expand_less