SD Muhammadiyah 5 Samarinda Terus Bertumbuh, Miliki 1.111 Siswa dan Terpaksa Menolak Pendaftar Baru
- account_circle Redaksi Kabarmuh
- calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepala SD Muhammadiyah 5 Samarinda mengungkapkan bahwa tingginya kepercayaan masyarakat membawa konsekuensi tersendiri. Banyak calon siswa yang terpaksa tidak dapat diterima karena kapasitas ruang belajar yang sudah tidak mencukupi. "Betul, banyak yang kami tolak karena ruangan tidak cukup," ujar Andi Muhammad Narto.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SD Muhammadiyah 5 Samarinda kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu sekolah dasar unggulan di Kalimantan Timur. Pada Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah yang berlokasi di Loa Bakung ini menerima 215 peserta didik baru yang terbagi dalam 7 rombongan belajar (rombel). Tingginya animo masyarakat bahkan membuat sekolah harus menolak banyak calon siswa karena keterbatasan ruang kelas, sementara pendaftar inden untuk tahun ajaran 2027/2028 telah mencapai 51 anak.
SAMARINDA – Kepercayaan masyarakat terhadap SD Muhammadiyah 5 Samarinda terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah yang dipimpin Andi Muhammad Narto, S.H., S.Pd., M.H. itu berhasil menerima 215 murid baru yang terbagi dalam 7 rombongan belajar (rombel). Saat ini jumlah keseluruhan peserta didik mencapai 1.111 siswa, didukung oleh 86 guru dan tenaga kependidikan yang melayani proses pendidikan secara profesional.
Dalam wawancara dengan Sekretaris PWM Kalimantan Timur, Amir Hady, Kepala SD Muhammadiyah 5 Samarinda mengungkapkan bahwa tingginya kepercayaan masyarakat membawa konsekuensi tersendiri. Banyak calon siswa yang terpaksa tidak dapat diterima karena kapasitas ruang belajar yang sudah tidak mencukupi.
“Betul, banyak yang kami tolak karena ruangan tidak cukup,” ujar Andi Muhammad Narto.
Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus amanah bagi sekolah. Menurutnya, SD Muhammadiyah 5 telah memiliki rencana untuk melakukan pembangunan ruang kelas baru seiring masih tersedianya lahan yang dimiliki sekolah. Harapannya, semakin banyak anak-anak yang dapat memperoleh layanan pendidikan Muhammadiyah di masa mendatang.
Tingginya minat masyarakat juga terlihat dari pendaftaran tahun berikutnya. Hingga pertengahan Juli 2026 saja, sudah terdapat 51 calon siswa yang melakukan inden untuk Tahun Ajaran 2027/2028. Jumlah tersebut belum termasuk lulusan dari TK ABA maupun beberapa taman kanak-kanak negeri yang selama ini menjadi penyumbang peserta didik baru SD Muhammadiyah 5 Samarinda.
Keunggulan sekolah ini tidak hanya terletak pada jumlah peminat, tetapi juga pada program-program unggulannya. SD Muhammadiyah 5 menyelenggarakan kelas Bilingual (Bahasa Indonesia–Bahasa Inggris), kelas Tahfidz, dan kelas Reguler. Sekolah juga memiliki program Orang Tua Mengaji Pagi, serta Baitul Tahfidz, yaitu asrama khusus bagi para penghafal Al-Qur’an. Selain itu, SD Muhammadiyah 5 dipercaya sebagai Sekolah Unggul sekaligus Sekolah Model Kemendikdasmen.
Berbagai prestasi akademik maupun nonakademik juga terus mengharumkan nama sekolah. Di bidang akademik, siswa SD Muhammadiyah 5 berhasil menjadi Finalis Olimpiade Sains Indonesia (OSI) Matematika Tingkat Nasional. Sementara di bidang literasi, sekolah mencatat prestasi membanggakan dengan meraih lima besar Lomba Dongeng Nasional.
Adapun pada bidang olahraga dan seni, para siswa juga menunjukkan performa luar biasa. Di antaranya meraih Juara 1 Pencak Silat O2SN Tingkat Kota, Juara 2 Festival Handball Piala ABTI Provinsi Kalimantan Timur, Juara 3 Turnamen Minisoccer U-11 disertai penghargaan Best Goalkeeper, serta prestasi pada ajang Pentas Aksara yang menghasilkan Juara 1 dan Juara 3 Lomba Story Telling. Berbagai capaian tersebut semakin mengukuhkan SD Muhammadiyah 5 Samarinda sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu mengembangkan bakat, karakter, dan prestasi peserta didik secara seimbang.
Bagi Muhammadiyah, tingginya kepercayaan masyarakat terhadap SD Muhammadiyah 5 Samarinda merupakan amanah yang harus dijawab dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan. Rencana penambahan ruang kelas menjadi langkah strategis agar lebih banyak anak memperoleh kesempatan belajar di sekolah yang mengintegrasikan keunggulan akademik, penguatan Al-Qur’an, pembentukan karakter, dan pengembangan potensi peserta didik. Dengan semangat Care, Share, and Grow Together, SD Muhammadiyah 5 Samarinda terus melangkah menjadi sekolah yang melahirkan generasi berkemajuan, berprestasi, dan berakhlak mulia.
Selain penguatan akademik dan prestasi, SD Muhammadiyah 5 Samarinda terus memperkokoh jati dirinya sebagai sekolah kader Persyarikatan. Kepala sekolah menegaskan bahwa ke depan penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) akan menjadi prioritas utama dalam budaya sekolah.
Seluruh guru didorong untuk konsisten menghafal Al-Qur’an sekaligus menjaga hafalannya sebagai teladan bagi peserta didik. Di samping itu, seluruh guru dan tenaga kependidikan berkewajiban mengikuti Pengajian Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Loa Bakung sebagai ikhtiar memperkuat ideologi, spiritualitas, dan komitmen bermuhammadiyah.
Budaya ibadah juga akan semakin diperkuat melalui penegakan tertib pelaksanaan shalat, khususnya selama berada di lingkungan sekolah. Seluruh warga sekolah diharapkan menjadikan shalat berjamaah sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan karakter. Untuk menopang penguatan tersebut, sekolah juga akan menyelenggarakan In House Training (IHT) AIK secara berkala guna meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan ke dalam seluruh proses pembelajaran.
Dengan penguatan AIK yang berjalan seiring dengan prestasi akademik dan nonakademik, SD Muhammadiyah 5 Samarinda ingin terus meneguhkan diri sebagai sekolah unggul yang tidak hanya melahirkan siswa berprestasi, tetapi juga generasi Qurani, berakhlak mulia, berkemajuan, dan siap menjadi kader persyarikatan, umat, serta bangsa.(ay.1)
- Penulis: Redaksi Kabarmuh
Saat ini belum ada komentar