Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Budaya Sekolah Islami di SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Tanamkan Karakter Disiplin Siswa

Budaya Sekolah Islami di SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Tanamkan Karakter Disiplin Siswa

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 111
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID; SURAKARTA – SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta terus memperkuat karakter disiplin siswa melalui penerapan budaya sekolah Islami dalam kehidupan sehari-hari. Nilai disiplin tidak hanya diterapkan melalui aturan sekolah, tetapi juga dibangun melalui pembiasaan, kegiatan keagamaan, keteladanan, serta pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Kepala SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Upik Mairina S.Pd, menjelaskan bahwa disiplin menjadi salah satu nilai penting yang ditanamkan kepada siswa sebagai bekal untuk kehidupan mereka di masa depan. Menurutnya, kebiasaan disiplin yang dibangun sejak di bangku sekolah diharapkan dapat terbawa hingga siswa melanjutkan pendidikan hingga memasuki dunia kerja.

“Jadi kenapa kami disiplin karena nanti dari disiplin itu nanti akan memberimbas ataupun juga akan mendidik anak ke depannya,” ujar Upik Senin, (27/07/2026).

Ia menjelaskan, penerapan disiplin dilakukan dalam berbagai aspek kehidupan sekolah, mulai dari kedatangan siswa, cara berpakaian, hingga penampilan. Siswa dibiasakan untuk datang tepat waktu dan menaati aturan yang telah ditetapkan sekolah.

“Kalau anak-anak terbiasa datang awal, tidak terlambat, itu kan nanti juga secara tidak langsung mereka di alam bawah sadarnya itu nanti tentunya sampai mereka jadi pelajar, bekerja, dan seterusnya bisa juga akan terbiasa seperti itu,” jelasnya Senin, (27/07/2026) .

Budaya disiplin tersebut juga terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi bagian dari karakter sekolah. Sebagai sekolah Muhammadiyah, SMA Muhammadiyah PK Kottabarat menerapkan berbagai pembiasaan keagamaan, seperti salat duha, salat berjamaah, kultum, hafalan Al-Qur’an, serta pelaksanaan salat tepat waktu.

Menurut Upik, pembiasaan tersebut tidak hanya bertujuan untuk membentuk kebiasaan siswa selama berada di lingkungan sekolah, tetapi juga diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di luar sekolah.

“Kita harapannya tidak hanya di sekolah saja, jadi anak libur pun juga salat duha mereka. Kadang kita juga pantau anak-anak libur itu juga kita pantau sudah salat duha apa yang belum,” ungkapnya.

Selain itu, sekolah juga membiasakan siswa untuk melaksanakan shalat zuhur dan asar di awal waktu. Ketika waktu salat tiba, kegiatan pembelajaran dihentikan agar siswa dapat segera melaksanakan ibadah.

“Jadi kalau anak-anak berhenti pelajaran, waktu masuk salat zuhur, salat asar itu ya harapannya kita membiasakan anak-anak untuk salat itu tidak ditunda-tunda,” katanya.

Pembentukan karakter disiplin juga dilakukan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan siswa. Salah satunya melalui Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang aktif dalam berbagai kegiatan sekolah maupun kegiatan sosial. Siswa diberi ruang untuk terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, termasuk kegiatan kolaborasi dengan sekolah lain dan kegiatan sosial keagamaan.

Dalam penerapan disiplin, sekolah juga melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala. Evaluasi dilakukan setiap hari Jumat untuk membahas kondisi siswa dan berbagai permasalahan yang muncul di masing-masing kelas. Apabila terdapat permasalahan tertentu, sekolah melakukan koordinasi antara wali kelas dan guru Bimbingan dan Konseling (BK), serta melibatkan pihak sekolah sesuai dengan tingkat permasalahan.

Upik menambahkan bahwa tantangan dalam mempertahankan disiplin budaya saat ini semakin kompleks, terutama karena pengaruh penggunaan teknologi dan kehidupan siswa di luar sekolah. Menurutnya, pembiasaan yang diterapkan di sekolah perlu terus didukung oleh orang tua agar dapat menjadi karakter yang melekat dalam diri siswa.

“Jadi orang tua harus itu juga, apa namanya, selalu mengingatkan anaknya,” tuturnya.

Ia berharap nilai-nilai disiplin dan budaya Islami yang diterapkan di sekolah dapat terus dibawa oleh siswa dalam kehidupan mereka sehari-hari. Menurutnya, keberhasilan karakter pendidikan tidak hanya dilihat dari kedisiplinan siswa selama berada di sekolah, tetapi juga dari kemampuan mereka menerapkan nilai-nilai tersebut di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Dengan demikian, budaya sekolah Islami di SMA Muhammadiyah PK Kottabarat tidak hanya menjadi rutinitas kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter siswa. Melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, sekolah berupaya menanamkan nilai-nilai disiplin sebagai kebiasaan yang diharapkan dapat melekat dalam diri siswa hingga mereka berada di luar lingkungan sekolah.

Kontributor: Pemas, Indah, Mudiana

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PELANTIKAN PIMPINAN KOMISARIAT IMM AL-KINDY PERIODE 2025/2026

    PELANTIKAN PIMPINAN KOMISARIAT IMM AL-KINDY PERIODE 2025/2026

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pekalongan – Pelantikan Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Al-Kindy Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan periode 2025/2026 sukses digelar dengan khidmat dan penuh semangat kepemimpinan pada Sabtu, 19 Juli 2025, bertempat di gedung D Ruang D301-D302 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Acara ini dihadiri oleh 45 peserta yang terdiri dari kader IMM, demisioner, […]

  • Pengelolaan Risiko Bencana Berbasis Inovasi Digital, UMS Hadirkan Pakar dari Jepang

    Pengelolaan Risiko Bencana Berbasis Inovasi Digital, UMS Hadirkan Pakar dari Jepang

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kuliah umum dengan menghadirkan narasumber internasional, Prof. Jun Sakamoto dari Faculty of Science and Engineering, Kochi University, Jepang. Dekan FKIP UMS, Prof. Anam Sutopo, M.Sc., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Prof. Sakamoto. Anam menekankan bahwa kegiatan […]

  • Memaknai Dakwah Berkemajuan: Hilman Latief Tekankan Aksi Kemanusiaan

    Memaknai Dakwah Berkemajuan: Hilman Latief Tekankan Aksi Kemanusiaan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hilman Latief, menegaskan bahwa kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan persyarikatan di berbagai wilayah terdampak bencana merupakan bagian salah satu wujud nyata dari dakwah Islam Berkemajuan. Hal tersebut ia sampaikan dalam ZISKA Talks Tarhib Ramadhan Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah bertajuk “Tangguh dan Sejahtera: Dari Respon ke Pemulihan Bencana Sumatera” […]

  • Dokumentasikan Best Practice Pengajaran, MPBI UMS Gelar Pelatihan Menulis Bagi Guru Muhammadiyah Se-Kartasura

    Dokumentasikan Best Practice Pengajaran, MPBI UMS Gelar Pelatihan Menulis Bagi Guru Muhammadiyah Se-Kartasura

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (MPBI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menggelar pelatihan “Pelatihan Best Practice dalam Pembelajaran” bagi para guru SMP, SMA, dan SMK Muhammadiyah se-Kartasura. Kegiatan ini merupakan bagian dari RPPS Prodi guna meningkatkan kompetensi guru-guru Muhammadiyah di Kartasura. Kegiatan pelatihan diawali dengan sesi kuliah tujuh menit (kultum) yang […]

  • BPJS Kesehatan Goes To Campus, FIK UMS Dorong Mahasiswa Pahami Pentingnya Jaminan Kesehatan

    BPJS Kesehatan Goes To Campus, FIK UMS Dorong Mahasiswa Pahami Pentingnya Jaminan Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Unaise Albunayya
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi salah satu sasaran pelaksanaan program BPJS Kesehatan Goes To Campus. Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), manfaat jaminan kesehatan, serta peran mahasiswa bidang kesehatan dalam mendukung keberlanjutan program jaminan sosial. Dekan FIK UMS, Prof. Dr. Umi […]

  • SUMU dan JULEHA Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban: Cetak Tim Sembelih Profesional

    SUMU dan JULEHA Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban: Cetak Tim Sembelih Profesional

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ambarawa – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Kabupaten Semarang dan JULEHA Indonesia menggelar pelatihan penyembelihan hewan kurban yang sesuai dengan syariat di Masjid Darussalam, Losari Sawahan – Ambarawa pada 31/5/25). Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Semarang. Sumarno, Ketua Takmir Masjid Darussalam menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif, sekaligus bentuk nyata […]

expand_less