Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Resepsi Milad Lazismu, Dampak Sinyal Integrasi Data Pengentasan Kemiskinan Jadi Sorotan

Resepsi Milad Lazismu, Dampak Sinyal Integrasi Data Pengentasan Kemiskinan Jadi Sorotan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • visibility 115
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID JAKARTA – Belum tuntas mengupas dampak program pemberdayaan, arena gerakan filantropi malah dikabarkan oleh Kemenag RI akan dibuatkan tampilan data visual (dashboard) bersama yang berbasis waktu nyata dalam agenda pengentasan kemiskinan.

Badan dan lembaga amil zakat akan bersama-sama menyajikan data itu dari aksi layanannnya. Kendati jalan program pemberdayaannya berbeda-beda, tujuannya sama yaitu pengentasan kemiskinan dan wujudkan kesejahteraan.

Jelang akhir Juli 2026, Lazismu menggelar Resepsi Milad ke – 24 di Gedung Perpustakaan Nasional RI, Jakarta pada Rabu (29/7/26). Lazismu Wilayah secara nasional merapat lewat daring dan mitra kolaborasi dari entitas perusahaan hadir mengikuti jalannya resepsi yang berlangsung meriah.

Di hari jadinya yang jatuh pada 4 Juli 2022, acara puncak milad Lazismu mengusung tema “Integrasi Menguatkan Dampak”. Tema tersebut merupakan refleksi perjalanan Lazismu atas kiprahnya di kancah nasional gerakan filantropi Islam selama 24 tahun.

Ketua Badan Pengurus Lazismui Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais mengatakan bahwa makna dampak mengandung pesan untuk perlu memperkuat diri kita dari sisi integrasi tata kelola kelembagaan dan sistem data. “Integrasi tersebut harus dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Apa yang bisa dibantu untuk menjawab persoalan masyarakat”, jelasnya.

Maka integrasi harus menjadi pijakan agar potensi yang dimiliki Lazismu dapat bergerak dalam satu kerangka yang terarah dan menghasilkan dampak yang lebih luas. Mujadid menilai bahwa amil itu harus mendengar dan peka terhadap isi hati masyarakat. Dengan mendengar problem itu amil dapat menjawan persoalan masyarakakat yang dibutuhkan secara tepat sasaran.

Lahan dakwah gerakan filantropi begitu luas, karena itu perlu dipikirkan dan direncanakan jalan transformasi yang hendak dicapai agar mustahik bisa menjadi sejahtera. Indikatornya, kata Mujadid ada dua yakni penguatan tata kelola dan program yang berdampak.

Luput Dari Perhatian

Integrasi data kemiskinan sebetulnya sudah sering dibicarakan banyak pihak termasuk pemerintah sendiri. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono Abdul Ghafur mengaku hal ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Perhatian yang sama disampaikan Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hilman Latief bahwa sebagai peneliti dan pelaku gerakan filantropi eksposur data masih luput dari perhatian.

Menurutnya, Ia masih sulit menemukan lembaga filantopi di Indonesia yang memiliki kualitas data. Ekosistem gerakan zakat memang tumbuh dan berkembang. Bahkan menjadi kekuatan tersendiri yang ditopang oleh sistem dan modal kulturalnya yang kompleks.

“Hanya saja kekuatan data itu belum terhubung oleh entitas lain seperti perusahaan dan industri keuangan. Impiannya berbagai program pemberdayaan yang dilakukan lembaga amil zakat saling terhubung. Potensi besar itu belum sepenuhnya didengar di kancah internasional”, pungkasnya.

Kita memiliki inovasi praktik baik yang banyak, tetapi belum cukup andal dalam eksposur kepada dunia. Oleh karena itu, dalam amanahnya, Hilman menggariskan bahwa data, literasi dan eksposur perlu diperkuat kembali.

Hingga kini, menurut Waryono, kita masih berusaha untuk melakukan integrasi keuangan. Sementara kita akan melangkah menuju integrasi data, tentu saja ini bukan hal yang mudah.
Dalam aspek integrasi dan program yang berdampak saja perlu beberapa instrumen. Lalu bagaimana menguatkan muzaki dan pengumpulan besar sangat dipengaruhi oleh muzaki.

“Ukuran kesuksesan badan dan lembaga amil adalah seberapa banyak pada dampak. Ini tantangan kita semua. Kendati mandatori lembaga amil zakat itu jelas namun dampaknya harus lebih bisa dirasakan oleh masyarakat”, tuturnya.

Yang menjadi perhatian bersama, jangan sampai terjadi bahwa dengan hasil penghimpunan yang besar tapi lingkungan di sekitar kita masih ada orang yang berselimut kemiskinan. Artinya, tegas Waryono, programnya belum berdampak pada orang miskin.

Kembali pada isu integrasi data, ke depannya kita akan mendesain dashboard. Suatu tampilan data visual bersama yang dapat dijadikan informasi untuk membaca pertumbuhan dan perkembangan layanan program lembaga amil zakat yang juga nantinya terhubung ke lembaga terkait seperti Kementerian.

Integrasi data berasal dari komunikasi dan koordinasi lintas lembaga. Wakil Ketua Baznas, Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan bahwa tema yang diangkat Lazismu sangat menarik. Sekaligus menjadi tantangan pengelolaan zakat selama ini, kata Sa’adi.

“Potensi zakat sangat besar dan kita sering mengitung, mengkalkulasi dan hanya sekian persen potensi itu kita raih. Potensi itu bisa terus hasilkan dengan dampak yang kuat bagi kehidupan masyarakat kita”, paparnya.

Hemat Sa’adi, tema milad Lazismu ini kita tangkap sebagai satu kekuatan agar kita bisa lakukan bersama. Sa’adi mewakili Baznas mengatakan setidaknya jalan integrasi itu menyajikan integrasi kelembagaan, integrasi data dan integrasi sumber daya. “Masing-masing saling melengkapi dan menjangkau kebutuhan masyarakat. Tidak semua bisa diintegrasikan paling tidak integrasi data untuk menyelesaikan tumpang tindih selama ini”, tandasnya.

Dalam kesempatan berbeda, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan empat pesan kepada Lazismu untuk menjadi kekuatan yang terintegrasi dan berdampak. Pesan itu antara lain, kata Haedar yaitu konsolidasi jaringan Lazismu secara nasional dan Lazismu di luar negeri.

“Ini menjadi kunci utama tujuan integrasi dalam membangun soliditas di dalam sistem pengorganisasian”, jelasnya. Pesan kedua integrasi dinamika gerakan yang progresif dan meluas, dan pesan ketiga, integrasi aktivitas pentasyarufan dan pemanfaatan dana ZISKA yang terkumpul di lingkungan persyarikatan dengan lebih terpadu. Pesan terakhir, kata Haedar, meningkatkan jejaring sehingga kolaborasi dengan berbagai pihak terus menambah penghimpunan agar lebih luas dan besar jangakuannya.

Kemudian, sambung dia, bagaimana potensi yang ada itu terus digali oleh Lazismu dengan berbagai pendekatan. Saluran publikasi harus terus dilakukan secara terus-menerus. “Mari manfaatkan teknologi infomasi seperti media sosial. Ini langkah menemukan relasi baru yang masif dan strukturnya luas, tutupnya.

Kontributor: Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Author
Editor: Muhammad Farhan

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SUMU Sukses Gelar Kopdar Venture Capital Academy, Bahas Strategi Menggalang Investasi

    SUMU Sukses Gelar Kopdar Venture Capital Academy, Bahas Strategi Menggalang Investasi

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) sukses menggelar Kopi Darat (Kopdar) Venture Capital Academy di Burza Hotel Yogyakarta pada Sabtu (19/4/25). Acara ini dihadiri oleh 50 pengusaha dari berbagai daerah yang tertarik untuk belajar lebih lanjut mengenai dunia venture capital dan menambah wawasan opsi pendanaan untuk mengembangkan usaha mereka. Kopdar Venture Capital Academy ini […]

  • PERDANA! PONPES AL-IHSAN GELAR PELATIHAN “DESAIN MODE DAN TEKSTIL” DI BLK TEMPURREJO

    PERDANA! PONPES AL-IHSAN GELAR PELATIHAN “DESAIN MODE DAN TEKSTIL” DI BLK TEMPURREJO

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.025
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Tempurrejo – Pondok Pesantren Al-Ihsan Muhammadiyah Tempurrejo melaksanakan kegiatan pembukaan pelatihan berbasis kompetensi bidang “Desain Mode dan Tekstil”. Kegiatan  tersebut bertempat di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di Tempurrejo, Banyubiru, Widodaren, Ngawi, Jawa Timur. (24/5) Ponpes Al-Ihsan merupakan salah satu pondok Muhammadiyah yang berada di Kabupaten Ngawi, tepatnya terletak di Dusun Sukorejo, Desa […]

  • Mahasiswa Penerima Beasiswa Kader UMS Ditekankan Jadi Kader Unggul dan Berkemajuan

    Mahasiswa Penerima Beasiswa Kader UMS Ditekankan Jadi Kader Unggul dan Berkemajuan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 102
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa penerima Beasiswa Kader Universitas Muhammadiyah Surakarta https://www.ums.ac.id/ (UMS) diingatkan untuk tidak sekadar menjadi mahasiswa biasa, tetapi tampil sebagai kader unggul yang membawa nilai-nilai Muhammadiyah dalam kehidupan akademik maupun sosial. Pesan tersebut disampaikan oleh Ketua Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) UMS, Dr. Bambang Sukoco, S.H., M.H., http://ums.ac.id/profile/bambang-sukoco dalam kegiatan pembinaan […]

  • Riset Herbal Berbasis Sains, Inovasi Kulit Manggis Tim UMS Raih Emas di Kompetisi AISEEF 2026

    Riset Herbal Berbasis Sains, Inovasi Kulit Manggis Tim UMS Raih Emas di Kompetisi AISEEF 2026

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 109
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan saat mengikuti kompetisi di kancah internasional. Dehan, sebuah nama tim yang terdiri dari mahasiswa UMS meraih Gold Medal dalam ajang ASEAN Innovative Science Environmental dan Entrepreneur Fair 2026, yang telah berlangsung pada 9-12 Februari 2026. Tim Dehan di bawah pendampingan dosen Suprapto, […]

  • Musyawarah Kerja KMM Grogol Menyusun Langkah Dakwah Menuju Grogol Berkemajuan

    Musyawarah Kerja KMM Grogol Menyusun Langkah Dakwah Menuju Grogol Berkemajuan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Grogol, 12 Mei 2025 – Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Grogol menggelar Musyawarah Kerja di MTs Muhammadiyah Grogol, Sukoharjo. Musyawarah ini dihadiri oleh 25 pengurus KMM Grogol dan mengusung tema “Merencanakan Syi’ar Islam, Menuju Grogol Berkemajuan.” Dalam sambutannya, Ketua KMM Grogol, Dr. Abdullah Khair, menekankan pentingnya penguatan karakter dakwah lokal selama masa jabatan dua tahun […]

  • Acara MadangMu dalam giat ‘Tour de Silancur’ BikersMu Chapter Sleman, Korwil DIY

    Acara MadangMu dalam giat ‘Tour de Silancur’ BikersMu Chapter Sleman, Korwil DIY

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID, SLEMAN – Sebanyak 150 lebih anggota BikersMU Chapter Sleman menggelar touring motor bertajuk ‘Tour De Silancur’ pada Ahad, 26 Oktober 2025 yang lalu. Tidak hanya sekadar menjajal jalanan, touring ini juga membawa misi sosial yang kuat, dari mengedukasi masyarakat soal keselamatan berkendara hingga menebar kebaikan dengan motto “Melaju bersama Dakwah” Kegiatan ini diungkap langsung […]

expand_less