Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Nilai Kebangsaan Terkikis, PK IMM Pondok Shabran UMS Ajak Mahasiswa Melek Politik Hukum

Nilai Kebangsaan Terkikis, PK IMM Pondok Shabran UMS Ajak Mahasiswa Melek Politik Hukum

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID SURAKARTA – Ditengah hiruk-pikuk dinamika politik di Indonesia dan nilai-nilai hukum yang semakin mengikis. Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Pondok Hajjah Nuriyah Shabran menawarkan solusi, dengan menggelar Seminar Kebangsaan bertemakan “Revitalisasi Nilai Kebangsaan: Telaah Kritis Politik Hukum di Indonesia” di Ruang Pascasarjana UMS.

Kegiatan ini sebagai ajang edukasi kepada mahasiswa agar melek terhadap isu-isu politik dan dinamika pemerintahan di Indonesia. Karena mahasiswa merupakan Agent Of Change, yang tak bisa luput dari isu-isu yang marak, untuk menjadi solusi atas problematika bangsa dan negara.

Dalam Sambutannya, Oyan Sugianto, Selaku ketua panitia, membedah tema yang diusung pada seminar kebangsaan ini “Revitalisasi Nilai Kebangsaan: Telaah Kritis Politik Hukum di Indonesia”.

Sambutan Ktua Pelaksana Seminar Kebangsaan PK IMM Shabran UMS, Immawan Oyan Sugiyanto

“Revitaslisasi Nilai Kebangsaan sebagai bentuk ikhitar atau upaya untuk terwjudnya eskalasi pemahaman-pemahaman ideologi kebangsaan. Sedangkan Telaah Kritis Politik Hukum di Indonesia untuk memahamkan bahwa pada abad ke-15 ada istilah bahwa politik adalah ilmu tertinggi dari segala ilmu, sehingga banyak kebijakan-kebijakan hukum yang keluar atas dasar kepentingan-kepentingan politik sendiri,” terangnya Rabu, (21/10).

Selaras dengan itu, Ketua Umum PK IMM Pondok Hajjah Nuriah Shabran, Muhammad Fikri Azka, menjelaskan bahwa banyak kader-kader IMM atau Muhammadiyah yang berdiaspora ke dunia perpolitakan dan pemerintahan, sehingga harus dijadikan teladan dan acuan untuk lebih melek terhadap dunia politik dan dinamika pemerintahan.

“Banyak dari kader-kader IMM atau Muhammadiyah yang sudah berkecimpung di dunia politik, sehingga bisa berdiaspora di pemerintahan. Maka langkah-langkah ini harus menjadi acuan bagi para kader IMM saat ini, agar lebih melek terhadap dinamika politik dan pemerintahan bangsa ini,” pungkasnya.

Dalam pemaparan materinya, Zia Khakim, S.H., M.H., menyampaikan kritik terhadap kondisi politik di Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa demokrasi di Indonesia masih belum matang. Hal ini sejalan dengan pernyataan Buya Syafi’i Ma’arif yang menilai bahwa ketidakmatangan demokrasi di Indonesia disebabkan oleh kualitas politisi yang belum ideal serta maraknya praktik politisasi agama yang justru merusak nilai-nilai demokrasi itu sendiri.

Sebagai solusi atas persoalan tersebut, Zia menegaskan pentingnya keterlibatan langsung generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam dunia politik. Ia menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran sebagai agent of control pengawas jalannya kekuasaan. Dengan terlibat langsung dan berada dekat dengan pusat kekuasaan, maka akses untuk menyuarakan kebenaran akan lebih terbuka dan aspirasi masyarakat bisa lebih mudah didengar.

Zia mencontohkan sosok Din Syamsuddin sebagai tokoh yang aktif mendorong perubahan dengan menempatkan kader-kader umat di posisi strategis melalui program kaderisasi, guna mencetak individu yang berwawasan global dan berdaya saing tinggi.

Senada dengan itu Anas Asy’ari Nasuha, S.H., selaku pemateri yang kedua juga menjelaskan politik hukum di Indonesia sebagai refleksi kebangsaan.

Pemaparan Materi Seminar kebangsaan oleh Zia Khakim, S.H., M.H dan Anas Asy’ari Nasuha, S.H

“Indonesia adalah negara hukum yang artinya ketika kita ingin menumbukan sebuah kebijakan atau menyuarakan suara yang menyangkut hak orang lain ada satu yang paling mahal yaitu tanda tangan karena berfungsi sebagai persetujuan dan bukti otensitas dokumen,” jelasnya.

Lebih lanjut, Anas menyampaikan bahwa hukum di Indonesia sering kali tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

“Hukum cenderung lemah terhadap rakyat kecil namun tegas terhadap pihak pemegang kekusaaan. Saya juga menyoroti bahwa banyak kebijakan hukum diwarnai oleh kepentingan politik. Oleh karena itu, menurut saya, aktivis mahasiswa perlu memahami kondisi dan arah politik di Indonesia agar bisa bersikap kritis dan tepat dalam menyikapi berbagai isu,” tutupnya.

Harapan diadakannya seminar kebangsaan yang dilaksanakan pada Selasa (21/10) itu, agar para mahasiswa, yang sejatinya adalah seorang aktivis, tidak buta akan dunia politik. Karena dengan memahami dunia politik kita bisa tahu kebijakan-kebijakan nyeleneh yang dibuat oleh pemerintah, dan tugas kita sebagai mahasiswa adalah meluruskan kebijakan tersebut. (Farhan/Adi/Humas).

Editor: Nurul Ramadhani

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWPM Bengkulu Gelar Safari Ramadhan di Lebong, Tekankan Peran Pemuda Kini untuk Masa Depan

    PWPM Bengkulu Gelar Safari Ramadhan di Lebong, Tekankan Peran Pemuda Kini untuk Masa Depan

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 48
    • 0Komentar

      KABARMUH.ID, Lebong – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Bengkulu menggelar Safari Ramadhan pada Sabtu, 15 Maret 2025, yang dipusatkan di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ujung Tanjung, Kabupaten Lebong. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran PWPM Bengkulu, termasuk Komandan Kokam, Wakil Ketua PWM Bengkulu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lebong, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Lebong, serta […]

  • Mahasiswa UMS Boyong Juara 3 Nasional Lewat Gagasan Wakaf Produktif di Waduk Cengklik

    Mahasiswa UMS Boyong Juara 3 Nasional Lewat Gagasan Wakaf Produktif di Waduk Cengklik

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tiga mahasiswa Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil mengharumkan nama kampus dalam ajang Jambi Accounting Competition Seminar Nasional (JACSEN) 2025. Tim Femvisory yang terdiri dari Rumaisa Hisan, Elsa Rindy Viantika, dan Adira Rizqy Cahya Safitri ini menyabet juara 3 dalam cabang Lomba Karya Tulis Ilmiah yang berlangsung di Universitas Jambi pada 3-5 […]

  • Pelajar, Pemerintah dan Rakyat

    Pelajar, Pemerintah dan Rakyat

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Oleh : Hakim Muttaqie Azka Ketua Advokasi dan Kebijakan Publik Pimpinan Daerah IPM Kota Tasikmalaya Tidak sama halnya dengan lagu “Aku, kamu dan Samudra” yang dirilis oleh band Rebellion Rose di albumnya yang berjudul Partai Anarki, dalam lagunya mereka mengangkat tema-tema seperti ketidakadilan sosial, perjuangan, kebebasan dan kisah cinta yang penuh tantangan. Sebuah narasi tentang […]

  • Dosen PTI UMS Berikan Pelatihan AI bagi Guru di MIM AKA Mojogedang

    Dosen PTI UMS Berikan Pelatihan AI bagi Guru di MIM AKA Mojogedang

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta (PTI UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan digital di Indonesia. Melalui kolaborasi bersama Desamind Research and Training Center, PTI UMS menyelenggarakan Pelatihan Literasi Digital dan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi para guru di MIM Akhlakul Karimah, Mojogedang, Karanganyar. Pelatihan ini menghadirkan dosen PTI […]

  • Sekolah Politik PK IMM Ibnu Sina: Mahasiswa sebagai Pelopor Literasi dan Etika Politik

    Sekolah Politik PK IMM Ibnu Sina: Mahasiswa sebagai Pelopor Literasi dan Etika Politik

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 102
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo –  Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) melalui Pimpinan Komisariat Ibnu Sina (PK Ibnu Sina) Melangsungkan acara sekolah politik sebagai salah satu program kerja dari Bidang Hikmah PK IMM Ibnu Sina dengan tema “Dari Like Ke Akasi : Transformasi Kesadaran Politik Mahasiswa Masa Kini “ pada Sabtu (24/01/2026). Kegiatan ini dilaksanakan mulai dari pagi hingga […]

  • PWM Kaltim Tinjau Kesiapan SMP Muhammadiyah 1 Anggana Sambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027

    PWM Kaltim Tinjau Kesiapan SMP Muhammadiyah 1 Anggana Sambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Anggana – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur melakukan kunjungan ke SMP Muhammadiyah 1 Anggana pada Sabtu (13/6/2026) guna meninjau kesiapan sekolah dalam menyambut penerimaan murid baru dan pelaksanaan pembelajaran tahun ajaran 2026/2027. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua PWM Kaltim Bidang Pendidikan, H. Jaswadi, bersama Wakil Ketua PWM Kaltim Bidang Informatika, H. Abdul Hadi, […]

expand_less