Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rapor Pendidikan: Potret Mutu Sekolah dan Madrasah untuk Mendorong Perbaikan Berkelanjutan

Rapor Pendidikan: Potret Mutu Sekolah dan Madrasah untuk Mendorong Perbaikan Berkelanjutan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
  • visibility 63
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH. ID, LAMONGAN – Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Sekolah dan Madrasah mulai jenjeng Sekolah Dasar hingga Sekolah Lanjut Tingkat Atas. Acara berlangsung di Aula PDM Lamongan, Sabtu (15/8/2026).

Acara ini dihadiri oleh ratusan Kepala SD/MI, SM/MTs, SMA/MA/SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Lamongan, Ketua, Sekretaris dan jajaran Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Lamongan, serta Bapak Jumaidi selaku narasumber yang membedah tentang Raport Pendidikan.

Rapor Pendidikan menjadi salah satu instrumen penting dalam membantu satuan pendidikan, baik sekolah maupun madrasah, memahami kondisi mutu pendidikan secara lebih menyeluruh. Data yang disajikan dapat menjadi dasar bagi kepala sekolah, kepala madrasah, guru, dan pemangku kepentingan untuk menentukan langkah perbaikan yang lebih tepat sasaran.

“Raport pendidikan sebagai instrumen penting kondisi sekolah atau madrasah”, Ujar Jumaidi mengawali pemaparannya.

Rapor Pendidikan tidak sekadar menjadi laporan mengenai capaian satuan pendidikan. Lebih dari itu, data tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan refleksi untuk mengetahui kekuatan, tantangan, serta aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan dalam proses pendidikan.

Melalui pemanfaatan data Rapor Pendidikan, satuan pendidikan dapat melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek, mulai dari kemampuan literasi dan numerasi peserta didik, karakter, kualitas pembelajaran, hingga berbagai faktor pendukung penyelenggaraan pendidikan.

Menjadi Dasar Perencanaan Sekolah dan Madrasah

Kehadiran Rapor Pendidikan mendorong sekolah dan madrasah agar tidak hanya menyusun program berdasarkan perkiraan atau kebiasaan dari tahun sebelumnya. Perencanaan diharapkan semakin berbasis data sehingga program yang dibuat benar-benar menjawab kebutuhan peserta didik.

Kepala sekolah dan kepala madrasah bersama guru dapat melakukan refleksi terhadap hasil yang diperoleh. Dari proses tersebut, satuan pendidikan dapat menentukan prioritas perbaikan dan menyusun program yang realistis sesuai dengan kondisi masing-masing.

Misalnya, apabila hasil menunjukkan bahwa kemampuan literasi peserta didik masih perlu diperkuat, sekolah atau madrasah dapat memprioritaskan program budaya membaca, peningkatan kompetensi guru, pengembangan perpustakaan, serta pembelajaran yang lebih mendorong kemampuan memahami dan mengolah informasi.

Bukan untuk Membandingkan, tetapi untuk Memperbaiki

Rapor Pendidikan sebaiknya tidak dipahami sebagai alat untuk sekadar membandingkan satu sekolah atau madrasah dengan satuan pendidikan lainnya. Setiap satuan pendidikan memiliki karakteristik, kondisi peserta didik, sumber daya, dan tantangan yang berbeda.

Yang lebih penting adalah melihat perkembangan dari waktu ke waktu. Apakah program yang telah dilakukan memberikan dampak positif? Apa yang masih menjadi kendala? Dan langkah apa yang harus dilakukan berikutnya?

Dengan demikian, Rapor Pendidikan dapat menjadi bagian dari budaya refleksi dan perbaikan berkelanjutan.

Peran Kepala Sekolah, Guru, dan Orang Tua

Pemanfaatan Rapor Pendidikan membutuhkan keterlibatan seluruh warga satuan pendidikan. Kepala sekolah dan kepala madrasah berperan dalam mengarahkan kebijakan dan memastikan hasil evaluasi diterjemahkan menjadi program nyata.

Guru memiliki peran penting dalam menindaklanjuti hasil tersebut melalui perbaikan pembelajaran di kelas. Sementara itu, orang tua juga dapat menjadi mitra dalam mendukung perkembangan peserta didik di lingkungan keluarga.

Kolaborasi antara sekolah atau madrasah, guru, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci agar perbaikan mutu pendidikan tidak berhenti pada data, tetapi diwujudkan dalam perubahan nyata.

Dari Data Menjadi Aksi

Rapor Pendidikan pada akhirnya bukanlah tujuan akhir. Nilai dan indikator yang terdapat di dalamnya harus menjadi bahan untuk melakukan refleksi, menyusun prioritas, melaksanakan program, serta mengevaluasi hasilnya.

“Data memberikan gambaran, refleksi menentukan arah, dan aksi menghadirkan perubahan”, Jumaidi menambahkan.

Karena itu, sekolah dan madrasah perlu menjadikan Rapor Pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun pendidikan yang bermutu, inklusif, berkarakter, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

Dengan pemanfaatan data yang tepat, Rapor Pendidikan dapat menjadi salah satu fondasi penting untuk mewujudkan satuan pendidikan yang terus belajar, berbenah, dan berkembang menuju pendidikan Indonesia yang semakin berkualitas.

Kontributor: Ma’in

Editor: Muhammad Farhan

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Dorong Efisiensi Energi Usaha Roti Muhammadiyah melalui Pemanfaatan PLTS

    UMS Dorong Efisiensi Energi Usaha Roti Muhammadiyah melalui Pemanfaatan PLTS

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong pemanfaatan energi terbarukan sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam penguatan sektor ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada unit usaha roti Muhammadiyah sebagai langkah efisiensi energi sekaligus dukungan terhadap kebijakan energi ramah lingkungan. PLTS tersebut mulai […]

  • FAI UMS Kirim Mubaligh Internasional ke Kamboja, Jalin Kolaborasi dengan SEPAMA

    FAI UMS Kirim Mubaligh Internasional ke Kamboja, Jalin Kolaborasi dengan SEPAMA

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 211
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta– Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (FAI UMS) mencetak sejarah dengan mengirimkan mubaligh internasional untuk pertama kalinya ke Kamboja. Program ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara FAI UMS dan Southeast Asia Preachers and Academicians (SEPAMA), sebuah organisasi yang bergerak dalam pengembangan dakwah dan pendidikan Islam di kawasan Asia Tenggara. Mubaligh dikirim […]

  • Be Champion, Be Different! Mahasiswa Bisnis Digital BIM University Raih Prestasi Gemilang di Bidang Startup IT dan Kepemudaan Kota Denpasar

    Be Champion, Be Different! Mahasiswa Bisnis Digital BIM University Raih Prestasi Gemilang di Bidang Startup IT dan Kepemudaan Kota Denpasar

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, DENPASAR – Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital BIM University kembali menunjukkan prestasi membanggakan di tingkat daerah. Kali ini, I Kadek Redi Sastrawan berhasil mengukir dua capaian bergengsi sekaligus pada awal tahun 2026, yakni di bidang kewirausahaan teknologi dan kepemudaan Kota Denpasar. Prestasi pertama diraih melalui ajang Wirausaha Muda Denpasar (WMD) Competition 2026 pada kategori […]

  • Kebaikan Alat Manipulasi: Permainan Moral dalam Sudut Pandanng Eksploitasi Marxis

    Kebaikan Alat Manipulasi: Permainan Moral dalam Sudut Pandanng Eksploitasi Marxis

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Penulis: M. Nur Isholattudin Pernahkah anda ketika sesorang meminta bantuan kepada kita, kita menghambat tidak bisa menolaknya padahal ingin menolak? Ya, itu perasaan sungkan atau sering kita sebut tidak enakan (orang pleser) yang mungkin tanpa sadar kita sudah termasuk golongan orang senang. Sering terjadi dalam kehidupan kita, mungkin sesorang akan menganggap kita orang yang jahat […]

  • UMS Gelar Kompetisi “UMS Berkelanjutan”, Dorong Kesadaran Mahasiswa terhadap SDGs

    UMS Gelar Kompetisi “UMS Berkelanjutan”, Dorong Kesadaran Mahasiswa terhadap SDGs

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui SDGs Center menyelenggarakan kompetisi bertajuk UMS Berkelanjutan yang berfokus pada tiga isu utama, yakni energi listrik, plastik, dan sampah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam mendorong kesadaran dan kontribusi civitas academica terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Program UMS Berkelanjutan dikemas dalam empat kategori, yakni Video Challenge, Student […]

  • UMS Dorong Pendampingan Psikososial Berkelanjutan untuk Korban Bencana Alam

    UMS Dorong Pendampingan Psikososial Berkelanjutan untuk Korban Bencana Alam

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyoroti pentingnya psikoedukasi bagi penyintas bencana di tengah meningkatnya kejadian banjir, gempa, dan erupsi yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia belakangan ini. Hal tersebut disampaikan oleh Dosen Psikologi UMS, Fajar Ruddin, S.Psi., M.Sc., M.A. Fajar menjelaskan bahwa bencana alam merupakan stressor besar yang memicu tekanan psikologis, […]

expand_less