Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rawat Toleransi Lewat Fikih Kebudayaan, PC IMM Tulungagung Gelar Ngobrol Budaya Bersama Kiai Cepu

Rawat Toleransi Lewat Fikih Kebudayaan, PC IMM Tulungagung Gelar Ngobrol Budaya Bersama Kiai Cepu

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, TULUNGAGUNG – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Tulungagung sukses menggelar agenda “Ngobrol Budaya” bertajuk “Budaya Tanpa Sekat: Membangun Dialog, Merawat Toleransi” pada Sabtu (15/8/2026). Bertempat di Warunk Salman, acara ini menjadi ruang perjumpaan pemikiran yang inklusif bagi generasi muda Tulungagung.

Diskusi ini menghadirkan akademisi lintas disiplin sekaligus Wakil Ketua Lembaga Seni Budaya (LSB) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kusen, S.Ag., M.A., Ph.D., atau yang lebih akrab disapa Kyai Cepu. Forum ini tidak hanya dipadati oleh kader IMM dan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Tulungagung, tetapi juga dihadiri secara antusias oleh perwakilan IMM se-AG Raya dan organisasi mahasiswa eksternal se-Kabupaten Tulungagung.

Sebagai pengantar dialog, Kyai Cepu membedah korelasi mendasar antara budaya dan agama. Beliau secara tegas menyampaikan pandangan bahwa agama dan budaya adalah dua hal yang terikat dalam satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

“Dalam kaidah ushul fiqih, disebutkan bahwa suatu kewajiban tidak akan sempurna jika tidak ada yang mendukung, maka yang mendukung itu hukumnya wajib,” tegas Kyai Cepu.

Sebagai contohnya, sholat fardhu adalah sesuatu yang wajib, karena shalat sah jika menutup aurat, maka mencari atau membeli pakaian untuk menutup aurat hukumnya menjadi wajib. Pakaian merupakan produk budaya manusia, sehingga agama dan budaya menjadi hal yang sangat terikat. Budaya tidak hanya terbatas pada ritual ataupun benda kuno saja, namun budaya adalah cara hidup, pola pikir, dan hasil karya yang dibuat oleh manusia.

Memasuki sesi inti yang difokuskan pada pemikiran Fiqih Kebudayaan, narasumber membedah dua pokok pembahasan utama.

Pertama, tentang Budaya Berpikir Muhammadiyah. Kyai Cepu mengurai akar sejarah dan epistemologi pemikiran warga Muhammadiyah. Dalam diskusi ini, beliau membahas mengenai cara berfikir muhammadiyah dan salafi karena topik ini masih relevan dengan kondisi Muhammadiyah saat ini. 

“Muhammadiyah lebih kontekstual memaknai dalil Al-Qur’an dan Hadits, sedangkan salafi lebih sering tekstual,” katanya.

Kedua, budaya berpikir orang kaya vs. orang miskin. Diskusi berlanjut pada analisis kritis terhadap perbedaan pola pikir (mindset) dan mentalitas sosio-struktural. Beliau membedah bagaimana kelas sosial mempengaruhi sudut pandang, respons terhadap peluang, hingga cara bertahan hidup antara kelompok berkecukupan dan masyarakat miskin.

“Misalkan ada anak dan ayah. Berfikirnya orang miskin, ayah akan berkata kepada anaknya ‘kamu harus rajin agar kamu bisa bekerja disana’, kalau orang kaya, ayah akan menanyakan kepada anaknya ‘kamu bekerja untuk siapa?’,” jelas Kyai Cepu.

Melalui diskusi interaktif ini, PC IMM Tulungagung berharap dapat memecah sekat-sekat dogmatis serta membangun jembatan dialog yang sehat. Agenda ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang hangat, mempertegas komitmen gerakan pemuda Tulungagung dalam merawat nilai-nilai toleransi dan keberagaman di ruang publik.

Kontributor: Khamidah Naimawati

Editor: Dwi Kurniadi

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pondok Pesantren Istiqamah Samarinda Luncurkan Wakaf Uang Berbasis Peternakan Domba

    Pondok Pesantren Istiqamah Samarinda Luncurkan Wakaf Uang Berbasis Peternakan Domba

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 74
    • 0Komentar

      Samarinda – Inovasi dalam pengelolaan wakaf kembali diperkenalkan di Kalimantan Timur. Pondok Pesantren Istiqamah Muhammadiyah Samarinda bersama Majelis Pemberdayaan Wakaf (MPW) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur secara resmi menandatangani komitmen pelaksanaan program wakaf uang berbasis peternakan domba pada Jumat, 1 Mei 2026. Program ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi wakaf uang agar dapat […]

  • Santriwati PesantrenMu Daarul Ulum Majenang akan Wakili Cilacap di OMI Mapel IPS Provinsi Jawa Tengah 2025

    Santriwati PesantrenMu Daarul Ulum Majenang akan Wakili Cilacap di OMI Mapel IPS Provinsi Jawa Tengah 2025

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID~ Cilacap || Senyum Gisya Apriliani Putri, siswi kelas VIII MTs Muhammadiyah Majenang, merekah saat namanya dipanggil sebagai Juara 1 Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tingkat Kabupaten Cilacap. Bagi santriwati Pondok Pesantren Daarul Ulum Muhammadiyah Majenang ini, capaian tersebut bukan sekadar sebuah piala, tetapi buah dari doa, kerja keras, dan […]

  • Teteskan Kasih, Selamatkan Nyawa : Aksi Donor Darah Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulan Bencana (LLHPB) PD Aisyiyah Sukoharjo dalam Festival Montase Milad TK ABA

    Teteskan Kasih, Selamatkan Nyawa : Aksi Donor Darah Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulan Bencana (LLHPB) PD Aisyiyah Sukoharjo dalam Festival Montase Milad TK ABA

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 167
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) PD Aisyiyah Sukoharjo dan Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Mohammad Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta dalam menggelar kegiatan donor darah. Festival Montase Milad TK ABA  diselenggarakan di Edutorium K.H. Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Kegiatan donor darah ini juga […]

  • BikersMu Chapter Klaten Sambut Milad Muhammadiyah Ke-113: Pererat Silaturahmi Dakwah ke SDIT Jumapolo dan Rihlah ke Bendungan Jlantah Karanganyar

    BikersMu Chapter Klaten Sambut Milad Muhammadiyah Ke-113: Pererat Silaturahmi Dakwah ke SDIT Jumapolo dan Rihlah ke Bendungan Jlantah Karanganyar

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 43
    • 0Komentar

      KABARMUH.ID, Klaten – Dalam rangka menyambut Milad Muhammadiyah ke-113 dengan tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, Bikersmu Chapter Klaten Korwil Jawa Tengah bersama Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) serta Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Klaten menggelar kegiatan Rihlah Dakwah ke Objek Wisata Bendungan Jlantah, Karanganyar, pada Ahad, 2 November 2025. Kegiatan […]

  • Batasan Bacaan Rukuk, Sujud, dan Doa Pasca Tasyahud

    Batasan Bacaan Rukuk, Sujud, dan Doa Pasca Tasyahud

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 90
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Permasalahan pada pelaksanaan ibadah masih banyak dibicarakan oleh kalangan warga Muhammadiyah. Terutama, pada salat, yang sering kali mendominasi pada pertanyaan-pertanyaan di majelis ilmu atau platform digital milik Muhammadiyah. Dosen Hukum Ekonomi dan Syariah (HES) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)  Dr. Isman, S.H.I., M.H.,  menemukan sebuah pertanyaan yang kerap kali […]

  • Bermedia Sosial dengan Akal dan Adab

    Bermedia Sosial dengan Akal dan Adab

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Oleh: Fathan Faris Saputro (Koordinator Divisi Pustaka dan Informasi MPID PDM Lamongan) Sekitar dua ratus juta orang Indonesia kini hidup di dalam jaringan. Data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan bahwa 196,71 juta orang—atau 73,7 persen dari total penduduk—telah terhubung dengan internet pada tahun 2019–2020. Angka itu tentu kian membengkak hari ini, menjadikan […]

expand_less