Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bekali Aktivis Mahasiswa UAD Jiwa Kepemimpinan, LPSI adakan Pengajian ORTOM dan ORMAWA

Bekali Aktivis Mahasiswa UAD Jiwa Kepemimpinan, LPSI adakan Pengajian ORTOM dan ORMAWA

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
  • visibility 126
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta Aktivis Mahasiwa Universitas Ahmad Dahlan terkhusus Organisasi Otonom Muhammadiyah (ORTOM) dan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) mengikuti pengajian yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD. Pengajian ini diadakan pada hari Sabtu sore (18/05) di Amphitarium Gedung Utama Kampus 4. Ustadz H. Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., M.Hum. selaku Kepala LPSI menyampaikan bahwa pengajian ini merupakan salah satu program LPSI dalam rangka untuk meneguhkan atau memahamkan kembali terkait dengan kepemimpinn.

“Terkait dengan posisi kita semua bahwa pertama, UAD ini salah satu amal usaha yang dimiliki oleh Muhammadiyah di bidang Pendidikan. Maka apa yang kita lakukan itu tidak keluar dari rambu-rambu yang ditetapkan oleh pimpinan atau Muhammadiyah,” terangnya.

Dalam pengajian ini disampaikan secara khusus terkait dengan kepemimpinan oleh Ustadz Fajar Rachmadhani, Lc., M.Hum., Ph.D. Rahmadi juga menegaskan bahwa pengajian ini juga menjadi penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dan berharap Mahasiswa bisa menjadikan AIK sebagai satu ruh di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah. Sehingga AIK bukan hanya sebagai mata kuliah tetapi seluruh ajaran Agama Islam.

Ustadz Fajar Rachmadhani menyampaikan terkait dengan tema “Kepemimpinan dalam Perspektif Islam dan Persyarikatan Muhammadiyah”. Dia mengawali dengan mengutip perkataan Ali bin Abi Thalib yaitu “Kalau aku berdoa, menginginkan sesuatu lalu Allah kabulkan doaku persis dengan apa yang ku minta, maka aku bahagia. Namun jika Allah tidak mengabulkan apa yang aku minta, bahkan memberikan sebaliknya maka aku bahagianya dua kali lipat”.

Ini adalah perkataan yang tinggi tauhidnya. Karena pilihan pertama itu hamba yang lemah tidak mengetahui apa yang terbaik untuk dirinya. Sedangkan yang kedua itu adalah pilihan Allah SWT. Dan pilihan itu yang terbaik karena setiap pilihan-Nya itu pasti ada hikmahnya.

Sebelum membahas kepemimpinan, Fajar mengajar para mahasiswa tentang pentingnya agama Islam dan Kemuhammadiyahan secara spesifik. Islam menjadi agama yang universal dan komprehensif, para ulama mengatakan “Shalihun likulli Zamanin wa makan” artinya agama yang ajarannya itu senantiasa relevan dari diturunkannya sampai hari kiamat. Dalam Islam urusan sepele saja seperti buang hajat diatur dalam beberapa kitab fikih hadis yaitu Bulughul Maram. Sehingga urusan yang lebih besar pun demikian juga, contohnya konsep kepemimpinan.

“Adik-adik kan aktif di organisasi bahkan adab berorganisasi dalam Islam itu ada aturannya, bahkan juga nanti kita kaji bagaimana perspekif Muhammadiyah dalam buku dari hasil Muktamar tahun 2000 di Jakarta yaitu Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah itu mengatur semua aspek,” terangnya.

Bicara tentang kepemimpinan dan memilih memipin dalam al-Qur’an dan Sunnah, setidaknya ditemukan empat terminologi yaitu Khilafah atau Khalifah, Imamah, ulil amri, dan ar-Rai atau ri’in. Setiap istilah ini kemudian para ulama mendefinisikan seperti ulil amri atau rain adalah setiap pribadi yang memegang kendali urusan kehidupan besar ataupun kecil, seperti pemimpin negara, pemimpin keluarga, pemimpin organisasi dan lain-lain. Bahkan diri seseorang pun masuk dalam kategori riin, seperti dalam hadis  bahwa setiap orang itu nanti dimintai pertanggung jawaban oleh Allah SWT.

“Yang menarik sebenarnya yang diungkapkan oleh Muhammad Abduh termasuk ulama-ulama yang lain bahwa ulil amri itu adalah tidak hanya terbatas pemimpin atau presiden tapi para ulama, panglima dan semua pemimpin dalam masyarat itu ulil amri,  ketua ortom ya dalam pandangan Muhammad Abduh ini ulil amri ormawa, yang mana kebijakannya itu akan diikuti oleh anggotanya” terangnya.

Kemudian, Fajar sampaikan empat sifat yang melekat pada diri nabi dan empat sifat ini yang diikhtiarkan ada pada diri umatnya sehingga kepemimpinan yang dijalani dapat membawa maslahat. Pertama, Shiddiq itu jujur. maksudnya ada integrasi kesesuaian antara apa yang diucapkan dengan apa yang dilakukan. Kedua, amanah yaitu dapat dipercaya dan tanggung jawab.

“Pemimpin harus amanah, apa yang dikampanyekan sebelum terpilih menjadi ortom atau ormawa ya harus diimplementasikan ketika sudah menjadi ketua” tegasnya.

Ketiga, Tabligh yaitu transparan atau tidak ditutup-tutupi. Keempat, fathonah yaitu cerdas memiliki intelektualitas, problem solving. Di zaman masa kini yaitu di era simulakra (kepura-puraan) atau pencitraan negeri ini dalam hadis disebutkan:

“Aku datang kepada masyarakat masa-masa penuh kedustaan. Pendusta dianggap jujur dan orang jujur dianggap pendusta. Penghianat dianggap amanah dan orang amanah dianggap pengkhianat.” (H.R. Ibnu Majah no. 4036)

Inilah menjadikan rusaknya era zaman kini, sehingga perlu dipahami betul oleh para calon pemimpin. Kemudian kepemimpinan dalam perspektif persyarikatan Muhammadiyah. Dalam hal ini, Muhammadiyah memiliki buku pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. Di dalamnya mengenai hidup seseorang dengan keluarga, masyarakat bahkan organisasi. Muhammadiyah mengatakan dalam buku PHIWM disebutkan bahwa setiap anggota kader pimpinan Muhammadiyah berkewajiban memelihara melangsungkan dan menyempurnakan gerak dan langkah persyarikatan dengan penuh komitmen yang istiqomah, kepribadian yang mulia, wawasan yang luas, keahlian yang tinggi dan amaliah yang unggul. Sehingga muhammadiyah menjadi gerakan Islam yang benar-benar menjadi rahmatan lil alamin.

Dalam lingkungan persyarikatan juga hendaknya dikembangkan disiplin tepat waktu baik dalam menyelenggarakan rapat, pertemuan, pengajian dan selalu mengindahkan waktu shalat jamaah dan menggiatkan peribadatan sesuai ajaran al-Qur’an dan Sunnah nabi. Lalu selanjutnya, setiap anggota Muhammadiyah terutama pimpinannya jangan mengejar-ngejar jabatan dalam persyarikatan. Ini pandangan yang sangat moderat tapi tidak boleh berhenti dari sana untuk tidak menghindarkan diri dari manakala memperoleh amanah. Sehingga pimpinan itu tidak diminta tapi juga tidak ditolak.

“kalau dirumuskan phiwm-nya dalam kehidupan berorganisasi kita simpulkan, menegakkan amanah menjadikan gerakan Muhammadiyah rahmatan lil alamin dengan mengedepankan musyarawarah, menggairahkan ruh Islam dan Jihad dalam persyarikatan, membudayakan disiplin waktu, intensifikasi kultum sebagai media amar maruf nahi munkar, in syaa Allah saya optimis 10-20 tahun yang akan datang Muhammadiyah ini dipimpin oleh orang-orang hebat,” tutupnya.

Tags
  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kilaukan Ramadan Bersama (KURMA) 2025: Recharge Iman, Reconnect with Allah

    Kilaukan Ramadan Bersama (KURMA) 2025: Recharge Iman, Reconnect with Allah

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – 13 Maret 2025 – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Keluarga Mahasiswa Fakultas Agama Islam (KMF—AI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Departemen Pengembangan Materi dan Evaluasi (DPME) sukses menggelar kegiatan Kilaukan Ramadan Bersama (KURMA) 2025. Acara yang mengusung tema “Recharge Iman, Reconnect with Allah” ini berlangsung pada Kamis, 13 Maret 2025, di […]

  • PCA Kartasura Mengadakan Konsolidasi Organisasi

    PCA Kartasura Mengadakan Konsolidasi Organisasi

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 196
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) kecamatan Kartasura, Sukoharjo mengadakan  kegiatan konsolidasi organisasi pada Sabtu, 9 Maret 2024 di  Ruang Seminar Gedung Siti Walidah  Universitas Muhammadiyah Surakarta.  Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh  PCA Kartasura dan perwakilan dari Pimpinan Ranting Aisyiyah di seluruh cabang Kartasura. Menurut sekretaris PCA Kartasura, Dr. Main Sufanti, M.Hum.  tema kegiatan […]

  • Meretas Ketimpangan Iklim! Eco Bhinneka Muhammadiyah Perkuat Suara Kelompok Rentan dalam Adaptasi dan Mitigasi

    Meretas Ketimpangan Iklim! Eco Bhinneka Muhammadiyah Perkuat Suara Kelompok Rentan dalam Adaptasi dan Mitigasi

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta — Dalam rangka menyambut agenda Walk for Peace and Climate Justice, Eco Bhinneka Muhammadiyah menyelenggarakan diskusi publik bertajuk “Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim bagi Kelompok Rentan”, yang dilaksanakan secara daring pada Jumat, 13 Juni 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari organisasi kepemudaan lintas iman serta komunitas penyandang disabilitas. Diskusi […]

  • Cegah Hipertensi pada Lansia, Mahasiswa UMS Kembangkan Teh Kaya Antioksidan dari Rosella dan Apel

    Cegah Hipertensi pada Lansia, Mahasiswa UMS Kembangkan Teh Kaya Antioksidan dari Rosella dan Apel

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil menghadirkan inovasi teh herbal berbahan dasar bunga rosella dan apel yang kaya antioksidan. Produk ini dikembangkan sebagai upaya pencegahan hipertensi pada lansia melalui program Penelitian dan Pengabdian ke pada Masyarakat Ormawa (PPO) tahun 2025. Kelima mahasiswa tersebut yakni Dirhayuni Anggun Sisrah, […]

  • Founder BikersMu Nasional Ajak Kader PDPM Se-Jawa Tengah Perkuat Pergerakan BikersMu di Daerah

    Founder BikersMu Nasional Ajak Kader PDPM Se-Jawa Tengah Perkuat Pergerakan BikersMu di Daerah

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SRAGEN – Sebanyak 50 peserta dari Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) se-Jawa Tengah menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) LSBO Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Tengah yang digelar pada Ahad, 27 Juli 2025, di SD Aisyiyah Gemolong, Sragen. Dalam kesempatan ini, Azhar Labib, S.Pd.I, M.Pd—Founder dan Inisiator BikersMu […]

  • Mengukir Semangat Dakwah: IGABA Grogol dan Baitul Arqom di Wonderpark

    Mengukir Semangat Dakwah: IGABA Grogol dan Baitul Arqom di Wonderpark

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO – Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kecamatan Grogol sejumlah 31 peserta mengikuti kegiatan Baitul Arqom pada hari Sabtu -Ahad, 09-10 Agustus 2025. Acara ini di WonderPark Tawangmangu yang diselenggarakan oleh Majelis Pembinaan Kader (MPK) Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Grogol, dengan mengusung Tema “Baitul Arqom Sebagai Upaya Peneguhan Ideologi Kader ‘Aisyiyah dalam Mewujudkan […]

expand_less