Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Arifin Suparman: Muballigh Muhammadiyah Harus Berkarakter, Beretika, dan Beridentitas

Arifin Suparman: Muballigh Muhammadiyah Harus Berkarakter, Beretika, dan Beridentitas

  • account_circle Redaksi Kabarmuh
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam paparannya yang inspiratif, Ustadz Arifin menekankan bahwa kekuatan dakwah Muhammadiyah bukan hanya pada isi ceramah, melainkan juga pada karakter dan integritas muballighnya.

Babulu, PPU – Suasana aula SMK Muhammadiyah Babulu, Ahad (26/10/2025), terasa hidup ketika Ketua Majelis Tabligh PWM Kalimantan Timur, Ustadz Arifin Suparman, yang akrab disapa Babe Arifin, memaparkan materi bertajuk “Profil dan Bekal Mubaligh Muhammadiyah.” Dalam paparannya, ia menekankan bahwa muballigh Muhammadiyah bukan sekadar penyampai dakwah, tetapi representasi dari wajah Islam berkemajuan.

“Mubaligh itu bukan hanya bisa berbicara, tapi juga harus menjadi contoh hidup bagi jamaahnya,” tegas Arifin. Ia menambahkan bahwa setiap muballigh harus berpegang teguh pada manhaj Muhammadiyah, yakni berdakwah secara rasional, moderat (wasathiyah), dan berlandaskan Al-Qur’an serta As-Sunnah. “Kalau bukan dengan cara Muhammadiyah, maka itu bukan dakwah Muhammadiyah,” ujarnya disambut tawa ringan para peserta.

Dalam paparannya, Arifin menggambarkan profil ideal muballigh Muhammadiyah yang meliputi 11 ciri utama, mulai dari memahami gerakan Muhammadiyah, ikut mempromosikan amal usaha (AUM), aktif di pengajian dan kegiatan organisasi, hingga memiliki identitas dan rasa bangga terhadap Muhammadiyah. “Minimal hafal lagu Sang Surya dan punya batik Muhammadiyah,” ujarnya dengan gaya khasnya yang komunikatif, memancing gelak tawa peserta.

Namun, di balik suasana santai itu tersimpan pesan serius: muballigh harus beridentitas dan berloyalitas. “Kalau kita mengaku muballigh Muhammadiyah, maka kita harus memperkuat hubungan emosional dan organisatoris dengan persyarikatan,” katanya. Ia juga mengingatkan agar para muballigh tidak mudah mengkritik tokoh-tokoh Muhammadiyah di ruang publik. “Kalau tokoh kita ada kekurangan, doakan, bukan dihujat. Jangan justru membuat gaduh,” pesannya menohok.

Dalam sesi Bekal Mubaligh Muhammadiyah saat Mengisi Pengajian, Arifin menyoroti pentingnya keseimbangan antara isi, sikap, dan penampilan. Ia mengingatkan bahwa muballigh harus mempersiapkan materi dengan baik, berbicara dengan sopan dan sederhana, serta menghindari hal-hal yang menyinggung jamaah. “Kalau kita ngisi pengajian, jangan pakai gaya ceramah yang berlebihan. Sederhana itu elegan,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya keikhlasan dan tujuan dakwah yang benar. “Ilmu itu harus lil amal, bukan lil ilmu. Jangan sekadar tahu, tapi harus diamalkan,” katanya. Arifin mencontohkan, dalam menyampaikan ceramah, boleh diselingi humor, tapi tidak boleh berdusta. “Kata Rasulullah, celaka orang yang berdusta hanya untuk membuat orang tertawa,” ungkapnya mengutip hadits.

Selain itu, ia mengingatkan agar muballigh menjaga stabilitas emosi dan fokus. “Minimal tahan 30 menit pertama, jangan emosi kalau jamaah kurang responsif,” ujarnya dengan nada gurau. Ia juga mengingatkan pentingnya kemampuan membaca Al-Qur’an dan tajwid yang benar. “Mubaligh Muhammadiyah harus bisa baca ayat dengan tartil, karena itu kredibilitas dakwah kita.”

Arifin mengibaratkan muballigh sebagai “manajer spiritual” yang bertugas mengelola hati umat. Karena itu, kemampuan berbicara di depan umum (public speaking), penguasaan audiens, dan pengelolaan waktu sangat penting. “Kalau kita diberi waktu 30 menit, ya gunakan 25 menit untuk isi dan 5 menit untuk penutup, jangan sampai jamaah menunggu waktu shalat karena kita belum selesai,” ujarnya.

Ia juga mendorong penggunaan alat bantu visual atau peraga dalam dakwah, agar jamaah lebih mudah memahami pesan. “Kita hidup di era visual, muballigh juga harus melek teknologi,” katanya.

Materi yang disampaikan Babe Arifin menegaskan kembali pentingnya pembinaan muballigh dan penggiat pengajian dalam tubuh Muhammadiyah. Moderator kegiatan, Ust. Agus Suarto Edy, menyebut bahwa sesi tersebut menjadi salah satu bagian paling berkesan dari acara. “Babe Arifin mengingatkan kita bahwa tabligh bukan sekadar ceramah, tapi membentuk karakter umat dan jamaah,” ujarnya.

Dengan gaya khasnya yang lugas dan humoris, Ust. Arifin berhasil menghidupkan semangat peserta. Ia menutup materinya dengan pesan sederhana namun bermakna:

“Jadilah muballigh yang mencerahkan, bukan yang membingungkan. Jadilah muballigh yang membawa manfaat, bukan sekadar popularitas.”(ay.1)

  • Penulis: Redaksi Kabarmuh

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Dukung Kurikulum Coding dan AI 2025, Dosen PTI Siap Latih Guru Solo Raya

    UMS Dukung Kurikulum Coding dan AI 2025, Dosen PTI Siap Latih Guru Solo Raya

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang – Sebagai bentuk kontribusi aktif dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan informatika, delapan dosen prodi Pendidikan Teknik Informatika (PTI), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Training of Trainers (ToT) Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru, Kementerian Pendidikan […]

  • Penerapan Sistem Pendidikan Paulo Freire

    Penerapan Sistem Pendidikan Paulo Freire

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    Oleh : Bunga Chantia Paradisa (202110230311024) Paulo Freire merupakan salah satu tokoh pendidikan yang berasal dari Brazil. Paulo Freire terkenal dengan seseorang yang mampu mengubah atau mengembalikan manusia sebagai makhluk yang bebas. Pemikiran pendidikan yang Paulo Freire tawarkan yaitu sebuah model pendidikan yang dinilai dapat mempersiapkan siswa yang kreatif seperti yang termuat dalam tujuan. Paulo berpendapat […]

  • Pantau CalegMu; Rekapitulasi Sementara Perolehan Suara Cak Nanto

    Pantau CalegMu; Rekapitulasi Sementara Perolehan Suara Cak Nanto

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 534
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang – Proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 agaknya masih cukup panjang. Kendati pemungutan suara telah selesai, namun rekapitulasi berjenjang yang dilakukan oleh KPU dan seluruh jajarannya hingga tingkat kecamatan masih belum usai. Meskipun demikian, real count KPU dapat dipantai secara langsung melalui SIREKAP KPU. Hingga kini, data suara yang masuk sebesar 51,28 persen dari 422.127 […]

  • Lewat 39 Karya Tari, Mahasiswa PGSD UMS Asah Kreativitas dan Kepedulian Sosial

    Lewat 39 Karya Tari, Mahasiswa PGSD UMS Asah Kreativitas dan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Pentas Seni Tari PGSD UMS 2026 pada Sabtu-Minggu (20-21/6) di Gedung Wayang Orang Sriwedari Surakarta. Mengusung tema “Gelar Rasa ing Cakrawala”, kegiatan ini menjadi puncak pembelajaran Mata Kuliah Seni Tari sekaligus ruang apresiasi […]

  • LAZISMU Lampung Launching Program Save Our School LAZISMU Tahun 2025 Kepada 25 Sekolah

    LAZISMU Lampung Launching Program Save Our School LAZISMU Tahun 2025 Kepada 25 Sekolah

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung – Dengan derap semangat Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Wilayah Lampung bersama Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Non Formal (MPDM-PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung dan Majelis PAUD, Dasar, dan Menengah (PAUDDASMEN) Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Lampung Launching Program Save Our School (SOS) LAZISMU Tahun 2025 (7/7) di SD […]

  • Pengukuhan Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Grogol

    Pengukuhan Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Grogol

    • calendar_month Minggu, 1 Okt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 235
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO – Gedung LKSA Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Grogol menjadi saksi berlangsungnya sebuah acara bersejarah pada hari ini. Acara pengukuhan Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Grogol resmi dilaksanakan, bersama dengan agenda tausyiyah bersama dengan KH Sholahuddin Sirezar, Lc., M.A, Sabtu (30/9/2023). Acara yang dihadiri oleh seluruh Ketua PDM Sukoharjo, Ketua PDA Sukoharjo, […]

expand_less