Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Maarif House: Kita Butuh Pemimpin yang Tak Hanya Mengandalkan Pencitraan

Maarif House: Kita Butuh Pemimpin yang Tak Hanya Mengandalkan Pencitraan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
  • visibility 177
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Maarif House menggelar diskusi seri keempat bertema Agama, Kebudayaan, dan Moralitas Publik. Salah satu penyataan yang muncul adalah kebutuhan akan pemimpin yang mampu mengambil keputusan berdasarkan nilai-nilai yang kuat.

KABARMUH.ID, Jakarta – Di tengah hiruk pikuk Kota Jakarta, Rabu (11/9/2024) Maarif Institute menggelar sebuah diskusi terbatas dan mendalam tentang “Agama, Kebudayaan, dan Moralitas Publik”.

Di ruang diskusi yang hangat di Kantor Maarif Isntitute Jalan Tebet Barat Dalam II, No 6, Tebet, Jakarta Selatan, para pemikir dan akademisi berkumpul untuk mengulik bagaimana elemen-elemen ini memengaruhi kehidupan kita.

Suasana diskusi kali ini terasa lebih hidup dengan pertanyaan yang menggelitik: Bisakah agama, budaya, dan moral kita beradaptasi dengan perubahan zaman? Bagaimana etika dan moral bekerja dalam pusaran kekuasaan, dan apa implikasinya bagi kita sebagai bangsa?

Salah satu pembicara, Syamsul Arifin, Guru Besar Sosiologi Agama Universitas Muhammadiyah Malang, memberikan wawasan mendalam tentang moralitas dan kepemimpinan di Indonesia.

“Etika lebih tinggi daripada hukum,” kata Syamsul, mengutip contoh B.J. Habibie yang memilih tidak mencalonkan diri sebagai presiden meskipun secara hukum diperbolehkan. “Indonesia kaya dengan etika dan nilai-nilai luhur. Kita harus mempertahankan warisan ini dan ingat bahwa etika adalah cerminan dari yang baik dan buruk.”

Jangan Mengandalkan Pencitraan

Narasumber lain, M. Izzul Muslimin, Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dalam paparannya mengajak masyarakat untuk tidak terjebak dalam romantisme moralitas. Di mana pemimpin dipilih berdasarkan karisma atau popularitas semata. Tanpa mempertimbangkan integritas dan kemurnian moralnya.

“Kita membutuhkan pemimpin yang mampu mengambil keputusan berdasarkan nilai-nilai yang kuat dan berjangka panjang, bukan pemimpin yang hanya mengandalkan pencitraan,” tambahnya.

Pernyataan ini mencerminkan keprihatinan mendalam Izzul terhadap kondisi bangsa dan menunjukkan perlunya perbaikan signifikan dalam moralitas publik. Terutama di sektor kepemimpinan.

Riri Khariroh, aktivis perempuan dan eco-feminism, menyoroti ketidakadilan gender yang masih melekat dalam budaya Indonesia. “Patriarki masih sangat kuat, terutama di Indonesia Timur. Dalam konteks moralitas publik, perempuan sering menjadi objek yang dikendalikan, bukan dilindungi,” ujarnya.

Pemahaman Mendalam

Acara Maarif House edisi keempat yang digelar Maarif Institute ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh. Yakni: Ahmad Fuad Fanani (Peneliti, Kandidat Doktor ANU Canberra), Budi Asyhari-Afwan (Peneliti Budaya CRCS UGM).

Ada juga Dewi Candraningrum (Editor Buku Seri Ekofeminisme), Feby Indirani (Novelis, Inisiator Relax, It’s Just Religion), Kusen (budayawan), dan Media Zainul Bahri (Guru Besar Pemikir Islam UIN Jakarta).

Melalui diskusi yang mendalam dan interaktif, Maarif House bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan antara agama, kebudayaan, dan moralitas publik. Acara ini juga mendorong dialog konstruktif dan mencari solusi bersama untuk menghadapi tantangan masyarakat.

“Maarif House adalah platform untuk mendorong diskusi terbuka dan konstruktif tentang isu-isu penting. Kami harap edisi keempat ini memberikan wawasan baru dan mendorong pemikiran kritis,” tutup Andar Nubowo, Direktur Eksekutif Maarif Institute.

Jurnalis Pripih Utomo Penyunting Mohammad Nurfatoni

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Psikospiritualitas Digital: Paradigma Baru Desain Media Pembelajaran Al-Qur’an

    Psikospiritualitas Digital: Paradigma Baru Desain Media Pembelajaran Al-Qur’an

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Oleh: Rizky Aldiansyah Ketika Teknologi Tak Lagi Cukup Di era digital seperti sekarang, belajar Al-Qur’an tidak lagi terbatas di masjid, madrasah, atau majelis taklim. Kita bisa membaca mushaf digital di ponsel, mendengarkan murattal lewat aplikasi, atau menonton video tafsir interaktif kapan saja dan di mana saja. Teknologi memang memudahkan akses, membuat proses belajar menjadi cepat […]

  • Membaca dan Berpikir Luas adalah Kemewahan Sejati Kader

    Membaca dan Berpikir Luas adalah Kemewahan Sejati Kader

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta — Peluncuran buku Manifestasi Islam Progresif karya Najihus Salam, Ketua Divisi Kajian KM3Nas DPP IMM, yang digelar pada Ahad, 13 April 2025 di Gedung Induk Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menjadi momen penting bagi penguatan tradisi intelektual di lingkungan gerakan mahasiswa. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani […]

  • Sambut Semester Genap, PERSADA UAD Kuatkan Internalisasi AIK

    Sambut Semester Genap, PERSADA UAD Kuatkan Internalisasi AIK

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 366
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Kegiatan akademik di Pesantren Mahasiswa KH. Ahmad Dahlan (PERSADA) akan segera dimulai kembali, setelah sebelumnya diganti dengan kegiatan pengabdian masyarakat selama bulan Ramadhan, atau tepatnya dua pekan dengan membina anak-anak TPA di masjid-masjid binaan PERSADA. Usai libur idul fitri 1445 H ini, seiring dengan memasukinya semester genap di PERSADA, para dosen yang […]

  • 7.000 Jamaah Meriahkan Apel Akbar Milad Muhammadiyah ke-112 di Purworejo

    7.000 Jamaah Meriahkan Apel Akbar Milad Muhammadiyah ke-112 di Purworejo

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 171
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Purworejo – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Purworejo menggelar Apel Akbar dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-112 pada Senin (18/11/2024) di Alun-alun Kabupaten Purworejo. Acara yang dihadiri oleh sekitar 7.000 jamaah ini melibatkan berbagai komponen Muhammadiyah, mulai dari pimpinan cabang, ranting, amal usaha, hingga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) dan masyarakat setempat. Ketua PDM […]

  • Muhammadiyah Lampung Kirim 10 Relawan Non Medis Untuk Respon Bencana di Aceh

    Muhammadiyah Lampung Kirim 10 Relawan Non Medis Untuk Respon Bencana di Aceh

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 109
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandar Lampung – Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung resmi menerjunkan tim relawan untuk membantu penanganan bencana di Provinsi Aceh. Sebanyak 10 relawan diberangkatkan dalam misi kemanusiaan yang dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai dari 17 Januari hingga 15 Februari 2026. Prosesi pembekalan dan pelepasan […]

  • Mengenal Kedokteran dalam Islam

    Mengenal Kedokteran dalam Islam

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 220
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Pada puasa hari ke-7 Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan kembali diramaikan dengan acara kajian jelang berbuka puasa yang disampaikan oleh dr. Barkah Djaka Purwanto Sp.PD-KGH FINASIM. Pada kesempatannya kali ini akan membawakan kajian jelang berbuka puasa dengan tema kedokteran dan Islam. Pada Surah Al-Alaq ayat 1-5 yaitu surat yang pertama kali […]

expand_less