Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Majelis Tarjih Muhammadiyah Perluas Kajian Zakat hingga Hasil Pengelolaan Sumber Daya Alam

Majelis Tarjih Muhammadiyah Perluas Kajian Zakat hingga Hasil Pengelolaan Sumber Daya Alam

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID; SURAKARTA – Perkembangan pengelolaan Sumber Daya alam (SDA) dan bentuk usaha modern mendorong perlunya pemahaman zakat yang tidak terbatas pada objek-objek fikih klasik. Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) Muhammadiyah melalui Hasil Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih ke XXXI memandang hasil pengelolaan SDA, mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan budidaya hingga pertambangan, perlu dikaji melalui pendekatan fikih kontemporer agar kewajiban zakat dapat menjawab perkembangan ekonomi masyarakat.

Perspektif tersebut dibahas dalam Kajian Tarjih Online Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan menghadirkan Yayuli, S.Ag., M.P.I., dosen Fakultas Agama Islam (FAI) UMS, sebagai pemateri, Senin (14/9/2026).

Yayuli menjelaskan, Muhammadiyah tidak membatasi pemaknaan zakat hanya pada bentuk-bentuk fikih klasik. Perkembangan zaman dan dinamika ekonomi modern memerlukan ijtihad fikih kontemporer untuk merespons berbagai jenis usaha baru.

Menurutnya, pendekatan Bayani, Burhani, dan Irfani dapat digunakan dalam memahami persoalan fikih kontemporer, termasuk zakat atas hasil pengelolaan SDA.

“Zakat tidak hanya dipahami secara tradisional, tetapi mencakup seluruh hasil pengelolaan SDA mulai dari pertanian, perkebunan modern, perikanan budidaya, hingga pertambangan,” terangnya.

Ia menambahkan, salah satu landasan pembahasan zakat hasil pengelolaan SDA merujuk pada Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 267, khususnya frasa *“وَمِمَّآ اَخْرَجْنَا لَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِۗ”* yang berarti “dan apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu”.

Dalam kajian tersebut, Yayuli memaparkan ketentuan zakat pertanian untuk makanan pokok. Nisab zakat pertanian ditetapkan sebesar 750 kilogram beras atau setara dengan lima wasaq.

Adapun kadar zakat dibedakan berdasarkan sistem pengairan yang digunakan. Lahan pertanian yang pengairannya bergantung pada air hujan atau mata air alami tanpa biaya operasional mekanis dikenakan zakat sebesar 10%. Sementara itu, pertanian yang menggunakan sistem pengairan mekanis atau membutuhkan biaya operasional dikenakan zakat sebesar 5%.

Untuk sektor agrobisnis, perkebunan komersial, dan hortikultura modern, perhitungan zakat dianalogikan dengan zakat perdagangan. Nisabnya disetarakan dengan nilai 85 gram emas murni, sedangkan kadar zakat sebesar 2,5% dari keuntungan bersih.

Pembahasan kajian juga berkembang pada persoalan zakat properti dan usaha harian, khususnya bisnis persewaan rumah kontrakan dan kamar kos.

Yayuli menjelaskan, usaha persewaan termasuk bentuk investasi yang berkembang atau ijarah. Oleh karena itu, hasil dari usaha tersebut memiliki kewajiban zakat apabila telah memenuhi ketentuan nisab dan haul.

“Usaha kos-kosan atau rumah kontrakan itu wajib mengeluarkan zakat karena sesuatu yang diinvestasikan dan berkembang harus dikeluarkan haknya. Zakatnya disetarakan dengan zakat perdagangan, yaitu apabila hasilnya mencapai nisab 85 gram emas murni dalam setahun,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa perhitungan zakat perdagangan atau usaha didasarkan pada laba bersih, bukan omzet bruto. Penghitungan tersebut memperhatikan hasil usaha setelah dikurangi beban operasional, gaji pegawai, dan kebutuhan pokok muzaki.

“Tentunya dihitung dari laba bersih, yaitu hasil yang sudah dikurangi beban operasional, gaji pegawai, dan kebutuhan pokok muzaki,” lanjutnya.
Menutup kajian, Yayuli menekankan bahwa zakat memiliki peran penting dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Zakat tidak hanya menjadi kewajiban keagamaan, tetapi juga dapat berkontribusi dalam mengatasi persoalan kemiskinan dan mewujudkan kemaslahatan bersama.

“Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki nilai luar biasa dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Dengan zakat inilah kita bisa memberikan solusi atas kemiskinan yang diderita saudara-saudara kita, sekaligus mewujudkan keadilan sosial dan kemaslahatan bersama,” tutupnya.

Kajian Tarjih Online UMS tersebut menegaskan kembali bahwa kepemilikan harta oleh manusia bersifat relatif dan merupakan amanah dari Allah SWT. Pemahaman tersebut menjadi landasan penting dalam menunaikan zakat sebagai instrumen keadilan distributif, sekaligus mendorong pengelolaan harta yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Kontributor: Rifat/Humas

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMP Muhammadiyah 2 Kalasan Sukses Gelar MPLS Ramah 2026, Cetak Pelajar Islam Berkemajuan yang Berkarakter dan Cakap Digital

    SMP Muhammadiyah 2 Kalasan Sukses Gelar MPLS Ramah 2026, Cetak Pelajar Islam Berkemajuan yang Berkarakter dan Cakap Digital

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – SMP Muhammadiyah 2 Kalasan sukses menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 selama lima hari, mulai 13–17 Juli 2026. Mengusung tema “Menjadi Pelajar Islam Berkemajuan: Berkarakter, Berprestasi, dan Cakap Digital”, kegiatan ini diikuti oleh 155 murid baru sebagai langkah awal mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, nilai-nilai keislaman, serta membangun […]

  • Husein, Santri Ponpes Al-Mujahidin Raih Medali Perunggu pada Kejurnas Remaja 2023 di Sumbar

    Husein, Santri Ponpes Al-Mujahidin Raih Medali Perunggu pada Kejurnas Remaja 2023 di Sumbar

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 621
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID – Muhammad Husein Firdaus, Santri Pondok Pesantren Al-Mujahidin kelas 11 C SMA Muhamamdiyah 2 Al-Mujahidin merupakan salahsatu atlet Kontingen Tapak Suci Putera Muhammadiyah Pimpinan Daerah 042 Kota Balikpapan yang meraih medali perunggu di kategori remaja kelas B putra pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Remaja 2023 di Payakumbuh, Sumatra Barat (Sumbar). Bisa bertanding di kancah nasional […]

  • UKMK Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang priode 2024-2025 Sah dilantik

    UKMK Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang priode 2024-2025 Sah dilantik

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 335
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Palembang – Pengurus Baru Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang telah resmi dilantik dengan tema “Mempertajam Kebersamaan dan Menumbuhkan Semangat Berorganisasi Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang yang Berprestasi dan Berkualitas,” di selenggarakan di Gedung Munaqosyah Fak.Ushuluddin UIN Raden Fatah Palembang tutur Topan Andri Mahendra.(22/03/2024) Topan menekankan bahwa kepemimpinan […]

  • Mahasiswa UMS Kembangkan Game Edukatif ZYLAND untuk Siswa Slow Learner di Sekolah Inklusif

    Mahasiswa UMS Kembangkan Game Edukatif ZYLAND untuk Siswa Slow Learner di Sekolah Inklusif

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjawab tantangan pendidikan inklusif di Indonesia. Melalui Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM), tim lintas prodi yang diketuai oleh Vio Arvendha (PTI 2021) menghadirkan inovasi pembelajaran berupa game edukatif bernama ZYLAND yang dirancang khusus untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa slow learner […]

  • Siswa MI Muhammadiyah Pekalongan Raih Medali Perak

    Siswa MI Muhammadiyah Pekalongan Raih Medali Perak

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pekalongan – Siswa MI Muhammadiyah Pekalongan Lampung Timur mencetak prestasi gemilang dengan membawa satu medali perak Mixteam U 13 jarak 20 meter dalam event Kejurnas Junior Panahan tahun 2025. Kejuaraan ini dilaksanakan di Super Soccer Arena, Kudus Jawa Tengah pada tanggal 27 Juni – 5 juli 2025. Kepala MI Muhammadiyah Pekalongan, Lampung Timur, Samsul […]

  • 700 Guru Muhammadiyah Samarinda Padati Upacara Hari Guru Nasional 2025

    700 Guru Muhammadiyah Samarinda Padati Upacara Hari Guru Nasional 2025

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Upacara bendera memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2025 berlangsung khidmat dan meriah di halaman Perguruan Muhammadiyah Loa Bakung, Samarinda, Selasa (25/11). Lebih dari 700 guru Muhammadiyah dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK memenuhi lapangan mengikuti apel besar yang diselenggarakan sebagai bagian dari program upacara serentak nasional.   Upacara dipimpin oleh Ir. H. Amir Hady, Sekretaris Pimpinan […]

expand_less