UMS Lepas Tim Mahasiswa Berlaga di Kompetisi Jembatan Indonesia dan Abdidaya Ormawa 2026
- account_circle Muhammad Faisal Dwi Rifqi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABARMUH.ID,SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id melepas delegasi mahasiswa yang akan berkompetisi dalam Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) dan Abdidaya Ormawa 2026. Pelepasan ini menjadi bentuk dukungan universitas terhadap pengembangan prestasi mahasiswa sekaligus upaya memperkuat reputasi UMS di tingkat nasional.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UMS, Prof. Dr. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada seluruh delegasi yang telah melalui proses panjang hingga berhasil mencapai tahap kompetisi nasional. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, komitmen, dan konsistensi mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri.
“Perjalanan menuju KJI dan Abdidaya Ormawa ini sebuah perjalanan yang tidak serta-merta, artinya tidak instan. Oleh karena itu, kerja keras dan komitmen menjadi semangat kita untuk terus meningkatkan prestasi di kampus tercinta ini,” ujarnya, Kamis (15/10/2026) di Lobby Gedung Induk Siti Walidah.
Ia juga berpesan agar mahasiswa menjaga kekompakkan dan tetap fokus selama mengikuti kompetisi. Menurutnya, mahasiswa tidak perlu merasa rendah diri ketika berhadapan dengan peserta dari perguruan tinggi lain karena keberhasilan mencapai tingkat nasional merupakan pencapaian yang patut dibanggakan.
Khusus bagi peserta Abdidaya Ormawa, Ihwan menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari penghargaan yang diberikan penyelenggara, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Program pengabdian yang telah dijalankan selama berbulan-bulan menjadi bukti kontribusi mahasiswa dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta-Inovasi (DKPTI) UMS, Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa dalam kompetisi yang diselenggarakan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) menjadi bagian dari komitmen UMS dalam mendorong prestasi mahasiswa di berbagai bidang.
Ia mengapresiasi dukungan pimpinan universitas, dosen pembimbing, serta seluruh pihak yang telah mendampingi mahasiswa sejak tahap persiapan hingga berhasil lolos ke tingkat nasional. Menurutnya, keberhasilan tersebut juga mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap UMS dalam penyelenggaraan berbagai agenda kompetisi mahasiswa.
“Teman-teman di sini membawa nama besar UMS. Tolong dijaga nama baiknya. Tentu juara yang kita harapkan, tetapi tunjukkan bahwa mahasiswa UMS tidak hanya juara dalam lomba, melainkan juga dalam sikap dan perilaku,” pesannya.
Ia berharap para delegasi dapat memberikan penampilan terbaik sekaligus menjadikan pengalaman kompetisi sebagai kesempatan untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, dan menginspirasi mahasiswa lainnya.
Kasubdit Talenta, Inovasi, dan Prestasi Muhammad Al Fatih Hendrawan, S.T., M.T., menjelaskan bahwa terdapat tiga tim yang akan mewakili UMS dalam dua agenda kompetisi tersebut. Dua tim mengikuti Abdidaya Ormawa yaitu dari Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Al Ghozali Fakultas Psikologi. Sementara satu tim lainnya berkompetisi dalam KJI yang dikembangkan oleh tim CUBE.
Pada Abdidaya Ormawa 2026, UMS meloloskan dua tim yang masuk dalam 120 tim terpilih dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Seleksi tersebut dilakukan setelah proses pendanaan yang menjaring 295 tim dari sekitar 2.200 proposal yang diajukan.
Sementara itu, keikutsertaan tim KJI menjadi kesempatan bagi mahasiswa UMS untuk kembali berkompetisi di tingkat nasional setelah berhasil mencapai tahap final pada tahun sebelumnya. Capaian ini sekaligus menjadi dorongan bagi mahasiswa, khususnya di bidang teknik sipil, untuk terus mengembangkan inovasi dan meningkatkan daya saing.
Fatih menambahkan, sebanyak 22 mahasiswa direncanakan berangkat untuk mengikuti rangkaian kegiatan Abdidaya Ormawa di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar. Ia juga mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan media sosial selama perjalanan dan pelaksanaan kompetisi sebagai sarana memperkenalkan inovasi, organisasi kemahasiswaan, serta capaian UMS kepada masyarakat luas.
“Jangan menunggu sampai mendapatkan apresiasi untuk mengenalkan UMS, mengenalkan kompetisinya, dan mengenalkan organisasi kemahasiswaan. Justru sejak keberangkatan, mahasiswa bisa membagikan pengalaman dan mengabarkan bahwa tim UMS berhasil mengikuti kompetisi tingkat nasional,” jelasnya.
Melalui partisipasi dalam KJI dan Abdidaya Ormawa, UMS berharap mahasiswa tidak hanya mampu meraih prestasi, tetapi juga membawa dampak positif bagi masyarakat, memperkuat budaya kompetitif yang sehat, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda.
Kontributor: Maysali/Humas
Editor: Milka
- Penulis: Muhammad Faisal Dwi Rifqi