Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » AL YAUM AL MARHAMAH (HARI KASIH SAYANG)

AL YAUM AL MARHAMAH (HARI KASIH SAYANG)

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
  • visibility 396
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Rendra Aradea, S.Sos.I*

Abu Sufyan menemui dan berbicara kepada Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wa Sallam di Madinah, tetapi Beliau tidak menjawab sama sekali. Kemudian Abu Sufyan menemui Abu Bakar meminta bantuannya untuk membicarakan persoalan yang dibawanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam tetapi Abu Bakar, Ia lalu pergi menemui Umar bin Khathab untuk tujuan yang sama. Terakhir kalinya, dia menemui Ali bin Abi Thalib agar memberikan pertolongan kepadanya di hadapan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Ali pun menolak.

Sebelum kedatangan Abu Sufyan di Madinah untuk memperbaharui perjanjian Hudaibiyah dengan kaum muslimin, Rasullah telah mendapat informasi pelanggaran yang dilakukan Bani Bakr terhadap kabilah Khuza’ah. Di mana kaum Quraisy terlibat membantu Bani Bakar dengan mengirimkan persenjataan dan pasukan.

Kedatangan Abu Sufyan ke Madinah tidak membuahkan hasil kesepakatan untuk memperbaharui perjanjian Hudaibiyah dengan kaum muslimin.. Akhirnya ia pulang tanpa membuahkan hasil yang diharapkan.

Setelah kedatangan Abu Sufyan, Rasulullah memulai menyusun berbagai strategi dan meminta pendapat dari para sahabatnya. Kemudian beliau juga mengeluarkan perintah kepada muslimin untuk bersiap-siap bertolak ke Makkah.

Di tengah jalan, ketika Rasulullah mengabarkan bahwa pasukan akan berangkat ke Makkah, mereka bersorak gembira. Sebab, mereka akan memasuki dan menaklukkan Makkah, sehingga salah satu pemimpin pasukan bernama Sa’d bin Ubadah yang pembawa bendera, berkata dengan lantang:

“Hari ini adalah hari pembalasan dan penghabisan mereka (al-yaum yaum al-malhamah),” katanya dengan bersemangat.

Manakala Rasulullah mendengar hal tersebut, beliau menegur Sa’d bin Ubadah dan mengganti kelimat yang diserukan oleh Sa’d bin Ubadah dengan kalimat:

“Hari ini adalah hari kasih sayang (al-yaum yaum al-marhamah),” tegas Rasulullah kepada pasukan.

Melihat banyaknya pasukan yang datang, kaum Quraisy di kota Makkah merasa gelisah. Kendati terdapat kesepakatan gencatan senjata dengan kaum muslimin selama sepuluh tahun, tetapi mereka sadar telah melanggar perjanjian tersebut.

Makkah ditaklukkan nyaris tanpa pertumpahan darah pada 20 Ramadhan 8 H. Rasulullah Saw membersihkan tak kurang 360 berhala yang berserakan di dalam maupun luar Ka’bah, serta menghapus gambar-gambar di dalamnya

Selanjutnya Rasulullah memberikan amnesti kepada penduduk Makkah, meski mereka dahulu memusuhi umat Islam. Beliau mengumumkan kepada penduduk Makkah,

“Siapa yang masuk masjid maka dia aman, siapa yang masuk rumah Abu Sufyan maka dia aman, siapa yang masuk rumahnya dan menutup pintunya maka dia aman.”

Beliau terus berjalan hingga sampai di Masjidil Haram. Beliau thawaf dengan menunggang unta sambil membawa busur yang beliau gunakan untuk menggulingkan berhala-berhala di sekeliling Ka’bah yang beliau lewati. Saat itu, beliau membaca firman Allah:

 “Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap”. Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.” (Qs. Al-Isra’: 81)

“Kebenaran telah datang dan yang batil itu tidak akan memulai dan tidak (pula) akan mengulangi.” (Qs. Saba’: 49)

Kemudian, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam memasuki Ka’bah. Beliau melihat ada gambar Ibrahim bersama Ismail yang sedang berbagi anak panah ramalan.

Beliau bersabda, “Semoga Allah membinasakan mereka. Demi Allah, sekali-pun Ibrahim tidak pernah mengundi dengan anak panah ini.”

Kemudian, beliau perintahkan untuk menghapus semua gambar yang ada di dalam Ka’bah. Kemudian, beliau shalat. Seusai shalat beliau mengitari dinding bagian dalam Ka’bah dan bertakbir di bagian pojok-pojok Ka’bah. Sementara orang-orang Quraisy berkerumun di dalam masjid, menunggu keputusan beliau shallallahu ‘alahi wa sallam.

Dengan memegangi pinggiran pintu Ka’bah, beliau bersabda:

Wahai orang Quraisy, sesungguhnya Allah telah menghilangkan kesombongan jahiliyah dan pengagungan terhadap nenek moyang. Manusia dari Adam dan Adam dari tanah.”

“Wahai orang Quraisy, apa yang kalian bayangankan tentang apa yang akan aku lakukan terhadap kalian?”

Merekapun menjawab, “Yang baik-baik, sebagai saudara yang mulia, anak dari saudara yang mulia.”

Beliau bersabda,

“Aku sampaikan kepada kalian sebagaimana perkataan Yusuf kepada saudaranya: ‘Pada hari ini tidak ada cercaan atas kalian. Allah mengampuni kalian. Dia Maha penyayang.’ Pergilah kalian! Sesungguhnya kalian telah bebas!”

***

 “Hari ini adalah hari kasih sayang (al-yaum al-marhamah).” Demikian sabda Nabi Muhammad menandai peristiwa Fathu al-Makah bukan sebagai agenda menang-menangan yang penuh kekerasan, atau balas dendam tetapi upaya perdamaian antar dua pihak yang di masa sebelumnya penuh ketegangan.

Seperti yang Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam ajarkan pada kita untuk saling menyayangi dan mengasihi sesama manusia.  makna kasih sayang di sini tidak berada dalam konteks lawan jenis, namun menjangkau hal yang lebih luas, yaitu pada sesama manusia, bahkan musuh sekalipun.

*Penulis merupakan guru di SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin

Ed : ARM

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KMF-EB UMS Gelar Seminar dan Talkshow, Wujudkan Pemimpin Berintegritas di Era Globalisasi

    KMF-EB UMS Gelar Seminar dan Talkshow, Wujudkan Pemimpin Berintegritas di Era Globalisasi

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Koordinator Mentoring Fakultas Ekonomi & Bisnis (KMF-EB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan kegiatan Seminar dan Talkshow dengan tema “Dari hati ke aksi” yang dilaksanakan pada Minggu, (8/12) di Auditorium Moh. Djazman Kampus I UMS. Seminar dan Talkshow ini menghadirkan narasumber yang luar biasa seperti M. Atiatul Muqtadir, drg (Founder & Ketua BEM […]

  • Gagasan Brain Rot dan AI, Mahasiswa UMS Juara Nasional Opini Vision Tawarkan Perspektif Mengatasi Kemalasan Berpikir

    Gagasan Brain Rot dan AI, Mahasiswa UMS Juara Nasional Opini Vision Tawarkan Perspektif Mengatasi Kemalasan Berpikir

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Muhammad Farhan mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah surakarta (UMS) berhasil meraih prestasi membanggakan dengan menjadi juara 1 kompetisi tingkat nasional cabang lomba menulis Opini Vision 2025, yang diselenggarakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Visi Universitas Sebelas Maret (UNS). Di tengah perkembangan AI yang diibaratkan sebagai teknologi pisau bermata dua, Farhan […]

  • Dorong Semangat Menulis, Kolaborasi Antara IMM Shabran UMS dengan Kalimahsawa.id dan Kabarmuh.id

    Dorong Semangat Menulis, Kolaborasi Antara IMM Shabran UMS dengan Kalimahsawa.id dan Kabarmuh.id

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KABARMUHD.ID, SURAKARTA – Kolaborasi antara Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan media Kalimahsawa.id dan Kabarmuh.id menggelar kegiatan Capacity Building Workshop Kepenulisan Journalist di Ruang Seminar Pondok Shabran, Jumat (23/5). Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas kader dalam bidang kepenulisan berita dan esai di era media digital yang semakin berkembang pesat. Mengusung […]

  • Tokoh Lintas Iman Serukan Kepedulian Ekologis di Eco Talk STFT Jakarta

    Tokoh Lintas Iman Serukan Kepedulian Ekologis di Eco Talk STFT Jakarta

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 25
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Perkaya pemahaman masyarakat mengenai kepedulian terhadap lingkungan hidup dari perspektif dan pengalaman komunitas berbasis iman, Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Jakarta menyelenggarakan Seminar Eco Talk bertajuk ‘Satu bumi, Satu Asa, dalam Gerak Bersama’. Acara yang dilaksanakan di STFT Jakarta pada 22 September 2025 ini, menghadirkan narasumber lintas agama. Eco Talk menghadirkan Prof. […]

  • DPD IMM Jawa Tengah Jajaki Penguatan Riset ke Maarif Institute

    DPD IMM Jawa Tengah Jajaki Penguatan Riset ke Maarif Institute

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 25
    • 0Komentar

    KABARMH.ID, JAKARTA – Direktur Eksekutif Maarif Institute, Andar Nubowo, Ph.D., menerima kunjungan jajaran Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah di kantor Maarif Institute, Rabu (10/12). Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi IMM Jawa Tengah untuk memperdalam orientasi riset serta membangun arah pengembangan IMM Research Center. Dalam diskusi tersebut, Andar menekankan pentingnya […]

  • Kekuranganmu, Kekuatanmu!

    Kekuranganmu, Kekuatanmu!

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Oleh: Fathan Faris Saputro, Anggota MPI PCM Solokuro Di sebuah desa yang tenang, hiduplah seorang anak bernama Arka. Sejak kecil, Arka dikenal berbeda dari anak-anak lain. Tubuhnya lebih lemah, dan ia sering kesulitan melakukan hal-hal yang dianggap mudah oleh teman-temannya. Meskipun begitu, Arka selalu tersenyum dan berusaha menjalani hidupnya dengan penuh semangat. Suatu hari, saat […]

expand_less