Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tokoh Lintas Iman Serukan Kepedulian Ekologis di Eco Talk STFT Jakarta

Tokoh Lintas Iman Serukan Kepedulian Ekologis di Eco Talk STFT Jakarta

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Perkaya pemahaman masyarakat mengenai kepedulian terhadap lingkungan hidup dari perspektif dan pengalaman komunitas berbasis iman, Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Jakarta menyelenggarakan Seminar Eco Talk bertajuk ‘Satu bumi, Satu Asa, dalam Gerak Bersama’. Acara yang dilaksanakan di STFT Jakarta pada 22 September 2025 ini, menghadirkan narasumber lintas agama.

Eco Talk menghadirkan Prof. Syafiq A. Mughni (Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah); Pdt. Meilanny Risamasu (Komisi Lingkungan Hidup GPIB); Js. Rusya Supit (Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia); Pandita Astono Chandra (Parisada Hindu Dharma Indonesia), serta Engkus Ruswana (Presidium Pusat Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia).

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Syafiq A. Mughni menegaskan bahwa semua manusia sesungguhnya pemegang amanah yang dalam istilah Al Quran disebut Khalifah. “Khalifah bukan berarti penguasa tunggal. Khalifah itu seluruh manusia di muka bumi, yang kewajibannya salah satunya memelihara bumi dan lingkungan, dan mempunyai amanah memberikan yang terbaik bagi generasi yang akan datang,” ungkapnya.

Prof. Syafiq menjelaskan Muhammadiyah telah melakukan beragam program melalui Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, Muhammadiyah Climate Center (MCC), hingga Eco Bhinneka Muhammadiyah. “Program yang dijalankan tujuannya sama, yaitu berjuang menjaga lingkungan, mencegah krisis iklim, sebagai bagian dari amanah yang harus kita pertanggungjawabkan kepada Allah SWT,” terang Advisor Program Eco Bhinneka Muhammadiyah ini.

Keterangan foto: Prof. Syafiq A Mughni, Ketua PP Muhammadiyah sebagai Advisor Program Eco Bhinneka Muhammadiyah dan Board GreenFaith Indonesia, hadir sebagai pembicara seminar ‘Eco Talk’ pada rangkaian acara Green Campus Blue Seminary di STFT Jakarta 22 Sept 2025.

Program tersebut, lanjut Prof. Syafiq, sudah memperluas kawasan dan jangkauan, yang menyasar pada lembaga ibadah di Muhammadiyah, di masjid, pengajian, hingga ranting Muhammadiyah. “Isu lingkungan menjadi bagian dari tema-tema yang tercakup dalam pesan-pesan ceramah pengajian, melakukan pengembangan kurikulum Green School, dan masjid di kantor PP Muhammadiyah menggunakan solar panel sebagai model masjid ramah lingkungan,” ujarnya.

Namun semua itu, menurut Prof. Syafiq, tidak cukup untuk keperluan internal persyarikatan dan perlu melakukan perluasan dengan membangun kerjasama. “Kerja sama lintas iman bagian dari mandat Muktamar Muhammadiyah. Mari kita terus kita perkuat kolaborasi ini, sehingga mudah-mudahan menjadi kekuatan yang sangat masif, kita gerakkan bersama-sama, dan menjadi collective behaviour bagi seluruh umat manusia,” ajaknya.

Dalam sesi Eco Talk, para tokoh lintas iman yang lain juga menegaskan bahwa manusia dan alam merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

Pandita Astono Candra menekankan prinsip Hindu dalam merawat alam sebagaimana merawat diri sendiri. “Kalau kita ingin merawat alam semesta, kita harus harmonis dengan semesta,” tegasnya. Ia juga menyebut tradisi ritual Hari Nyepi di Bali sebagai praktik konkret umat Hindu untuk memberi ruang bumi beristirahat.

Engkus Ruswana menegaskan bahwa perlakuan manusia terhadap alam harus diatur dengan bijak. “Tidak sedetik pun kita lepas dari udara. Karena itu, harus ada batasan bagaimana memperlakukan alam,” ujarnya. Ia mencontohkan kearifan masyarakat adat Baduy yang menetapkan aturan menjaga gunung, hutan, dan tanah agar tetap lestari, sembari mengingatkan bahwa masyarakat adat masih menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga ruang hidup mereka.

Sementara itu, Js. Rusya Supit menjelaskan bahwa dalam ajaran Khonghucu, Tuhan, langit, manusia, dan bumi adalah satu kesatuan yang saling terkait. “Kerusakan lingkungan adalah pelanggaran dari keteraturan langit,” katanya. Ia menambahkan bahwa prinsip thien xia wei gong atau “dunia milik bersama” menjadi dasar etika Konfusianisme dalam menegakkan keadilan kolektif dan tanggung jawab manusia terhadap sesama maupun lingkungan.

Dari perspektif Kristen, Pdt. Meilanny Risamasu menegaskan bahwa manusia dipanggil untuk merawat ciptaan. “Tanggung jawab ekologis adalah bagian dari iman yang diwujudkan dalam tindakan kasih terhadap bumi dan sesama,” ujarnya. Menurutnya, penting bagi umat untuk mengubah cara pandang, dari melihat alam sekadar sumber daya, menuju relasi yang saling menjaga.

Pdt. Meilanny Risamasu juga menekankan bahwa GCBS lahir dari kolaborasi lintas iman dan lintas lembaga, bukan hanya gereja. Kerja sama dengan STFT Jakarta, Eco Bhinneka Muhammadiyah, dan GreenFaith diharapkan menginspirasi, memperkuat kolaborasi lintas iman, dan memperluas jangkauan gerakan peduli lingkungan.

Seminar Eco Talk ini merupakan bagian dari program tahunan Green Campus Blue Seminary (GCBS) II dengan tema “Interfaith Collaboration for the Earth: Imanku, Aksiku, Bumi Kita” . GCBS II ini terselenggara dengan dukungan Eco Bhinneka Muhammadiyah, GreenFaith Indonesia, dan Germasa LH – GPIB.

Kontributor: Farah

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kader Ulama Adaptif di Era Society 5.0, Pondok Shabran UMS Perkuat Budaya Literasi

    Kader Ulama Adaptif di Era Society 5.0, Pondok Shabran UMS Perkuat Budaya Literasi

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 149
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi mengawali perkuliahan Semester Gasal T.A. 2026/2027 melalui agenda Stadium General Pondok Shabran UMS. Digelar di Aula Gedung Baru Pondok Shabran UMS, pada Minggu (6/9/2026). Stadium General menjadi agenda tahunan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasantri Pondok Shabran UMS. Pada tahun ini sebanyak 186 […]

  • Uniknya Wisuda UMS, Lulusan Ilkom Kenakan Jubah Akatsuki 

    Uniknya Wisuda UMS, Lulusan Ilkom Kenakan Jubah Akatsuki 

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Momen wisuda Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) selalu menyimpan cerita menarik dari para lulusannya. Pada Wisuda Periode 1 Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Jumat (19/9), salah satu wisudawati Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI), Anisa Cahya Maulani yang akrab disapa Taci, mencuri perhatian dengan tampil mengenakan jubah […]

  • 66 Profesor UMS Berkolaborasi dengan 300 Doktor untuk Pimpin Menjadi UMS Leader

    66 Profesor UMS Berkolaborasi dengan 300 Doktor untuk Pimpin Menjadi UMS Leader

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar acara Penyerahan Surat Keputusan (SK) dan Pengukuhan Pejabat Struktural untuk masa jabatan 2025–2029, pada Jumat (1/8) di Auditorium Mohammad Djazman. Acara ini dihadiri oleh Rektor, seluruh Wakil Rektor, Kepala Badan, Dekan, Direktur, Kepala Lembaga, Kepala Biro, hingga Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan UMS. Dalam periode […]

  • Kopdar SUMU Jawa Barat 2026: Industrialisasi Satu-Satunya Eskalator Menuju Kemakmuran

    Kopdar SUMU Jawa Barat 2026: Industrialisasi Satu-Satunya Eskalator Menuju Kemakmuran

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JAWA BARAT – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bersama Lembaga Pengembang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (LP-UMKM PWM) Jawa Barat sukses menggelar Kopdar SUMU Jawa Barat 2026 di Hall Evermos Center, Jalan Dago, Kota Bandung, pada Ahad (9/8/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh 150 pengusaha serta pelaku ekonomi dari berbagai wilayah di Jawa […]

  • Kajian Mahasantri ke-6 KM3Nas DPP IMM Digelar di Samarinda, Perkuat Spirit Dakwah Mahasiswa

    Kajian Mahasantri ke-6 KM3Nas DPP IMM Digelar di Samarinda, Perkuat Spirit Dakwah Mahasiswa

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 83
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Samarinda – Korps Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Nasional (KM3Nas) Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) kembali menyelenggarakan Kajian Mahasantri. Pada edisi ke-6 kali ini, kegiatan dipusatkan di Samarinda dengan tuan rumah pelaksana Pimpinan Cabang (PC) IMM Samarinda bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Kalimantan Timur. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 23 Agustus 2025 di […]

  • Lestarikan Situs Sejarah, Tim UMS Ciptakan Teknologi IoT dan Digital Twin untuk Deteksi Kerusakan Bangunan

    Lestarikan Situs Sejarah, Tim UMS Ciptakan Teknologi IoT dan Digital Twin untuk Deteksi Kerusakan Bangunan

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim ARUTALA Civil Engineering Unity for Building Innovation and Creativity (CUBE) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam kancah nasional. Kali ini, dalam ajang The 8th Diploma Civil and Architecture Scientific Competition DISCO dengan tema “Digital Technology for Smart and Sustainable Construction”. Ajang ini merupakan perlombaan esai tingkat nasional yang […]

expand_less