Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mengukuhkan Pancasila Sebagai Laku di Bumi Kalimantan: Roadshow Kota Kedua Pelatihan Nasional untuk Membangun Harmoni

Mengukuhkan Pancasila Sebagai Laku di Bumi Kalimantan: Roadshow Kota Kedua Pelatihan Nasional untuk Membangun Harmoni

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
  • visibility 301
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

KABARMUH.ID, Samarinda – Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial Universitas Muhammadiyah Surakarta (PSBPS UMS) bekerja sama dengan Lembaga Bahasa dan Ilmu Pengetahuan Umum (LBIPU) menginisiasi program Revitalisasi, Institusionalisasi, dan Standardisasi Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi Indonesia (RISP3TI). Kegiatan ini juga didukung oleh Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan PP Muhammadiyah.

Salah satu kegiatan dalam program ini adalah penyelenggaraan Pelatihan Standardisasi bagi Dosen Pancasila. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi profesional dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Pancasila, khususnya dalam hal wawasan toleransi, keberagaman, dan keterampilan pedagogis. Pelatihan ini dirancang untuk mewujudkan proses pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan masyarakat, meningkatkan kemampuan dalam pembelajaran, serta melakukan evaluasi hasil pembelajaran untuk peningkatan kualitas yang berkelanjutan, terutama dalam mata kuliah Pendidikan Pancasila. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dosen dalam mengajar agar kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila lebih optimal.

Kalimantan menjadi tempat pelatihan kedua setelah Jakarta dalam rangka Roadshow Pelatihan Nasional “Pancasila sebagai Laku”. Tim memilih Samarinda sebagai tempat pelatihan karena masyarakat Samarinda terbiasa hidup berdampingan dengan beragam latar belakang dan Kalimantan Timur merupakan provinsi yang kondusif tanpa adanya kerusuhan. Kalimantan Timur dengan dua kota besarnya, Samarinda dan Balikpapan memiliki potensi menjadi pusat budaya dan interaksi sosial masyarakat di masa depan.

Pelatihan Nasional ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Samarinda, di Gedung G Fakultas Kedokteran pada tanggal 13-15 Mei 2024. Peserta datang dari berbagai penjuru kota di Kalimantan, termasuk Pontianak, Balikpapan, Tanah Grogot Paser, dan lain-lain. Sebanyak sembilan universitas berpartisipasi dalam pelatihan ini, termasuk universitas negeri dan swasta.

Mohammad Thoyibi, dalam paparan orientasi program pada sesi pembukaan, menyampaikan temuan penelitian bahwa materi pembelajaran Pendidikan Pancasila masih dianggap tekstual, metode pengajaran dosen monoton, dan capaian pembelajaran terbatas pada perilaku. “Melalui pelatihan ini, diharapkan metode pembelajaran menjadi lebih interaktif, kritis-reflektif, dan andragogis dalam implementasinya,” ujar Thoyibi.

Selain itu, Thoyibi menyatakan bahwa standardisasi dosen pengajar Pancasila penting untuk pengembangan profesionalisme dosen sesuai kurikulum yang ditetapkan oleh DIKTI dan amanat UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Dosen diharapkan mampu merencanakan, melaksanakan proses, menilai hasil pembelajaran, membimbing, melatih, serta melakukan penelitian. Selain itu, mereka juga diharapkan melaksanakan tugas tambahan dan pengabdian kepada masyarakat.

Direktur Eksekutif PSBPS UMS, Yayah Khisbiyah, menyatakan bahwa Pancasila adalah kristalisasi kearifan lokal dan ideologi global. “Pancasila dirumuskan oleh pendiri bangsa dengan nilai-nilai luhur dan visi luas sebagai arah masa depan bangsa,” kata Khisbiyah. Lebih lanjut, Yayah mengatakan bahwa tujuan lain pelatihan ini adalah meningkatkan kelentingan dan kewaspadaan perguruan tinggi terhadap intoleransi melalui penguatan harmoni sosial lintas budaya dan iman. “Program ini mengupayakan pengembangan lingkungan kampus yang inklusif, di mana mahasiswa dan civitas akademika diberdayakan untuk memahami, menghormati, dan merayakan perbedaan, dengan fokus pada pemahaman mendalam terhadap keragaman budaya dan agama,” tambah Yayah.

Wakil Rektor 3, Drs. Suprayitno, M.Kes., dalam sambutannya, menyambut baik kegiatan ini serta mengapresiasi kegiatan ini. “Kami menyambut kegiatan ini dengan baik dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pelaksanaan pelatihan ini,” kata Drs. Suprayitno. Ia juga menegaskan pentingnya penguatan pendidikan Pancasila di tingkat universitas terutama di wilayah Kalimantan Timur di mana di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur sendiri 2% mahasiswanya adalah non-muslim (sekitar 50 mahasiswa). Pelatihan ini secara simbolis dibuka oleh Suprayitno dengan memberikan ID Card dan kaos pelatihan kepada Eko Prasetyo sebagai perwakilan Tim Fasilitator.

Sementara itu, Rektor UMKT Dr. Muhammad Musiyam, yang juga sebagai Wakil Ketua Majelis DIKTILITBANG PP Muhammadiyah, mendukung penuh program institusionalisasi dan standarisasi Pendidikan Pancasila di Kalimantan Timur. Meskipun Pancasila diakui sebagai falsafah dan fondasi keindonesiaan, penerapannya belum menjadi kebiasaan yang mewujud dalam kehidupan sehari-hari.

Ditegaskannya bahwa salah satu tantangan besar pembumian nilai-nilai Pancasila adalah penelantaran sila kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Hal itu disampaikan Rektor UMKT, mengutip diksi yang kerap sering digunakan Prof. Ahmad Syafii Maarif atau akrab disapa Buya Syafii, ketika mengkritik inkonsistensi pemerintah dan lembaga-lembaga penyelenggara Negara dalam mengimplementasikan Pancasila secara sistemik melalui kebijakan-kebijakan pemerintah pusat sampai daerah. Karenanya, program RISP3TI ini sangat penting untuk membuka kesadaran dan membangun komitmen generasi muda termasuk dan terutama mahasiswa sebagai pemimpin masa depan bangsa, untuk mengubah tatanan struktur dan sistem yang masih belum sesuai dengan asas demokrasi kerakyatan yang termaktub dalam sila ke-4,  dan azas keadilan sosial dalam sila ke-5.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seru! KKN MAS Kelompok 15 Ajak Siswa SDN 5 Sungai Pinang Kenalan Sama Sampah

    Seru! KKN MAS Kelompok 15 Ajak Siswa SDN 5 Sungai Pinang Kenalan Sama Sampah

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Siak — Suasana SDN 5 Sungai Pinang, Desa Koto Ringin, Rabu (13/8/2025) mendadak ramai dan penuh tawa. Pasalnya, teman-teman dari KKN MAS Kelompok 15 datang untuk ngajak para siswa belajar bareng soal… sampah! Tapi bukan sembarang belajar. Kegiatan ini dibungkus dengan cara yang seru: mulai dari perkenalan, game interaktif, sampai sesi tanya jawab yang […]

  • Lazismu Tinjau Bantuan Bagi Palestina di Al Khair Warehouse, Mesir

    Lazismu Tinjau Bantuan Bagi Palestina di Al Khair Warehouse, Mesir

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 115
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Mesir – Bangun semangat solidaritas dan kepedulian antar sesama, Lazismu bersama sejumlah lembaga zakat dari Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat Palestina. Al-Khair Warehouse di Kairo, Mesir, sebuah gerakan kemanusiaan besar menjadi mitra untuk mempersiapkan pengiriman bantuan. Bantuan berupa alat-alat kebersihan, paket persiapan iftar Ramadan 2025, serta kebutuhan musim dingin seperti tenda, matras, […]

  • KM3Nas DPP IMM Hadir di Rakernas II Majelis Tabligh PP Muhammadiyah: Siap Bersinergi Memakmurkan Masjid dan Mengoptimalkan Peran Mubaligh IMM

    KM3Nas DPP IMM Hadir di Rakernas II Majelis Tabligh PP Muhammadiyah: Siap Bersinergi Memakmurkan Masjid dan Mengoptimalkan Peran Mubaligh IMM

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Batu – Korps Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Nasional (KM3Nas) Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) turut hadir dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang digelar di Kota Batu, Malang. Kehadiran KM3Nas DPP IMM menjadi bentuk komitmen untuk bersinergi dalam memakmurkan masjid dan mengoptimalkan potensi mubaligh dari kader IMM di […]

  • Penjurusan di SMA Penting dan Strategis

    Penjurusan di SMA Penting dan Strategis

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 101
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, memastikan bahwa sistem penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa di tingkat SMA akan dihidupkan kembali mulai tahun ajaran 2025/2026 (11/4). Penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa yang kembali akan diberlakukan di SMA adalah untuk menunjang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai pengganti Ujian Nasional (UN). TKA yang akan […]

  • MPI PP Muhammadiyah Diskusi Buku ‘Jalan Baru Moderasi Beragama 66 Tahun Mensyukuri Haedar Nashir’

    MPI PP Muhammadiyah Diskusi Buku ‘Jalan Baru Moderasi Beragama 66 Tahun Mensyukuri Haedar Nashir’

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 229
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MPI PDM) Banjarnegara turut andil menjadi peserta dalam acara Diskusi Buku dan Workshop Literasi Digital Moderasi Beragama dengan tema “Memperkuat Islam Wasathiyah di Ruang Digital” pada 22-23 Maret 2024. Acara yang digelar di Gedung Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tersebut diikuti oleh delegasi  dari berbagai UPP […]

  • PM3 IMM Jawa Tengah di Karanganyar, Mubalig Muda Ditempa Hadapi Krisis Umat dan Tantangan Digital

    PM3 IMM Jawa Tengah di Karanganyar, Mubalig Muda Ditempa Hadapi Krisis Umat dan Tantangan Digital

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 112
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karanganyar – Pelatihan Mubalig Mahasiswa Muhammadiyah (PM3) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah resmi dibuka di Kabupaten Karanganyar, Jumat (13/2/2026). Agenda yang diinisiasi DPD IMM Jawa Tengah ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan mubalig muda agar mampu merespons berbagai krisis umat di tengah dinamika sosial dan tantangan era digital. Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dan […]

expand_less